6 Cara Sederhana Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Trauma Pernikahan

6 Cara Sederhana Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Trauma Pernikahan

6 Cara Sederhana Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Trauma Pernikahan

Apa yang anda pikirkan saat mendengar kata ‘pernikahan’? Apakah bahagia karena akhirnya akan bersama dengan orang yang dicintai, atau justru takut dan ingin menghindarinya? Meskipun sebagian orang menyambut bahagia jika pasangan mengajaknya untuk melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. namun ternyata tak sedikit orang yang merasa takut untuk berkomitmen.6 Cara Sederhana Yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Trauma Pernikahan

Hal ini disebabkan oleh perasaan trauma. Trauma merupakan respon psikologi yang dialami seseorang terhadap sebuah peristiwa traumatis yang menyulitkan, yang tak dapat diatasi sehingga membuatnya merasa tak berdaya. Ada berbagai macam bentuk trauma salah satunya adalah trauma menikah. Terdapat kecemasan yang berlebihan saat seseorang dihadapkan dengan pernikahan. penyebab dari trauma ini antara lain perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pengalaman tidak langsung yang dialami oleh orang terdekat saat mengalami kegagalan pernikahan.

Akan tetapi, trauma dapat ditangani dengan usaha yang keras dari kedua pasangan. berikut ini adalah cara yang dilakukan untuk mengatasi rasa trauma antara lain:

1.      Cari tahu apa penyebabnya

Tentu ada penyebab yang membuat anda merasa trauma, yaitu pengalaman traumatis baik secara langsung maupun tidak. Pengalaman secara langsung seperti saat anda mengalami perceraian atau kekerasan dalam rumah tangga pada pernikahan sebelumnya. Sementara pengalaman tidak langsung yaitu saat anda melihat orangtua sedang bertengkar hebat, hingga terjadi tindakan kekerasan atau perceraian yang dilakukan oleh orang terdekat.

Untuk itu coba kenali lebih dalam apa yang penyebab dari rasa trauma anda. Anda dapat mengingat hal tersebut secara perlahan.

2.      Terima kondisi anda dan yakin jika trauma ini dapat sembuh

Tenangkan diri anda, jangan terlalu menyalahkan diri sendiri. setiap orang tentu tak lepas dari kesalahan, namun hal itu bukan masalahnya sekarang. Ada baiknya anda mulai menerima kondisi sekarang ini, dan sadari jika anda mengalami trauma.

Setelah itu anda perlu yakin apabila rasa trauma tersebut dapat disembuhkan. Menerima kondisi dimana anda tak menginginkannya tentu memang sulit, namun bukan berarti mustahiil untuk dilakukan. Anda bisa memulainya pelan-pelan.

3.      Ingat tak ada hubungan yang sempurna

Tak ada hubungan yang sempurna, meskipun hubungan anda terlihat sempurna di mata orang lain, namun tentu ada duri di dalamnya bukan? Jadi tidak masalah jika anda memiliki pengalaman kurang menyenangkan, ingat bukan hanya anda saja. orang lain juga pernah mengalaminya.

Jangan biarkan diri anda terjebak dalam ingatan trauma. Terimalah kenyataan yang terjadi dan lepaskan perlahan. Yakinlah jika anda dapat sembuh dengan ini.

4.      Lihatlah sisi baik yang dapat anda ambil

Pernah mendengar pepatah “pengalaman adalah guru terbaik.” Mungkin rasa trauma membuat anda tak berdaya dan terjebak dalam perasaan takut. Namun cobalah untuk melihat sisi baik yang dapat anda pelajari. Dengan menemukan sisi baik dari pengalaman buruk akan membuat anda lebih mudah menerima dan bersyukur atas kondisi anda saat ini.

5.      Kelilingi diri anda dengan orang-orang baik

Ingat anda tidak sendirian! Masih ada banyak orang yang di luar sana yang dapat mengerti anda. Untuk itu kelilingi diri anda dengan orang-orang baik dan peduli. Ada bisa bergabung dengan komunitas atau kelompok yang memiliki rasa trauma. Anda akan mendapatkan banyak dukungan dari mereka. Semakin banyak dukungan maka semakin besar kemungkinan anda untuk sembuh dari trauma.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *