6 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Untuk Menikah Muda

6 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Untuk Menikah Muda

6 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Untuk Menikah Muda6 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Untuk Menikah Muda

Saat ini sudah banyak pasangan yang memantapkan hari mereka untuk menikah di usia 20 tahun awal. Meskipun secara aturan pemerintah 20 tahun telah memenuhi syarat, namun tetap saja dari segi usia baik laki-laki maupun perempuan masih terhitung belia. Padahal pernikahan masih diwarnai dengan masalah dan konflik. Meskipun ada beberapa hal yang membahagiakan namun lama kelamaan pasangan akan mengalami berbahagai konflik yang diluar dugaan mereka. Namun bukan berarti menikah muda adalah hal yang dilarang. Boleh-boleh saja jika anda dan pasangan telah mantap untuk menikah, namun ada baiknya anda memahi beberapa hal berikut ini :

1.      Mampu mengambil keputusan dengan pertimbangan logis dan bukan berdasarkan perasaan semata

Ketika anda dan pasangan sedang menghadapi masalah hal yang harus ada pahami adalah bagaimana mengambil keputusan bersama dengan pemikiran yang jernih. Ingatlah anda tidak bisa menyelesaikan masalah berdasarkan emosi semata, melainkan ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan bersama dan diskusikan mana yang lebih baik.

2.      Memiliki perencanaan masa depan yang matang serta mencari tahu bagaimana cara mencapainya

Saat dua orang saling berikrar dan mengucapkan janji suci sehidup semati, maka bukan hanya cinta yang besar saja yang harus disiapkan. Mereka haru memiliki rencana untuk masa yang akan datang pula. Walau menikah muda, bukan berarti rumah tangga dapat berjalan dengan mulus tanpa rencana. Untuk itu sebelum memutuskan menikah sebaiknya diskusikan bersama pasangan mengenai tujuan pernikahan.

3.      Siap dengan konsekuensi pernikahan apapun itu

Ada hal yang harus anda tanamkan dalam diri anda dan pasangan. sebesar apapun rasa cinta yang anda miliki atau kecocokan anda dengan pasangan. akan ada kondisi dimana anda akan merasa tak sepaham dengan pasangan. pada kondisi tersebut anda akan kehilangan nikmat akan pernikahan. Namun sebagai pasangan yang resmi menikah, anda dan pasangan harus menerima hal tersebut dan siap menerima konsekuensi apapun yang terjadi nanti.

4.      Tak mengharapkan pasangan untuk selalu menjadi seperti yang diinginkan

Salah satu kunci untuk memperoleh kebahagian dalam pernikahan adalah menerima. Mungkin anda dan pasangan sudah memutuskan tinggal satu atap tentu tidak bisa “meretur” istri atau suami ketika dua tidak sesuai dengan yang diinginkan. Oleh sebab itu buanglah jauh-jauh keinginan jika pasangan akan selalu menuruti semua keinginan anda. Terimalah setiap kekurangan dan kelebihan pasangan, maka pasangan akan bersikap demikian terhadap anda.

5.      Bisa mandiri secara finansial

Saat ini salah satu penyebab perceraian adalah masalah ekonomi. Masalah keuangan sering menjadi isu yang sensitive dan akhirnya memicu pertikaian dalam pernikahan. Masalah uang yang tidak dapat terselesaikan dapat berakhir pada perceraian. Untuk itu diperlukan pengelolaan keuangan yang baik dari kedua pasangan, cobalah untuk lebih mandiri lagi baik dalam mengelola keuangan. Pastikan anda mengetahui bagaimana cara membiayai pengeluaraan keluarga nanti.

6.      Percaya jika orang yang anda nikahi adalah pasangan terbaik

Rasa percaya terhadap pasangan sendiri merupakan pondasi yang besar sebelum mantap menikah. Jika anda belum menemukan orang yang tepat bagi anda maka sebaiknya tunda dulu pernikahan anda. Pasangan yang anda nikahi percayalah dia adalah yang terbaik untuk hidup anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *