Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Tak ada kisah asmara yang berjalan mulu, tentu setiap pasangan akan menghadapi masa dimana mereka memperdebatkan sesuatu. Meskipun sama-sama menjalani hubungan atas dasar cinta namun tentu anda dan pasangan memiliki kebutuhan, keinginan, dan pendapat yang berbeda.

Tak jarang terkadang hal itulah yang memicu pertengkaran, ada sebagian pasangan yang mampu mengatasi masalah dengan kepala dingin. Akan tetapi tak sedikit pula pasangan yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan solusi masalahnya. Apalagi jika pasangan adalah orang yang emosional.

Tentu sangat menguras tenaga dan waktu anda bukan jika terlalu sering dengan pasangan mengenai masalah meski sekecil apapun. Rasanya menghadapi pasangan yang emosional sering membuat anda merasa frustasi. Bahkan tak jarang anda pun ikut terpancing emosi dan hubungan menjadi semakin buruk.Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Namun jangan buru-buru memutuskan untuk berpisah dengannya, menghadapi pasangan yang emosional tentu bukan hal yang mudah. Perlu strategi yang baik dan tepat, berikut ini adalah langkah-langkahnya, antara lain:

1.      Jangan sampai anda ikut emosional

Memahami pasangan yang emosional memang perlu kesabaran dan pelan-pelan. Ingat terbawa emosi bukan jalan keluar yang tepat, hal ini justru membuat masalah menjadi semakin rumit. Ada baiknya anda membiarkan pasangan meluapkan kemarahannya terlebih dahulu. Tunggulah ia sampai tenang sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk mengajaknya diskusi dengan kepala dingin. Jika anda bersikap tenang, maka pasangan akan turut bersikap sama sehingga masalah pun akan lebih cepat terselesaikan.

2.      Cobalah hargai usaha pasangan

Salah satu cara menghadapi pasangan yang emosional adalah dengan menghargai setiap usaha yang telah dilakukan. Setelah amarah pasangan mereda, maka hindari membahas kesalahan yang dilakukannya. Hal ini akan menyulut emosi pasangan kembali.

Cobalah untuk menghargai segala yang telah dilakukan oleh pasangan untuk mencari jalan keluar masalah. Dengan demikian, anda dapat mengajak pasangan berdiskusi mengenai penyebab pertengkaran dengan suasana yang lebih tenang.

3.      Bangun komunikasi dengan baik

Hubungan yang sehat berasal dari komunikasi yang baik antara kedua pihak. Tentu beberapa pasangan akan merasa marah jika apa yang mereka ucapkan tidak didengarkan oleh orang lain. Untuk mengantisipasi hal tersebut ada baiknya anda mendengarkan setiap keluh kesah pasangan dengan baik. Cobalah pahami apa yang sebenarnya ia butuhkan. Jadilah pendengar baik baginya, bukan hanya sekadar menunggu giliran untuk bicara.

Setelah pasangan selesai menyampaikan apa yang ia keluhkan, sampaikanlah pendapat anda secara objekif. Namun usahakan anda tetap dalam kondisi tenang dan tidak menyudutkan pasangan. strategi ini sangat akan mencegah berbagai asumsi yang salah yang berujung pada kesalahan pahaman masing-masing.

4.      Intropeksi diri dan pahami apa penyebabnya

Ada hal lain yang tak kalah pentingnya selain meredam amarah pasangan. Ya, ada baiknya anda melakukan introspeksi diri dan memahami sumber masalah yang sebenarnya. Mungkin saja anda melakukan kebiasaan buruk atau kesalahan yang berulang-ulang sehingga pasangan menjadi geram dan emosional. Atau mungkin saja emosi tersebut merupakan watak pasangan.

Semakin anda menyadari sumber masalah, maka akan semakin mudah bagi anda untuk menghadapi pasangan. hal ini karena anda telah mengetahui dan mengkaui kesalahan yang dilakukan, sehingga menjadi bahan evaluasi bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *