Kekerasan Finansial Juga Merusak Pernikahan Anda

Kekerasan Finansial Juga Merusak Pernikahan Anda

Kekerasan Finansial Juga Merusak Pernikahan AndaKekerasan Finansial Juga Merusak Pernikahan Anda

KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga sebenarnya bukan hanya berkaitan tentang kekerasan fisik, seksual ataupun emosional saja. Ada banyak bentuk kekerasan dalam rumah tangga, salah satunya adalah kekerasan finansial (financial abuse). Kekerasan ini memang jarang diketahui oleh masyarakat, untuk menambah wawasan anda berikut penjelasannya.

Mengenal kekerasan finansial dalam pernikahan

Kekerasan finansial adalah sebuah bentuk kekerasan yang ditandai saat seseorang mengambil alih dan mengobtril sepenuhnya keuangan pasangan. setelah pasangan berhadil mengendalikan finansial, maka ia akan cenderung menutupi hingga menahan korban untuk mendapatkan uangnya. Misalnya, seorang istri yang mengelola keuangan rumah tangga sengan memberikan jatah uang saku setiap satu minggu kepada suaminya. Namun, saat istri mulai melarang suami untuk menarik uang demi keperluan yang lain seperti menservice motor atau menafkahi orangtuanya. Maka hal itu termasuk dalam kekerasan finansial.

Kekerasan finansial biasanya terjadi pada wanita keuangan dikontrol sepenuhnya karena khawatir jika pemasukan tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Walaupun kasus ini jarang didengar, namun korban dari kekerasan finansial dapat mengalami masalah mental. Untuk itu jika anda mengalami kekerasan finansial dalam pernikahan. Cobalah untuk membicarakannya dengan pasangan, dengan begitu masalah akan mudah terselesaikan.

Namun jika hal ini sudah tidak dapat dibicarakan dengan baik-baik maka cobalah pertimbangkan apakah anda tetap bertahan atau tidak.

Tanda jika penikahan anda mengalami kekerasan finansial

Banyak orang yang terlambat menyadari jika dalam pernikahannya terdapat kekerasan finansial. Agar anda tidak terjebak dalam kekerasan finansial yang dapat merusak kondisi psikologis anda. Berikut inia adalah tanda-tanda unsur kekerasaunsur kekerasan finansial antara lain :

  • Mendesak anda untuk berhenti dari pekerjaan, tujuannya agar anda hanya bergantu pada pasangan dan tidak dapat keluar dari hubungan tersebut
  • Membuntuti anda sampai ke tempat kerja, dengan maksud untuk membuat anda tidak nyaman bekerja dan terpaksa harus berhenti
  • Tidak diberikan akses ke bank, pasangan mulai melakukan penolakan untuk memberitahu anda bagaimana kondisi keuangan keluarga
  • Memberikan uang saku. Hal ini dilakukan untuk mewanti-wanti untuk keperluan anda sehari-hari. Apabila habis pasangan tidak akan memberikan tambahan
  • Membuat keputusan mengenai keuangan secara sepihak. Misalnya pasangan membeli motor atau mobil tanpa berdiskusi dengan anda terlebih dahulu
  • Menjual aset yang anda miliki dengan seenaknya. Misalnya rumah, motor atau mobil.
  • Tidak membayar tunjangan anak, sehingga membuat anda kesulitan dalam membayar tagihan atau utang

Pasangan yang melakukan Finansial abuse akan bertindak secara halus dan manipulatif. Dengan dalihnya membuat pasangan berkuasa penuh atas apa yang anda miliki saat ini. sehingga tanda-tanda kekerasan dalam pernikahan menjadi samar. Ketika anda mulai mencurigai sikap pasangan cobalah untuk memahami maksud dan tujuannya.

Menghadapi kekerasan finansial

Mengatasi kekerasan finansial memang tidak mudah, anda harus berani menanggung resikonya. Meskipun demikian bukan hal mustahil bagi anda untuk menghadapi situasi yang seperti ini. berikut ini adalah tips yang bisa anda coba :

  1. Mengamankan informasi pribadi, misalnya pin ATM atu kartu kredit, rekening tabungan, serta akun keuangan lainnya.
  2. Membuat tabungan untuk diri sendiri, simpanlah sedikit dari uang anda untuk ditabung tanpa sepengetahuan pasangan
  3. Mempelajari undang-undang perkawinan sebelum menikah, cobalah untuk mempelajari UU yang berisi utang, uang, dan kepemilikan aset antara anda dan calon pasangan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *