fungsi hormon seks

4 Hormon yang Dihasilkan Saat Berhubungan Seks

Seks yang hebat ternyata tidak hanya ditentukan oleh posisi seks dan gaya bercinta saja. Seks yang luar biasa ternyata juga dibangun oleh susunan hormon seks di dalam tubuh. Hormon seks diproduksi oleh organ-organ seperti ovarium, testis, atau korteks adrenal dan mempengaruhi pertumbuhan atau fungsi organ reproduksi atau perkembangan karakteristik seks sekunder pria maupun wanita sepanjang hidupnya. Hormon-hormon wanita dan pria pada umumnya dapat dibedakan menjadi estrogen atau androgen. Kedua jenis hormon tersebut dimiliki oleh laki-laki dan perempuan namun dalam kadar yang berbeda.

Tahukah anda, bahwa hubungan seks yang hebat ternyata tidak dipengaruhi hanya dengan posisi dan gaya seks semata? Tanpa adanya hormon seks, bisa jadi anda tidak akan merasakan puncak kenikmatan yang selama ini anda dan pasangan bisa rasakan. Hormon seks sendiri diproduksi oleh organ-organ seperti ovarium, testis, atau korteks adrenal yang fungsinya mempengaruhi fungsi ogan reproduksi.

Setidaknya terdapat empat jenis hormon seks yang ikut menstimulasi syarafsaat anda sedang bercinta hingga bisa mencapai orgasme dan ejakulasi terjadi. Nah, agar lebih jelas, berikut ini penjelasan tentang keempat hormon tersebut.

Hormon Oxytocin

Hormon ini juga dikenal dengan nama lain Cuddling Hormone. Fungsi utama hormon oxytocin ialah bertanggung jawab untuk menciptakan emotional bounding antara anda dan pasangan. Itulh mengapa, saat anda berhubungan seks, rasa sayang dan cinta anda akan bertambah berkali lipat. Selain itu, hormon ini juga terdapat pada ASI yang mencetus adanya ikatan emosi antara ibu dan bayi.

Hormon Endorfin

Hormon endorfin disebut sebagai morfin alami yang dihasilkan oleh tubuh karena sifatnya yang bisa menghilangkan rasa sakit. Saat anda berhubungan seks dan berolah raga, hormon endorfin diproduksi oleh bagian kelenjar pituari dan hypotalamus. Dengan adanya morfin alami yang dihasilkan saat berhubungan seks, maka banyak orang yang memanfaatkannya sebagai penghilang rasa sakit salah satunya untuk menghilangkan sakit kepala yang berlebihan.

Selain bersifat analgesik, hormon endorfin juga dapat berfungsi untuk mengendalikan respon tubuh terhadap stres, sehingga saat anda berhubungan seks dan mencapai orgasme akan meningkatkan mood yang tentunya menjadi penghilang stres.

Hormon Adrenalin

Saat hormon adrenalin diproduksi, maka akan membuat tubuh menjadi bersiap untuk menghadapi kondisi ‘fight or flight’. Efek dari hormon adrenalin ialah dapat meningkatkan denyut jantung, memperluas saluran udara dari paru-paru, meningkatkan tekanan darah, dan mendistribusikan darah ke otot. Hormon ini akan mengaktifkan syaraf serta mempercepat aliran darah ke seluruh tubuh saat anda anda berhubungan seks. Itulah sebabnya, mengapa saat berhubungan seks, anda seperti memiliki energi yang lebih dan anda dapat melakukan berbagai gerakan seks tanpa henti walau nafas anda terengah-engah.

Hormon Testoterone

Hormon testosteron merupakan hormon yang paling dominan pada pria. Selain bertanggung jawab untuk meningkatkan masa otot dan stamina, hormon testosteron juga berfungsi terhadap munculnya libido. Walaupun sangat dominan pada pria, hormon testosteron juga dibutuhkan dalam tubuh wanita dengan kadar yang lebih sedikit. Kekurangan hormon testosteron, ternyata dapat menyebabkkan dampak yang negatif seperti energi yang rendah serta penurunan gairah seks.

Kondisi tubuh yang berubah-ubah, dapat membuat jumlah hormon dalam tubuh juga terjadi perubahan. Hal tersebut banyak faktor yang mempengaruhi seperti kondisi kesehatan dan usia. Menurunnya kadar hormon seks dalam tubuh dapat muncul beberapa gejala seperti mengeringnya vagina, sulit orgasme sulit ereksi, serta gairah seks yang rendah. Oleh karena itu dengan mengetahui beberapa hormon seks, akan membantu anda untuk mengetahui penyebab menurunnya gairah seks.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *