Gelisah Setelah Putus Dari Kekasih, Simak Cara Mengatasinya

Gelisah Setelah Putus Dari Kekasih, Simak Cara Mengatasinya

Gelisah Setelah Putus Dari Kekasih, Simak Cara Mengatasinya

Apa yang anda rasakan setelah hubungan cinta kandas? Sedih, galau, kecewa dan gelisah semua itu wajar saja anda rasakan karena yang namanya sakit hati selalu pahit. Terkadang perasaan gelisah yang anda rasakan begitu menyita waktu dan pikiran anda saat sedang beraktivitas. Entah karena terlalu memikirkan mantan atau mengutuk diri sendiri atas kandasnya cinta. Rasa gelisah tersebut tentu tak boleh anda biarkan terlalu lama, karena hal ini akan merusak kualitas hidup anda.Gelisah Setelah Putus Dari Kekasih, Simak Cara Mengatasinya

Mengatasi rasa gelisah seusai putus dari kekasih

Menerima kenyataan jika anda telah berpisah dari orang yang paling disayangi tentu bukan hal yang mudah bukan? Hal ini terkadang membuat anda merasa gelisah dan uring-uringan sehingga anda menjadi kehilangan nafsu makan, dan kesulitan untuk tidur. Menurut seorang ahli psikologis klinis bernama Chloe Carmichael yang konsen dalam mengatasi rasa cemas, menjelaskan ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini, antara lain:

1.      Melakukan hobi

Tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasi rasa gelisah setelah putus cinta adalah mencari kesibukan. Rasa gelisah muncul karena anda terlalu memikirkan mantan kekasih dan kenangan bersamanya. Bahkan, pikiran ini semakin kuat saat anda mendatangi tempat-tempat yang menyimpan kenangan bersamanya atau momen yang mengingatkan anda pada sang mantan kekasih.

Untuk itu, cobalah kembali menggeluti hobi yang sudah lama anda lupakan, hal ini akan membantu anda merasa lebih tenang dan melepaskan pikiran dari mantan kekasih. Misalnya, anda suka dengan kegiatan travelling, maka tak ada salahnya mengambil cuti dan pergi mengunjungi tempat-tempat baru yang belum pernah  anda kunjungi sebelumnya.

2.      Hindari memainkan handphone terlalu sering

Saat anda putus dari kekasih, anda cenderung sulit melepaskan diri dari ponsel. Hal ini karena anda terlalu sibuk memantau aktivitas yang dia lakukan melalui sosial media, atau anda melihat kembali riwayat pesan selama masih berpacaran.

Kebiasaan ini tentu akan membuat anda semakin sulit move on, memang beradaptasi dengan kondisi baru bukan hal yang mudah. Untuk itu, cobalah untuk menghilangkan perasaan ‘kepo’ terhadap hal-hal yang berkaitan dengan mantan kekasih. Anda tak perlu terlalu sering mengecek handphone. Sebaiknya anda menjauhkan diri dari benda tersebut, gunakan pada hal-hal penting saja seperti pekerjaan.

3.      Mengingatkan diri sendiri

Untuk mengurangi rasa gelisah anda setelah putus dari kekasih ada baiknya mengingat diri sendiri, cobalah cari tahu apa penyebab hubungan anda berakhir. Mungkin saja anda berdua memiliki tujuan berbeda, sikap pasangan yang menyakiti anda, adanya orang ketiga, atau faktor lainnya.

Jika perlu anda dapat melakukan beberapa tips berikut ini untuk membantu menyadarkan diri anda:

  • Tulislah 5 alasan utama mengapa hubungan anda berakhir
  • Simpat daftar tersebut dalam dompet atau catatan di handphone anda
  • Menuliskan di cermin kamar atau tempat yang mudah anda lihat setiap hari
  • Meminta teman untuk mengingatkan anda

4.      Mengevaluasi diri

Cara terakhir yang dapat anda lakukan adalah mengevaluasi diri sendiri. walaupun hubungan anda kandas karena perilaku sang mantan yang kurang baik. Akan tetapi, bisa saja anda ikut berperan dalam penyebab kandasnya hubungan.

Cobalah melakukan evaluasi pada diri sendiri, dengan begini anda akan berusaha untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik. Selain rasa gelisah yang hilang anda akan lebih siap menjalin hubungan baru.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *