Berbagai info dan tips yang membahas tentang pernikahan

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Selama masa pacaran tentu anda akan menemui lika-liku yang menguji kesetiaan anda dan pasangan. Terkadang muncul momen yang membuat anda ragu dengan hubungan asmara tersebut. Terkadang muncul pertanyaan apakah anda benar-benar mencintai pasangan? Apakah anda yakin bersama dia selamanya. Dari berbagai problematika cinta apakah anda dan pasangan termasuk orang yang suka putus nyambung?

Hubungan Sering Putus Nyambung? Apakah Tanda Adanya Gangguan Jiwa

Sumber : Freepik

Pada batas tertentu, hubungan putus nyambung dianggap hal yang wajar. Akan tetapi bagi orang yang mengidap gangguan obsesif kompulsif (OCD) keraguan dan rasa takut mereka sangat mengaburkan kenyataan sehingga menyebabkan mereka terobsesi pada pasangannya. Mereka terus mempertanyakan apakah pasangan layak untuk mendampinginya atau apakah mereka benar-benar ditakdirkan Tuhan untuk bersama?

Tanda dan dampak dari perilaku OCD dalam hubungan asmara

Perilaku yang terus berulang (kompulsif) sebagai tanda penderita OCD dalam sebuah bungan dapat ditunjukkan dalam beberapa hal. Orang dengan OCD umumnya tidak memikirkan bagaimana ia dapat membangun sebuah hubungan asmara yang sehat dan menjadi pasangan yang baik bagi pasangannya. Mereka cenderung merasa ragu atau memikirkan beberapa hal yang berhubungan dengan pasangnnya, seperti:

  • Apakah dia pandang menjadi pendamping hidupku? (hal ini bukan sebuah kesombongan untuk merendahkan pasangnya, namun perasaan ragu yang luar biasa terhadap pasangannya)
  • Merahukan perasaannya terhadap pasangan
  • Menilai atau membandingkan tingkat kecantikan/ketampanan pasangan
  • Selalu bertanya seberapa besar mereka menginginkan pasangannya sebagai partner seks
  • Selalu mempertanyakan kecocokan dalam jangka panjang
  • Berfokus pada kekurangan atau sisi negatif dari pasangan
  • Membandingkan hubungan sekarang dengan sebelumnya entah lebih baik atau buruk

Secara umum perilaku di atas digolongkan dalam beberapa kelompok antara lain:

Perilaku kompulsif yang ditunjukan kepada pasangan

Hal ini dapat berupa tindakan yang dilakukan berulang kali untuk mengetahui tingkat kekuatan hubungan, gairah seksual hingga kedekatan emosi. Misalnya dengan berhubungan seks, menceritakan jika dia ragu dengan hubungan yang dijalani, sering putus-nyambung, atau menguji perasaan dengan mendekati atau memperhatikan orang lain serta membandingkan perasaannya jika bersama pasangan. Dorongan kompusif pada penderita OCD dapat melibatkan usaha keras seseorang untuk mengecek kesetiaan pasangan, misalnya berulang kali menghubungi pasangan, memeriksa riwayat telepon/pesan, serta menghubungi pasangan berulang kali. Hingga terus mempertanyakan pada pasangan apakah benar-benar mencintainya.

Perilaku menghindar yang berlebihan

Hal ini merupakan perilaku yang bertujuan untuk menjauhkan diri dan perasaan terhadap pasangan entah itu verbal ataupun fisik. Perilaku ini dapat menjauhkan pemicu rasa ragu terhadap pasangan mereka, seperti menghindari orang-orang yang dianggap berpenampilan lebih menarik atau mantan pacr pasangan yang membuat mereka merasa ragu terhadap hubungan yang sedang dijalani saat ini.

Perilaku kompulsif agar mendapatkan dukungan dari orang lain

Hal ini dilakukan dengan cara mengkonfirmasi kecocokan mereka dengan pasangannya. Kepantasan anda dengan pasangan dengan terus mempertanyakan hal tersebut kepada orang sekitar secara terus menerus. Hal ini dilakukan untuk memperkuat keyakinan si penderita OCD terhadap hubungan asmaranya.

Yang penting dilakukan untuk menghindari diri dari pemikiran obsesif merupakan mengganti fokus terhadap hal yang sedang anda pikirkan. Kenali kondisi dimana anda merasa nyaman dan tidak terganggu oleh pikiran obsesif tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Di usia yang tak lagi muda, mungkin terdapat beberapa perubahan dalamkehidupan seks bagi para pasangan suami istri yang telah lanjut usia. Meskipun berbeda bukan berarti tak dapat menikmati gejolak asmara. Untuk itu, berikut ini merupakan tips tepat untuk menikmati seks di usia senja.

Rahasia Seks Bergairah Di Usai Yang Tak Lagi Muda

Sumber : Freepik

Perubahan yang harus disadari saat bercinta di usia senja

Seiring bertambahnya usia tentu akan terjadi banyak perubahan pada kondisi tubuh. Kekuatan dan level hormon seks yang dimiliki tentu tak sebanyak dulu saat masih muda. Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam Indian Journal of Psychiatry menyatakan jika aktivitas seksual menurun saat seseorang berusia 60 tahun ke atas.

Misalnya hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita semakin menurun sehingga berpengaruh pada fungsi seksualnya. Hal ini dapat menimbulkan perubahan saat anda bercinta di usia yang tak lagi muda. Berikut ini ada beberapa perubahan yang perlu anda pahami antara lain:

  • Anda membutuhkan rangsangan lebih untuk mencapai dan menjaga ereksi hingga orgasme
  • Orgasme akan lebih pendek
  • Ejakulasi yang kurang kuat dan cairan pelumas yang lebih sedikit
  • Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk kembali ereksi setelah itu ejakulasi

Menikmati seks di usia senja

Anda tak perlu cemas, khawatir atau kehilangan rasa percaya diri. meskipun usia sudah dibilang lanjut namun anda dan pasangan dapat menikmati seks. Berikut ini ada beberapa rahasia berhubungan intim di usia lansia, antara lain:

1.      Tak perlu tergesa-gesa

Kapan terakhir kali anda dan pasangan saling memuji? Agar seks terasa nikmat anda dapat melontarkan pujian atau kata-kata romantis kepada pasangan sebelum memulai hubangan seks. Jangan malu untuk bermesraan kembali dengannya. Kontak fisik saat membaca koran di pagi hari atau mungkin mengajak pasangan berendam air hangat bersama menjadi sangat penting dalam meningkatkan kualitas seks anda. Yang penting anda ingat, sebelum melakukan hubungan seks buatlah suasana rileks untuk membangun emosi yang romantis.

2.      Seks di pagi hari

Mungkin saat masih muda anda dan pasangan sering berhubungan seks di malam hari. Namun, saat ini anda berdua telah berusia lanjut, tak ada salahnya jika hal tersebut dilakukan saat pagi hari. Karena saat bangun tidur, tubuh akan terasa lebih berenergi dan bugar dibandingkan malam hari.

3.      Komunikasikan dengan pasangan

Kunci utama dalam bercinta adalah komunikasi yang sehat dan saling terbuka. Beri tahu pasangan posisi mana yang membuat anda merasa lebih nyaman saat berhubungan seks, begitupun sebaliknya. Jika anda menemui kesulitan saat melangsungkan hubungan seks, cobalah bicarakan satu sama lain. Sengan demikan anda berdua akan menemukan solusia bersama.

4.      Lubrikasi

Pernurunan hormon estrogen yang dialami oleh wanita di usia lanjut, akan membuat vagina menjadi kering. Sehingga hal ini akan menimbulkan rasa sakit, sebagian wanita menolak untuk bercinta karena tak dapat menikmati sensasi seperti dahulu. Akan tetapi, lubrikasi dapat membantu anda untuk menikmatiseks di usia senja. Pilih lubrikasi berbasis air dan pakaian ke vagina sehingga proses penetrasi akan lebih mudah.

5.      Eksplorasi posisi seks

Mungkin ada masalah dengan kesehatan anda, sehingga beberapa posisi seks terasa menyakitkan. Misalny anda merasa sakit karena arthitis. Untuk itu, tak ada salahnya mencoba berbagai posisi seks yang tak terlalu membebani bagian tubuh yang sakit akibat dari arthitis.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Meskipun sudah menikah terkadang pasangan suami istri sering diajukan berbagai pertanyaan dari orangtua atau kerabat yakni “kapan punya anak?” hal ini sering kali dialami oleh pasangan yang baru menikah. Sayangnya, tak semua orang nyaman dengan pertanyaan tersebut.

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Sumber : Freepik

Padahal, anda dan pasangan mungkin telah memiliki rencana kapan saatnya memiliki anak. untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghadapi kondisi di atas antara lain:

1.      Hadapi sesuai dengan siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut

Cara tepat unuk menghadapi pertanyaan kapan hamil? Sebenarnya tergantung dari siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut. jika berasal dari orang yang tak terlalu dekat dengan diri anda dan pasangan makan tak ada salah untuk mengabaikannya. Misalnya anda berinteraksi dengan orang yang baru dikenal 5 menit lalu, orang tersebut berpotensi mengajukan pertanyaan atau mengomentari hidup anda. Maka anda tak perlu menjawab pertanyaan dari dia. Anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan seperti membaca buku, atau bermain ponsel.

Namun jika pertanyaan tersebut diajukan oleh orang terdekat seperti orangtua atau mertua anda, anda harus menganggapinya dengan sabar. Hal ini karena sebagai orangtua atau mertua, mereka memiliki rasa khawatir terhadap pernikahan anda. Meskipun anda dan pasangan tak dapat mengontrol apa yang orang lain tanyakan, namun anda berdua dapat mengatur bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.

2.      Anda tidak memiliki kewajiban untuk menjawab

Anda tak perlu merasa jika orang lain berhak tahu tentang kehidupan pribadi anda dan pasangan. Mungkin orang lain juga tak selamanya berniat buruk dengan pertanyaan yang diajukan. Namun, apapun tujuannya anda tetap tak memiliki kewajiban untuk menjawabnya.

Apabila anda dan pasangan sepakat untuk menunda kehamilan, mungkin pertanyaan ‘kapan punya anak’ akan membebani. Namun, jika anda dan pasangan masih berusaha memiliki anak cukup lama, pertanyaan tersebut tentu menyakitkan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan pertanyaan ‘kapan hamil?’ atau ‘kapan punya anak?’ cobalah menjawab sekenanya. Mungkin saja mereka tak tahu bagaimana kondisi anda yang sebenarnya.

3.      Cari cara mengubah topik pembicaraan

Terkadang pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan anda pribadi harus anda hindari. Akan tetapi, jika anda terus-terusan merasa tertekan dengan pertanyaan tersebut. cobalah menghadapi situasi tersebut lebih berani lagi. Misalnya anda dapat mengatakan “aku tidak ingin membahas hal ini. lebih baik ubah topik pembicaraan kita.”

Mungkin orang lain akan terkejut dengan reaksi yang anda berikan. Bahkan, mungkin anda dianggap sebagai orang yang berlebihan dan menyimpan banyak rahasia. Akan tetapi, orang lain juha perlu ingat jika dalam setiap hubungna perlu adanya batasan yang harus dihargai. Seperti tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu sensitif dan mungkin menyakiti perasaan orang yang bersangkutan.

Akan tetapi, jika anda merasa cara di atas butuh keberanian lebih, maka anda dapat menggunakan cara lain yang lebih halus dan penuh kehati-hatian. Misalnya ajak orang lain untuk bergabung dalam obrolan. Kemudian, perlahan menjauhkan diri dari obrolan tersebut.

Dengan demikian bisa jadi orang yang mengajukkan pertanyaan akan lupa jika anda benar-benar menjawab pertanyaan darinya.

Dengan menerapkan tips di atas dapat membantu anda mengatasi tekanan terhadap pertanyaan kapan hamil. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Apakah anda pernah mengonsumsi obat antidepresan? Obat antidepresan merupakan salah satu yang dikonsumsi saat seseorang mengalami depresi. Akan tetapi sama halnya obat-obatan medis pada umumnya, memiliki efek samping tersendiri. Misalnya, mengantuk, rasa mual, kenaikan berat badan, hingga insomnia. Pada obat antidepresan memiliki efek samping yakni penurunan gairah seksual. Jika saat ini anda sedang mengonsumsi obat tersebut, tak perlu khawatir karena ada beberapa tips yang dapat diterapkan simak penjelasannya berikut ini.

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Sumber Freepik

Bagaimana konsumsi obat antridepresan dapat menurunkan gairah seksual?

Gairah seksual yang menurun bisa dialami oleh wanita atau pria yang sedang menjalani terapi obat antidepresan. Hampir sebagian besar obat antidepresan merupakan obat SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors). Obat SSRI dapat membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya merasa lebih tenang, santai dan bahagia.

Akan tetapi di sisi lain, Efek relaksasi yang dirasakan dapat memblokir kerja hormon yang berfungsi agar tubuh dapat merespon rangsangan seksual. Sehingga hal ini yang membuat seseorang mengalami penurunan gairah seksual.

Akibat dari penurunan gairah seksual anda akan mengalami beberapa masalah di antaranya, disfungsi ereksi (sulit ereksi dan mempertahankannya), sulit orgasme, vagina kering, hingga rasa tidak nyaman saat berhubungan seks.

Tingkat keparahan efek samping itu sendiri berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan secara keseluruhan dan jenis serta dosis obat yang seseorang konsumsi. Sebagian dari mereka efek samping yang dirasakan hanya ringan dan berangsur membaik saat tubuh mereka menyesuaikan diri dengan terapi pengobatannya. Namun tak sedikit pula yang merasakan efek samping dalam jangka waktu yang lama dan berkelanjutan.

Tips mengatasi efek samping dari obat antidepresan

Untuk mengatasi masalah penurunan gairah seksual akibat dari konsumsi obat antidepresan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengelola efek samping tersebut, antara lain:

1.      Menurunkan dosis atau mengganti obat

Anda dapat melakukan hal tersebut, namun dengan catatan tidak sembarangan mengubah dosis. Cobalah berkonsultasi dengan dokter anda untuk mengubah dosis obat. Dokter anda yang dapat menentukan dan memberikan batasan dosis obat tanpa mengurangi efektivitasnya.

Setelah perubahan dosis, anda dapat memantai selama satu minggu ke depan. Apakah dosis yang baru memberikan efek samping lain dan efektif menyembuhkan gangguan anda?

2.      Pertimbangkan waktu penggunaan

Yang perlu anda perhatikan adalah waktu mengonsumsi obat ternyata dapat berpengaruh untuk mengelola efek sampingnya. Misalnya jika dosis anda hanya untuk sehari, maka anda bisa mengonsumsinya setelah berhubungan seks dengan pasangan. Untuk itu buatlah jadwal berhubungan seks yang dapat disesuaikan dengan risiko efek samping obat anda.

3.      Perlama waktu foreplay

Obat SSRI pada dasarnya tidak memengaruhi libido seseorang, hanya gairah seksual anda untuk berhubungan seks saja. sehingga alat reproduksi anda masih dapat merangsang, meskipun anda tak memiliki dorongan yang cukup untuk mencapai orgasme.

Sebenarnya hal ini dapat diatasi dengan memperpanjang waktu foreplay agar gairah seksual terus terbangun. Misalnya dengan berpelukan, masturbasi bersama, berciuman, petting, bermain dengan sex toys, stimulasi klitoris dengan tangan hingga seks oral. Intinya, lakukan apapun aktivitas yang anda sukai agar gairah seksual semakin meningkat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Hubungan asmara yang anda jalani tentu akan mengalami pasang surut. Akan tetapi, saat hubungan anda surut bukan berati anda dan pasangan tak bisa kembali romantis seperti dulu. Tentu ada cara yang dapat dilakukan agar hubungan tetap romantis. Agar hubungan anda kembali mesra dan semakin romantis berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda terapkan simak penjelasan di bawah ini.

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Sumber Freepik

1.      Tanyakan kabar

Tentu seiring berjalannya waktu, anda tak menghabiskan waktu seharian penuh dengan pasangan karena anda berdua tentu memiliki kesibukan masing-masing. akan tetapi, bukan berarti hal tersebut menjadi urusan masing-masing. Tips pertama untuk membuat hubungan anda romantis kembali adalah dengan menunjukkan rasa peduli pasa pasangan, cara melalui hal sederhana seperti menyakan kabar.

Contohnya, anda menanyakan kepada pasagan apa saja yang dilakukan di tempat kerja, atau adakah hal yang menyenangkan yang dilakukan seharian penuh. Pertanyaan ini bukan bermaksud untuk mengintrograsinya. Namun untuk menunjukkan jika meskipun seharian anda tidak bersamanya anda tetap ingin tahu keadaannya.

Hal ini akan membuat pasangan anda merasa diperhatikan serta apa yang ia kerjakan memiliki arti bagi anda. Dengan demikian, hubungan pun akan semakin romatis dan tetap hangat.

2.      Berikan kejutan-kejutan kecil pada pasangan

Setiap orang tentu menyukai kejutan, apalagi jika dapat membuat hati senang dan suasana hati terus merasa bahagia. Percayalah, pasangan tentu menyukai hal-hal manis yang anda lakukan. Anda tidak pelu memberikan kejutan yang besar, lakukan kejutan kecil namun terlihat berarti bagi pasangan.

Misalnya saat pasangan pulang dari kantor, anda telah memasak makanan favoritnya di rumah. Atau jemputlah pasangan sebelum ia memintanya. Menjadi pasangan yang romantis tidak harus melulu memberikan hadiah mahal, anda bisa memberikan perhatian kecil. Ingat yang terpenting adalah niat dari diri anda sendiri.

3.      Luangkan waktu bersama pasangan

Tips lain yang dapat anda terapkan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menyediakan waktu untuk bersama pasangan. meskipun terlihat mudah, namun sebenarnya meluangkan waktu bersama pasnagan adalah hal yang cukup menantang. Ini karena anda tidak akan semudah itu memberikan waktu anda untuk orang yang tidak berarti. Meluangkan waktu untuk bersama pasangan, meskipun dia tahu jika anda sedang disibukkan dengan berbagai aktivitas dan pekerjaan. memberikan waktu yang sangat berharga untuk dirinya meskipun sekadar berbicara dari hati ke hati atau bersantai berdua adalah cara menjadi pasangan yang romantis.

4.      Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan

Tips lain yiang dapat anda lakukan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menghindari rasa bosan dalam hubungan. Meskpun rasa bosan adalah hal yang lumrah dialami pasangan, namun tetap saja lebih baik jika anda dan pasangan melakukan hal-hal baru yang menyenangkan.

Contohnya, rencanakan kegiatan yang menarik di setiap hari minggu. Sesuaikan kegiatan yang akan dilakukan dengan apa yang disukai anda dan pasangan. anda bisa pergi ke museum, kebun binatang, berkemah di kaki gunung, atau bermain ke pantai. Jika waktu anda tak banyak untuk berlibur, anda dapat melakukan hal yang sederhana seperti menata ruangan bersama, berolahraga, berkebun, memasak dan makan malam bersama di rumah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Apakah anda telah lama  menjalin hubungan pacaran dengan pasangan, namun belum ada rencana untuk menikah? Namun beberapa teman anda yang baru bertemu dan berhubungan intim justru telah mantap untuk melanjutkan hubungan yang lebih serius. Sebenarnya, lama atau tidaknya hubungan anda tidak menjadi tolak ukur pasangan siap menikah. Pernikahan yang menjadi momen sekali dalam seumur hidup menjadi pertimbangan yang besar. Namun, adakah waktu yang tepat kapan pasangan menikah?

Kapan Saatnya Mengajak Pasangan Menikah? Simak Pemilihan Waktu Yang Tepat

Sumber : Freepik

Waktu yang tepat untuk mengajak pasangan menikah

Masa pacaran sebenarnya menjadi proses awal untuk mengenal satu sama lain lebih dalam lagi. Seiring berjalannya waktu, anda akan mulai mengenal karater satu sama lain. Dalam proses inilah umumnya seseorang mulai menentukan apakah pasangan adalah orang yang tepat untuk dijadikan sebagai pendamping hidup atau tidak.

Menurut seorang asisten dosen psikologi dari California State University, San Bernardino bernama Kelly Campbella Ph.D, umumnya pasangan yang jatuh cinta akan memulai memikirkan keseriusan hubungan dalam jangka waktu 8 bulan hingga 2 tahun ke depan. Akan tetapi tak menutup kemungkinan jika keyakinan untuk menikah akan lebih cepat muncul dari rentang waktu tersebut.

Untuk itu, lamanya masa pacaran kedua pasangan sebenarnya tidak begitu mempengaruhi. Pertimbangan yang paling penting sebelum mengajak pasangan menikah adalah seberapa kenal anda dengan pasangan. cobalah ingat-ingat kembali, apakah selama berpacaran anda merasa sudah mengenal watak dan perilaku pasangan dengan baik? apakah anda sudah tahu kebaikan serta keburukan yang ia miliki?

Seorang dosen lain dari Cornell University bernama Karl Pillemer Ph.D juga berpendapat menyatakan satu prinsip yang wajib anda pahami. Pillemer menyatakan jika jangan berharap pasangan akan berubah setelah anda dan dia resmi menikah. Jika anda telah mengetahui sifat buruknya, kira-kira apakah anda menerima dan mengimbangi pasangan? untuk itu, jangan terburu-buru mengajak pasangan menikah jika anda belum benar-benar mengenalnya serta menerima segala karakter yang dimiliki.

Selanjutnya, pikirkan kembali apakah anda dan pasangan memiliki visi dan nilai yang sama dalam pernikahan nanti?

Memiliki pandangan dan nilai yang sejalan merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir konflik setelah menikah nanti. Untuk itu jadikan masa pacaran sebagai proses mengenal satu sama lain lebih dalam. Jika anda telah memahami dan sejalan dengan pasangan maka ini bisa menjadi tanda jika anda dan pasangan siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Tanda anda belum siap melangkah ke jenjang pernikahan

Sebelum memutuskan untuk menikah, cobalah evaluasi diri anda terlebih dahulu. Apakah anda yakin benar-benar siap menikah? Simak tanda jika anda belum siap menikah dengan pasangan, antara lain:

  1. Masih sering menyimpan rahasia dari pasangan. menyembunyikan informasi penting tentang diri anda seperti keuangan, masalah pribadi dan lain-lain adalah tanda anda belum siap menikah. Karena kunci pernikahan yang awet adalah saling terbuka dan jujur.
  2. Selalu menghadapi masalah yang sama berulang kali. Cobalah pikirkan kembali, saat anda menikah tentu anda akan menghadapi berbagai konflik baru dan mungkin lebih besar dari sebelumnya.
  3. Menikah hanya untuk menyenangkan orang lain. hindari pernikahan hanya untuk solusi dari masalah yang anda hadapi. Menikahlah jika anda benar-benar menginginkannya bukan karena ingin membuat orang lain bahagia (sekalipun orangtua)

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Mungkin sebagian dari anda mengalami masalah terhadap komitmen dalam sebuah hubungan. Mereka menganggap komitmen adalah hal yang menakutkan karena harus menepati janji yang disepakati bersama mungkin anda masih kesulitan bagaimana cara menjaga janji tersebut.

Terlalu Takut Berkomitmen Akan Membuat Hubungan Hancur, Simak Cara Mengatasinya

Sumber Freepik

Bagi anda yang mengalami kondisi di atas, cobalah beberapa tips berikut ini untuk menghadapi rasa takut untuk berkomitmen dengan pasangan. simak lebih jelas berikut ini.

Tips membuat komitmen dengan pasangan

Dikutip dari Psych Alive, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa takut untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan. Memang hal ini tak akan berubah dalam waktu yang singkat, tentu anda membutuhkan waktu yang lama. Namun, jika anda yakin dan bersabar, maka hubungan anda akan lebih baik lagi. Simak tipsnya di bawah ini:

1.      Berhenti membohongi diri sendiri

Langkah pertama untuk membuat komitmen dengan pasangan adalah berhenti membohongi diri sendiri. cobalah tanyakan pada diri anda sendir, apa makna hubungan tersebut. tak perlu melihat orang lain untuk mencari jawaban karena hal tersebut belum tentu persepsi mereka sama dengan anda.

Dengan demikian, setidaknya anda tahu kualitas seperti apa yang ingin dicari daam sebuah hubungan tanpa dipengaruhi pendapat orang lain. Cara ini dapat mengurangi rasa takut untuk berkomitmen, agar anda menentukan langkah selanjutnya.

2.      Menambahkan kepercayaan diri

Langkah lain yang dapat mengatasi rasa takut berkomitmen adalah meningkatkan rasa percaya diri. namun, perlu diketahui jika anda bisa melakukan hal tersebut tanpa perlu melibatkan perasaan orang lain. artinya, anda dpaat mengerjakan hobi yang disukai tanpa memikirkan komentar orang lain yang sewaktu-waktu dapat mengubah diri sendiri.

Apabila pendapat orang lain merupakan hal yang anda perjuangkan, umumnya perjuangan tersebut hanya akan bertahan sebentar. Maka dari itu, bentuk diri sendiri melalui prinsip yang anda pegang teguh. Dengan demikian, anda dapat lebih menikmati hubungan tanpa memikirkan apa yang dikatakan orang lain.

3.      Memulai hubungan dengan perlahan

Salah satu kunci untuk membuat komitmen dalam hubungan ialah menjalaninya dengan perlahan. Saat anda telah berhasil jujur dengan diri sendiri dan rasa percaya diri telah tumbuh, sudah saatnya untuk kembali menjalin hubungan asmara dengan orang lain. cobalah untuk mengenali pasangan anda selama mungkin untuk tahu siapa dia sebenarnya dan apakah anda memiliki visi yang sama dengannya. Memang pebedaan dalam hubungan tidak buruk. Akan tetapi, jika terlalu berbeda, terutama tentang prinsip hidup, hanya akan menyulitkan hubungan anda dan pasangan.

4.      Berkonsultasi dengan psikolog

Jika ketiga cara di atas tak memberikan anda solusi yang tepat untuk mengatasi rasa takut membuat komitmen, maka tak ada salahnya untuk menemui psikolog atau tenaga profesional lainnya. Dengan meminta bantuan ahli, anda dapat mengenal diri sendiri lebih dalam dan memahami pengalaman di masa lalu. Sehingga anda dapat mengetahui penyebab mengapa rasa takut terhadap komitmen terus ada dan semakin parah.

Pahami jika pengalaman akan membuat anda tumbuh dan berkembang. Jadikan pengalaman dan rasa takut anda menjadi bahan evaluasi untuk mengevaluasi diri. cara terbaik membuat komitmen dengan pasangan dalam sebuah hubungan akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Saat ini teknologi semakin berkembang. Tentu kita sendiri merasakan manfaatnya, salah satunya dalam bidang komunikasi. Kemajuan teknologi adalah adanya media sosial, yang dapat menghubungkan kita dengan orang lain tanpa batasan waktu dan jarak. Seiring berjalannya waktu media sosial menjadi sebuah gaya hidup tersendiri, dimana setiap orang dibebaskan untuk berekspresi dan berpendapat. Terkadang sosial media juga menjadi ajang untuk pamer kehidupan cinta seseorang.

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Sumber Freepik

Namun tahukan anda seiring berkembangnya zaman, tindak kekerasan dalam hubungan asmara juga semakin berkembang. Jika sebelumnya kita mengenal kekerasan dalam bentuk fisik dan emosional saja. Namun dewasa ini, banyak orang yang mengatur akun media sosial pasangannya meskipun terdengar sederhana namun ini termasuk kekerasan dalam hubungan yang dikenal sebagai digital dating abuse.

Apa yang dimaksud dengan digital dating abuse?

Digital dating abuse bukan hanya sekadar kencan dari aplikasi online saja. jenis kekerasan ini bisa dialami oleh pasangan yang bertemudi dunia nyata. Digital dating abuse adalah perilaku penyalahgunaan teknologi, mulai dari e-mail hingga media sosial untuk melukai pasangannya. Entah itu melecehkan, menguntit, hingga mengintimidari secara online.

Dalam sebuah artikel yang dimuat pada Journal of Adolescence teknologi yang sudah berkembang membuat media sosial menjadi salah satu ranah yang sering terlibat dalam hubungan. Memberikan akses media sosial ternyata salah satu bentuk digital dating abuse yang sering ditemui. Hal ini membuat pasangan dapat memantau berbagai aktivitas anda di media sosial seperti instagram, facebook, dan twitter.

Hal ini berakibat beberapa pasangan merasa sulit untuk menerapkan aturan danbatasan dalam komunikasi mereka secara online. Saat pasangan terlalu mengatur dan ikut campur dalam penggunaan media sosal anda, maka ini termasuk dalam digital dating abuse.

Bahayanya digital dating abuse

Kekerasan seperti ini tentu dapat mebuat hubungan anda dan pasangan menjadi tidak sehat, selain itu anda berdua akan sulit mempercayai satu sama lain. padahal seperti yang kita ketahui jika kepercayaan merupakan dasar sebuah hubungan yang harmonis. Ingatlah, anda tentu memiliki privasi yang tak boleh diganggu gugat oleh siapapun termasuk pasangan sendiri. berada dalam hubungan tak mengharuskan anda untuk memberikan kata santi sosial media. Anda juga bukan layanan call center yang selalu siap siaga 24 jam penuh.

Apalagi tak seorang pun boleh meminta bahkan memaksa anda untuk mengirim foto/video yang tak ingin anda perlihatkan ke orang lain. apabila, pasangan telah sangat sering berperilaku seperti itu. Maka ajaklah ia berdiskusi, buatlah batasan-batasan yang anda dan pasangan sepakati bersama.

Tanda jika anda mengalami digital dating abuse

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menghormai satu sama lain entah itu online, bertemu langsung, maupun telpon. Sehingga anda dan pasangan harus menghormati privasi masing-masing. untuk pemahaman lebih lanjut berikut ini ada beberapa tanda jika anda terjebak dalam digital dating abuse, antara lain:

  • Membatasi orang yang bisa anda terima sebagai teman di media sosial
  • Mengirim pesan negatif baik dalam bentuk hinaan atau ancaman
  • Mengirim pesan gambar yang tak diinginkan dan eksplisit
  • Memaksa untuk mengirimkan pesan berisikan foto atau video yang tidak diinginkan
  • Memaksa atau mencuri kata sandi media sosial anda
  • Sering memeriksa ponsel anda untuk melihat riwayat pesan/panggilan, hingga galeri foto
  • Menuntut agar selalu ‘fast respon’

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Saat anda sedang merajut kisah asmara, tentu anda telah menentukan kriteria pasangan yang ideal bagi diri sendiri. Anda tentu mencari sosok pasangan yang memenuhi kriteria tersebut, saat anda mendapatkannya tentu anda berasumsi jika hubungan anda akan bahagia. Namun yang terjadi justru tidak sesuai rencana. Kebahagiaan dalam hubungan asmara tentu bukan hanya ditentukan dari pasangan ideal saja. Untuk pembahasan lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini.

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Gambar : Freepik

Mengapa tidak bahagia meski telah memiliki pasangan yang ideal

Dalam sebuah penelitian, partisipan diminta untuk memberi skala kriteria apa yang mereka butuhkan dalam mencari seorang pasangan, para partisipan tersebut justru membuat skala setuju dan tidak setuju mereka terhadap tindakan tersebut. Partisipan menambahkan jika, kriteria tersebut sebaiknya dijadikan bahan intropeksi diri sendiri terlabih dahulu.

Dalam sebuah jurnalyang dimuat pada Psycological Journal mengungkapkan jika kebahagiaan seseorang dalam sebuah hubungan percintaan tak ada hubungannya dengan seberapa ideal pasangan yang dimiliki. Hal ini dikarenakan, kebahagiaan dalam sebuah hubungan lebih dipengaruhi oleh menemuka yang terbaik dari sekian pilihan yang ada. Pribadi yang bahagia cenderung sanggup mengandalikan hidup dan emosnya dibanding bersikap reaktif terhadap kondisi sekitarnya. Apabila anda tak bahagia dengan kehidupan anda, siapa atau apa yang dapat anda salahkan jika bukan diri sendiri?

Jikalau ada sesuatu atau seseorang yang dapat disalahkan atas rasa ketidakbahagiaan anda, apakah dengan menyalahkannya akan membuat anda lebih baik? sehingga, saat anda tak bahagia dengan pasangan ideal, atau pasangan terbaik dari berbagai pilihan yang anda miliki. Mungkin ini adalah waktunya lebih bersyukur atas hidup.

Mengapa setiap orang harus bersyukur?

Bagaimana seseorang dapat merasa bahagia jika ia terus-terusan merasa kurang dengan apa yang telah dimiliki dan selalu menginginkan hal yang lebih? Kebahagiaan dapat diraskan jika seseorang bersyukur. Sebuah penelitian menjelaskan jika orang-orang yang berlatik untuk bersyukur secara konsiste dapat merasakan beberapa efek positif setelah itu.

Kondisi fisik mereka akan cenderung mempunyai daya tahan tubuh lebih prima, jarang merasa sakit, memiliki tekanan darah yang lebih rendah, dapat menjaga kesehatan lebih baik seperti dengan rutin berolahraga. Serta lebih mudah tidur sehingga bangun lebih segar di pagi hari.

Sedangkan secara psikologi dan sosial, mereka akan cenderung memiliki emosi positif yang lebih besar, lebih waspada dan terjaga, merasa lebih lebih optimis dalam menjalani hidup. Selain itu, mereka yang terus bersyukur, lebih mudah membantu orang lain, memaafkan, serta tak mudah merasa kesepian.

Menjadi pribadi yang lebih bersyukur

Seorang professor psikologi dari University of California greatergood bernama Robert A. Emmons berpendapat jika anda melakukan beberapa tips berikut ini maka akan lebih mudah bersukur. Tipsnya berikut ini:

  1. Meluangkan waktu untuk merefleksikan hidup dan tandai setiap momen yang membuat anda lebih bersyukur dengan orang-orang terdekat dan diri sendiri
  2. Telusuri sudah sejauh mana anda telah berjuang, sehingga anda akan merasa lebih berapresiasi terhadap diri sendiri
  3. Tanyakan pada diri sendiri apa yang telah diterima dari pasangan? apa yang telah diberikan pada pasangan dan kesulitan apa dialami selamaini
  4. Buatlah perjanjian dengan diri sendiri, dengan pasangan atau keduanya untuk lebih bersyukur.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Dalam sebuah hubungan terkadang pasangan banyak pasangan yang mengalami masalah. Perasaan jenuh, marah, bosan, kecewa dan marah terkadang menjadi kerikil tersendiri untuk mencapai kebahagiaan. Jika perasaan tersebut terus menerus akan menimbulkan beban bagi kedua pasangan. hubungan asmara yang seperti itu akan membuat anda berdua merasa tak bahagia.

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Gambar Freepik

Untuk lebih jelasnya simak beberapa tanda jika hubungan anda dan pasangan tidak bahagia, antara lain:

1.      Anda mulai tak bahagia saat bersama pasangan

Terkadang dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami good day dan bad day, hal itu juga berlaku dalam hubungan asmara anda. Dalam hubungan romantis, umumnya andaakan menganggap jika pasangan adalah segalanya. Dalam artian dia adalah tempat untuk mencurahkan keluh kesah, senang, sedih dan bahagia jika bersamanya. Perasaan tersebut akan muncul jika anda sedang bersama pasangan.

Namun, bagaimana jika anda merasakan hal yang sebaliknya? Apakah perasaan tersebut hanya sekadar rasa jenuh? Cobalah yakinkan perasaan anda saat bersama, berbicara, menjalankan aktivitas sehari-hari bersama pasangan. Apakah anda merasa tidak menemukan kebahagia sama sekali, maka ini adalah salah satu tanda.

2.      Anda tak bisa menjadi diri sendiri saat bersama pasangan

Apakah anda ingat saat pertama kali menceritakan segala hal tentang diri anda kepada pasangan. Hal itu merupakan saat dimana anda menyadari anda ingin pasangan menerima diri anda apa adanya setelah anda terbuka. Akan tetapi, lambat laun anda merasa tak nyaman saat menunjukkan diri sendiri pada pasangan. Maka hal ini menandakan jika hubungan anda tidak bahagia. jika anda justru mencoba menjadi orang lain dan tak mengenali siapa diri anda lagi, maka inilah waktunya anda mencari kebahagiaan sendiri tanpa pasangan. Jangan sampai hubungan asmara yang seharusnya membahagiakan, justru membuat anda kehilangan identitas diri.

3.      Sudah terbiasa saling mengecewakan

Tanda lain yang menunjukkan jika hubungan anda tak bahagia adalah sering mengecewakan satu sama lain. kecewa sebenarnya reaksi psikologis dimana hal itu tidak dapat dikendalikan secara mental. Akan tetapi, hubungan yang sudah terbiasa saling mengecewakan justru dapat mengikir kondisi mental anda.

Hal ini akan menimbulkan dampak jangka panjang ataupun pendek. Kepercayaan satu sama lain akan berkurang, anda akan memiliki stigma tersendiri mengenai bagaimana sebuah hubungan dijalani, dan bisa jadi anda akan lebih mudah mengecewakan orang lain selain pasangan.

4.      Pasangan sering menyalahkan anda saat dia merasa sedih

Situasi ini terjadi di luar kendali anda, saat pasangan selalu menyalahkan anda atas kekurangan dan ketidakpahaman anda, mungkin inilah saat Anda dan pasangan saling berbicara satu sama lain. Kebahagiaan pasangan anda bukanlah tanggung jawab anda sepenuhnya. Jika hal ini selalu anda dan pasangan ributkan dan keluhkan. Pikirkan kembali, mengenai keberlangsungan hubangan anda dan pasangan. apakah anda terus bahagia jika terus disalahkan.

5.      Malas untuk melakukan kontak

Bagi pasangan baru, diawal hubungan asmara umumnya kedua pasangan akan menunjukkan antusiasme dengan tujuan mengekplorasi satu sama lain termasuk dalam bentuk sentuhan fisik. Namun, jika keinginan untuk bersentuhan telah hilang, maka ini bisa jadi anda dan pasangan merasa jenuh. Jika perasaan tersebut berlangsung lama, maka lama kelamaan ketertarikan dan kebutuhan kontak fisik akan hilang dan merusak hubungan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!