Menghadapi Desakan Orangtua Agar Anda Cepat Menikah

Menghadapi Desakan Orangtua Agar Anda Cepat Menikah

Menghadapi Desakan Orangtua Agar Anda Cepat MenikahMenghadapi Desakan Orangtua Agar Anda Cepat Menikah

Semua orang pasti menginginkan pernikahan, dan tentunya dapat mendapatkan sosok pendamping hidup yang tepat. Namun terkadang kita harus menghadapi kendala baik itu dari diri sendiri maupun dari luar. Misalnya kita belum menemukan pasangan yang cocok untuk diajak berumah tangga, belum siap mental untuk menikah, dan merasa belum cukup secara meteri untuk menghidupi keluarga di kemudian hari.

Perjodohan salah satu cara orangtua agar anaknya menikah

Memang keinginan menikah tentu lahir dalam lubuk hati kita, akan tetapi pada kenyataanya ada orang lain yang mengharapkan kita untuk segera menikah. Orang lain yang dimaksudkan adalah kedua orangtua kita sendiri. Baik Ayah maupun Ibu tentu sangat menginginkan anaknya menikah, merasakan resepsi pernikahan, bertemu dengan besa, hingga meminang cucu dikemudian hari. Maka tak jarang banyak orangtua yang mendesak anaknya untuk segera menikah demi kebahagian yang disebutkan.

Tentu anda akan sangat merasa gelisah setiap kali orangtua menanyakan kapan menikah, atau meminta anda untuk segera menikah. Apalagi jika saat ini anda sedang berstatus sendiri dan sedang menikmati hidup yang dijalani. Kedua orangtua memaksa anda untuk segera mencari pasangan dan segera mengikatnya (melamar atau bertunangan). Apabila anda dianggap sebagai seseorang yang sulit untuk mendapatkan pasangan, maka akan ada yang dilakukan orangtua untuk mencari pendamping hidup anda. Salah satnya adalah dengan perjodohan agar anda segera menikah.

Perjodohan bisa saja menguntungkan anda, namun juga merugikan. Akan menjadi kerugian seseorang yang tidak memiliki chemistry dengan pasangannya, akan tetapi ia mendapatkan ancaman dari orangtua untuk segera menikah. Pernikahan yang dilakukan tanpa didasari cinta, tentu anda bisa membayangkan apakah anda akan bahagia bersama dia? Apakah pasangan anda tidak akan kecewa dengan anda jika ia tahu anda tak pernah mencintainya?

Mengambil keputusan untuk menikah perlu…

Mengambil keputusan untuk menikah tentu sebuah pilihan yang sulit, karena menikah sangat berkaitan dengan masa depan anda. Karena itulah ada baiknya anda merencanakan sematang mungkin sehingga tidak akan ada penyesalan yang dirasakan setelah menikah nanti. Saat anda mengambil keputusan ini, tentu harus ada komitmen yang besar dan dilandasi oleh pemikiran yang matang. Misalnya memiliki kesiapan mental dan kecocokan dengan pasangan, sekaligus anda merasa yakin dengan orang yang telah anda pilih sebagai pendamping hidup.

selain membutuhkan komitmet kedua pasangan, perlu adanya kesepakatan bersama antara anda dan pasangan mengenai pernikahan yang diinginkan. Diskuis ini bukan hanya berkaitan tentang tanggal, tempat, atau konsep pesta saja. perlu adanya diskusi mengenai setelah anda menikah seperti anak, tujuan bersama, hubungan seks, tugas dan tanggung jawab masing-masing hingga keuangan. Tentunya menikah juga harus didasari oleh perasaan senang, ketulusan, kesungguhan hati masing-masing atas pengambilan keputusan ini. bukan karena paksaan pihak lain, tuntutan atau mengejar target usia yang pas.

jika orangtua terus mendesak anda

jika orangtua anda terus mendesak untuk segera menikah maka carilah waktu yang tepat bagi anda dan orangtua berbicara. Berilah penjelasan pasanya mengenai pertimbangan waktu yang anda miliki. Tujuannya agar orangtua semakin memahami anda, serta gunakan kesempatan ini untuk lebih terbuka akan saran ataupun nasehat mereka.

Komunikasi yang dilakukan secara dua arah tentu akan membentu rasa pengertian antara anak dan orangtua. Cobalah untuk meminta mereka untuk mengurangi desakannya agar anda segera menikah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *