Cara Tepat Mengkritik Pasangan Tanpa Menyakiti Hatinya

Cara Tepat Mengkritik Pasangan Tanpa Menyakiti Hatinya

Cara Tepat Mengkritik Pasangan Tanpa Menyakiti HatinyaCara Tepat Mengkritik Pasangan Tanpa Menyakiti Hatinya

Menyampaikan kritik kepada seseorang bukanlah hal yang mudah apalagi jika orang tersebut adalah sosok yang kita cintai. Tujuan anda mungkin saja membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik. Namun terkadang bukan termotivasi, kritik yang anda sampaikan justru berdampak buruk terhadap hubungan anda. Untuk itu memang kita perlu sedikit memperhatikan saat menyampaikan kritik ke pasangan.

Cara menyampaikan kritik kepada pasangan

Pada saat menyampaikan kritik kepada pasangan hindari kesan jika anda meremehkan atau menghinanya. Selain membuatnya jadi rendah diri tentu itu akan melukai harga dirinya. Sehingga hubungan yang seharusnya terbuka, menjadi tidak sehat karena pasangan menutup diri dari anda. Untuk itu simaklah tips-tips berikut ini :

1.      Memilih waktu dan situasi yang tepat

Salah satu yang harus anda perhatikan saat menyampaikan kritik adan memilih waktu yang tepat dan melihat situasi yang sedang terjadi. Misalkan saat pasangan anda melakukan kesalahan di kantor, yang harus anda lakukan justru mengkritiknya tanpa memberikan waktu pasangan untuk beristirahat sejenak. Perilaku seperti itu justru akan membuat pasangan marah dan akhirnya kalian bertengkar.

Untuk itu usahakan untuk menyampaikan kritik saat pasangan lebih tenang dengan begitu ia akan mampu mencerna apa yang anda sampaikan.

2.      Terima segala kekurangan pasangan

Memang tidak mudah untuk dilakukan, kritikan memang sering menjadi pemicu pertengakaran bagi siapa yang benar dan siapa yang salah. Dengan menerima kekurangan pasangan dan mengakui jika ia selayaknya manusia biasa justru akan membentuk rasa empati bagi anda dan pasangan.

Cobalah untuk lebih terbuka saat masing-masing dari anda menyampaikan kritik. Jika pasangan menerima kritikan anda maka anda harus berperilaku sama.

3.      Lakukan diskusi bukannya menceramahi

Banyak orang yang tidak memberikan kesempatan bagi pasangannya untuk menjelaskan dari sudut pandang mereka ketika menyampaikan kritikan. Ingat jika mengkritik seseorang apalagi itu pasangan sebaiknya lakukan dengan nuansa diskusi. Tujuannya agar anda mengetahui apa yang menjadi penyebab pasangan melakukan hal itu.

Bila kritikan hanya disampaikan satu arah, tentu akan membuat pasangan tidak punya kesempatan padahal apa yang sedang anda bahas adalah masalah pasangan. mulailah membiasakan diri untuk mendengarkan sudut pandang pasangan agar masalah dapat terpecahkan dengan tepat dan jelas.

4.      Selalu hargai setiap usaha pasangan

Sebelum anda menyampaikan kritikan usahakan untuk mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja kerasnya. Ingat apa yang sedang pasangan lakukan sebenarnya untuk kepentingan bersama. Misalnya saat anda mengkritik pasangan adalah orang yang sering terlambat saat bertemu. Cobalah ingat kembali berapa jarak yang harus ditempuh pasangan untuk menjemput anda di rumah. Selalu sampaikan perkataan yang positif karena hal tersebut akan membuat pasangan lebih terbuka dan merespon positif terhadap kritikan yang anda sampaikan.

Usahakan hindari unsur menjatuhkan atau menggurui pasangan, memang membutuhkan waktu dan latihan untuk mengkritik pasangan tanpa melukai hatinya. Kritikan adalah salah satu cara agar membangun komunikasi yang sehat.

Dengan memperhatikan beberapa hal diatas dan usaha yang anda lakukan bukan hal yang tidak mungkin jika kritikan akan meningkatkan keintiman anda dan pasangan. selain itu hubungan anda akan semakin dekat dan anda berdua akan menjadi pribadi yang terus memperbaiki diri dan lebih kuat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *