Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Konseling Pra Nikah?

Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Konseling Pra Nikah?

Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Konseling Pra Nikah?Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan Dalam Konseling Pra Nikah?

Apakah anda termasuk orang yang menikah karena faktor usia yang sudah matang? Atau anda menikah karena desakan dari kedua orang tua dan kekasih? Atau menikah karena sebab lainnya?

Seperti yang kita ketahui bersama jika menikah bukanlah hal yang mudah, menyiapkan pernikahan berarti anda harus mempersiapkan diri untuk hidup dengan orang lain dengan kebiasaannya. Menikah artinya anda tidak hanya mengikat satu orang saja. menikah menandakan jika anda terikat oleh keluarga pasangan juga. Banyak orang yang siap merasa dirinya siap menikah secara fisik namun tidak siap secara emosional dan psikis.

Meskipun tujuan menikah salah satunya untuk memenuhi kebutuhan biologis, bukan berarti kita mengesampingkan tujuan lainnya. Setiap pasangan yang memutuskan melanjutkan hubungan mereka ke jalur pernikahan pasti memiliki tujuan dan rencana tertentu. Namun terkadang bagi calon penganti banyak yang masih kebingungan dengan apa yang harus mereka lakukan setelah resmi menjadi pasangan suami istri.

Konseling pra nikah

Ditengah kebingungan yang dialami, sebenarnya banyak solusi yang ditawarkan untuk kedua calon pengantin. Salah satunya adalah dengan melakukan konseling pra nikah. Konseling pra nikah sebenarnya menjadi salah satu bagian dari layanan KUA, namun sebagian dari pasangan memilih untuk melakukan konseling dengan seorang professional. Meskipun ada biaya yang harus dibayarkan tetapi jika anda melihat hasil dan penangann yang maksimal dari konselor mungkin tidak akan menjadi masalah untuk anda.

Hal yang harus dipertimbangakan saat proses konseling pra nikah

Datang ke konselor bukan secara tiba-tiba perlu ada perencanaan yang didiskusikan dengan pasangan. Bahkan dari situs Men’s Health And Focus Family, menyebutkan 4 hal yang harus didiskusikan sebelum seseorang menikah. Berikut ini adalah penjelasannya :

1.      Jumlah anak

Meskipun anak adalah anugerah yang Tuhan titipkan, dan banyak pasangan yang mengaku pasrah dengan berapa anak yang dititipkan pada meraka. Namun ada baiknya jika kedua pasangan berdiskusi mengenai jumlah anak yang diharapkan. Sebab setiap orang memiliki ekpetasinya masing-masing terhadap jumlah anak yang ingin dimiliki. Apalagi anak merupakan kebutuhan dalam sebuah pernikahan, tentu hal itu harus disepakati sebelum menikah. Sebab jika hal ini didiskusikan setelah menikah maka bisa jadi kedua pasangan akan mengalami perdebatan.

2.      Tempat tinggal

Hal yang harus didiskusikan setelah menikah adalah tempat tinggal. Tempat tinggal merupakan kebutuhan pokok manusia. Ada beberapa pasangan yang setuju jika tempat tinggal mereka bergabung bersama orangtua namun ada sebagian yang memilih tinggal terpisah dari kedua orangtuanya baik kandung maupun mertua.

3.      Keuangan

Sebelum menikah ada baiknya pasangan belajar untuk mengelolah keuangan mereka, apalagi jika kedua pasangan sama-sama seorang pekerja. Jadi ada baiknya untuk berdiskusi membahas mengenai mengelola keuangan bersama. Mana yang harus ditabung, mana yang untuk kebutuhan dan mana yang digunakan untuk usaha.

4.      Kebutuhan seks

Bagi orang yang masih melajang mungkin akan sungkan untuk membicarakan seks. Namun bagi mereka yang hendak menikah pembahasan mengenai seks adalah hal yang wajar, apalagi tak semua orang mengetahui informasi tentang dunia seks. Pada saat konseling anda dapat berdiskusi mengenai bagaimana membangun kepuasan dan keintiman agar hubungan pernikahan anda awet dalam waktu yang lama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *