Kapan Saatnya Pasangan Pengantin Baru Untuk Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali?

Kapan Saatnya Pasangan Pengantin Baru Untuk Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali?

Kapan Saatnya Pasangan Pengantin Baru Untuk Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali?Kapan Saatnya Pasangan Pengantin Baru Untuk Melakukan Hubungan Seks Pertama Kali?

Malam pertama merupakan waktu pertama kalinya pasangan suami istri berbuhungan seks. Namun tak sedikit pasangan suami istri yang terkadang melewatkannya, masih banyak diantara mereka yang kebingungan waktu yang ideal bagi mereka untuk melakukan hubungan seks. Meskipun beberapa pasangan memilih untuk menunda malam pertamanya, namun ada pasangan yang langsung melakukan hubungan seks usai pesta pernikahan.

Apakah malam pertama adalah waktu ideal untuk bercinta?

Terkadang menyelenggarakan pesta pernikahan terkadang membuat kedua pasangan merasa lelah dan tidak bergairah untuk melakukan aktivitas di atas ranjang, apalagi jika pesta tersebut dilakukan di malam hari. Meskipun melakukan hubungan seks, pada akhirnya kedua pasangan tidak dapat menikmatinya. Sehingga seks terasa tidak nyaman dan menyakitkan.

Menurut pakar kesehatan seksual Dr. Andri Wanananda M.S dalam situs health detik mengungkapkan saat pasangan suami istri ingin melakukan hubungan seks di malam pertamanya, maka yang harus diperhatikan adalah kedua pasangan dalam keadaan bugar, baik secara fisik ataupun psikis. Jika dirasa masih letik untuk melakukan hubungan seks di malam pertama, maka sebaiknya tidak usah dipaksakan.

Fakta dan mitos mengenai malam pertama

Bila memaksakan malam pertama maka pasangan pengantin baru tidak dapat mencapai hubungan seks yang ideal dan sehat. Aspek kesehatan yang dimaksudkan adalah tidak ada rasa nyeri, kedua pasangan dapat mencapai kenikmatan seksual atau orgasme, serta hubungan seks harus diakhiri dengan wellness atau kasih sayang.

Akan tetapi menurut Dr. Andri sebagai pasangan suami istri yang baru resmi menikahperlu memahami 3 fungsi dalam berhubungan seksual. 3 fungsi tersebut adalah fungsi reproduksi (menghasilkan keturunan), fungsi rekreasi (mencapai kenikmatan seksual atau orgasme) yang terakhir kasih sayang.

Berbagai fantasi liar yang terkadang mengiringi malam pertama sering dialami pasangan pengantin baru. Mulai dari membuat moment romantis, seperti memenuhi kamar dengan lilin-lilin atau taburan bunga. Bukan hanya itu saja, terdapat mitos yang dipercayai oleh masyarakat mengenai darah yang keluar dari vagina wanita saat pertama kali berhubungan seks.

Dilangsir dari laman She Knows, mitos lain yang berkembang mengenai malam pertama adalah mengalami orgasme yang berlangsung beberapa kali baik wanita maupun pria. Atau mitos yang mengatakan ukuran penis mempengaruhi orgasme wanita. Berbagai mitos tersebut muncul akibat dari adegan seks yang ditunjukan dalam beberapa film porno.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Brand lingerie Bluebella, Inggris telah mematahkan mitos berbagai mitos tersebut. survei tersebut diikuti 1000 orang dewasa. Hasil yang didapatkan lebih dari 52 persen pasangan pengantin baru menghabiskan malam pertamanya tanpa melakukan hubungan seks. para partisipan mengaku pengalaman malam pertama dilewatkan dengan alasan terlalu lelah seusasi pesta pernikahan. apa yang menjadi fantasi pasangan mengenai malam pertama dibentuk dari cerita novel dan pengaruh film.

Malam pertama terkadang menjadi malam yang dinantikan kedua pasangan karena pertama kalinya mereka melakukan aktivitas seksual berdua. Namun malam pertama bukan berarti waktu yang ideal bagi pasangan untuk melakukan hubungan intim tersebut. waktu yang ideal sebenarnya saat kedua pasangan berada dalam kondisi sehat dan tidak keleleahan. Tak ada salahnya sambil menyiapkan pesta pernikahan anda dan pasangan berdiskusi kapan saatnya berhubungan seks, diskuis tersebut akan mempermudah anda merakan kenikmatan seksual.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *