Berbagai info dan tips yang membahas tentang pernikahan

Apakah Pasangan Mencintai Anda Dengan Tulus Atau Justru Hanya Memanfaatkan?

Apakah Pasangan Mencintai Anda Dengan Tulus Atau Justru Hanya Memanfaatkan?

Apakah Pasangan Mencintai Anda Dengan Tulus Atau Justru Hanya Memanfaatkan?

Salah satu tanda hubungan yang buruk adalah salah satu pihak yang memanfaatkan pihak lainnya, misalnya pasangan yang memanfaatkan anda atau sebaliknya. Jika hal ini terjadi, tak heran hubungan asmaran anda menjadi goyah, kepercayaan satu sama lain pun bisa saja hancur.

Tentu hubungan jenis ini justru membuat anda merugi, agar tidak terlalu lama anda terjebak dalam hubungan yang tidak sehat ini. Berikut ini simak tanda-tanda jika anda hanya dimanfaatkan pasangan.Apakah Pasangan Mencintai Anda Dengan Tulus Atau Justru Hanya Memanfaatkan?

Tanda anda dimanfaatkan pasangan

Saat ada yang mendekati terkadang kita lupa untuk memperhatikan tanda-tanda orang yang tulus dan bukan. Karena saat ini anda sedang berbunga-bunga, rasanya tak ada salah atau cacat apapun yang dimiliki oleh pasangan. agar anda lebih waspada dan tidak terjebak dalam hubungan yang dimanfaatkan pasangan saja, berikut ini adalah tanda-tandanya antara lain:

1.      Lebih sering membicarakan tentang dirinya bukan hubungan anda berdua

Tanda pertama jika anda dimanfaatkan oleh pasangan adalah saat sedang bersama pasangan cenderung lebih senang membicarakan tentang dirinya sendiri dibandingkan hubungan yang dijalani bersama anda. Jika pasangan melakukan ini bisa dikatakan dia memiliki kepribadian narsistik. Narsistik tidak sama dengan kepercayaan diri yang tinggi, narsistik cenderung menunjukan sikap arogas, haus akan pujian, dan senang menuntut orang lain untuk menghormatinya.

Misalnya saat sedang berkendan pasangan justru memulai percakapan tentang dirinya. Saat giliran anda yang berbicara pasangan justru memotong pembicaraan dan mengembalikan topik pembahasan mengenai dirinya sendiri.

Hal ini bertujuan agar kebutuhan pasangan terpenuhi seperti meminta saran untuk menyelesaikan masalah anda tanpa mendengarkan masalah yang anda sendiri alami. Cobalah untuk lebih memperhatikan siapa saja yang sedang mendekati anda. Apakah ia sangat ingin menjadi pusat perhatian dan jarang menghargai apa yang anda katakan. Jika iya maka anda hanya dimanfaatkan pasangan.

2.      Anda yang sering mengeluarkan uang

Sebenarnya tidak ada aturan pasti siapa yang wajib mentraktir saat berkencan. Namun ciri jika anda dimanfaatkan pasangan adalah mereka cenderung menghindar atau memberi alasan setiap kali harus mengeluarkan uang.

Memang tidak selalu harus pasangan anda yang mengeluarkan uang setup kali berkencan, namun hal ini juga bukan berarti andalah yang harus selalu menanggung biaya berkencan mulai dari makan hingga mengunjungi tempat wisata. Seperti yang telah dikutip oleh Dr. Jess O’Reilly seorang pakar seksologi, permasalah tentang uang merupakan sumber konflik dalam hubungan. Untuk itu, masalah seperti ini memang perlu dibicarakan agar hubungan asmara anda tetap sehat dan harmonis.

Jika pasangan terus menolak mengeluarkan uang untuk anda tanpa sebab yang jelas, maka bisa jadi selama ini anda sedang dimanfaatkan pasangan.

3.      Anda tidak pernah dihargai pasangan

Kunci sebuah hubungan yang sehat ialah adanya rasa saling menghargai kedua pasangan. ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukan jika seseorang menghargai pasangannya contoh sederhananya adalah mengucapkan terima kasih, atau memberikan pujian atas kerja keras yang telah dilakukan,

Namun jika pasangan bersikap seenaknya mengajak pergi berkencan tanpa mempedulikan anda atau mengambil keputusan tanpa meminta pendapat anda. Tidak pernah menuruti apa yang anda ingin meskipun bertujuan baik, maka bisa jadi tanda jika ia hanya memanfaatkan anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

3 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bertemu Konsultan Pernikahan

3 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bertemu Konsultan Pernikahan

3 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bertemu Konsultan Pernikahan

Saat ini sudah banyak pasangan suami istri yang tak ragu untuk meminta bantuan seorang konsultan pernikahan. berkonsultasi dengan seorang konselor pernikahan dianggap salah satu cara yang efien untuk memperbaiki dan mempetahankan pernikahan. namun meminta bantuan seorang konsultan pernikahan tentu tak boleh asal-asalan, ada beberapa hal yang sebaiknya anda perhatikan terlebih dahulu. Konselor pernikahan umumnya akan memberikan saran bagi anda dan pasangan namun kontribusi anda pun turut mempengaruhi hasil konsultasi.

Untuk itu berikut ini merupakan hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum bertemu konsultan pernikahan antara lain.3 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bertemu Konsultan Pernikahan

1.      Cara tahu informasi konsultan pernikahan sejelas mungkin

Sebelum memutuskan untuk pergi dan berkonsultasi, ada baiknya anda menggali lebih dalam mengenai lokasi dan siapa yang akan anda mintai bantuan. Saat ini memang tak sulit mencari informasi mengenai praktek konsultasi pernikahan yang dapat anda percaya. Anda bisa mencari informasi melalui internet, media sosial, atau bertanya dengan teman dan kerabat yang pernah konsultasi sebelumnya. Jika perlu anda bisa membuat list daftar konsultan yang akan dimintai bantuan berdasarkan lokasi tempat, range harga, review atau rating, dan daftar kasus yang pernah ditangani.

Pastikan konsultan yang anda pilih memiliki review yang baik jika perlu memiliki sertifikat yang mendukung. Tidak masalah jika anda ingin mengunjungi 3 atau 4 tempat konsultasi yang berbeda agar dapat menemukan konselor yang dapat dipercayai.

2.      Temukan konselor yang memiliki visi dan misi sama

Temukan konselor yang memiliki cara pandang yang sama dengan cara pandang anda. Tujuan konsultasi anda bisa gagal jika konselor yang dipilih memiliki visi dan misi yang tidak sejalan dengan anda dan pasangan. misalnya anda memandang perselingkuhan sebagai sebuah kesalahan yang fatal. Namun konselor anda justru menganggap bahwa itu adalah isu yang wajar. Jika sampai di sini saja sudah berbeda, tentu anda merasa berat untuk bahkan tidak dapat menerima berbagai saran yang disampaikan oleh sang konselor. Sehingga konseling dan masalah pernikahan pun tidak berhasil diselesaikan dengan baik.

Seusai menemukan konsultan yang tepat jangan lupa pastikan baik anda dan pasangan merasa sama-sama nyaman dengan konselor. Begitu kepercayaan mulai terbentuk, maka komunikasi untuk mencari jalan keluar pun akan lebih mudah ditemuh.

3.      Jelaskan tujuan konsultasi anda kepada konselor

Sebelum datang dan mencurahkan segala beban pikiran dan hari mengenai masalah pernikahan yang dialami berdua. Ada baiknya anda dan pasangan menyampaikan tujuan konsultasi secara spesifik terlebih dahulu. Contoh, melalui konsultasi anda dan pasnagan berharap dapat memperbaiki komunikasi sehingga rumah tangga dapat betahan lebih awet dan hubungan menjadi lebih mesra.

Beri tahu konselor anda sejak awal apa yang menjadi tujuan konsultasi. Sehingga konselor akan membantu menilai apakah tujuan tersebut dapat dicapai atau tidak. Konselor yang baik umumnya tidakmemaksakan sesuatu pada hubungan pernikahan anda. Mereka justru mencoba menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Jika anda merasa telah menemukan konselor yang cocok, dan lokasi praktek mudah diakses. Serta konselor memiliki cara pandang yang sama, sekaligus tujuan yang anda berdua miliki jelas. Maka langkah selanjutnya segera jadwalkan konsultasi, sehingga anda tak menunda masalah terlalu lama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Lamaran Anda Ditolak Oleh Pujaan Hati, Apa Yang Harus Dilakukan

Saat Lamaran Anda Ditolak Oleh Pujaan Hati, Apa Yang Harus Dilakukan?

Saat Lamaran Anda Ditolak Oleh Pujaan Hati, Apa Yang Harus Dilakukan?

Alasan mengapa banyak pasangan yang menjalani hubungan asmara adalah untuk lebih mengenal satu salam lain dan pada akhirnya melanjutkan ke jenjang yang lebih serius atau pernikahan. Namun untuk melangkah sampai jenjang pernikahan tentu membutuhkan proses yang panjang, banyak hal yang perlu disiapkan baik dari pihak wanita maupun pria. Selain melalui proses pacaran, ada pun satu proses penentu apakah hubungan anda dapat berlanjut ke pelaminan atau tidak. Ya, proses itu adalah lamaran. Proses lamaran kerap menjadi proses yang menegangkan khususnya bagi kalangan pria.Saat Lamaran Anda Ditolak Oleh Pujaan Hati, Apa Yang Harus Dilakukan

Tak selamanya jalinan asmara yang panjang menjamin lamaran akan diterima, menikah tentu tidak hanya membutuhkan kasih sayang saja. perlu adanya restu dari orangtua kedua pasangan. tak sedikit pria yang mengalami kegagalan karena tak mendapatkan restu dari orangtua wanita.

Lamaran ditolak tentu sebuah berita buruk bagi anda, hati rasanya hancur berkeping-keping. Sakit, kecewa, bahkan benci menyatu jadi satu dalam hati anda. Namun ingat hal ini bukan berarti akhir dari kehidupan anda. Ingatlah betapa berharganya diri anda, jangan terlalu lama anda terpuruk apalagi melakukan hal-hal yang menyimpang. Anda dapat masih memiliki kesempatan untuk menjalani hidup normal kembali. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan setelah lamaran anda ditolak antara lain:

1.      Tenangkan diri anda dan hargai keputusan yang telah dibuat oleh keluarga pasangan

Hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang, sakit memang saat anda harus menghadapi kenyataan jika lamaran ditolak oleh keluarga atau pasangan anda sendiri. namun sikap ini justru menunjukan betapa dewasanya anda. Meskipun berbagai reaksi emosional muncul dalam diri anda, namun cobalah untuk bersikap tenang dan menghargai apa yang telah diputuskan mereka. Rasa sedih itu pasti, namun cobalah untuk tetap menghadapi kenyataan yang pahit dengan lebih mengontrol diri anda.

2.      Cobalah untuk intropeksi diri

Entah apa yang menjadi penyebab lamaran anda ditolak, apakah karena orangtua pasangan anda tidak suka, pasangan merasa tidak ada kecocokan, atau hal lainnya. Dibalik alasan tersebut yang terpenting adalah intropeksi diri. karena bisa saja kesalahan yang pernah anda buat menyumbang penolakan tersebut. cobalah untuk berdiam diri sejenak dan lakukan intropeksi diri. kalau memang jelas anda tidak melakukan kesalahan maka ikhlaslah, mungkin benar jika dia bukanlah pasangan yang tepat, dia mungkin tidak bisa membuat anda merasa bahagia. Atau akan ada banyak masalah yang dihadapi jika anda dan dia terus bersama.

3.      Kalau dirasa anda cukup pantang mendampingi pasangan cobalah buktikan hal itu

Dengan sikap tenang yang anda miliki anda bisa membuktikan pada pasangan dan orangtuanya jika anda adalah sosok pasangan yang berkualitas dan sudah pantas untuk menjalani hubungan pernikahan bersama dia. Selain itu, anda juga buktikan jika anda akan membuat pasangan merasa bahagia. Jangan menyerah dengan mudah, apabilah niat dalam hati anda sudah kuat maka tak ada salahnya untuk berjuang lagi.

4.      Lepaskan pasangan, dan membuka hati untuk orang lain

Jika memang tak ada kesempatan anda untuk bersama pasangan, maka ikhlaskan. Mungkin kisah anda harus berakhir sekarang. Jangan terlalu larut dalam kesedihan, anggap saja dia bukan jodohnya. Setelah anda mampu mengikhlaskan pasangan, maka bukalah hati anda dan mulailah menjalin hubungan baru dengan orang lain yang lebih baik.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Mudah Membuat Pasangan Tersenyum Setelah Menghadapi Masalah Hebat

Cara Mudah Membuat Pasangan Tersenyum Setelah Menghadapi Masalah Hebat

Cara Mudah Membuat Pasangan Tersenyum Setelah Menghadapi Masalah Hebat

Setiap pasangan tentu pernah melakukan sebuah kesalahan entah disengaja maupun tidak, terkadang kesalahan yang dibuat menimbulkan sebuah konflik yang besar dalam pernikahan. konflik yang terjadi terkadang mengakibatkan perdebatan yang besar. Meskipun perdebatan dalam hubungan adalah hal wajar, namun yang menjadi masalah terkadang banyak pasangan yang memilih untuk saling menghindar  atau saling berdiam diri seusai perdebatan tersebut.Cara Mudah Membuat Pasangan Tersenyum Setelah Menghadapi Masalah Hebat

Rasanya begitu canggung untuk kembali mesra, namun sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kemesraan seusai bertengkar. Agar hubungan anda dan pasangan tidak semakin merenggang berikut ini adalah tips untuk membuat pasangan tersenyum kembali setelah menghadapi masalah antara lain:

1.      Berikan pasangan pelukan hangat

Pelukan adalah bahasa tubuh yang paling disukai, pelukan dibutuhkan saat seseorang merasa sedih, tak berdaya, atau melepas kerinduan. Ternyata pelukan juga dapat anda lakukan untuk mengembalikan senyum pasangan setelah bertengkar. Meskipun sederhana namun memiliki banyak pengaruh terhadap orang yang anda peluk. Sebuah pelukan menunjukkan bahwa anda sangat peduli, serta pasangan merasa jika dirinya dicintai dan diterima. bahkan banyak penelitian yang membuktikan jika pelukan dapat melepaskan hormon oksitosin (hormon yang mengatur suasana hati) sehingga seseorang yang dipeluk merasa lebih rileks dan dapat melepaskan stres. Untuk itu tak ada salahnya memberikan pelukan hangat dan lembut pada pasangan.

2.      Biarkan pasangan mengungkapkan emosinya

Daripada terus berdiam diri dan saling memendam keinginan masing-masing, lebih baik ajaklah berbicara. Tanyakan pada pasangan tentang apa yang telah terjadi dan dengarkan cerita pasangan baik-baik. Jika sudah carilah solusi bersama untuk masalah yang sedang dihadapi. Bahkan hanya dengan menjadi pendengar yang baik untuk pasangan dapat membuatnya merasa lebih lega. Ingatlah jangan mencoba untuk mengomentari, menghakimi atau berbicara dengan nada yang tinggi dengan pasangan.

3.      Masaklah makanan yang enak untuk pasangan

Terkadang emosi akan mereda setelah seseorang makan. Emosi yang dialami dapat dipicu oleh berbagai hal, bukan hanya karena ada masalah. Namun bisa saja karena perut yang kelaparan. Untuk itu, tak ada salahnya untuk memasak makanan yang enak sesuai kesukaan pasangan, selain itu hal ini bisa menjadi salah satu tanda cinta yang sederhana namun berharga bagi pasangan.

4.      Beri pujian pada pasangan

Ingatlah untuk selalu menghargai apapun usaha pasangan anda, jangan ragu untuk memberinya pujian. Pujian yang sederhana dari orang yang dicintai tentu membuat pasangan anda sedang. Anda dapat menggunakan pujian seperti “terima kasih kamu telah bekerja keras.” Atau kalimat lainnya. Meskipun sederhana terkadang justru penghargaan seperti inilah yang lebih dibutuhkan pasangan, dengan saling menghargai dan mengakui hubungan anda berdua akan lebih kuat.

5.      Beri pijatan santai pada pasangan

Tak ada salahnya untuk memijat bagian bahu pasangan, pijatlah dengan lembut karena dapat membuat otot rileks dan melepaskan stres. Pijat tubuh pasangan sambil bersantai menonton serial TV atau sambil bercanda di atas kasur. Buatlah suasana yang santai sehingga pasangan dapat melupakan masalahnya sejenak.

Dengan berbagai cara yang telah dijelaskan bukan hanya masalah yang dihadapi lebih mudah selesai, hubungan anda dan pasangan pun akan lebih erat. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika dilakukan terus menerus hubungan akan langgeng.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghindari Konflik Saat Gaji Istri Lebih Besar Dari Anda

Menghindari Konflik Saat Gaji Istri Lebih Besar Dari Anda

Menghindari Konflik Saat Gaji Istri Lebih Besar Dari Anda

Saat ini zaman telah berubah, bukan hanya dari perilaku masyarakat namun juga pola pikir yang dimiliki. Salah satunya adaah batasan suami sebagai pencari nafkan dan istri sebagai pengurus rumah tangga, yang kini telah bergeser.Menghindari Konflik Saat Gaji Istri Lebih Besar Dari Anda

Banyak kasus pernikahan yang ditemui jika jenjang karir seorang istri lebih tinggi dan mendapatkan gaji yang lebih besar dibanding sang suami. Tak heran hal ini terkadang menjadi persoalan baru dalam kehidupan rumah tangga. Bahkan tak sedikit pula pertengkaran yang disebabkan oleh masalah finansial seperti ini yang berujung pada perceraian.

Tentu perlu usaha yang besar dari kedua pasangan untuk mempertahankan pernikahan jika anda mengalami kondisi tersebut. lalu adakah cara yang bisa dilakukan untuk meniminalisir kemungkinan terjadinya konflik saat gaji istri lebih tinggi dibanding suami? Simak penjelasannya di bawah ini.

1.      Menjaga peran masing-masing dalam pernikahan

Dimuat dalam liveolive, seorang psikolog keluarga bernama Alissa Wahid melihat permasalah yang umumnya muncul sebenarnya dari kebutuhan dasar laki-laki untuk dihormati. Hal ini pun dibuktikan dalam sebuah riset yang diikuti oleh 400 suami di Amerika Serikat. Nafka yang cukup sering diasosiasikan sebagai faktor agar suami dianggap sebagai orang yang berharga dan dihormati oleh anggota keluarga. Hal inilah yang menjadi pemicu kedua pasangan umumnya bukan mengenai uang, melainkan perilaku pasangan dalam menyakipi hal ini.

Seorang pria tentu ingin menjadi sosok pahlawan bagi orang-orang di sekitarnya terutama anak dan istri. jika suami tetapmerasa dihormati dan dianggap sebagai pahlawan keluarga maka masalah seperti ini tidak akan terjadi.

Tentu sebagai istri, anda pun tetap harus menghormati suami sebagai kepala keluarga. Bukan hanya rasa hormat rasa keterbukaan juga diperlukan, suami juga berhak mengetahui pekerjaan apa saja yang anda lakukan.

Selain itu anda bisa saja anda membagi tugas dalam masalah keuangan misalnya, gaji anda digunakan untuk membayar tagihan bulanan dan gaji pasangan untuk membeli kebutuhan bulanan.

2.      Mendiskusikan hal-hal kecil

Menurut Alissa bukan hanya soal gaji saja, segala kemungkinan perkembangan karir atau promosi jabatan hingga penempatan tugas ke luar kota dari kantor pun perlu didiskusikan bersama pasangan anda. Bicarakan dengan santai tanpa perlu merasa kaku atau canggung, suasana yang santai justru membuat anda lebih mudah membahas hal-hal yang bersikap sensitif seperti karir atau pekerjaan.

Selain itu, jangan lupa untuk bersikap terbuka pada pasangan, meskipun terkesan sulit awalnya, namun hal ini akan mempermudah anda dan pasangan di kemudian hari. Jadi tepislah keinginan untuk menyembunyikan bonus tahunan dari kantor hanya untuk kepentingan pribadi. Baik anda maupun pasangan tentu tidak ingin dibohongi bukan?

3.      Jangan terlalu mudah mengkritik pasangan

Dalam kondisi apapun untuk menghindari sikap atau perkataan mengkritik yang sifatnya merendahkan pasangan ada, apalagi di depan orang banyak baik itu teman dekat atau keluarga besar. Simpan kritik anda untuk hal yang lebih fundenmental agar suami tak mudah menceritakan konflik dalam pernikahan anda kepada orang lain.  Walaupun terkadang sikap pasangan berbeda dari keinginan anda, berikan rasa hormat terhadap segala tindakan maupaun keputusan yang dia buat. Kebiasaan memuji kualitas dan kerja keras pasangan akan membuatnya tetap berada posisinya sebagai kepala rumah tangga.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Membuat Pria Menjadi Sosok Suami Takut Istri

Hal Yang Membuat Pria Menjadi Sosok Suami Takut Istri

Hal Yang Membuat Pria Menjadi Sosok Suami Takut Istri

Apakah anda pernah mendengar istilah suami-suami takut istri? topik ini sering diangkap menjadi sitkon di TV atau sebuah film yang ditonton di bioskop. Meskipun digambarkan melalui cerita fiksi namun ternyata hal ini juga terjadi pada dunia nyata. Digambarkan jika suami yang takut dengan istrinya selalu terlihat lemah dan tidak berdaya bahkan mereka sering kalah setiap kali bertengkar.Hal Yang Membuat Pria Menjadi Sosok Suami Takut Istri

Faktor yang meningkatkan risiko pria menjadi suami takut istri

Namun yang menjadi pertanyaan apa yang menjadi penyebab seorang pria merasa takut dengan istrinya. Apakah indikasi bahwa seseorang menjadi suami takut istri dapat dilihat sebelum menikah? Untuk lebih jelas lagi simak beberapa tipe pria yang dapat membuatnya menjadi suami takut istri nanti. Berikut penjelasannya:

1.      Anda memiliki mental yang cukup lemah, sehingga membiarkan istri lebih mendominasi dalam pernikahan nanti

Lelaki memang diciptakan sebagai sosok yang kuat, meskipun bukan berarti ia terbebas dari kerapuhan. Untuk itu, sebagai pria ada baiknya anda menjadi pribadi yang tangguh terhadap segala masalah hidup yang menghadang. Sebagai kepala rumah tangga tentu sudah semestinya anda memimpin. Jangan sampai justru diri anda yang dikontrol oleh istri. karena peran istri yang lebih dominan membuat anda menjadi takut padanya.

2.      Pekerjaan dan penghasilan anda lebih rendah dari pasangan

Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang takut dengan istrinya adalah jabatan yang lebih tinggi atau penghasilan yang lebih besar, hal ini bukan hanya menimbulkan rasa takut namun juga malu dan iri. Apalagi bagi masyrakat Indonesia penghasilan seseorang sering dijadikan tolak ukur kepada siapa lingkungan sosial akan memigak. Sehingga tak heran jika sering merasa bersalah saat melakukan sesuatu, meskipun tidak semua keluarga mengiyakan hal ini. Namun sudah banyak kasus pernikahan yang membuktikannya.

3.      Istri berasal dari kasta sosial yang lebih tinggi atau keluarga kaya, sedangkan anda orang biasa

Bagi orang Indonesia silsilah keluarga masih dianggap sebagai hal yang penting. Meskipun istri anda seorang ibu rumah tangga dan hanya berfokus mengurus  anak-anak, bukan berarti menjamin anda terbebas dari risiko suamu takut istri. faktor keuangan dari pihak mertua anda juga memberikan pengaruh. Secara tidak langsung pihak pria merasa minder dan berujung pada suami yang takut istrinya.

4.      Anda terlalu mencintai istri

Salah satu penyebab mengapa seseorang menjadi suami takut istri adalah rasa cinta yang berlebihan. Meskipun cinta adalah landasan dari hubungan anda, namun jika rasa cinta anda terlalu besar kepada pasangan sehingga tidak mempedulikan diri sendiri tentu ini bukan hal yang baik.

Cinta yang terlalu besar membuat anda merasa takut kehilangan sosok pasangan, maka dari itu anda berusaha sekuat tenaga agar tetap disampingnya. Mengusahakan berbagai cara agar tidak terjadi hal-hal buruk dalam hubungan anda. Namun sayangnya, cinta yang berlebihan justru membuat anda merasa takut dengan istri sendiri. untuk itu, ada baiknya ada mencintai pasangan dalam batas sewajarnya.

Beberapa penyebab yang telah disebutkan dapat menyadarkan anda bagaimana harus bersikap selayaknya pemimpin keluarga. Jika anda merasa takut dengan pasangan cobalah bicarakan terlebih dahulu sebelum menikah. Membicarakan perasaan takut anda terhadap pasangan bukan hanya meminimalisir anda menjadi suami yang takut istri, namun pasangan akan lebih mengerti dan hubungan anda akan lebih sehat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tanda Jika Mertua Anda Berpengaruh Buruk Pada Pernikahan

Tanda Jika Mertua Anda Berpengaruh Buruk Pada Pernikahan

Tanda Jika Mertua Anda Berpengaruh Buruk Pada Pernikahan

Tnetu tak semua orang dapat dekat dengan mertuanya, apalagi jika sikap mertua membuat pernikahan anda menjadi panas. Sesekali sebagai  anda merasa kesulitan untuk membela diri meskipun sikap mertua yang berlebihan. Bahkan terkadang pasangan anda justru membela ibunya dibandingkan anda pasangan hidupnya. Sebelum pernikahan anda semakin memburuk, berikut ini ada beberapa tanda mertua yang berpengaruh buruk terhadap pernikahan anda. Simak penjelasannya di bawah ini:Tanda Jika Mertua Anda Berpengaruh Buruk Pada Pernikahan

1.      Mengontrol persiapan pernikahan anda dan pasangan

Terkadang mertua menjadi ancaman bagi rumah tangga anda, hal ini dapat dilihat saat anda dan pasangan menyiapkan pernikahan. apabila mertua ikut ambil andil dalam pengambilan keputusan mengenai persiapan pernikahan, maka anda harus sedikit berhati-hati. Cobalah bicarakan hal ini pada pasangan anda, jangan sampai perilaku tersebut akan terus berlanjut hingga anda resmi menikah.

2.      Merasa menjadi teman dekat anda

Sebenarnya bukan masalah jika anda begitu dekat dengan mertua selayaknya teman dekat. Namun yang ditekankan adalah sikap yang  berlebihan agar lebih dekat dengan anda, seperti menelpon tak kenal waktu serta menawarkan nasihat atau kritikan terhadap hal apapun mulai dari memasak, berdandan, cara berpakaian, bahkan mendidik anak.

3.      Berniat untuk ikut bulan madu anda dan pasangan

Bulan madu merupakan momen dimana hanya ada anda dan pasangan. Bulan madu sering dimanfaatkan pasangan untuk merajut kemesraan ditengah gejolak cinta yang membesar. Meskipun demikian ternyata masih banyak mertua yang ingin ikut anaknya berbulan madu bersama pasangan. tentu kehadiran mertua membuat anda merasa tidak nyaman. Mertua tipe ini merasa dia tidak dapat jauh dari anaknya, atau mereka tak ingin anaknya berlibur tanpa kehadirannya.

4.      Menjadi pemicu pertengakaran dalam pernikahan anda

Bertengkar karena sikap mertua sudah menjadi hal yang wajar, namun hal ini tentu menjadi masalah jika anda dan pasangan sering mengalaminya. Apalagi jika mertua terlalu sering menyebabkan anda dan pasangan saling berdebat, maka ini bisa jadi tanda jika mertua anda menjadi ancaman dalam pernikahan. mertua seperti ini bisa jadi sengaja melontarkan topik apa pun yang membuat suasana hati anda dan pasangan memanas, mereka cenderung memanfaatkan kekurangan yang anda berdua miliki.

5.      Membersihkan dan membereskan rumah

Beberapa wanita mungkin merasa senang saat mertua ikut membantunya dalam membersihkan dan membereskan rumah. Beberapa mertua mungkin tulus melakukan hal tersebut karena ingin meringankan pekerjaan anda. Namun ada beberapa mertua yang justru memiliki maksud untuk mempermalukan anda atau mengkritik bagaimana cara anda mengurus rumah.

6.      Sering meminta waktu untuk bersama pasangan anda

Mertua yang sering ikut campur masalah pernikahan anaknya, terkadang tidak menyadari jika anaknya telah menikah dan keluarganya adalah prioritasnya dalam hidup. Namun jika mertua anda selalu menuntut pasangan untuk lebih banyak waktu yang dihabiskan bersama atau menomersatukan dirinya tentu ini adalah tanda jika mertua anda akan berpengaruh buruk pada pernikahan.

7.      Membuat anda terus merasa bersalah

Tanda lain yang ditunjukan jika mertua anda merupakan ancaman pernikahan adalah membuat anda terus merasa bersalah, meskipun anda tak berbuat apa-apa. Rasa bersalah dan tidak berdaya dapat anda rasakan kapan saja.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Berbagai Masalah Pernikahan Yang Berkaitan Dengan Mertua

Menghadapi Berbagai Masalah Pernikahan Yang Berkaitan Dengan Mertua

Menghadapi Berbagai Masalah Pernikahan Yang Berkaitan Dengan Mertua

Setiap pernikahan tentu akan mengalami masalah entah kecil maupun besar. Masalah yang anda hadapi pun, bisa berasal dari dalam pernikahan seperti selisih paham atau komunikasi yang kurang baik. Namun bisa saja masalah yang anda hadapi justru berasal dari luar seperti ibu mertua. Ibu mertua mungkin menjadi sosok ibu kedua bagi anda. Bahkan tak heran terkadang ibu mertua memperlakukan menantunya selayaknya anak kandung. Namun ternyata ada beberapa sikap mertua yang justru menjadi masalah dalam pernikahan anda, apa saja? simak lebih jelasnya berikut ini.Menghadapi Berbagai Masalah Pernikahan Yang Berkaitan Dengan Mertua

Mertua yang terlalu otoriter

Apakah saat ini ibu mertua anda memegang kontrol terhadap pernikahan anda dan pasangan? atau apakah ia sering kali melakukan atau tidak melakukan sesuatu, menentukan tempat tinggal anda, mengkritik pola asuh anda terhadap anak, bahkan ia akan memarahi anda jika tak melakukan sesuai apa yang diperintahkan.

Jika anda mengalami semua kondisi itu, maka itu tandanya mertua anda bersikap otoriter. Tentu hal ini akan menjadi masalah dalam pernikahan anda, di satu sisi anda harus menghormati dia sebagai orangtua. Namun di sisi lain anda pun juga memiliki keputusan untuk melakukan sesuatu terlebih mengenai keluarga anda sendiri. ibu mertua yang terlalu menekan akan membuat anda stres sehingga berpengaruh buruk terhadap hubungan pernikahan.

Untuk mengatasi masalah ini, cobalah gali lebih dalam cari tahu apa yang membuat pasangan tak berdaya bila berhadapan dengan orangtuanya. Apakah memang kebiasaan sedari kecil, atau karena mertua anda takut kehilangan kontrol terhadap anaknya setelah menikah? Saat anda menemukan alasan yang mendasari masalah ini, cobalah diskusikan dengan pasangan. katakan pada pasangan anda berdualah yang lebih berhak mengendalikan pernikahan ini. bersikaplah kompak di depan merdua serta ingatlah anda juga tidak perlu meminta pertujuan mertua untuk membuat sebuah keputusan. Secara perlahan mertua anda akan mengerti

Mertua yang judes

Keinginan dekat dengan mertua tentu anda inginkan, maka tak jarang anda menunjukan keramahan dan sikap terbuka terhadap mereka. Namun terkadang kesan yang anda dapatkan justru sebaliknya, mereka cenderung cuek bahkan judes terhadap anda. Bahkan mereka terang-terangan menunjukan ketidaksukaannya terhadap anda, mulai dari perkataan hingga perilaku. Misalnya mereka sering mengomentari buruk pekerjaan anda di rumah, merendahkan anda di depan teman-temannya, hingga membandingkan diri anda dengan mantan kekasih pasangan anda. Tentu semua tindakan ini membuat anda panas.

Hal yang harus anda lakukan untuk mengatasinya adalah dengan menceritakan perlakuan atau perkataan mertua yang melukai anda. Mintalah asangan untuk lebih berperan dalam menegur orangtuanya. Atau anda bisa menyampaikan rasa keberatan anda terhadap sikap mertua secara langsung, namun sampaikanlah dengan kalimat yang tegas dan tetap sopan tanpa memancing emosi. Ingat jangan sampai anda terpancing amarah, mintalah ibu mertua anda untuk lebih menghargai anda sebagai menantunya.

Anda juga bisa menemukan persamaan dalam dirinya agar anda dan ibu mertua dapat saling mengenal kepribadian masing-masing. Jika masalah ini terlalu sering anda alami, maka cobalah cari area pribadi, sehingga interaksi anda dengan mertua sedikit berkurang. Bagaimana pun anda harus tetap menghormatinya sebagai orang tua. Anda juga tidak perlu memaksakan diri untuk akrab dengannya jika memang sulit dan justru membuat anda semakin tertekan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menikah Dengan Seorang Single Parent? Tantangan Yang Dihadapi Saat Menjadi Orangtua Tiri

Menikah Dengan Seorang Single Parent? Tantangan Yang Dihadapi Saat Menjadi Orangtua Tiri

Menikah Dengan Seorang Single Parent? Tantangan Yang Dihadapi Saat Menjadi Orangtua Tiri

Menikah dengan seorang single parent sekaligus menjadi orangtua tiri bagi anak-anak tentu bukan hal yang mudah. Jika dalam dongeng-dongeng ibu tiri digambarkan seorang yang jahat dan kejam seperti pada kisah Cinderella, Hansel and Gretel, serta Bawang Merah dan Bawang Putih.Menikah Dengan Seorang Single Parent? Tantangan Yang Dihadapi Saat Menjadi Orangtua Tiri

Tentu hal ini tidak berlaku lagi, nyatanya masih ada orangtua tiri yang memberikan kasih sayang kepada anak-anak serta anggota keluarga besar pasangan. meskipun demikian setelah anda resmi menikah dengan pasangan, tandanya anda telah siap dengan apa yang pasangan miliki termasuk anak, isu mengenai pernikahan dengan seorang single parent serta mantan pasangan anda. Menjadi orangtua tiri tentu akan menghadapi tantangan tersendiri. Kedekatan dengan anak adalah salah satu kunci agar hubungan anda dan pasangan berjalan dengan harmonis.

Menghadapi situasi saat menjadi orangtua tiri

Agar anda mampu melalui masa-masa sulit ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, agar hubungan orangtua dan anak tetap baik serta pernikahan anda dan pasangan tetap awet dan harmonis. Berikut ini adalah penjelasannya:

1.      Menjadi sahabat bagi anak-anak

Memasuki kehidupan anak-anak yang broken home atau kehilangan salah satu orang tuanya tentu bukan hal mudah dilakukan. Tentu anak-anak akan merasa canggung karena ada orang luar yang masuk dalam kehidupannya. Untuk mengatasi situasi seperti ini, kunci yang harus anda pegang adaah menjadi sahabat untuk anak-anak. Dengan begini anak-anak pun lebih nyaman dan anda akan semakin akrab dengan mereka. Apalagi jika anak menginjak usia remaja, cobalah mengajaknya bercerita mengenai keseharian yang dilakukan. Mulai dari pelajaran di sekolah, teman-teman, atau mungkin orang yang disukai anak.

Atau bisa saja anda sesekali mengajak anak berjalan-jalan, berbelanja atau kegiatan lain yang lebih santai sehingga anda dan anak-anak akan lebih mengenal satu sama lain.

2.      Tunjukan sikap positif pada anak

Ingatlah jika sosok orangtua kandung selamanya tidak dapat tergantikan oleh siapapun sekalipun anda. Entah bagaimana perpisahan yang terjadi pada kedua orangtua kandungnya, anak-anak tetap kan mencintai mereka. Untuk itu, hindari ungkapan negatif mengenai orangtua kandung mereka. Jika ada hal yang menurut anda tidak baik mengenai orangtua kandung anak-anak, maka sampaikan secara langsung pada suami. Atau anda hindari untuk ikut berkomentar negatif jika ada orang lain mengatakan hal buruk pada orangtua kandung anak-anak.

Selain itu, jangan buat anak merasa terhalangi saat harus bertemu dengan orangtua kandungnya karena kehadiran anda. Bahkan bisa saja anda mengantar atau bertemu dengan orangtua kandung anak-anak.

3.      Sayangi anak-anak selayaknya anak kandung anda sendiri

Untuk menjadi sosok ibu baru yang dapat diterima di keluarga, anda harus sanggup menenangkan hati anak-anak. akan ada saatnya mereka membutuhkan bantuan anda. Sehingga anda harus siap menjadi sahabatnya, tunjukan jika anda mencintai mereka dan tunjukan pada mereka jika adanya diri anda bukan berarti kasih sayang pasangan terhadap anak-anak berkurang.

Menjadi orangtua tiri memang cukup komplek dibandingkan dengan orangtua kandung. Apalagi saat ini masih banyak masyarakat yang memandang negatif sosok orangtua tiri. Namun jangan jadikan stigma negatif tersebut membuat anda merasa gagal dan menyerah begitu saja. cinta dan kesabaranlah yang akan membuktikan besarnya cinta anda terhadap keluarga.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Benar Jika Anak Korban Dari Keluarga Broken Home Takut Untuk Menikah?

Apakah Benar Jika Anak Korban Dari Keluarga Broken Home Takut Untuk Menikah?

Apakah Benar Jika Anak Korban Dari Keluarga Broken Home Takut Untuk Menikah?

Banyak isu yang membahas mengenai anak dari keluarga broken home, salah satunya adalah mereka merasa takut untuk menjalin hubungan yang serius seperti pernikahan. mereka yang menjadi korban broken home menyaksikan secara langsung orangtua mereka berpisah. Atau orangtua yang terus bertahan namun hubungan mereka tak lagi sehat. Kondisi pernikahan yang sering diwarnai dengan pertengkaran bahkan kekerasan fisik dan verbal terkadang menjadi hal yang menakutkan. Jika anda bukan anak keluarga broken home mungkin akan kesulitan memahami perasaan mereka.Apakah Benar Jika Anak Korban Dari Keluarga Broken Home Takut Untuk Menikah?

Berbagai percekcokan, penghianatan, saling diam, membentak, pisah ranjang  hingga percerian menimbulkan rasa traumatik pada mereka. Sehingga hal tersebut membuat mereka membentuk benteng pertahanan di hatinya yang sulit untuk dibuka. Hal ini bukan karena mereka tak ingin merasakan jatuh cinta atau percaya dengan orang lain. Atau bukan tanda jika mereka takut pacaran, takut berkomitmen, atau bahkan takut menikah. Sebenarny ada sesuatu yang telah menyabotase hati mereka sehingga adalah sebuah kesalahan jika mereka melakukan hal yeng serupa seperti kedua orangtuanya termasuk memberi kepercayaan, jatuh cinta atau menikah.

Anak broken home memandang sebuah penikahan

Bila ditanya bagaimana kesiapan seorang anak broken home mengenai pernikahan, banyak diantaranya berdiam diri. pernikahan merupakan sebuah momen yang sakral dan tidak boleh dilakukan sembarangan, mereka harus melakukan pertimbangan bahkan rasa ragu terkadang turut ambil bagian. Bahkan ada beberapa yang memilih menghindar, tidak ingin menikah atau menundanya.

Sebenarnya anak broken home cenderung takut pada hal-hal yang tidak diinginkan dalam pernikahan, sekalipun hal itu tidak terjadi. Sehingga, meskipun sekarang mereka berstatus lajang, ataupun telah memiliki kekasih namun pikiran tersebut tetap menghantui mereka.

Perasaan gelisah terhadap nasib yang serupa seperti orangtuanya sering kali muncul. Mereka merasa cemas bila mengalami situasi yang tidak menyenangkan seperti terluka, gagal membina rumah tangga, kehilangan orang yang disayangi, ditelantarkan, diperlakukan berbeda, diselingkuhi, dan lain sebagainya. Mereka merasa takut jika apa yang dicemaskan menjadi kenyataan.

Anak broken home juga dapat menjalani hubungan dengan baik

Akan tetapi tak selamanya anak keluarga broken home bersikap seperti demikian. Jika mereka mampu mengelola dan memahami apa yang terjadi pada orangtuanya sebagai bekal untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Hal ini justru akan berdampak baik terhadap hubungan.

Mereka dapat belajar bagaimana seorang istri/suami bertindak, bagaimana menjadi orangtua yang baik untuk anaknya, bagaimana menghadapi sebuah konflik atau pertengkaran dengan pasangan, bagaimana perasaan anak-anak saat orangtuanya bertengkar, dan lain sebagainya.

Sehingga mereka dapat menjadi pasangan yang setia, penyayang, mampu berkomunikasi dengan baik, jujur, berusaha keras untuk mempertahankan hubungan, dan memiliki respect yang baik. Namun hal ini tentu tidak bisa diperoleh secara instan. Peran pasangan sebagai sosok yang mendukung sangatlah penting.

Pernikahan merupakan keputusan yang penting bagi setiap orang

Bukan hanya bagi anak borken home saja, namun setiap orang tentu akan mempertimbangkan baik-baik hubungan mereka sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan. meyakinkan pasangan yang pernah mengalami trauma akibat dari hancurnya pernikahan orangtua tentu bukan hal yang mudah. Perlu adanya kesabaran dan dukungan agar mereka lebih berani menjalin hubungan yang serius. Namun percayalah, setiap niat baiktentu akanmendapatkan jalan, biarkan pasangan yang menilai keseriusan anda, jika anda benar-benar mencintainya cobalah untuk lebih memahami perasaannya. Jangan terlalu cepat menyerah atau mengeluh. Semakin besar usaha anda maka semakin besar pula keberanian pasangan untuk menikah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!