ukuran penis

Konsultasi Seksual : Kualitas Fungsi Seksual Lebih Penting Dibanding Ukuran Penis

Konsultasi Seksual : Kualitas Fungsi Seksual Lebih Penting Dibanding Ukuran Penis

Kebanyakan pria terlalu mencemaskan ukuran penis dibandingkan dengan fungsi seksualnya. Semakin fokus memikirkan ukuran penis, maka hanya akan semakin menjadi beban pikiran. Terlebih, di masyarakat ada syarat yang tidak tertulis bahwa kejantanan pria dilihat dari ukuran penisnya. Hal-hal tersebut menjadikan banyak pria menjadi tidak percaya diri. Bahkan tidak jarang hal tersebut menjadi sumber gangguan psikis yang justru mengarah pada disfungsi ereksi.

Menurut Nim Christopher, Urolog dari St Peter’s Andrology Center di London, mengungkapkan bahwa banyak pasien yang mengikuti operasi pembesaran penis hanya karena menderita gangguan psikologis yang menyangkut ukuran penis. Padahal, penis yang pasien tersebut tidak mengalami gangguan fungsi seksual.  Dalam studi yang mendalam, Cristopher mendapatkan data bahwa sebanyak 42 pria pernah menjalani operasi pembesaran penis. Hasilnya didapatkan bahwa tingkat kekecewaan pasien-pasien tersebut sangat tinggi. Bahkan seringkali diantaranya mengajukan permohonan untuk prosedur operasi lagi.

Sebenarnya, perlu adanya perubahan dalam cara pandang dalam melihat masalah yang krusial ini. Yaitu dengan mendorong sudut pandang yang lebih obyektif terhadap fungsi ereksi dan bukan pada soal ukuran besar atau kecilnya. Rasa kecewa dan rasa cemas adalah dampak dari terjebak pada paradigma yang sesat. Seperti membandingkan dengan ukuran penisnya dengan milik orang lain, terlebih tergius saat melihat film porno yang sengaja mengeksploitasi seks. Padahal, setiap orang memiliki ukuran penis yang berbeda-beda, dan ukuran penis tidak menentukan seberapa baik fungsi ereksi seksualnya.

Hal tersebut terbukti dari hasil survey yang dilakukan oleh Cosmopolitasn Indonesia, bahwa hampir 50% wanita merasa tidak puas dengan kehidupan seksnya karena disfungsi ereksi dan ejakulasi dini. Hasil survey tersebut tidak menyebutkan bahwa kepuasan seks berdasarkan ukuran penis yang terlalu kecil.

Sehingga, perlu adanya perubahan persepsi pada pria dalam melihat esensi dalam hubungan seksual. Bahwa sesungguhnya hubungan seks tidak hanya berdasarkan pada kepuasan secara fisik semata. Saat berhubungan intim, wanita juga membutuhkan getaran emosional, perasaan dicintai serta merasa diperlakukan secara spesial oleh pasangannya. Dapat dikatakan, hubungan ranjang tidak ditentukan oleh ukuran penis, sehingga pria tidak perlu terlalu memusingkan ukuran penis karena hanya akan menjadi beban pikiran yang tidak ada faedahnya.

Indahnya hubungan seks ditentukan langsung oleh kreativitas dan komunikasi masing-masing pasangan.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *