Apakah Berpengaruh Perbedaan Usia Dengan Kualitas Hidup Pernikahan

Apakah Berpengaruh Perbedaan Usia Dengan Kualitas Hidup Pernikahan

Apakah Berpengaruh Perbedaan Usia Dengan Kualitas Hidup PernikahanApakah Berpengaruh Perbedaan Usia Dengan Kualitas Hidup Pernikahan

Saat anda merasa mantap untuk menikah pasti sudah banyak hal yang anda pertimbangkan sebelumnya. Seperti yang telah diketahui jika mempersiapkan sebuah pernikahan tidaklah mudah, kedua pasangan harus bersiap bukan hanya segi materi namun fisik, emosi dan mental pun juga dipertimbangkan.

Bukan hanya itu memilih pasangan untuk diajak ke jenjang yang lebih serius juga tidak mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Oleh sebab itu tak jarang beberapa orang memilih pasangan yang usianya terpaut jauh dengan dirinya. Pernikahan beda usia memang bukan sebuah hal yang taboo di masyarakat. Usia yang berjarak 3, 5, 10 hingga belasan tahun bukan sebuah masalah bagi mereka.

Namun terkadang yang menjadi pertanyaan adalah apakan pasangan yang menikah beda usia akan berpengaruh terhadap kualitas hidup mereka? Untuk mengetahuinya lebih lanjut berikut ini merupakan penjelasan seorang konsultan pernikahan bernama Zooks.

1.      Usia mempengaruhi cara berpikir

Menurut seorang psikoterapi yang bernama Nicole McCance yang mendalami sebuah hubungan mengungkapkan bahwa, “otak manusia akan berhenti berkembang sampai pada usia 25 tahun”.

“Maka jika seseorang berusia 29 tahun berkencan dengan pasangan yang masih berusia 23 tahun (dimana otak mereka masih berkembang), jadi dapat diasumsikan saat mereka menina hubungan rumah tangga bisa terjadi perubahan yang nantinya akan berpengaruh pada hubunganya” tambah Nicole.

Sehingga saat seseorang memilih menjalin hubungan dengan seseorang yang otaknya masih berkembangan, kemungkinan yang terjadi akan ada beberapa perubahan yang dramatif padanya.

2.      Tidak kesehatandan energi lebih penting dari usia

Ada beberapa orang yang berusia diatas 40 tahun namun kesehatan yang dimiliki masih prima dan berjiwa muda. Jadi tidak heran jika seorang wanita berusia 25 tahun jatuh cinta dengan lelaki tersebut. menutuk Nicole sendiri yang terpenting bagi seseorang dalam menjalani hubungan adalah kesehatan mental, kebugaran serta tingkat emosional yang dimiliki.

“Usia kronologis seseorang sebenarnya mengacu pada berapa lama dia hidup. Kemudian, ada pula usia biologis yang mengacu pada kesehatan tubuh seseorang. Selain itu terdapat pula usia psikis yang berkaitan dengan kedewasaan serta pengalaman hidup yang dimiliki” ungkap Nicole.

Jadi jika seseorang menjalin hubungan yang serius dengan pasangan yang usianya terpaut jauh, tetapi memiliki tubuh yang bugar dan berenergi, sehat fisik dan robani. Tentu saja hal itu seharusnya bukan menjadi sebuah masalah.

Jika seseorang berkencan dengan orang yang lebih muda, mungkin secara emosional ia sudah dewasa akan tetapi secara psikologis mereka sama.

3.      Bukan berkaitan dengan usia melainkan gaya hidup

Menjalani hubungan yang serius dengan seseorang yang lebih tua memiliki pembahasan yang berbeda yakni gaya hidup. Misal wanita dan pria yang masih sama-sama muda menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Namun bila seseorang menjalin hubungan dengan pasangan yang lebih tua maka tidak peduli seberapa jauh jarak usia mereka, mereka akan berfokus pada target hidup dan produktif bekerja.

4.      Perbedaan usia bukan sebuah jurang pemisah

Meskipun pasangan yang anda nikahi terpaut usia yang cukup jauh dengan anda, jangan berpikir jika hubungan anda akan berakhir pada perpisahan, atau malah kehidupan anda mungkin tak bahagia. Kunci dari kehagiaan pernikahan adalah saling menerima, memahami dan komproni dengan pasangan. untuk itu luangkan waktu untuk berdiskusi dan jika perlu lakukan konsultasi untuk memperoleh kebahagiaan yang sebenarnya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *