baca cerita seks

Dampak Terlalu Sering Membaca Cerita Seks

Tanpa disadari salah satu yang banyak dicari di internet selama ini adalah hal yang berkaitan dengan seks. Selain gambar dan video porno, ternyata cerita-cerita seks juga sangat diminati. Tak seperti gambar atau video porno yang menampilkan secara langsung adegan-adegan seks, dalam cerita seks penggambaran adegan seks melalui kata-kata erotis yang cenderung lebih detil dan membuat pembacanya berimajinasi.

Cerita seks yang dituliskan biasanya berlatar belakang kehidupan sehari-hari yang dibumbui adegan-adegan seks yang nakal. Secara tidak sadar, pembaca cerita seks akan berusaha untuk membayangkan adegan yang diceritakan, bisa langsung membayangkan melihat tokoh di cerita ataupun membayangkan dirinya sendiri sebagai tokoh dalam cerita tersebut. Cerita seks yang tersebar di internet seorlah-olah memang cerita nyata. Padahal, cerita yang dituliskan hanya fiktif dan dibuat hanya untuk memenuhi banyaknya permintaan. Disadari atau tidak, banyak sekali dampak yang ditimbulkan ketika sering membaca cerita seks. Berikut ini beberapa dampak negatif saat terlalu banyak membaca cerita seks:

Fantasi Seks Kelewat Tinggi

fantasi sex
Adegan-adegan seks yang diceritakan secara detil dalam cerita seks dapat membuat pembacanya berfantasi terlalu tinggi, sebab pikiran akan membayangkan adegan-adegan tersebut bahkan bisa sampai memodifikasi sendiri. Fantasi-fantasi seks yang terus menerus dibayangkan membuat pembacanya mengalami sensasi yang bisa merangsang gairah seks. Sensasi yang timbul otomatis membuat pembaca ingin menyalurkan birahinya. Wajar bila dapat menyalurkan hasrat seks dengan cara yang tepat, yang berbahaya bila hasrat seksual tersebut tidak dapat tersalurkan atau bahkan tersalurkan pada cara yang salah. Dampaknya dapat terjadi perkosaan, pelecehan, atau masturbasi secara berlebihan.

Ingin Meniru Adegan Secara Persis

ingin mengikuti adegan seks
Dalam cerita seks, biasanya tema dan jalan ceritanya sering kali aneh-aneh. Misalnya saja, ketika ada adegan cerita tentang berhubuangan seks dengan pembantu seksi. Secara tidak langsung pembaca akan membayangkan dan ingin melakukan adegan seks dengan pembantu secara nyata. Bila pembaca terlena dengan imajinasi dalam pikirannya maka keinginan meniru adegan persis seperti dalam cerita seks.

Pikiran Isinya Seks Melulu
Terlalu sering membaca cerita seks membuat pikiran selalu terfokus pada seks. Segala sesuatu selalu dilibatkan pada hal seks. Misal saja saat berbicara dengan lawan jenis, maka secara tidak langsung akan selalu terfokus pada seks. Biasanya mereka memiliki pikiran kotor (piktor). Pikiran jadi sempit dan secara tidak langsung akan menurunkan kemampuan berpikir.

Sulit Mengontrol Emosi

emosi tidak stabil
Salah satu dampak lain dari terlalu sering membaca cerita seks yaitu akan sangat sulit untuk mengontrol emosi. Seseorang yang sulit atau tidak bisa menyalurkan hasrat seksualnya akan cenderung gampang marah dan bertindak agresif. Ketika keadaan emosi tidak stabil maka dampaknya akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Fungsi logis pikiran akan menurun karena sulit berpikir dengan tenang.

Menyebabkan Kecanduan
Terlalu banyak membaca cerita seks juga dapat menyebabkan kecanduan. Sekali membaca cerita seks, orang akan merasakan sensasi-sensasi dalam pikirannya sehingga membuat terus mencari lagi judul-judul cerita seks yang lain. Terlebih dalam sebuah situs cerita porno terdapat puluhan bahkan ratusan cerita seks yang disediakan, sehingga kondisi tersebut membuat pembaca menjadi ingin terus menerus membaca cerita seks yang disediakan.
Memang tak ada salahnya membaca cerita seks sebagai hiburan atau selingan, namun alangkah lebih baik bila dapat mengontrol diri agar tidak mengalami hal-hal yang sudah disebutkan diatas.

Segala sesuatu yang berlebihan dampaknya akan tidak baik, oleh karena itu baca cerita seks hanya sekedar sebagai hiburan bukan sebagai kebutuhan.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *