Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Pernikahan Anda Membutuhkan Proses Konsultasi? Simak Tanda-Tandanya

Apakah anda merasa mengalami banyak perubahan dalam pernikahan anda? Padahal usia pernikahan anda dan pasangan masih tergolong muda. Sering sekali ditemui pasangan yang merasa jika tak merasakan gejolak cinta yang sama saat masih baru menikah.

Atau terkadang semakin lama pernikahan yang dijalani semakin berat, banyak konflik yang tidak dapat ditangani berdua? Sebenarnya untuk mengatasi hal tersebut pasangan dapat melakukan berbagai cara. Mulai dari menjalin komunikasi yang baik atau meminta pihak professional. Namun sayangnya terkadang banyak orang yang merasa masalah semakin memburuk saat mereka berdiskusi berdua. Mendengar hal tersebut mungkin saja, kondisi itu menandakan jika hubungan pernikahan anda membutuhkan konsultasi.

Anda tak perlu takut jika konseultasi akan semakin memperburuk hubungan anda, justru sebaliknya konsultasi pernikahan akan membantu anda dalam menyelesaikan konflik yang terjadi. Namun terkadang banyak konflik yang sengaja dibiarkan oleh kedua pasangan. Mereka tidak sadar jika hubungan yang terjalin adalah hubungan yang kurang baik.

Oleh karena itu, berikut ini  merupakan tanda-tanda apakah hubungan pernikahan membutuhkan konsultasi pernikahan atau tida? Simak penjelasannya dibawah ini :

1.      Saat komunikasi yang terjalih sudah tidak sehat

Komunikasi adalah dasar dari sebuah hubungan dan kepercayaan. Terkadang komunikasi yang baik dapat membangun ikatan emosional yang tejali di antara kedua pasangan. Namun akan menjadi sebuah masalah jika komunikasi yang dilakukan bersifat menekah salah satu pihak, selalu berakhir pada bentakan, atau merasakan diacuhkan. Komunikasi sebenarnya bukan hanya sekedar bertukar kabar atau intensitas pasangan berbicara saja. namun komunikasi juga melibatkan bagaimana cara menyampaikan. Dengan konsultasi pernikahan ini anda dan pasangan akan dibantu untuk membangun komunikasi yang baik.

2.      Mengghukum pasangan

Terkadang konflik antara kedua pasangan terjadi saat salah satu pihak melakukan kesalahan. Sering kali kesalahan yang dibuat menjadikan alasan kenapa anda atau pasangan harus dihukum. Hukuman yang diberikan biasanya, mengurangi aktivitas seksual, mendiami pasangan dalam beberapa waktu, menjauhkan dari anak-anak, tidak melibatkan pasangan dalam mengambil keputusan dan masih banyak lagi. Perlu diingat bagaimanapun anda dan pasangan adalah manusia yang tak pernah luput dari salah. Menghukum pasangan akan semakin memperburuk keadaan, melalui konsultasi anda dapat meminta solusi bagaimana meminta maaf dan memaafkan dengan ikhlas.

3.      Affair emosional

Banyak orang yang tak menyadari jika affair emosional dapat  mempengaruhi hubungan pernikahan. Affair emosional adalah perasaan dimana ada orang lain yang diam-diam menyukai anda atau pasangan. Meskipun tak ada kontak fisik yang terjalin, namun bila terus dibiarkan maka akan ada kesalahpahaman di kemudian hari. Bisa saja salah satu pihak akan merasa kecewa terhadap pasangannya.

4.      Faktor keuangan

Uang adalah salah satu aspek yang paling krusial dalam pernikahan. Kebutuhan akan uang menuntut kedua pasangan agar pandai-pandai mengelola pengeluaran. Banyak kasus perceraian yang disebabkan oleh masalah keuangan keluarga. Terkadang banyak suami yang kewalahan karena beban pengeluaran yang tinggi sehingga terjadi percecokan kedua pasangan. Jika anda ingin melakukan konsultasi pernikahan untuk menyelesaikan konflik keuangan keluarga. Sangat disarankan untuk merencanakan anggaran terlebih dahulu. Sebab bisa jadi adanya konseling semakin membuat keuangan anda membengkak.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *