Dilanda Keraguan Terhadap Pasangan Saat Akan Menikah? Apakah Wajar?

Dilanda Keraguan Terhadap Pasangan Saat Akan Menikah? Apakah Wajar?

Dilanda Keraguan Terhadap Pasangan Saat Akan Menikah? Apakah Wajar?Dilanda Keraguan Terhadap Pasangan Saat Akan Menikah? Apakah Wajar?

Menjelang pernikahan biasanya sebagian orang akan merasa khawatir dan cemas, sebenarnya itu adalah hal biasa. Namun yang menjadi permasalahan adalah dibalik kecemasan ini, terbesit keraguan akan pasangan. jika anda dalam kondisi seperti itu, maka ada baiknya anda melakukan beberapa tindakan untuk mengatasinya.

Wajarkah jika muncul keraguan dengan pasangan menjelang pernikahan?

Sebenarnya perasaan ragu akan pasangan menjelang pernikahan adalah hal yang lumrah. Ternyata perasaan itu akan berdampak besar terhadap pernikahan anda jika anda membiarkannya.

Rasa ragu yang dibiarkan dapat meningkatkan kemungkinan perceraian dalam pernikahan anda. Hal ini biasanya dikarenakan pasangan hidup dalam bayang-bayang keraguan sehingga pernikahan yang dijalani tidak memberikan kebahagiaan. Mungkin sebagian orang merasa takut untuk berkata jujur kepada pasangannya, maka tak heran mereka lebih cenderung membiarkan rasa ragu menyelubungi hati dan pikiranya.

Walaupun begitu, keraguan menjelang pernikahan bukan sebuah petanda jika pernikahan harus dibatalkan. Ada baiknya anda mencari tahu apa yang menjadi faktor keraguan tersebut.

Mengatasi keraguan yang muncul saat hendak menikah

Anda tentu tidak ingin jika hal ini akan menjadi sebuah masalah yang besar, maka dari itu anda harus segera bertindak untuk mengatasi hal tersebut. berikut penjelasannya

1.      Jangan mengangkal

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah jangan menyangkal. Penyangkalan yang anda lakukan akan membuat anda merasa tidak bahagia dan menikmati pernikahan anda sendiri. ketika anda menyangka anda akan mulai menyembungikan hal itu dari pasangan, perasaan ragu tidak akan hilang begitu saja setelah anda memendamnya. Untuk itu perlu bagi anda untuk mengakui jika anda memang ragu terhadap pernikahan ini.

2.      Bicarakan dengan pasangan

Hubungan yang harmonis dapat bertahan saat kedua pasangan saling berkomunikasi dan terbuka. Jika anda terbuka dengan pasangan maka ia akan tahu apa yang sedang anda alami. Untuk itu cobalah bicarakan pada pasangan mengenai keraguan anda. Mungkin akan terasa sulit, karena mungkin saja reaksi yang diberikan pasangan tidak sesuai dengan apa yang anda harapkan. Tetapi ini akan jauh lebih baik dibandingkan anda memendamnya sendiri.

Risiko yang mungkin saja anda terima adalah pasangan yang tersinggung dan marah. Namun dengan diskusi yang baik maka anda berdua akan menemukan jalan keluarnya.

3.      Menjalani konseling pra nikah

Cobalah untuk meminta bantuan ahli untuk menangani masalah ini. seorang konselor pernikahan akan membantu anda untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab keraguan anda dan cara yang tepat untuk mengatasinya.

Konselor pernikahan yang berkompeten akan membantu anda untuk mengatasi kecemasan selama proses konseling berlangsung. Selain itu proses konselong akan menjauhkan diri anda dari pemikiran negatif terhadap masa depan bersama pasangan.

4.      Pegi berlibur sejenak

Berhubung tanggal pernikahan masih lama, cobalah untuk menenangkan diri sejenak dengan berlibur. Hal ini akan membantu anda untuk menemukan akar permasalahan serta mengetahui apa yang dirindukan dari pasangan anda. Berlibur juga cara terbaik untuk menikmati kesendirian sebelum menikah. Selain itu keraguan yang anda rasakan pun dapat hilang.

5.      Menunda pernikahan

Menunda tidak sama dengan membatalkan. Jika rasa ragu semakin menghantui anda, dan pasangan tidak menunjukan dukungannya. Maka ada baiknya anda mempertimbangkan kembali, ceritakanlah masalah ini dengan orangtua, keluarga, ataupun teman. Tundalah pernikahan sampai anda tahu alasan mengapa harus menikahi dia.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *