Kesalah Pengantin Baru Saat Berhubungan Seks Di Malam Pertama

Kesalahan Pengantin Baru Saat Berhubungan Seks Di Malam Pertama

Kesalahan Pengantin Baru Saat Berhubungan Seks Di Malam PertamaKesalah Pengantin Baru Saat Berhubungan Seks Di Malam Pertama

Malam pertama merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh kedua mempelai pengantin. Pada saat ini, pengantin baru bisa menghabiskan waktu bedua di kamar dan sudah diperbolehkan untuk melakukan berbagai aktivitas berdua termasuk dalam berhubungan intim. Akan tetapi ternyata banyak beredar mitor masyarakat yang menyebabkan perasaan kedua pengantin baru berkecamuk karena tidak sesuai dengan ekspetasi mereka, salah satunya adalah rasa nyeri yang dirasakan oleh wanita saat sedang berhubungan intim pertama kali.

Rasa nyeri yang muncul saat anda berhubungan intim pada malam pertama dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sisi psikologis serta sisi medis. Misalnya adanya infeksi pada bagian intin atau penyakit lainnya yang membuat hubungan seks anda menjadi tidak nyaman. Namun ada beberapa faktor lain yang menyebabkan malam pertama terasa menyakitkan sehingga tak jarang beberapa wanita mengaku sedikit trauma. Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak pembahasan di bawah ini.

1.      Perasaan gugup dan stres

Seks adalah interaksi paling intim yang terjadi antara dua manusia, seks mengkombinasikan kenikmatan fisik serta hubungan emosional kedua pasangan. akan tetapi bagi pengantin baru, seks merupakan hal yang baru. Adalah hal yang wajar jika kedua mempelai merasa gugup ataupun khawatir saat sedang melakukannya.

Pada dasarnya hubungan intim membutuhkan pikiran yang rileks saat melakukannya. Jika pikiran seseorang telah stres karena reaksi pasangan ataupun ketakutan tidak dapat memuaskan gairah seksual yang dirinya atau pasangan miliki, maka hubungan seks menjadi tidak nyaman.

2.      Memaksakan diri untuk melakukan hubungan seks di malam pertama

Ungkapan ‘malam pertama’ sangat erat dengan hubungan seksual yang dilakukan pada malam pertama setelah resmi menjadi pasangan suami istri. maka tak sedikit pengantin baru yang berpikir hubungan seksual perlu dilakukan pada malam setelah mereka menikah. Padahal, bisa saja anda dan pasangan, sama-sama kelelahan setelah menyelenggarakan perta resepsi sehingga tidak mampu melakukan aktivitas seks. Jika harus memiliki, mungkin ada baiknya anda memilih beristirahat atau tidur.

Saat kondisi fisik dan psikos anda lelah maka hubungan seks menjadi tidak maksimal. Jika memang tubuh anda belum siap, sebaiknya jangan paksakan tak ada salahnya bila anda menunda ‘malam pertama.’ Apabila anda dan pasangan memaksakan diri hubungan seks akan berujung pada rasa sakit.

3.      Tidak tahu harus memulai hubungan seks

Banyak pasangan pengantin baru yang tak memiliki bekal pengetahuan yang cukup mengenai seks. Terkadang mereka enggan mencari tahu sendiri bagaimana cara untuk memulai hubungan intim. Sehingga saat malam pertama mereka hanya saling berdiam diri dan merasa kikuk karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Untuk itu sambil menyiapkan pernikahan tak ada salahnya anda mencari informasi mengenai foreplay, intercourse dan after play baik melalui media atau bertanya langsung kepada ahli. Sehingga hubungan seks anda terasa lebih rileks, menyenangkan, dan meminimalisir rasa sakit.

4.      Malu untuk berinisiatif

Saat sudah resmi menjadi pasangan suami istri, seharusnya tidak ada hal yang diragukan untuk dibicarakan bersama, salah satunya adalah hubungan intim yang dapat meningkatkan keharmonisan. Namun, jika anda dan pasangan belum terbiasa membicarakan hubungan seks atau masih bingung menghadapi pasangan saat di ranjang, maka keinginan untuk berinisiatif hanya bisa dipendam. Padahal inisiatif mengenai seperti apa sentuhan tubuh yang anda sukai akan mempermudah hubungan seks.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *