Apa Perbedaan Rangsangan Seksual Dan Gairah Seksual?

Apa Perbedaan Rangsangan Seksual Dan Gairah Seksual?

Apa Perbedaan Rangsangan Seksual Dan Gairah Seksual?

Apakah anda tahu jika rangsangan seksual dan gairah seksual sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Namun banyak orang yang keliru bahkan menyamakan pengertian kedu hal tersebut. selain itu ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi gairah dan rangsangan seksual seseorang. Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak artikel berikut ini.

Apa Perbedaan Rangsangan Seksual Dan Gairah Seksual?

Apa yang dimaksud dengan rangsangan seksual?

Rangsangan seksual merupakan kemampuan tubuh dalam merespon sentuhan, ciuman, rangsangan dan stimulasi seksual. Pada pria umumnya akan terangsang ditandai dengan penis yang dapat ereksi secara maksimal. Sedangkan pada wanita, ditandai dengan area vagina yang basah karena cairan pelumas alami yang diproduksi.

Kemampuan tubuh merespon rangsangan dapat menurun karena beberapa faktor, penyebab yang sering terjadi adalah berkurangnya jumlah pelumas vagina wanita akibat dari perubahan hormon atau penyeakit lain seperti diabetes pada pria. Pada wanita yang mengalami penurunan dalam jumlah cairan pelumas biasanya disebabkan oleh menopause. Untuk mengatasi ini, umumnya dokter akan menyarankan seseorang melakukan terapi hormon. Terapi ini cenderung pada terapi obat-obatan, baru-baru ini para peneliti berpendapat orang mengalami masa menopause yang melakukan terapi homon dapat berisiko tinggi terhadap kanker.

Sedangkan pada pria, perubahan hormon dalam tubuh bisa saja dipengaruhi oleh rangsangan seksual. Menurunnya hormon testosteron pada pria yang diproduksi testi dapat mengakibatkan penurunan pada kekuatan otot, masa tulang, serta berkurangnya produksi sperma. Selain itu, stres, konsumsi obat-obatan dan diagnosis penyakit dapat menyebabkan disfungsi ereksi atau impoten yang menurunkan kemampuan rangsangan seks pada pria.

Sementara gairah seksual adalah…

Gairah seksual merupakan dorongan atau hasrat seseorang untuk melakukan aktivitas seksual baik itu masturbasi ataupun hubungan seks dengan pasangan. ada beberapa hal yang dapat menurunkan gairah seks pada seseorang salah satunya adalah kondisi tubuh. Dalam istilah medis hilangnya gairah seksual disebut dengan hypoactive sexual desire disorder (HSDD). Umumnya kondisi ini dialami oleh kalangan wanita.

Dalam sebuah penelitian menunjukan jika sekitar satu pertiga wanita dengan rentang usia 18 hingga 59 tahun kehilangan gairah seksualnya. Hilangnya dorongan wanita saat berhubungan seks disebabkan oleh faktor fisik dan mental. Selain itu, rasa malu dan trauma dapat menurunkan gairah seks seorang wanita. Misalnya mereka mengalami pelecehan seksual, sehingga mengganggu fungsi seksual wanita dan fase siklus respon seksualnya saat dewasa.

Sementara pada pria menurunnya gairah seksual disebabkan oleh kadar hormon testosteron yang rendah, hal ini bisa dikarenakan konsumsi obat-obatan seperti antidepresan dan obat-obatan tekanan darah.

Perbedaan gairah seksual dan rangsangan seksual

Jika anda bermasalah dengan rangsangan seksual maka anda masih memiliki gairah seksual, namun rangsangan tubuh berjalan tidak semestinya. Misalnya cairan pelumas sedikit sehingga vagian tetap kering, atau penis menjadi tidak dapat ereksi (impoten) meskipun anda berdua telah melakukan pemanasan sebelumnya atau foreplay.

Hal ini berkebalikan dengan gairah seksual. Jika anda bermasalah dengan gairah seksual maka tubuh anda tidak akan mudah merasakan atau merespon rangsangan yang diterima. anda merasa tidak tertarik dengan berbagai aktivitas seksual apa pun. Anda akan mengetahui perbedaan antara kedua hal tersebut dengan jelas jika anda mengetahui akan masalah yang dihadapi, jangan ragu untuk menghubungi tenaga ahli dalam mencari solusi yang tepat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *