3 Cara Mencegah Pertengkaran Dengan Pasangan Menjelang Hari Pernikahan

3 Cara Mencegah Pertengkaran Dengan Pasangan Menjelang Hari Pernikahan

3 Cara Mencegah Pertengkaran Dengan Pasangan Menjelang Hari Pernikahan3 Cara Mencegah Pertengkaran Dengan Pasangan Menjelang Hari Pernikahan

sumber gambar: Freepik

Terkadang banyak pasangan yang justru bertengkar menjelang hari pernikahannya, hal ini biasanya disebabkan oleh perbedaan pendapan dengan pasangan ataupun kedua keluarga. Apalagi, saat sedang kerepotan mengurus hal-hal kecil seperti pesta resepsi dan akad nikah rasanya membuat anda dan pasangan menjadi lebih sensitif dan mudah memperdebatkan apa saja. Eitss…. tenang jangan buru-buru cemas atau merasa takut akan pernikahan, pertengakaran saat menanti hari pernikahan ternyata dapat dicegah, simak pembahasannya di bawah ini.

Mencegar pertengkahan menjelang pernikahan

Menghadapi konflik menjelang pernikahan tampaknya hampir semua pasangan mengalaminya. Terkadang hal ini membuat anda berpikir apakah anda benar-benar siap menikah atau justru anda yang kurang cocok dengan pasangan.

Namun, tenang dulu pertengkaran mendekati hari pernikahan adalah hal yang wajar, bahkan berdampak baik bagi pasangan. dikutip dari Psychology Today, konflik dapat membantu anda mengenal kepribadian pasangan saat menghadapi masalah, begitu pun sebaliknya. Selain itu, anda berdua akan semakin memahami presepsi masing-masing, jika konflik tersebut berhasil ditangani dengna baik, maka kedekatan dan keintiman anda dan pasangan akan meningkat.

Namun ada baiknya jika konflik tersebut dapat anda cegah sebelumnya. Simak beberapa tipsnya berikut ini:

1.      Selalu terbuka terhadap pasangan

Kunci agar anda tidak bertengkar menjelang pernikahan adalah selalu terbuka dengan masalah apapun. Apalagi jika ini terkait keuangan, uang terkadang menjadi salah satu pemicu konflik bagi pasangan. bahkan isu ini bisa semakin berkembang saat anda sudah resmi menikah. Pertengkaran mengenai keuangan umumnya terjadi saat pasangan atau anda kurang terbuka dengan mengenai budget atau angka pasti dari anggaran pernikahan. agar anda dapat terhindar dari konflik pastikan anda dan pasangan sama-sama terbuka dan berdiskusi menengenai hal apapun terutama keuangan.

Bicarakan secara terang-terangan mengenai berapa banyak yang dihabiskan untuk membayar pakaian dan make up pernikahan, dekorasi, katering, cetak undangan, dan lain sebagainya. Dengan demikian maka tak ada pihak yang merasa terbebani oleh pernikahan tersebut.

2.      Pilihlah solusi yang sama-sama menguntungkan

Terkadang merencanaka hal-hal kecil mengenai pernikahan menjadi sebuah perdebatan bagi anda dan pasangan misalnya, konsep resepsi, hidangan untuk tamu, jumlah tamu yang diundang dan lain-lain menjadi sebuah perdebatan bagi calon pengantin. Ditambah lagi jika keluarga memiliki permintaan khusus terkait pernikahan tentu membuat anda dan pasangan semakin pusing.

Cobalah untuk menyatukan pikiran diri anda sendiri, pasangan hingga kedua keluarga. Dengarkan setiap pendapat dan perspektif semua orang, dan kemudian ambillah jalan tengah agar tak merugikan siapa pun. Hindari sikap mau menang sendiri atau merasa pendapat andalah yang paling benar. Cobalah menempatkan diri sendiri sebagai pasangan anda atau orang-orang di sekitas anda, dengan begitu anda akan mempu menerima perbedaan pendapat.

3.      Diskusi dengan tenang

Jika anda mengalami kesulitan dalam mengontrol emosi dan ada potensi konflik dalam hubungan anda, maka cobalah menenangkan diri terlebih dahulu. Hindari pembicaraan menggunakan nada tinggi karena hal ini akan memancing emosi pasangan dan masalah tak akan selesai.

Jika anda merasa perlu menjauh sebentar dari pasangan maka katakan padanya bahwa anda butuh waktu untuk sendiri, namun ingat jangan terlalu lama anda menjauh. Karena hal ini akan memicu kesalahpahaman dan pertengkaran akan semakin besar.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *