3 Hal Penting Yang Harus Disiapkan Sebelum Konseling Pernikahan

3 Hal Penting Yang Harus Disiapkan Sebelum Konseling Pernikahan

3 Hal Penting Yang Harus Disiapkan Sebelum Konseling Pernikahan3 Hal Penting Yang Harus Disiapkan Sebelum Konseling Pernikahan

Sudah banyak orang yang mempercayai manfaat yang didapatkan dari proses konseling. Dari konseling yang dilakukan oleh masyarakat, banyak yang mengaku jika hubungan pernikahannya dengan pasangan berjalin semakin romantis. Konseling pernikahan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat biasa saja, namun juga beberapa public figure.

Manfaat konseling pernikahan

Siapa yang tak mengenal pasangan suami istri Samuel Zylgwin dan Franda. Pasangan yang menikah sejak 2016 lalu kini telah dikarunia satu orang putri cantik. kebahagian pernikahan mereka tergambar melalui akun sosial medianya masing-masing. Baik Samuel maupun Franda sering memposting aktivitas keluarganya. kebahagian yang mereka dapat diakui dari rasa cinta yang dibangun, selain itu mereka mengaku jika mereka adalah pasangan artis yang melakukan proses konseling pernikahan.

Hal itu dilakukan karena menurut mereka dengan konseling pernikahan ini, mereka mampu membuat strategi bagaimana membangun kehidupan pernikahan yang harmonis. Selain itu, mereka juga sering berdiskusi mengenai pola asuh yang baik untuk anak mereka.

Kisah Samuel dan Franda menunjukan jika konseling pernikahan tidak hanya diperuntukan bagi pasangan yang sedang mengalami masalah saja. namun pasangan yang baru menikah atau belum menemukan konflik juga disarankan untuk melakukan konseling. Hal ini dilakukan karena banyak pasangan muda yang tidak mengerti bagaimana meraih pernikahan impian mereka, sekaligus menjadi tindakan antisipasi dari banyaknya isu pernikahan yang muncul dalam masyarakat.

Persiapan sebelum melakukan proses konseling pernikahan

Melakukan proses konseling bukanlah hal yang tiba-tiba. Ada beberapa hal yang harus anda siapkan sebelum memutuskan untuk melakukan konseling atau tidak. Berikut ini merupakan hal yang harus disiapkan sebelum kedua pasangan menemui seorang konselor, penjelasannya ada dibawah ini :

1.      Tentukan tujuan anda

Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi sebaiknya diskusikan dengan pasangan mengenai apa tujuan dari konseling ini. Apakah ingin menyelesaikan konflik yang tak segera usai, atau ingin mencapai pernikahan harapan berdua. Tujuan dari konseling ini sangat penting, selain untuk meminimalisir meluasnya topic, hal tersebut akan membantu konselor untuk melihat perubahan yang signifikan pada kasus anda dan pasangan.

2.      Siapkan catatan emosional dan pikiran anda

Salah satu penentu dari keberhasilan konseling pernikahan adalah keterbukaan anda dan pasangan. Melakukan proses konseling itu artinya anda harus terbuka dan bersikap jujur terhadap konselor. Hal ini diperlukan karena dalam konseling nanti bukan hanya anda yang terbuka namun juga pasangan. Cobalah untuk mendefinisikan apa itu pernikahan, atau apa yang sebenarnya menjadi gangguan dalam hubungan anda. Ingat baik-baik, dengan begitu konselor akan memberikan solusi yang efektif untuk anda. Keterbukaan yang dibangun akan membuat anda dan pasangan menjadi pribadi yang saling memahami.

3.      Perencanaan anggaran konseling

Ingat ketika anda memutuskan menggunakan jasa professional, tentu ada nilai rupiah yang harus dibayar. Cobalah perhitungkan kembali mengenai berapa biaya yang harus anda keluarkan dan berapa pendapatan keluarga selama satu bulan. Jangan melakukan konseling jika anda malah mengesampingkan kebutuhan pokok lainnya. Tak masalah jika anda mencari informasi dari beberapa layanan jasa konseling, dengan informasi dari berbagai tempat anda dapat melakukan perbandingan. Pilihlah layanan yang masih bisa anda jangkau namun tak mengesampingkan pelayanan yang diberikan juga.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *