Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Kembali Setelah Bercerai

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Kembali Setelah Bercerai

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Kembali Setelah Bercerai

Setiap orang tentu tidak ingin hubungan pernikahannya berakhir pada perceraian, namun terkadang perceraian adalah jalan satu-satunya yang ditempuh jikalau pernikahan sudah tak sehat lagi dan merugikan salah satu atau kedua pihak.Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Kembali Setelah Bercerai

Move on dari perceraian tentu bukan hal yang mudah, terkadang butuh waktu lama untuk membebaskan diri dari trauma perceraian dan memulai hubungan baru. Bahkan ada beberapa orang yang kehilangan rasa percaya diri setelah bercerai dengan mantan pasangannya. Namun anda tak perlu khawatir berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri anda antara lain:

1.      Jangan menyalahkan diri atas perpisahan yang terjadi

Meskipun gagal mempertahankan rumah tangga, namun jangan pernah merasa terbebani atas perpisahan yang telah terjadi. Apapun yang telah anda perbuat demi mempertahankan pernikahan adalah usaha terbaik anda agar tetap bersama pasangan. meskipun berakhir dengan perpisahan, baik anda dan mantan pasangan telah memiliki berbagai cara untuk tetap menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak.

Jika anda bercerai namun belum dikaruniai anak, maka hal yang harus anda ketahui adalah percerian tersebut memberikan pelajaran hidup untuk lebih mempersiapkan diri menjalin hubungan yang lebih serius lagi. Jadikan pengalaman ini sebagai transisi untuk melewati kehidupan selanjutnya.

2.      Menjaga diri tetap sehat baik fisik maupun mental

Menjaga kesehatan diri pasca perceraian tentu sangat penting. Terkadang banyak orang yang justru tidak merawat diri setelah bercerai dari pasangannya, mereka cenderung tidak memperhatikan pola makan dan mengurung diri dalam rumah. Salah satu cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri adalah dengan tetap menjaga kesehatan tubuh. Cobalah lakukan olahraga secara rutin, atur pola makan anda dan jam tidur. Jika anda saat ini status anda adalah single parent maka tak ada salahnya mengajak anak-anak berolahraga bersama.

Selain menjaga stamina tubuh, berolahraga dengan anak akan mempererat kedekatan orangtua dan anaknya.

3.      Melakukan kegiatan yang disukai dengan orang terdekat

Perceraian memang membawa kesedihan dalam hati anda, namun jangan sampai anda larut. Tak ada salahnya melakukan berbagai aktivitas dengan orang terdekat anda. Anda bisa mengajak sahabat untuk berjalan-jalan selain mengalihkan anda dari kesedihan, hal ini akan menghibur anda dari rasa sakit.

Umumnya bagi kalangan laki-laki memilih menikmati keindahan alam dengan naik gunung, memancing, off road, diving atau kegiatan alam lainnya selepas bercerai. Sedangkan perempuan cenderung menghabiskan waktu di salon, pusat perbelanjaan bersama teman-temannya.

Bagi anda orangtua tunggal tak ada salahnya untuk mengajak si kecil berlibur atau sekadar jalan-jalan.

4.      Lepaskan dan ikhlaskan keadaan

Melepaskan dan mengikhlaskan memang tak mudah entah bagi wanita ataupun pria bahkan orangtua tunggal. Peran yang harus dilakukan akan sangat berbeda tanpa adanya sosok patner hidup. Perlahan anda harus mengikhlaskan apa yang bukan milik anda lagi.

Segera habiskan rasa sakit hati anda agar lebih mudah bagi anda untuk melangkah ke depan. Bukan demia orang lain, hal ini harus anda lakukan untuk diri sendiri. jangan lagi anda menyesali hal yang telah lalu, cobalah bangkit dan melangkah ke depan. Namun yang perlu anda ingat janganlah terburu-buru. Menerima perceraian tentu butuh waktu, usaha, dan keikhlasan yang besar.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *