Mengatasi Iri Hati, Saat Anda Belum Dikaruniai Anak

Mengatasi Iri Hati, Saat Anda Belum Dikaruniai Anak

Mengatasi Iri Hati, Saat Anda Belum Dikaruniai AnakMengatasi Iri Hati, Saat Anda Belum Dikaruniai Anak

Setiap wanita tentu ingin memiliki keturunan, apalagi jika kondisinya telah menikah. Tak segera memiliki keturunan mungkin sering dialami oleh beberapa pasangan, padahal usia bernikahan terbilang cukup lama. Tentu saja akan muncul kegelisahan dan rasa iri yang tak terbendung saat melihat teman, saudara atau orang lain yang sudah menggendong bayi.

Mengatasi rasa iri karena belum lepas mendapatkan momongan

Iri hati belum juga memiliki anak tentu sangat menyakitkan bagi perempuan, banyak studi yang menyebutkan jika rasa iri kepada orang lain dikarenakan mereka merasa gagal untuk meraih sesuatu yang diharapkan, yang ternyata berhasil dicapai oleh orang lain. Biasanya saat seseorang merasakan hal ini mereka akan mengisolasikan diri dari apa saja yang memicu rasa frustasi karena keirian mereka.

Bahkan tak jarang sebagian wanita memiliki untuk menarik diri dari lingkungan sosial baik itu dalam keluarga, teman ataupun tetangga. Banyak diantara mereka yang tidak tahan dengan pertanyaan “kapan punya anak?” atau hanya sekedar melihat kebersamaan antara ibu dan anak. padahal semakin menutup diri dapat menimbulkan gejala depresi pada seseorang.

Adalah hal yang wajar jika anda mengalami hal seperti ini, namun janganlah terlalu bersedih. Karena ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengatasi iri saat belum dikaruniai seorang anak, antara lain.

1.      Perbanyak pertemuan

Untuk mengatasi rasa iri hal yang harus anda pahami adalah berani untuk menghadapinya, melarikan diri dan membiarkan anda dalam ketakutan tentu bukan solusi yang tepat. Diibaratkan jika anda takut akan ketinggian, maka anda harus mendaki anak tangga lebih tinggi lagi. Sehingga lama-kelamaan anda akan terbiasa dan merasa lebih berani.

Begitu pula dengan menghadapo rasa iri karena belum dikaruniai momongan. Cobalah untuk datang ke pertemuan-pertemuan dengan orang lain baik itu keluarga atau teman yang telah memiliki anak kecil atau bayi. Usahakan anda ikut berperan aktifdan membantu mereka, misalnya menemani berbelanja perlengkapan bayi bersama saudara yang hendak melahirkan, membantu teman saat memandikan bayinya, mendekorasi kamar untuk menyambut kelahiran bayi saudara, bermain bersama anak teman yang masih kecil, dan masih banyak lagi. Jika rasa sakit hati itu muncul maka katakan pada diri sendiri jika apa yang dialami merupakan hal wajar. Jangan berpikir jika diri anda yang salah ataupun jahat. Jika perlu anda bisa mengikuti psikoterapi agar dapat mengatasi perasaan iri, dan hidup lebih bahagia.

2.      Menunggu itu hal yang wajar

Beberapa studi menunjukan jika rata-rata pasangan membutukan waktu 4 – 6 bulan untuk berhasil hamil, tandanya ada banyak pasangan membutuhkan waktu jauh lebih lama. Untuk itu menunggu masa kehamilan adalah hal yang wajar bagi pasangan yang telah menikah. Bila anda menganggap jika semua orang mudah hamil, ingatlah jika apa yang mereka alami sekarang adalah hasil dari usaha keras.

3.      Cari dukungan

Jangan hanya menanggung ini sendirian, cobalah untuk membicarakannya dengan teman, anggota keluarga atau mungkon komunitas yang beranggotakan ibu-ibu. Membagi beban pikiran dengan seseorang yang paham betul dengan kondisi anda tentu akan membantu. Usahakan janga tidak terlalu sering berkeluh kesah pada pasangan anda karena ini akan memicu masalah baru. Jika perasaan iri muncul, katakan pada diri sendiri “Suatu hari aku akan menjadi seorang ibu seperti yang lain”. Kalimat itu akan mensugesti anda dan memberikan semangat untuk berusaha lebih keras untuk segera hamil.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *