Animal Sex

Ketahui tentang Zoophilia

Buat kalian yang suka usil cari-cari bokep, pasti pernah donk ketemu salah satu, salah dua atau salah banyak tentang video manusia yang berhubungan sex dengan hewan? Yang ada di pikiran kalian gimana? Jijik? Najong? atau malah Horny?? Atau bahkan ada yang bertanya, kok bisa ya main sama anjing?

Sebenernya, berhubungan sex dengan hewan itu sebutannya Zoophilia atau Bastialis. Sebutan “zoophilia” sendiri mulai dimunculkan pada penerlitian tentang  seksualitas dalam Psychopathia Sexualis (1886) oleh Krafft-Ebing. Si Om Ebing ini di tahun tersebut banyak menemukan kasus-kasus pelanggaran manusia terhadap hewan dalam hal seksual. Seperti memperkosa hewan dan menyodominya.

seks dengan hewan

Apakah perilaku seksual ini normal?

Berbicara normal tidak normal memang relatif ya. Tapi karena sebagian besar umat manusia di dunia ini lebih banyak yang berhubungan sex dengan sesama manusia, jadi manusia yang berhubungan sex dengan hewan dianggap tidak normal. Di abad ke 20, Zoophilia sendiri sudah masuk ke dalam penyimpangan sexual menurut psikiatri dan psikologi. Namun seiring dengan perkembangan zaman, American Psychiatric Association (APA) pada  DSM-IV (TR) telah merevisinya dan tidak lagi menganggap itu sebagai bentuk gangguan seksual, kecuali daya tarik manusia pada hewan membuat penderitaan pribadi seperti disertai oleh tekanan atau gangguan dengan fungsi normal.

Dan bahkan menurut peneliti Hani Miletski, AndreaBeetz dan Colin Williams dan Martin Weinberg yang mendalami zoophilia menyebutkan bahwa sebagai bentuk dari “zoosexuality”, yaitu sebagai orientasi seksual seperti orientasi seksual lainnya (misalnya, homoseksualitas).

bestialis

Apakah Zoophilia dan Bestialis itu sama?

Walau berhubungan sexnya sama, sama-sama dengan hewan tapi ada perbedaan mendasar antara zoophilia dan bestialis. Menurut Williams & Weinberg, zoophilia adalah orang-orang yang memiliki romantisme cinta atau hubungan yang intim pada  hewan, sedangkan Bestiality adalah orang-orang yang menggunakan hewan untuk kepuasan seksual mereka tanpa memperhatikan kesejahteraan hewan. Jadi zoophilia menganggap hewan sebagai subyek dan bestialis hanya menganggap hewan sebagai objek.

Banyak faktor yang sebenarnya membuat orang menjadi Zoophilia. Dari penelitian yang dilakukan bahwa sebenarnya mereka cenderung memiliki kebebasan secara seksual saat berhubungan sex dengan hewan. Hasil yang cukup mencengangkan adalah, saat berhubungan dengan hewan mereka akan cenderung feel free dan tidak perlu bersikap pura-pura seperti saat berhubungan seks dengan manusia. Namun disamping itu, memang ada juga Zoophilia memang tidak tertarik sama sekali dengan manusia.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *