Mengembalikan Rasa Percaya Dirinya, Agar Tak  Merusak Keintimanan

Mengembalikan Rasa Percaya Dirinya, Agar Tak  Merusak Keintimanan

Mengembalikan Rasa Percaya Dirinya, Agar Tak  Merusak Keintimanan

Pada kondisi tertentu seseorang mungkin pernah kehilangan rasa percaya diri. misalnya saat pekerjaan ditolak, gagal mendapatkan promosi jabatan di kantor, dimarahi oleh atasan. Semua hal tersebut terkadang membuatnya merasa rendah diri dihadapan orang lain, termasuk pasangan sendiri.  Terlebih dalam hubungan asmara tentu kehilangan rasa percaya dapat berdampak buruk terhadap keintiman anda dan pasangan.Mengembalikan Rasa Percaya Dirinya, Agar Tak  Merusak Keintimanan

Bahkan hilangnya rasa percaya diri salah satu pihak dapat memicu sebuah konflik dalam hubungan asmara. Saat pasangan merasa kehilangan rasa percaya dirinya, ada baiknya anda melakukan sesuatu untuk mengembalikan rasa percaya diri pasangan. sehingga hubungan anda pun akan kembali harmonis seperti sebelumnnya.

Kehilangan rasa percaya diri dapat merusak keintiman anda dan pasangan

Cobalah perhatikan tingkah pasangan akhir-akhir ini, apakah dia menjadi mudah marah atau salah paham terhadap hal-hal sepele. Bisa jadi ini adalah tanda jika pasangan kehilangan rasa percaya dirinya. Entah apa penyebab pastinya. Jika sudah demikian ada baiknya anda membantu pasangan agar ia bersemangat dan rasa percaya dirinya tumbuh kembali. Sebab rasa percaya diri yang rendah perlahan-lahan akan mengikis keintiman hubungan asmara anda.

Dimuat dalam journla of Personality and Social Psychology, rasa minder dapat membuat pasangan merasa takut terhadap hubungan asmaranya. Sehingga ia akan menunjukkan dikap mudah tersinggung, sering berperasangka buruk terhadap pasangannya, hingga gampang terbawa emosi.

Hilangnya rasa percaya diri pasangan anda membuatnya selalu diselimuti oleh pikiran negatif mengenai hubungan atau bahkan diri anda. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu yang lama maka keharmonisan hubungan anda dan pasangan akan memudar.

Cara tepat mengembalikan rasa percaya diri pasangan

Sebagai pasangan tentu anda perlu membantu dia untuk mengembalikan rasa percaya diri, bukan hanya menuntut pasangan untuk melakukan sesuatu. Terlalu banyak menuntut justru membuat hubungan kondisi pasangan semakin parah.

1.      Jangan memarahi atau menyalahkan pasangan

Terkadang banyak orang yang justru memarahi, menyalahkan, menghakimi, bahkan menjauhi pasangannya saat menghadapi kondisi seperti ini. akan tetapi, di sisi lain anda tahu jika pasangan sebenarnya membutuhkan dukungan anda untuk bangkit. Ingatlah sejauh mana hubungan anda dan pasangan sekarang ini.

Bagaimana pun kondisi pasangan, hindari sikap memarahi atau menyalahkan atas kegagalan yang menimpanya. Memarahi atau menyalahkan pasangan akan membuat kondisinya semakin buruk dan bisa saja muncul masalah baru.

2.      Ajak bicara dari hati ke hati

Jangan terlalu banyak menuntut pasangan atau memintanya untuk secepat mungkin pulih. Akan lebih baik anda dan dia meluangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati. Jadilah pendengar yang baik saat pasangan ingin berkeluh kesah.

Meskipun anda tak tahu masalahnya namun dengan menjadi pendengar yang baik anda telah mendukung pasangan. bantulah pasangan untuk mengurai berbagai pikiran negatif yang memenuhi otaknya, namun jangan paksa ia untuk segera berpikir positif.

3.      Berikan pujian yang tulus atas usaha yang telah dilakukan

Cobalah puji pasangan dengan kalimat positif seperti “aku bangga dengan kamu!”, “Kamu hebat, tidak mudah menyerah dan berani bertanggung jawab.” Kalimat seperti itu akan membantu pasangan meningkatkan rasa percaya dirinya. Jika perlu anda dapat memberikan pelukan ngan dan menepuk pundak pasangan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *