Menjadi Single Parent? 7 Hal Yang Diperhatiakan Saat Mencari Pasangan Baru

Menjadi Single Parent? 7 Hal Yang Diperhatiakan Saat Mencari Pasangan Baru

Menjadi Single Parent? 7 Hal Yang Diperhatiakan Saat Mencari Pasangan BaruMenjadi Single Parent? 7 Hal Yang Diperhatiakan Saat Mencari Pasangan Baru

Menjadi single parent atau orangtua tunggal adalah sebuah perjuangan seseorang yang besar agar seseorang mampu memenuhi segala kebutuhan anaknya. Ada kalanya orangtua tunggal merindukan sosok pendamping untuk menemaninya melalui hari-hari bersama. Memang tidak ada salahnya untuk lebih membuka hati terhadap orang lain. Namun sebelumnya pastikan terlebih dahulu apakah ini hanya keinginan sementara saja atau memang kebutuhan anda.

Langkah awal yang harus dilakukan untuk memulai hubungan baru adalah pastikan hati anda siap menerima sosok pendamping hidup yang baru. Siap untuk melepas hubungan dengan mantan pasangan baik itu keluhan ataupun dendam. Jika hati anda telah netral barulah anda mencari sosok pasangan yang mampu menemani anda menjadi orangtua bagi anak-anak.

Namun memilih seperti ni bukanlah hal yang mudah, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelumnya antara lain:

1.      Carilah pasangan yang mampu memberikan contoh baik pada anak anda

Bagi anda yang berstatus single parent, setelah bercerai sangat penting bagi anda mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan dengan siapa anda akan merajut cinta kasih. Anak tentu menjadi pertimbangan besar anda, bisa saja anda memilih seseorang atas dasar cinta, namun bagaimana dengan anak? usahakan pilihlah pasangan yang dapat menjadi contoh anak, kelak saat ia sudah dewasa.

2.      Ingatlah jika perilaku orangtua akan selalu dilihat oleh anaknya

Anak tentu membutuhkan kedekatan lebih jika melihat orangtuanya sedang mencari pasangan baru. Terkadang saat anda diselimuti bunga asmara karena pasangan baru anda biasanya muncul perasaan bergejolak, gembira serta gugup. Perasaan senang boleh saja namun coba kendalikan lagi perasaan tersebut untuk tetap menjadi pribadi yang berwibawa, memiliki nilai dan disiplin di depan anak anda. Hal ini sangat penting agar anak anda tetap memiliki respect terhadap apa yang anda lakukan.

3.      Bijak dalam mengatur waktu

Waktu merupakan hal penting yang harus anda pikirkan, jangan sampai waktu mencari pasangan cenderung lebih banyak dibandingkan bermain dengan anak anda atau untuk diri sendiri. coba atur waktu dengan baik terutama untuk anak, jangan tinggalkan momen-momen penting hanya untuk mencari pasangan. Bijak dalam menggunakan waktu agar segala urusan yang anda miliki dapat berjalan dengan baik.

4.      Kenalkan pasangan anda kepada anak jika memang hubungan ini serius

Jangan terlalu cepat anda memperkenalkan dia kepada anak-anak, pastikan pasangan yakin untuk menikah dengan anda dan siap menjadi orangtua bagi anak-anak anda. Jika memang yakin berilah sedikt ruang bagi pasangan dan anak anda untuk saling mengenal satu sama lain. Terlalu banyak perkenalan dengan calon orangtua barunya justru akan memicu rasa kecewadan defensif.

5.      Jangan sampai anak anda mengalami risiko

Kenali lebih dalam lagi mengenai pasangan anda sendiri sebelum berlanjut ke hubungan hubungan yang lebih serius. Carilah informasi dari berbagai media mulai dari google, media sosial, hingga lingkungan keluarga dan pertemanannya. Anda harus tahu bagaimana sikap dan perilaku pasangan anda pada anak-anak. jangan sampai anak menjadi korban pahitnya perjalanan memiliki orangtua baru karena kesalahan anda dalam memilih pasangan. diskusikan ini dengan anak anda, namun jika terlalu dalam anda membahasnya pun juga tidak bagus. Dampaknya anak akan menjadi memahami masalah-masalah orang dewasa padahal belum waktunya mereka memahami itu.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *