Menghadapi Orangtua Yang Terlalu Ikut Campur Urusan Pernikahan

Menghadapi Orangtua Yang Terlalu Ikut Campur Urusan Pernikahan

Menghadapi Orangtua Yang Terlalu Ikut Campur Urusan PernikahanMenghadapi Orangtua Yang Terlalu Ikut Campur Urusan Pernikahan

Saat anda dan pasangan resmi menikah itu tandanya kalian bertanggung jawab atas hidup masing-masing dan terlepas dari tanggungan kedua orangtua. Kalian memiliki hak dan kewajiban atas diri sendiri dan pasangan. namun pada kenyataannya masih banyak kasus pernikahan yang sulit melepaskan diri dari kekangan orangtua kandung atau mertua. Bahkan terkadang beberapa orangtua masih bersieras untuk ikut campur dalam pengambilan keputusan masalah pernikahan sang anak.

Tentu saja adanya ikut campur orangtua membuat hubungan pernikahan anda tidak sehat, meskipun terkadang orangtua menjadi salah satu tempat untuk berkonsultasi. Namun bukan berarti mereka memiliki hak sepenuhnya atas pernikahan anda. Orangtua yang terlalu banyak ikut campur urusan pernikahan anda akan menjadi konflik yang besar di kemudian hari.

Jika anda mengalami kondisi demikian berikut ini merupakan tips untuk menghadapi orangtua yang terlalu ikut campur urusan pernikahan.

Menghadapi orangtua yang suka ikut campur dalam urusan rumah tangga

Menghadapi kondisi itu terkadang sebagai anak anda mengalami dilema yang besar. Di satu sisi anda ingin menjalani kehidupan rumah tangga yang lebih baik dari kedua orangtua. Namun di sisi lain anda minim akan pengalaman, dan orangtua lah orang terdekat anda yang akan memberikan banyak nasehat-nasehat untuk menjalani kehidupan pernikahan.

Yang menjadi permasalahan adalah orangtua akan tersinggung saat anda mengatakan ketidaknyamanan saat mereka terlalu ikut campur. Agar hubungan anda dengan pasangan tetap baik tanpa menyakiti perasaan orangtu berikut ini adalah tips yang bisa anda praktekan.

1.      Satukan suara dengan pasangan

Dalam hubungan pernikahan adalah saatnya anda dan pasangan menjadi satu kesatuan. Oleh karena itu semua hal yang dilakukan harus berdasarkan kesepakatan bersama terutama saat menghadapi orangtua. Saat anda putuskan untuk satu suara dengan pasangan itu artinya anda menyepakati keputusan yang telah didiskuiskan tanpa rasa keberatan sedikitpun.

Pertama, cobalah terbuka dengan pasangan mengenai perilaku orangtua yang terlalu ikut campur. Setelah anda dan pasangan saling mengutarakan perasaan masing-masing, maka mulailah buat kesepakatan batasan apa saja yang boleh dan tidak boleh dicampuri oleh kedua orangtua.

Diskusikan pula bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan setiap batasan yang dibuat kepada orangtua. Tujuannya agar mereka tidak mudah tersinggung dengan penyampaian anda yang kurang tepat.

2.      Mendekatkan diri dengan orangtua atau mertua

Ketika orangtua terlalu banyak mencampuri urusan pernikahan anda, janganlah menjauhi mereka. Mungkin menjauh dari orangtua bisa membuat mereka berhenti ikut campur urusan pernikahan anda. Namun hubungan antara anda dan orangtua menjadi merenggan.

Untuk itu cobalah untuk mengakrabkan diri dengan mereka. Kenali karakter orangtua lebih  dalam, dengan begitu anda bisa mencari cara bagaimana menghadapi mereka. Dan orangtua pun akan lebih memahami perasaan anda dan pasangan.

3.      Kendalikan emosi di depan orangtua

Rasa kesal yang muncul saat orangtua ikut campur adalah hal yang wajar. Namun yang harus diingat adalah tetap menahan diri agar tidak terbawa emosi. Jangan terlalu diambil pusing tentang apa yang disampaikan mereka. Ingatlah di sisi lain anda masih memiliki beberapa alasan kenapa anda menolak pendapat mereka. Dengan argument yang jelas dan mendasar tentu kedua orangtua tak akan memaksa anda dan pasangan untuk mengikuti kehendaknya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di http://maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *