pelumas seks

Edukasi Seksual : Kenali Jenis Pelumas Vagina yang Aman untuk Penetrasi Seks

Edukasi Seksual : Kenali Jenis Pelumas Vagina yang Aman untuk Penetrasi Seks

Saat berhubungan seks, terkadang ada pasangan yang mengalami sedikit gangguan. Tidak selalu penetrasi berjalan lancar, bisa karena vagina yang kurang memproduksi pelumas alami dalam jumlah yang banyak. Dengan kondisi yang demikian, anda perlu menggunakan pelumas vagina agar proses penetrasi terasa nyaman tanpa menyebabkan rasa sakit.

Di pasaran pastinya banyak sekali tersedia aneka pelumas vagina dengan bahan dasar yang berbeda-beda. Saat anda ingin memilih pelumas vagina, maka anda perlu memperhatikan hal berikut ini:

Kenyamanan

Kenyamanan merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Kenyamanan dalam pelumas vagina dapat dilihat dari tekstur, cara penggunaan serta berapa banyak produk yang harus dipakai. Yang terpenting ialah jangan sampai menyebabkan vagina menjadi iritasi ataupun alergi.

Keamanan

Faktor keamanan berhubungan dengan kesehatan. Misalnya saja pelumas yang berbahan dasar minyak tidak dapat dipakai saat pasangan sedang menggunakan kondom lateks, sebab kondom berbehan lateks tidak dapat berfungsi dengan baik apabila bertemu dengan pelumas minyak.

Selain memperhatikan dua faktor diatas, berikut ini terdapat beberapa jenis pelumas vagina yang memiliki kelebihan dan kekurangan sesuai dengan jenisnya, yaitu sebagai berikut:

Pelumas vagina berbahan dasar air yang mengandung gliserin

Pelumas berbahan dasar air yang mengandung gliserin memang banyak ditemukan di pasaran. Pelumas ini memiliki rasa sedikit manis karena mengandung gliserin. Saat anda menggunakan pelumas ini dan mulai mengering maka disarankan untuk tidak menambahkan pelumas lagi, cukup basahi dengan air atau air liur untuk menambah kelicinan. Pelumas ini memiliki kelebihan yaitu mudah untuk ditemukan, harganya murah dan aman digunakan untuk kondom lateks. Sedangkan kekurangannya ialah cepat kering, mudah lengket serta dapat memicu infeksi jamur pada vagina karena adanya gliserin.

Pelumas vagina berbahan dasar air tanpa kandungan gliserin

Tidak seperti pelumas yang mengandung gliserin, salah satu kelebihan pelumas tipe ini ialah tidak menyebabkan infeksi jamur pada vagina. Selain itu juga aman untuk digunakan dengan kondom lateks serta direkomendasikan untuk anda yang menyukai seks anal. Namun terdapat kekurangannya, yaitu terasa pahit karena tidak mengandung gliserin dan sulit ditemukan di pasaran.

Pelumas berbahan silikon

Pelumas vagina jenis ini merupakan salah satu pelumas yang tahan lama dan banyak direkomendasikan untuk anda yang memiliki vagina kering atau nyeri saat penetrasi. Kelebihan pada pelumas jenis ini ialah tidak dapat menembus pori-pori kulit dan tidak menimbulkan alergi. Disisi lain, kekurangannya ialah harganya cukup mahal dan sulit ditemukan ditemukan di toko-toko kesehatan terdekat, untuk membersihkannya juga perlu menggunakan air serta sabun agar menjadi lebih bersih.

Pelumas berbahan minyak

Pelumas ini sangat tidak cocok bila digunakan dengan kondom berbahan lateks. Namun aman digunakan untuk kondom yang terbuat dari nitril, polisoprena dan polyuretan. Selain itu kelebihan pelicin jenis minyak ialah aman untuk dipijat pada bagian kelamin serta aman untuk dikonsumsi (kecuali baby oil) dan mudah untuk didapatkan. Kekurangannya selain dapat merusak kondom, pelicin ini dapat menimbulkan noda pada kain sehingga harus berhati-hati dalam pemakaiannya.

 

Demikian beberapa hal yang perlu anda perhatikan bila ingin menggunakan pelicin untuk penetrasi vaginal maupun anal. Semoga bermanfaat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *