Kapan Waktu Yang Tepat Mengajak Pasangan Untuk Menikah?

Kapan Waktu Yang Tepat Mengajak Pasangan Untuk Menikah?

Kapan Waktu Yang Tepat Mengajak Pasangan Untuk Menikah?Kapan Waktu Yang Tepat Mengajak Pasangan Untuk Menikah?

Sebelum menjalani hubungan yang serius biasanya seseorang harus melalui beberapa proses untuk meyakinkan dirinya jika kekasihnya tersebut adalah orang yang tepat untuk dijadikan sebagai pendamping hidup. Tak jarang jika banyak orang yang memilih proses pacaran untuk lebih mengenal pasangannya. Pada umumnya setiap pasangan yang merasakan jatuh cinta akan memikirkan seseriusan hubungan mereka dalam rentang waktu delapan bulan sampai dua tahun. Namun ada sebagian orang yang merasa cukup yakin dengan pasangannya dalam kurun waktu yang lebih cepat.

Hal yang harus dipertimbangkan menuju jenjang pernikahan

Sebenarnya lama waktu pacaran tak berpengaruh besar pada keyakinan seseorang terhadap pasangannya. Pertimbangan yang paling penting justru terletak pada seberapa kenal pasangan terhadap diri anda, begitu pula sebaliknya.

Apakah selama masa pacaran anda sudah mengenal karakternya entah itu baik atau buruk? Terkadang banyak keraguan yang dilanda oleh pasangan yang hendak menikah. Keraguan apakah mereka mampu mengimbangi pasangannya atau tidak? Pahamilah jika pernikahan bukan serta merta merubah perilaku dan karakter seseorang.

Dalam menjalin hubungan pernikahan cara pandang dan nilai yang dimiliki harus sejalan, hal itu diperlukan untuk mengurangi terjadinya konflik dalam pernikahan. Selain itu pikirkan baik-baik apa yang menjadi point penting bagi anda saat mengajak pasangan menikah? Jika anda telah menemukannya maka anda siap untuk menikah.

Tanda jika anda belum siap dengan pernikahan

Sebelum anda memutuskan untuk mengajak pasangan menuju jenjang pernikahan, cobalah untuk mengintropeksi diri sendiri. bisa jadi dalam diri anda, ada beberapa hal yang menunjukkan jika anda belum siap untuk menikah. Berikut ini adalah tanda-tandanya :

1.      Masih suka menyimpan rahasia dari pasangan

Jika anda masih senang menyimpan rahasia pribadi dari pasangan maka bisa jadi tanda kalau anda belum siap untuk menikah. Saat anda sering menyembunyikan persoalan penting tentang diri anda seperti keuangan, maka ada baiknya anda mengurunkan niat menikah.

Ingatlah ketika anda berniat mengajak pasangan untuk menikah, ubahlah diri anda jadilah pribadi yang berkomunikasi secara jujur dan terbuka dengan pasangan, begitupun sebaliknya. Ingat setelah menikah pondasi dari keharmonisan hubungan adalah kejujuran kedua pasangan.

2.      Memiliki masalah yang sama dan terus berulang

Jika hubungan anda sering mengalami masalah yang sama dan terjadi berulang kali selama hubungan masih terjalin maka hal itu bisa menjadi tanda jika anda belum siap untuk menikah. Harus anda pahami penikahan yang akan dihadapi rentan akan berbagai konflik, dan tentunya perlu kemampuan dalam menyelesaikan masalah secara berdua.

Saat masing-masing masih mementingkan ego dan merasa selalu menuntut ingin didengar dan dipahami. Maka sebaiknya lakukan intropeksi diri sebelum memutuskan untuk menikah.

3.      Menikah untuk membahagiakan orang lain

Jangan terlalu terburu-buru menikah hanya karena tuntutan dari orang tua atau anggota keluarga lainnya. Menjelang bertambahnya usia seorang anak, adalah hal wajar jika orang tua menanyakan kesiapan pernikahannya.

Ingatlah jika pernikahan dilakukan karena memang anda sudah siap, bukan karena tuntutan orang tua agar mereka bisa merasa bahagia. Jika perlu lakukan konsultasi dengan seorang yang lebih dulu menikah. Atau melakukan konsultasi pra nikah dengan seorang professional. Tujuannya agar mempersiapkan anda menuju jenjang pernikahan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *