Berbagai info dan tips yang membahas tentang pernikahan

Cara Menghadapi Pasangan Yang Suka Bercanda Kelewatan Terhadap Anda

Cara Menghadapi Pasangan Yang Suka Bercanda Kelewatan Terhadap Anda

Cara Menghadapi Pasangan Yang Suka Bercanda Kelewatan Terhadap AndaCara Menghadapi Pasangan Yang Suka Bercanda Kelewatan Terhadap Anda

Memiliki pasangan yang humoris tentu membuat hubungan anda menjadi lebih mesra dan hangat. Terkadang canda tawa adalah kunci bagi pasangan yang langgeng, bahkan seseoang yang pandai membuat anda tertawa selalu dipandang sebagai sosok pasangan yang ideal. Bagaimana tidak? Setiap loluson yang dia buat membuat hubugan menjadi tidak lagi hambar. Namun sangat disayangkan terkadang ada beberapa pasangan yang suka bercanda kelewatan karena mengingat kedekatan yang sudah terjalin antara anda dengan dia.

Mungkin pasangan berniat untuk membuat anda tertawa, namun tak jarang hal itu justru membuat anda tersinggung. Perlu diakui jika toleransi setiap orang terhadap lolucon memang berbeda-beda. Apa yang dianggap sebuah lolucon belum tentu akan menghibur anda. Terlebih jika yang dijadikan bahan tertawaan adalah kehidupan pribadi anda. Jika pasangan memiliki gaya bercanda sudah kelewatan dan menyakiti hati anda, jangan buru-buru mengakhiri hubungan. Anda bisa mencoba beberapa langkah sederhana berikut ini :

Kenapa pasangan senang bercanda kelewatan?

Bercanda dengan pasangan adalah salah satu bentuk quality time selain itu bercanda dapat menjadi media bagi pasangan untuk menjadi diri sendiri, mengeluarkan lelucon pribadi serta karater konyol yang hanya dimiliki berdua. Bahkan bercanda juga dapat membangun kepercayaan kedua pasangan sehingga anda akan lebih menerima kekurangan dan kelebihan pasangan yang menurut anda aneh namun lucu. Hal itu juga akan berlaku sebaliknya.

Namun di sisi lain ada beberapa orang yang merasa tidak senang dengan bercanda yang kelewatan, mungkin termasuk diri anda. Pasangan mungkin berpikir lelucon yang ia utarakan adalah hal lucu, padahal itu tidak membuat anda kesal sebenarnya. Bahkan dalam beberapa kasus candaan terkadang membuat suasana kumpul dengan sahabat atau kerabat menjadi lebih seru. Untuk mencapai suasan tersebut tak heran pasangan mengorbankan anda sebagai bahan tertawaan orang lain.

Bukan ganya itu, candaan terkadang dijadikan sebagai pengalih perhatian jika anda membahas sebuah topik yang penting. Jika pasangan mulai berperilaku demikian maka itu berarti dia sedang bermasalah dengan topik yang anda bahas.

Bagaimana cara menghadapi pasangan yang senang bercanda kelewatan?

Banyak pasangan yang bertengkar karena bahan lelucon yang merugikan salah satu pihak. Candaan yang mengandung unsur merendahkan anda atau sindiran tentu membuat anda sakit hati. Namun jangan buru-buru meminta putus, simak tips menghadapinya sebagai berikut ini :

1.      Bicarakan dengan tegas

Jika anda merasa benarr-benar tersinggung oleh lelucon pasangan maka sampaikanlah dengan jujur. Cara ini adalah cara yang paling tepat untuk memulai meredam perilaku yang membuat anda tidak nyaman.

Katakanlah secara tegas tanpa harus melibatkan emosi atau menggunakan nada tinggi. Jika anda menyampaikannya dengan baik maka pasangan akan sadar dengan perilakunya yang sudah kelewatan.

2.      Jangan langsung menegur pasangan di depan umum

Meskipun hati anda tersakiti oleh lelucon pasangan, namun jangan sampai anda menegurnya di depan umum. Apalagi jika orang-orang tersebut adalah teman dekat atau kerabat. Urungkan niat anda untuk menegur pasangan hingga ada kesempatan bagian anda untuk berbicara empat mata denganya. Menegur pasangan di depan umum akan menunjukan jika hubungan anda tidak harmonis.

Selain itu, perilaku ini akan memicu konflik baru dalam hubungan anda dan bisa jadi anda dilabeli sebagai pasangan yang tidak menghormati pasangnya.

Jika kamu masih kebingungan dengan penjelasan diatas kamu dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 085290499960.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

3 Hal Romantis Yang Justru Merusak Hubungan Asmara Anda

3 Hal Romantis Yang Justru Merusak Hubungan Asmara Anda

3 Hal Romantis Yang Justru Merusak Hubungan Asmara Anda3 Hal Romantis Yang Justru Merusak Hubungan Asmara Anda

Sebuah hubungan romantis memang kelihatannya manis, namun jangan berpikir terlalu cepat. Dalam sebuah hubungan segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak akan berdampak baik, termasuk dalam perilaku yang terlalu manis. Bahkan ada beberapa hal terlihat romatis yang justru merusak hubungan asmara.

Mengapa hal yang romantis merusak hubungan asmara?

Jika dalam lingkungan keluarga, teman, maupun pekerjaan entah anda atau pasangan dinilai sebagai seorang yang romantis. Maka anda perlu sedikit berhati-hati, karena sukap romantis tak selalu berakhir dengan baik apalagi jika anda melakukannya secara berlebihan. Biasanya orang yang romantic memiliki hati yang sensitif. Bahkan banyak orang yang mengira jika semakin sensitif seseorang maka semakin romantic perilakunya.

Namun tidak selamanya keromantisan memiliki efek baik dalam hubungan anda. Perilaku romantis yang ditunjukkan secara berlebihan akan merusak hubungan secara pelahan. Kebiasaan-kebiasaan romantic yang sering dilakukan akan dianggap perlakuan yang biasa sehingga menurunkan tingkat kepekaan pasangan.

Hal romantis yang harus dihindari

Perilaku romantis yang berlebihan akan membuat pasangan merasa muak dan bosan. Untuk itu anda harus berhati-hati dalam berperilaku romantic, berikut ini adalah 3 hal romantis yang sebaiknya anda hindari adalah sebagai berikut :

1.      Terlalu sering memberikan gombalan

Pada awal pacaran mungkin pasangan atau anda sering mengutarakan kasih sayang atau kata-kata romantis agar hubungan semakin menghangat. Namun, bila anda atau pasangan terus menerus mengutarakan ucapan gombal tentu akan muncul rasa muak dan jenuh bagi keduanya.

Misalnya anda selalu  memuji pasangan dengan rayuan yang berlebihan. Jika dilakukan terus menerus lama kelamaan pasangan akan merasa lelah dan bosan dengan ucapan yang anda sampaikan.

Bukan membuat pasangan menjadi cinta, perilaku tersebut akan membuat pasangan jenuh dan menjadi mengabaikan anda. Ucapan manis atau sayang terhadap pasangan memang dapat membantu anda dalam menjaga keharmonisa, akan tetapi usahakan jangan terlalu sering melakukan itu.

2.      Terlalu sering bertanya kepada pasangan

Pada saat pasangan tidak didekat anda, tentu anda akan menanyakan keberadaannya untuk memastikan dia dalam kondisi yang baik. Terdengar biasa dan perilaku ini terkadang digolongkan sebuah tindakan romantis.

Akan tetapi terlalu sering bertanya mengenai kondisi pasangan terkadang menjadi pemicu pertengkaran. Dikarenakan pasangan merasa jika tidak ada kepercayaan antara satu sama lain. Semakin sering bertanya apalagi dengan persoalan yang sama, tentu akan membuat seseorang semakin kesal.

Misalnya pertanyaan dengan siapa saja pasangan pergi? Apakah ada wanita lain disana? Kapan pulang ke rumah? Dan berbagai pertanyaan lainnya. Terlalu sering mengajukan pertanyaan ke pasangan akan membuatnya sibuk dengan ponselnya sendiri. sehingga kualitas waktu yang dimiliki pasangan bersama teman-temannya akan berkurang.

3.      Bertemu dengan keluarga yang terlalu cepat

Memperkenalkan diri dengan keluarga pasangan adalah tanda yang baik, karena pasangan menunjukan keseriusannya dalam hubungan ini. Akan tetapi hal ini bisa saja mengganggu, bila anda dihadapkan kondisi hubungan yang masih baru namun pasangan mengajak anda bertemu dengan keluarga besar.

Perlu dipahami jika setiap orang membutuhkan waktu untuk mengenal pasangannya dan tentu itu perlu pemahanan bagi anda dan pasangan untuk menemukan kecocokan satu sama lain. Jika anda merasa tidak cocok dengan pasangan maka bertemu dengan keluarganya bukanlah hal yang tepat.

Hal romantic akan menjadi perusak hubungan bila dilakukan terlalu sering dan terlalu cepat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Siapa Yang Berkemungkinan Lebih Besar Untuk Selingkuh Setelah Menikah? Pria Atau Wanita?

Siapa Yang Berkemungkinan Lebih Besar Untuk Selingkuh Setelah Menikah? Pria Atau Wanita?

Siapa Yang Berkemungkinan Lebih Besar Untuk Selingkuh Setelah Menikah? Pria Atau Wanita?Siapa Yang Berkemungkinan Lebih Besar Untuk Selingkuh Setelah Menikah? Pria Atau Wanita?

Saat hubungan anda resmi dan disahkan oleh Negara adalah hal yang selalu dinanti oleh semua orang baik anda dan pasangan maupun seluruh keluarga besar. Pernikahan adalah salah satu kehidupan baru bagi seseorang. Namun perlu diketahui jika semua pernikahan rentan akan masalah. Salah satu masalah yang mengancam keretakan hubungan pernikahan adalah perselingkuhan.

Tidak menutup kemungkinan jika perselingkuhan dapat terjadi dalam pernikahan anda. Baik pria maupun wanita dapat melakukan hal tersebut apabila ada niatan dan kesempatan. Namun yang menjadi pertanyaan mana yang lebih rawan berselingkuh diantara keduanya?

Mana yang memungkinkan untuk berselingkuh setelah menikah, pria atau wanita?

Banyak yang mengganggap jika pria cenderung lebih mungkin untuk berselingkuh bila dibandingkan wanita. Padahal wanita juga berpeluang melakukan hal yang sama apabila memiliki kesempatan.

Pada umumnya, perselingkuhan yang terjadi dalam pernikahan kebanyakan dilakukan oleh kaum pria. Hal itu terjadi karena untuk memuaskan nafsu mereka, maka dari itu banyak orang yang mengatakan jika hal tersebut adalah hasrat sesaat tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi di kemudian hari.

Sedangkan, pada kaum wanita, perselingkuhan dilakukan karena mereka merasa segala kebutuhan tidak dapat dipenuhi dengan baik oleh pasangannya dalam jangka waktu yang lama. Bahkan seorang terapi pernikahan bernama Tammy Nelson yang dikutik dapam artikel Fatherly menjelaskan perempuan yang berselingkuh cenderung lebih pandai menyembunyikan perselingkuhannya dibanding pria.

Akan tetapi di sisi lain pria memiliki kecenderungan lebih tenang saat berselingkuh. Hal inilah yang membuat pria mampu mempertahankan hubungan perselingkuhannya lebih lama. Itu karena mereka merasa tidak sedang penyimpangan yang dilakukan. Bahkan, ada banyak kasus pria yang berselingkuh dengan wanita yang berbeda-beda dalam beberapa waktu.

Oleh karena itu, tidak dapat disimpulkan mana yang lebih rawan untuk berselingkuh antara pria maupun wanita. Yang pasti baik pria maupun wanita apabila sudah memiliki niatan untuk berselingkuh maka akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk melakukannya.

Banyak alasan yang bisa memicu munculnya niat selingkuh setelah menikah, baik pada pria maupun wanita. Jadi dapat ditarik kesimpulan bila kedua pasangan yang telah menikah memiliki kemungkinan besar yang sama dalam untuk berselingkuh.

Hal yang memicu niatan berselingkuh dalam pernikahan

Banyak hal yang menjadi penyebab dari perselingkuhan mulai dari masalah pernikahan hingga keinginan pribadi. Selain itu faktor kebiasaan, masalah psikologis atau trauma masa lalu baik secara sadar maupun tidak dapat menjadi pemicu terjadinya perselingkuhan, untuk lebih jelasnya simak di bawah ini :

  1. Kecanduan terhadap sesuatu, jika anda atau pasangan merasa kecanduan dengan obat-obatan terlarang, alkohol, judi dan lain-lain. Maka harus berhati-hari karena kecanduan dapat membuat anda melakukan hal yang diluar control termasuk berselingkuh.
  2. Perselingkuhan sebelumnya, seseorang yang pernah melakukan perselingkuhan sebelumnya akan lebih rawan melakukan hal yang sama setelah menikah.
  3. Gangguan kepribadian, salah satu gangguan kepribadian yang memicu seseorang untuk berselingkuh adalah “Narsisme”. Gangguan ini yang menyebabkan seserang menjadi lebih egois dan mementikan dirinya sendiri.
  4. Trauma masa kecil, apabila seseorang mengalami kejadian traumatis baik itu fisik, emosional maupun seksual serta tak diatasi dengan baik maka akan berpengaruh buruk pada pembentukan karakternya di masa depan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak PertengkaranHal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Dalam hubungan pernikahan pertengkaran adalah hal yang sering terjadi dan bahkan menjadi makanan sehari-hari bagi kedua pasangan. Saat sedang bertengkar, sering anda beradu mulut dengan pasangan mengenai masalah yang sedang dihadapi baik itu kecil maupun besar. Meskipun itu hal yang wajar, namun sayangnya tidak semua orang mempu mengendalikan emosinya dengan baik selama adu mulut. Jika sudah demikian suasana yang terjadi menjadi semakin rumit.

Jika sudah berada dalam puncak pertengkarang terkadang banyak orang yang merasa canggung dan menjauhkan diri, meskipun masalah berhasil mereda. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mengendalikan emosi saat pertengkaran berlangsung?

Cara mengendalikan emosi saat pertengkaran mulai memuncak dalam pernikahan

Berikut ini ada 3 tips sederhana untuk mengendalikan  emosi saat sedang bertengkar dengan pasangan, simak pembahasan lebih lanjut sebagai berikut ini :

1.      Tarik nafas dalam-dalam

Emosi yang selama ini anda atau pasangan anda pendam dalam-dalam terkadang menjadi sumber pertengkaran dalam pernikahan, terlepas dari apa pun pemicu awalnya. Merurut seorang asisten dosen di Saint Louis Universiti bernama Robert Nicholson mengungkapkan jika Saat anda berada dalam kondisi seperti ini, biasanya tubuh anda akan menegang, napas menjadi terburu-buru, detak jantung anda menjadi tidak beraturan.

Solusi yang tepat untuk anda cioba adalah dengan menarik nafas yang panjang kemudian anda hembuskan dengan perlahan, lakukan hal tersebut sembari menenangkan diri sendiri. meski terdengar ini sepele. Namun cara ini merupakan salah satu terapi untuk mengendalikan emosi, bahkan diyakini jika membuat tubuh anda terasa lebih nyaman dan meredakan gejolak amarah yang meledak-ledak dalam diri anda.

2.      Luangkan waktu untuk menyendiri

Membiarkan diri anda terjebak dalam pertengkaran yang hemat akan berdampak buruk bagi diri anda salah satunya anda akan sulit mengendalikan emosi. Hasilnya aka nada salah satu pihak yang tersakiti karena tanggapan pasangan yang ditunjukan selama bertengkar.

Entah hal itu hanya sekedar adu pendapat, atau menggunakan kontan fisik terhadap pasangan. sebelum terlanjut anda menyesali terhadap perilaku kasar yang anda lakukan. Sebaiknya sudahi pertengkaran dan luangkan waktu sebentar untuk menyendiri.

Menjauhkan diri dari pemicu emosi merupakan tindakan yang akan menenangkan tubuh dan pirikan anda. Anda bisa melakukan jalan-jalan di daerah taman kompleks, mengunjungi kade terfavorit, atau sekadar beristirahat sejenak sambil memenjam mata di kamar. Atau anda bisa memilih cara terbaik untuk mengendalikan emosi versi anda sendiri.

Pikirkan mengenai perasaan pasangan dan hubungan pernikahan anda saat ini. Jangan sampai, anda mementingkan emosi dan akhirnya hubungan anda menjadi semakin buruk. Anda bisa melalukan kegiatan yang membuat mood anda lebih baik. Dengan begitu perhatian anda akan teralihkan dari rasa marah.

3.      Jika tak kunjung berhasil, segera lakukan konsultasi

Meski dianggap sebagai bumbu pelengkap dalam pernikahan, namun tak bisa dipungkiri jika adanya pertengkaran membuat hubungan yang terjalin menjadi tidak sehat. Kedua pasangan  akan saling menyalahan dan mengutamakan egonya masing-masing. Apalagi jika pertengkaran diwarnai oleh kekerasan fisik.

Jika sudah demikian keharmonisan anda dan pasangan akan rusak. Jangan ragu untuk menemi seorang konselor penikahan. Selain membantu menyelesaikan masalah pernikahan, konselor akan membantu anda mengendalikan emosi yang tidak stabil.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Stress adalah salah satu gangguan mental yang disebakan oleh beban pikiran yang berasal dari dalam diri sendiri, pekerjaan, hubungan dengan orang terdekat, ataupun lingkungan sosial. Stress seperti penyakit lainnya yang memiliki beberapa tingkatan mulai dari yang paling rendah hingga berat.

Meskipun stress menjadi salah satu pemicu gangguan mental lain yang lebih berat namun terkadang munculnya stress menjadi salah satu sinyal tubuh jika anda harus bertindak sesuatu. Tindakan yang dimaksud adalah motivasi agar anda melakukan sesuatu untuk menyelesaikan sebuah masalah.Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Stress dapat dialami siapa saja bukan hanya karyawan di kantor saja. stress terkadang menyerang istri yang berkerja mengurus rumah atau ibu rumah tangga. Sebenarnya banyak faktor yang memicu stress pada wanita, percaya atau tidak sebagian besar stress yang dialami wanita yang menyebabkan gangguan merupakan akibat dari ulah pasangan. persoalan seperti cinta, diselingkuhi, dikhianati dapat mengakibatkan banyak wanita merasa stress berat. Sedangkan ada banyak wanita lain yang memiliki persoalan yang jauh lebih kompleks dan rumit, namun dengan pengelolaan emosi yang baik serta dukungan dari orang terdekat membuat mereka mampu menghadapi masalah tersebut.

Sebenarnya ada beberapa faktor lainyang memicu tingginya  tingkat stress yang dialami oleh wanita, antara lain sebagai berikut :

1.      Adanya peran ganda

Seperti yang telah kita ketahui bersama jika saat ini semakin banyak wanita yang berperan ganda dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi seorang ibu rumah tangga di rumah mereka juga menjadi wanita karier. Kondisi ini yang terkadang menimbulkan kesulitan bagi para istri untuk menyeimbangkan peran mereka di dalam dan luar rumah. Sehingga banyak peran tersebut, yang sering membuat wanita hanya memiliki sedikit waktu untuk mengurus dirinya sendiri. hal itu dikarenakan mereka tak ingin dianggap egois. Tidak ada waktu untuk diri sendiri, adalah pemicu tingkat stress.

2.      Tidak punya kekuatan

Kurangnya kekuatan, terkadang menjadi salah satu faktor stress pada istri. Menurut Cleveland Clinic, wanita sering merasa tak punya kekuatan untuk mengubah kondisi yang dialami. Bahkan sebagian wanita merasa terjebak pada kehidupannya.

Sebagai contoh, sebagian wanita merasa tidak bahagia dengan pernikahannya, namun tak banyak dari mereka yang berani bertindak sesuatu agar merubah. Hal itu dikarenakan rasa takut dengan masalah keuangan. Ini adalah salah satu alasan mengapa wanita sering kali bertahan meskipun hubungan dengan pasangan menjadi buruk.

3.      Hormon

Selama hidup wanita akan mengalami perubahan hormon yang cukup ekstrim. Bukan hanya menjelang masa menstruasi perubahan hormon sering terjadi pada wanita yang hamil atau menopause. Hormon yang kurang seimbangan terkadang menyebabkan perubahan mood dan perasaan kurang nyaman, sehingga memicu stress.

4.      Peristiwa penting dalam hidup

Diambil dari situs kesehatan nonprofil  Helpguide, nomor 1 penyebab stress pada seseorang adalah kematian pasangan. karena umumnya wanita memiliki umur yang cenderung lebih panjang dibandingkan pria, kadang kehilangan orang yang dicintai atau status janda yang disandang saat ini menjadi penyebab kenapa seseorang merasa stress.

5.      Penyebab stress harian

Bagaimana pun salah satu faktor penyebab stress  yang paling sering dialami oleh seseorang adalah kegiatan sehari-hari. Misalnya saja tagihan bulanan, mengurus anak yang mengalami tantrum, bertengkar dengan suami dan lain sebagainya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

Pernikahan seharusnya membuat anda dan pasangan merasa bahagia bukan malah sengsara. Ketika anda merasa sangat depresi akan pernikahan, maka artinya anda mulai kehilangan gairah cinta dengan pasangan anda saat ini. tentu anda tidak boleh membiarkan depresi tersebut berlarut-larut, karena hal itu akan memperburuk hubungan anda dengan pasangan.

Anda harus memulai sebuah tindakan dan meninggalkan sesuatu yang memicu terjadinya depresi baik itu seseorang atau pasangan maupun lingkungan. Namun, meninggalkan bukanlah hal yang mudah dan sering sekali berakhir dengan tidak baik. Akibat dari depresi yang disebabkan oleh pernikahan terkadang menimbulkan masalah baru misalnya pertengkaran, perpisahan, hingga tindakan nekad yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Mengapa pernikahan yang seharusnya membahagiakan menjadi menyakitkan bagi sebagaian orang? Mengapa hubungan yang anda jalani saat ini justru membuat anda semakin tertekan? Berikut ini adalah 4 masalah yang menyebabkan anda merasa depresi karena cinta. Simak penjelasannya di bawah ini :

1.      Tekanan dari luar

Dalam kehidupan sehari-hari tentu anda akan banyak berinteraksi dengan orang lain selain pasangan. Bahkan terkadang anda menerima doktrin dari berbagai media mengenai hubungan pernikahan anda. Misalnya saja orangtua yang mengeluh karena anda dan pasangan tak kunjung memiliki anak, atau orang lain yang menilai pernikahan anda sebagai pernikahan yang gagal. Padahal yang sebenarnya anda dan pasangan justru menikmati kehidupan bersama.

Meskipun disampaikan dalam bentuk gurauan biasa, namun siapa yang tidak stress jika sepanjang hari mengalami hal seperti itu. Padahal setiap orang memiliki kriteria sukses dalam kehidupan cinta yang berbeda-beda. Semestinya tak semua orang berhak menentukan sendiri dengan kehidupan pernikahan yang dijalani.

2.      Tekanan ekonomi dan masalah lainnya

Hidup susah mau ngasih makan istri bagaimana? Penghasilan minim bagaimana membiayai anak sekolah? Hubungan anda dengan pasangan sudah berantakan jadi buat apa bertahan?

Pernikahan sering dijadikan penyelesaian masalah ekonomi atau pelarian lain yang mungkin membuat anda terjebak. Namun saat anda menjalaninya justru anda semakin menderita. Perlu dipahami jika dari awal anda memiliki masalah ekonomi dan tidak sanggup bertanggung jawab atas hidup anda sendiri, lalu bagaimana anda bisa membiayai pasangan? ingatlah pernikahan membutuhkan banyak persiapan salah satunya ada kestabilan finansial.

3.      Tekanan dari keluarga

Meskipun anda resmi menikah, namun bukan berarti anda melepaskan diri dari keluarga. Baik itu orangtua kandung atau mertua, saudara ipar, dan kerabat lainnya. Anda terlalu sibuk menyenangkan hati keluarga besar hingga melupakan kesenangan diri anda sendiri. tuntutan dari anggota keluarga memang tidak akan ada habisnya dan membuat anda merasa depresi. Anda harus memahami jika keluarga boleh memberikan saran, namun jangan sampai mereka ikut campur dalam urusan pernikahan anda.

4.      Memiliki pasangan yang tidak tepat

Banyak orang yang bilang jika menikah tak perlu menunggu jatuh cinta. Cinta akan muncul seiring dengan berjalannya waktu. Namun anda harus tahu pasangan hidup anda membuat rasa tidak nyaman justru akan memicu depresi yang lebih serius. Misalnya ketidakcocokan sifat dapat menciptakan konflik berkepanjangan dalam hubungan. Terkadang ada kalanya anda tidak dapat menghadapi kekurangan pasangan keran memang tidak ada kenyamanan karakter baik anda maupun pasangan.

Oleh karena itu alangkah baiknya sebelum memutuskan menikah, kenali lebih dulu pasangan. temukan kecocokan sebelum akhirnya menjalin hubungan yang lebih serius.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

Dalam sebuah hubungan pasti akan ada masanya baik anda maupun pasangan merasa rendah diri, misalnya saat gagal mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, atau memenangkan sebuah proyek, dan kejadian lainnya. Terkadang sifat malu, dan rendah diri membuat terkadang membuat semangat yang tadinya membara menjadi padam. Sehingga berakibat pada hilangnya rasa percaya diri untuk melakukan sesuatu. Tentu kita tidak ingin pasangan terlalu larut dengan kondisi seperti itu bukan. Lalu bagaimana cara menghadapi pasangan yang kehilangan rasa percaya diri?

Kurangnya rasa percaya diri akan merusak keintiman

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai PadamCobalah untuk memperhatikan apabila pasangan anda menjadi mudah marah atau salah paham karena hal kecil mungkin bisa menjadi tanda jika dia kehilangan rasa percaya diri. mungkin anda tidak tahu jika pasangan sedang menghadapi sebuah masalah sehingga membuatnya tidak percaya diri. mungkin saja ia mendapatkan teguran dari atasannya di kantor, atau gagal mendapatkan promosi jabatan.

Jika kegagalan pasangan dalam karirnya membuat dia tidak percaya diri maka cobalah untuk memberikan semangat dan mengembalikan lagi rasa percaya dirinya. Sebab jika anda terus membiarkannya tentu hal itu akan merusak hubungan intim pernikahan anda.

Bahkan menurut Journal of Personality and Social Psychology, rasa minder ternyata dapat membuat pasangan merasa insecure terhadap percintaannya. Biasanya pasangan akan menjadi pribadi yang mudah tersinggung, emosional, dan berprasangka buruk terhadap diri anda.

Perasaan minder yang dialami oleh pasangan akan menumbuhkan pemikiran yang negatif mengenai hubungan asmara atau diri anda. Jika tidak segera ditangani bisa jadi masalah yang tadinya sepele akan membesar dan keharmonisan rumah tangga anda akan terancam.

Cara menghadapi pasangan yang kehilangan rasa percaya diri

Sebenarnya hanya pasangan adalah yang mampu memperbaiki kondisi yang terjadi. Namun sebagai pasangan anda juga tidak boleh tinggal diam. Dukunglah pasangan anda dengan memberikan kata-kata yang membuatnya bersemangat kembali, jangan mencoba untuk menuntut terlalu banyak padanya. Karena itu akan semakin memperparah hubungan anda. Berikut ini adalah cara yang tepat untuk mengatasi pasangan yang tidak percaya diri :

1.      Jangan marah atau menyalahkan

Dalam kondisi ini mungkin anda akan menjadi serba salah. Mungkin terbesit dalam hati anda untuk memarahi, menyalahkan  bahkan menjauhinya. Namun di sisi lain, anda tahu jika pasangan membutuhkan dukungan anda untuk bangkit. Bagaimanapun kondisi yang terjadi usahakan jangan menyalahkan atau memarahi pasangan atas kegagalan yang terjadi.

Semakin anda memarahi atau menyalahkannya maka pasangan akan semakin rendah diri, dan menimbulkan masalah baru dalam hubungan anda.

2.      Ajak bicara dari hati ke hati

Ingat anda tidak boleh terlalu banyak menuntut pasangan atau memaksanya untuk percaya diri sesegera mungkin. Belajarlah untuk menjadi pendengar yang baik bagi pasangan saat ia ingin menyampaikan keluh kesah. Mungkin anda akan bingung dengan masalah yang dihadapinya namun tetaplah mendengarkan keluh kesah pasangan. karena hal itu akan membuktikanjika anda menghargai dan mendukung apapun yang dilakukan pasangan.

3.      Berikan pujian yang tulus

Memberikan pujian pada pasangan akan membantu dia merasa lebih percaya diri. kata-kata baik yang anda sampaikan akan membuat pasangan merasa dihargai dan merangsang berpikir positif. Katakana pada pasangan jika dia hebat dan telah bekerja keras selama ini.

Selain itu anda juga bisa memberikan pelukan hangat dan tepuk pundak pasangan dengan pelan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin MesraIde Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Salah satu kunci dalam pernikahan tetap langgeng dan mesra adalah komunikasi. Komunikasi memang dapat menciptakan waktu yang berkualitas bagi kedua pasangan. namun terkadang untuk memanfaatkan waktu yang berkualitas atau Quality Time, banyak pasangan yang kehabisan ide. Namun jangan khawatir berikut ini merupakan 3 ide sederhana yang membuat pernikahan anda semakin mesra.

Mengapa quality time itu perlu dalam pernikahan?

Perlu anda pahami terlebih dahulu kenapa quality time itu perlu dilakukan oleh kedua pasangan? itu karena waktu yang saat ini anda lalui adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hubungan. Apalagi anda juga tidak ingin bila pernikahan anda hanya bertahan seumur jagung.

Kunci untuk mencapai pernikahan yang bertahan hingga akhir hayat adalah menciptakan dan meningkatkan quality time bersama pasangan. bukan hanya soal banyaknya waktu, namun quality time soal bagaimana anda dapat memahami pasangan begitu pun sebaliknya. Quality time sangat bermanfaat bagi hubungan antara lain mendekatkan kembali hubungan yang mulai renggang, membangun komunikasi, dan meningkatkan keintiman.

Ide untuk meningkatkan quality time bersama pasangan

Meningkatkan kualitas waktu bersama pasangan dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana tak perlu jauh-jauh. Anda bisa memulainya di rumah, berikut ini adalah penjelasannya :

1.      Ajak pasangan untuk memasak bersama

Rencana makan malam akan menjadi salah satu ide terbaik untuk meningkatkan quality time dengan pasangan. namun terkadang makan malam terlalu singkat untuk dinikmati bersama pasangan. agar lebih banyak waktu yang anda habiskan bersama pasangan, cobalah untuk mengajaknya mempersiapkan makan malam bersama.

Namun sebelumnya rencanakanlah waktu yang pas agar anda dan pasangan memang meluangkan waktu untuk masak bersama. Carilah waktu yang tepat dimana baik anda maupun pasangan tidak disibukan atau merasa lelah dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan sebelumnya. Setelah memilih waktu yang tepat, ajaklah pasangan berdiskusi mengenai menu makanan yang akan dibuat nanti.

Manfaatkan waktu berdiskusi untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan, misal saling meminta pendapat atau melempar rayuan dan candaan satu sama lain. Ingat lakukanlah kegiatan ini dengan penuh cinta, mulai dari berbelanja bahan makanan hingga meraciknya. Percayalah cara ini akan membuat keintimanan hubungan anda meningkat.

2.      Laungkan waktu untuk membaca buku dan menonton film bersama

Menciptakan quality time tidak harus dengan cara yang mewah dan menghabiskan banyak uang seperti berlibur atau candle light dinner di restoran mahal.

Anda bisa meningkatkan quality time dengan kegiatan sederhana yang biasanya dilakukan setiap hari seperti membaca buku atau menonton film. Apalagi jika kedua pasangan memiliki hobi yang sama tentu membaca buku akan menjadi hobi yang bermanfaat. Bukan hanya pengetahuan anda dan pasangan saja yang bertambah namun juga keintiman. Anda bisa mengajak pasangan untuk datang ke toko buku, perpustakaan atau pameran buku.

Jangan lupa untuk meluangkan hari libur untuk quality time bersama pasangan, anda bisa mengecek film yang sedang tayang di bioskop. Atau anda bisa menonton film di rumah, agar hubungan anda semakin mesra dekatkan diri anda dengan pasangan. anda bisa memegang tangannya atau duduk bersandar di bahunya.

Meskipun baik anda dan pasangan fokus dengan cerita namun adanya sentuhan fisik akan meningkatkan kehangatan hubungan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjalin Hubungan Dengan Pria Yang Lebih Muda? 3 Cara Untuk Mengimbanginya

Menjalin Hubungan Dengan Pria Yang Lebih Muda? 3 Cara Untuk Mengimbanginya

Menjalin Hubungan Dengan Pria Yang Lebih Muda? 3 Cara Untuk MengimbanginyaMenjalin Hubungan Dengan Pria Yang Lebih Muda? 3 Cara Untuk Mengimbanginya

Menjalin hubungan asmara dengan seseorang yang usianya terpaut cukup jauh mungkin akan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi anda. Apalagi saat ini banyak wanita yang menjalin hubungan cinta dengan seorang pria yang lebih muda. Tentu bagi sebagian orang mungkin merasa ragu karena perbedaan usia mempengaruhi komitmen pasangan. banyak wanita yang enggan menjalani hubungan dengan pria yang lebih muda karena menganggap perilakunya yang masih kekanak-kanakan.

Namun bagi wanita lainnya menganggap jika mengencani pria yang lebih muda adalah sebuah keberanian. Menurut mereka pria yang lebih muda cenderung lebih berani dan senang mengambil risiko sehingga banyak wanita yang merasa tertarik dengan hal itu.

Mungkin anda adalah salah satu dari wanita berani tersebut, namun perlu diingat ada beberapa hal yang harus anda perhatikan saat mengencani pria yang usianya lebih muda. Apa saja? berikut ini penjelasannya.

Tidak adayang salah jika kekasih anda adalah pria yang lebih muda

Menjalin Hubungan Dengan Pria Yang Lebih Muda? 3 Cara Untuk MengimbanginyaAnggapan jika memilih pria yang lebih muda cenderung memiliki pemikiran yang belum matang dan membuat anda terpaksa harus mengajari banyak hal padanya, ternyata belum tentu benar. Hal itu hanyalah opini belaka, bahkan banyak pria muda yang ternyata memiliki pola pikir yang lebih dewasa dari usianya. Perlu diketahui jika kedewasaan seseorang tidak tergantung dari usia mereka.

Memang tak menutup kemungkinan jika memiliki kekasih yang lebih muda akan membuat anda berhadapan dengan beberapa masalah kecil seperti pendapatan dan gaya hidup yang berbeda. Agar hubungan anda lancar berikut ini merupakan tips yang bisa dilakukan agar hubungan anda berjalan baik hingga jenjang pernikahan.

1.      Tidak memperlakukan pasangan seperti anak kecil

Walaupun pasangan anda lebih muda namun bukan berarti anda haru mengayominya seperti anak kecil. Tidak menutup kemungkinan jika pasangan anda justru memiliki pemikiran yang lebih dewasa dari usianya.

Apabila pasanga anda melakukan kesalahan yang sewajarnya dilakukan oleh orang seusianya, maka anda bisa membicarakannya dari hati ke hati tanpa ada unsur untuk menggurui. Misalnya pasangan anda senang menghabiskan waktu di kafe atau sebuah klub, hal yang anda lakukan janganlah langsung memarahinya. Sebaliknya berilah dia pengertian mengapa anda tidak menyukai pergi ke tempat tersebut.

Penting bagi kedua pasangan untuk membicarakan hal yang harus diprioritaskan.

2.      Lebih berani

Salah satu kemungkinan alsan mengapa anda memilih pria yang lebih mudah adalah keberanian mereka. Untuk menyeimbangkan adrenalin pasangan yang masih menggebu-gebu, anda juga harus memiliki keberanian yang sama dengannya. Tunjukanlah hal tersebut dengan mengikuti kegiatan yang ekstrem yang disukai pasasangan. Misalnya saja mendaki gunung, memanjat tebing, atau aktivitas lain yang memicu adrenalin anda dan tentunya disukai oleh pasangan.

3.      Membiarkan dia mentraktir anda

Kebanyakan wanita yang memilih untuk membayar makanan atau minuman mereka setiap kali berkencan dengan pasangan. hal tersebut mungkin dikarenakan anda telah berpenghasilan lebih tinggi dibanding pasangan.

Ternyata perilaku seperti itu tak selamanya baik, hal itu sama saja menganggap pasangan anda seperti anak kecil. Cobalah sesekali anda membiarkan pasangan untuk mentraktir anda saat berkencan. Hal ini akan membantu pasangan merasa lebih bertanggung jawab atas diri anda.

Meskipun banyak yang meragukan hubungan ini, namun buktinya banyak publik figure yang mampu menjalin hubungan dengan pria muda dan hidup bahagia hingga jenjang pernikahannya. Jadi jika anda masih ragu cobalah pikirkan kembali dan terus membuka hati. Ikuti kata hati jika anda merasa nyaman dengan pria yang lebih muda kenapa tidak mencobanya?

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah MenikahKenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kekerasan merupakan tindakan yang sulit untuk ditoleransi baik dilakukan oleh orang yang tidak dikenal, teman, anggota keluarga ataupun pasangan. kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT saat ini bagiakan fenomena yang sering kita temui saat ini. bahkah banyak media yang memberikan kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh masyarakat biasa hingga tokoh publik sekalipun. Kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya dialami oleh kedua pasangan saja, kekerasan bisa saja terjadi pada anak, anggota keluarga yang lebih tua atau anggota keluarga lainnya.

KDRT sebenarnya dapat terjadi tanpa menggunakan kontak fisik, banyak orang yang mengira jika bentuk kekerasan dalam rumah tangga berupa memukul, menampar, menendang dan tindakan lainnya yang mempengaruhi fisik korban. Padahal terdapat beberapa jenis kekerasan dalam pernikahan apabila salah satu pihak merasa ketakutan, bersalah, malu dan tertekan atau tersakiti. Kekerasan dalam pernikahan tentu akan mempengaruhi kondisi fisik serta psikologis anda. Namun sayangnya tak banyak orang yang memahami jika dalam pernikahan yang dijalani pasangan telah melakukan tindakan kekerasan. Untuk penjelasan lebih lengkapnya simak di bawah ini.Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Apa saja bentuk kekerasan dalam pernikahan?

1.      Kekerasan fisik dan kekerasan dalam pernikahan

Kekerasan fisik tentu akan sangat mudah dikenali karena kerugian yang dialami korban akan mudah dilihat dengan kasat mata. Kekerasan ini ditunjukan untuk melukai atau membahayakan korban dengan menggunakan kekuatan fisik, sehingga korban dapat mengalami luka atau cedera. Namun kekerasan lain yang sering terjadi dalam pernikahan adalah kekerasan seksual. Dimana jika dalam pernikahan anda dipaksa untuk melakukan hubungan seksual yang sebenarnya tidak diinginkan, meskipun terdengar sepele namun sebenarnya hal ini termasuk dalam pemerkosaan dalam rumah tangga. Bukan hanya itu jika pasangan melakukan hubungan seks dengan disertai tindakan agresi dan kekerasan adalah bentuk kekerasan seksual yang terjadi dalam pernikahan. Sering sekali korban kekerasan fisik ataupun seksual mengalami cedera serius bahkan kehilangan nyawa.

2.      Kekerasan emosional

Kekerasan dalam pernikahan lainnya adalah kekerasan emosionla. Walau tidak ada luka fisik, namun kekerasan emosional justru memiliki masalah yang besar. Pelaku kekerasan ini mungkin menggunakan ancaman kekerasan fisik atau mereka melakukan kekerasan verbal seperti berteriak, menyalahkan, hingga mempermalukan anda di depan umum. Kekerasan verbal yang dilakukan pasangan akan membuat anda terlihat bodoh dan tidak berharga. Bahkan pelaku kekerasa ini memiliki kekuasaan sehingga membuat anda tampak lemah dan rendah. Biasanya seorang yang mengalami kekerasan emosional akan mendapatkan intimidasi dari pasangannya, terisolasi dari lingkungan, atau dikendalikan sepenuhnya oleh pasangan.

Lama kelamaan jika terus dibiarkan anda akan merasa jika tidak ada jalan keluar dari hubungan ini dan merasa tidak memiliki harga diri lagi. Dampak paling buruk dari kekerasan emosional adalah korban mencoba bunuh diri.

Cara mengatasi kekerasan dalam pernikahan

Jika anda mendapatkan kekerasan baik fisik maupun emosional jangan ragu untuk berbicara dengan terus terang. Jangan mencoba untuk melawan pasangan anda sendirian, tentu hal itu justru akan semakin membahayakan bagi anda. Cobalah untuk menceritakan kekerasan yang anda alami kepada orang terdekat terlebih dahulu. Dengan begitu mereka akan memberikan dukungan dan solusi untuk anda.

Apabila perilaku pasangan sudah tidak bisa anda kendalikan lagi maka jangan ragu untuk menghubungi dokter, polisi, dan tenaga professional. Bagaimanapun keselamatan anda adalah yang harus diutamakan. Selalu ingat jika anda tidak sendirian! Banyak orang yang bernasib serupa dengan anda, mulailah untuk mengikuti gerakan perempuan yang ada di kota anda baik itu di bawah lembaga pemeritah atau swasta.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!