Dampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Seseorang Mengalami Perceraian

Dampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Seseorang Mengalami Perceraian

Dampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Seseorang Mengalami PerceraianDampak Negatif Bagi Kesehatan Tubuh Setelah Seseorang Mengalami Perceraian

Perceraian bukan hanya memberikan dampak buruk pada keharmonisan keluarga, terkadang perceraian yang dialami seseorang akan berdampak pada kesehatan tubuh seseorang baik secara fisik maupun mental. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini :

1.      Perubahan berat badan yang drastic

Pada awal perceraian terkadang banyak orang yang mengalami stress hingga depresi. Tanpa disadari kondisi tersebut yang mempengaruhi berat badan seseorang baik bertambah maupun berkurang. Setiap orang memiliki respon stress yang berbeda, mereka dapat memakan secara berlebihan dari biasanya hanya untuk melampiaskan emosi.

Stress juga dapat membuat seseorang kehilangan selera nafsu makan, tak heran jika perceraian membuat orang menjadi putus asa sehingga tak bergairah, terpuruk dalam kesedihan, dan bad mood.

2.      Gelisah

Stress yang dialami membuat seseorang mudah merasa gelisah. Bukan karena harus melakukan segala hal sendirian, namun karena anda kehilangan patner hidup dan harus menghadapi masa depan baru yang tidak dapat anda prediksi.

Apalagi ditambah ketidakpastian yang anda rasakan membuat anda merasa tidak aman. Beberapa orang mungkin akan menghadapi situasi yang baru mulai dari pindah rumah, harus bekerja atau mencari kantor baru, bertahan hidup denan kondisi finansial yang lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Perubahan besar dalam hidup anda inilah yang akan mempengaruhi kondisi psikologis menjadi lebih cemas dan mudah gelisah.

3.      Depresi

Banyak orang yang menganggap perceraian adalah tanda jika mereka gagal menjalani hidup. Setelah resmi bercerai tak jarang orang-orang akan dipenuhi dengan emosi negatif yang berlangsung dalam jangka waktu beberapa minggu, bulan, hingga tahunan. Maka tak jarang beberapa orang sangat rentan mengalami depresi setelah resmi bercerai dari pasangannya.

4.      Insomnia

Ada beberapa kasus yang dialami seseorang setelah bercerai, mereka mengaku mengalami gangguan pola tidur. Salah satunya adalah insomnia, perceraian dapat memberikan efek samping seperti sulit tidur. Hal tersebut dapat diperparah karena stress yang semakin meningkan dan menjadi depresi. Bukan hanya sulit tidur terkadang perceraian membuat seseorang sering mengalami mimpi buruk dalam beberapa waktu.

5.      Penyakit kardiovaskular

Dilangsir dari journal of marriage anda family yang melaporkan jika pria dan wanita paruh baya yang mengalami perceraian memiliki resiko tinggi terhadap penyakit kordiovaskular dibandingkan dengan orang masih menikah di usia yang sama. Dalam kasus tersebut wanita cenderung lebih besar kemungkinannya mengalami penyakit kardiovaskular dibandingkan laki-laki, sebab ditemukan tingkat peradangan yang lebih banyak pada wanita daripada pria. Peradangan yang terjadu sangat berkaitan dengan kondisi stress yang dialami.

Bahkan penelitian lain juga meyakini hal  yang sama, diambil dari jurnal Curculation: Cardiovascular Quality and Outcomes, yang menemukan jika wanita yang mengalami perceraian lebih rentan mengalami serangan jantung mencapai 24%. Sementara wanita yang mengalami perceraian lebih dari 1 kali dapat meningkatkan risiko perceraian mencapai 77%.

6.      Sindrom metabolik

Dirilis dalam situs prevention, menjalani proses perceraian ternyata meningkatkan risiko sindrom metabolik. Hal ini dikarenakan stress yang dialami seseorang, kadar hormone stress yang diproduksi berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah, kolestrol, dan meningkatkan cabang lemak dalam perut yang berbahaya.

Kondisi seperti ini yang mengakibatkan seseorang mengalami komplikasi seperti serangan jantung, diabetes, dan stroke.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *