Cara Yang Tepat Untuk Menyampaikan Keinginan Bercerai Dengan Pasangan

Cara Yang Tepat Untuk Menyampaikan Keinginan Bercerai Dengan Pasangan

Cara Yang Tepat Untuk Menyampaikan Keinginan Bercerai Dengan PasanganCara Yang Tepat Untuk Menyampaikan Keinginan Bercerai Dengan Pasangan

Adanya keinginan untuk bercerai tentu disebabkan oleh banyak hal. Setelah melakukan banyak pertimbangan mungkin ini saatnya bagi anda untuk berpisah. Tapi ada salah satu masalah yang mendasar yang menjadi hambatan bagi sebagian orang, yaitu bagaimana cara menyampaikan keinginan untuk bercerai kepada pasangan? rasa panik, cemas dan gugup pasti akan anda rasakan.

Tips yang dilakukan untuk menyampaikan keinginan anda bercerai

Untuk itu cobalah menerapkan beberapa tips di bawah ini:

1.      Mulailah dengan pembahasan yang jelas

Jangan memberitahu pasangan jika anda masih menimbang-nimbang untuk bercerai dengannya, atau mungkin saja anda sudah mengutarakannya namun pasangan tidak menghiraukan. Anda perlu cara untuk memberitahu keinganan ini secara matang.

Contohnya, anda dapat memulai pembicaraan seperti “selama ini aku tidak merasa bahagia, semua hal telah aku lakukan tetapi tidak pernah berhasil justru masalah baru muncul pada hubungan ini.” dengan mengatakan hal tersebut akan membuat pasangan mulai menanggapi dan menyadari jika ada sesuatu yang harus diselesaikan. Perlu diingat hindari memberikan harapan palsu dan kalimat yang ambigu pada pasangan, karena hal ini akan hanya memicu konflik.

2.      Saat berbicara tegaskan keinginan untuk bercerai secara langsung

Setelah anda memantapkan diri untuk bercerai, maka untuk menegaskan pembicaraan gunakanlah kata “saya” atau “aku”. Mengapa harus kata tersebut? kata “saya” atau “aku” diperlukan untuk mengungkapkan pernyataan yang jelas tidak bertele-tele dan mungkin membuat pasangan tidak terkejut.

Hal ini lebih baik dibandingkan anda berbicara panjang lebar tanpa arah. Niat untuk bercerai anda dapat memicu reaksi yang sulit dibayangkan dari pasangan. untuk itu anda harus tegas dengan apa yang diinginkan dan rasakan.

3.      Carilah waktu yang tepat

Mengungkapkan keinginan untuk bercerai tentu harus dilakukan di waktu yang tepat. Usahakan anda dalam kondisi suasana hati yang stabil dan pasangan memiliki waktu untuk berdua dengan anda. Jika anda telah memiliki anak maka jauhkan mereka dari topik pembicaraan ini. anda juga harus mempertimbangkan reaksi yang mungkin muncul dari pasangan. jangan memulai pembicaraan dengan mengungkit kesalahan atau hal yang tidak anda sukai dari pasangan.

4.      Cari suasana aman, jika perlu minta bantuan orang lain

Jika anda merasa khawatir dengan keselamatan diri sendiri, setelah menyatakan keinginan berpisah. Ada baiknya anda mengajak pihak ketiga yang bersifat netral bisa jadi anggotak kelurga, konselor pernikahan ataupun kuasa hukum. Kondisi ini akan membantu anda saat reaksi pasangan di luar kendali anda.

Setelah anda menyampaikan keinginan untuk bercerai

Pasangan mungkin saja akan terkejut bahkan marah mendengar keinginan anda untuk bercerai. Anda pun harus tetap bersiap diri jikalau pasangan mungkin saja akan menawarkan untuk mengubah dan memperbaiki kondisi pernikahan. sebenarnya ini semua kembali lagi pada anda, mungkin anda juga harus mengulang dan menyakinkan diri jika anda tidak akan berubah pikiran.

Atau bisa saja anda akan dituduh terlalu egois dan jahat. Ingatlah, anda harus tetap sabar dan menolak berbagai bujuk rayu pasangan agar anda mengurungkan niat bercerai. Setelah suasana antara anda berdua, barulah anda dapat mempersiapkan beberapa berkas perceraian untuk selanjutnya memulai kehidupan yang lebih baik.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *