Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani BerselingkuhFaktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Perselingkuhan merupakan hal yang sering ditemui sebelumnya, bukan hanya di Indonesia namun juga dibelahan dunia lainnya. Perselingkuhan bahkan ditemukan pada orang-orang zaman Yunani dan Romawi kuno, Eropa pra-industri, Jepang kuno, cinta dan berbagai masyarkat lainnya.

Dikutip dari Psych Central, dalam jajakan pendapat terbesar yang paling komprehensi tahun 1994 lalu, Edward Launan dan timnya menemukan jika 20 persen wanita dan lebih dari 31 persen pria berusia 40 sampai 50 tahun melaporkan pernah terlibat dalam hubungan seksual dengan orang lain selain pasangannya sendiri yang resmi. Selain itu dalam sebuah buku yang berjudul The Chemistry Betwwen Us: Love, Sex and teh Science of Attraction melaporkan jika hampir 30 sampai 40 persen kasus perselingkuhan ternyata terjadi dalam pernikahan, baik itu perempuan maupun laki-laki.

Apa yang membuat seseorang berselingkuh?

Saat ini kita mengetahui beberapa orang yang dapat berselingkuh dari pasangannya, namun terkadang kita bertanya-tanya. Mengapa mereka berani mengamil risiko baik emosional maupun praktis untuk berselingkuh? Beberapa pendapat ahli menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang berani berselingkuh antara lain:

1.      Merasa kurang kepuasan seksual dalam pernikahan, dan hasrat untuk berhubungan seksual tambahan

Nafsu seksual sering kali hanya berumur pendek, dan gairah yang dirasakan seseorang dapat merosot turun dengan cukup cepat. Hal itu biasanya terjadi saat gairah seksual seseorang perlahan mati atau saat anda mengalami masalah emosional yang dengan pasangan. selain itu nafsu seksual juga dapat memudar saat kedua pasangan dalam hubungan perselingkuhan tidak menemukan banyak kesamaan lainnya yang terjadi di luar aktivitas seks.

2.      Merasa kurang puas secara emosinal dalam pernikahan

Keintiman baik itu keintiman fisik maupun emosional adalah salah satu kunci eratnya hubungan pernikahan, namun sayang tak semua pernikahan dapat mencapai hal itu. Saat seseorang tidak menemukan keintiman lahir-batin pada pasangannya tentu dia akan mencari hal lain.

Mencari keintiman emosional sebenarnya sama menariknya saat anda mencari keintiman fisik sebagai penyebab seseorang berselingkuh. Sebagian besar orang yang berselingkuh dengan alasan ini mengaku mereka merasa jika kebutuhan emosionalnya belum terpenuhi oleh pasangan. jenis perselingkuhan seperti ini umumnya tidak hanya melibatkan aktivitas seksual dan pelaku cenderung memilih untuk tetap dalam hubungan platonis ini.

3.      Keinginan untuk memperoleh penghargaan dari orang lain

Saling menghargai tentu menjadi kunci dalam aspek emosional pasangan yang harmonis. Dua orang yang tubuh terpisah secara emosional serta gagal untuk mengakui kebutuhannya dimiliki di dalam hubungan. Dapat menjadi salah satu alasan mengapa seseorang berselingkuh. Bahkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Susan Berkowitz pada beberapa suami yang berheni berhubungan seks dengan istrinya, 44 persen mengtaakan mereka merasa marah, dikritik dan tidak dalam pernikahannya. Selain itu peneliti lain bernama M.Gary Neuman, menemukan jika 48 persen pria mengaku tidak puas secara emosional sebagai alasan mereka berselingkuh. Mereka merasa jika tidak dihargai atau diharapkan.

4.      Tak lagi mencintai pasanganya dan telah menemukan cinta yang baru

Karena (baik emosional dan fisik) yang menurun/berkurang keintiman sering menjadi faktor utama yang mengarahkan seseorang untuk berselingkuh

5.      Ingin balas dendam

Saat sebuah hubungan terlanjut dalam kondisi buruk, keinginan untuk melukai pasangan dapat menjadi pemicu perselingkuhan. Sering kali salah satu pihak sengaja melakukan agar pihak lain tersakiti, dan merasakan luka yang sama yang dirasakan sebelumnya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *