tips seks saat bulan puasa

Menyiasati Hubungan Seks di Bulan Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulang yang sangat dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di dunia. Bulan yang mewajibkan untuk berpuasa selama 30 hari ini menjadi momen yang tak pernah dilewatkan untuk menyucikan diri serta memperbaiki diri dengan memperbanyak beribadah. Dibalik itu semua, bagi pasangan yang sudah menikah seringkali kebingungan bahkan ketakutan saat akan berhubungan seks di malam hari saat bulan puasa. Takut ibadah yang dijalankan menjadi tidak maksimal.

Kebingungan serta ketakutan tersebut berasal dari kurangnya pengetahuan tentang mensiasati hubungan seks saat bulan puasa. Menurut Surat Al-Baqarah ayat 187, bagi pasangan suami istri yang melakukan jima’ (hubungan seks) di malam hari pada bulan Ramadhan. Sehingga, tidak dianjurkan bagi pasangan untuk benar-benar tidak berhubungan badan selama bulan Ramadhan.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa saat berpuasa membuat produksi hormon seksual lebih meningkat dari biasanya. Seks merupakan hal yang primer sehingga sangat penting menyalurkannya dengan berhubungan suami istri  di malam hari. Sebab jika pasangan tidak melakukan hubungan seks sama sekali maka akan berakibat pikiran tidak tenang, sulit berkonsentrasi sehingga dapat mengganggu kelancaran beribadah puasa.

Agar Anda dapat berkonsentrasi dalam beribadah, berikut ini beberapa cara untuk mensiasati hubungan seks yang bisa Anda dan pasangan lakukan :

Pilih Waktu yang Tepat

Hubungan seks di bulan Ramadhan boleh dilakukan setelah ibadah wajib dijalankan, yaitu setelah berbuka puasa, di waktu malam setelah ibadah tarawih atau menjelang sahur. Anda juga mensiasatinya dengan sahur lebih awal sehingga menyisakan waktu yang cukup untuk berhubungan intim.

Tetapkan Hati

Saat Anda dan pasangan memutuskan untuk melakukan hubungan intim di malam hari bulan puasa, hal pertama yang perlu Anda lakukan ialah mantapkan hati. Buang jauh rasa bersalah karena Anda dan pasangan memutuskan untuk berhubungan intim. Saat hati Anda masih setengah-setengah akan berdampak pada kepuasan seks yang tidak maksimal. Yang terpenting ialah hubungan seks yang dilakukan tidak menggugurkan ibadah wajib. Pikirkan bahwa hubungan seks yang Anda lakukan dengan pasangan ialah kebutuhan dasar yang wajib untuk dipenuhi.

Quickie Sex

Jika selama ini aktivitas ranjang dilakukan dengan durasi lebih lama, maka akan dapat mengurangi energi Anda dan pasangan dalam menjalankan ibadah puasa di siang hari. Terlebih terdapat beberapa ibadah lain yang perlu Anda dan pasangan lakukan untuk menambah pahala berpuasa.  Oleh karena itu untuk menghemat energi, seks instan atau seks kilat bisa menjadi pilihan gaya seks yang bisa menjadi salah satu pilihan. Dengan melakukan quickie sex ini Anda dan pasangan tetap mendapatkan kualitas orgasme yang sama walau dalam waktu yang relatif singkat.

Baca juga: Tips Quickie Sex yang Bikin Ketagihan

Mandi Junub

Setelah Anda dan pasangan selesai berhubungan seks sesuai waktu yang telah ditentukan, agar keesokan harinya dapat kembali beribadah puasa maka Anda dan pasangan wajib melakukan mandi Junub. Mandi Junub merupakan penyucian diri untuk syarat syah sholat maupun berpuasa Ramadhan. Agar stamina tubuh tetap terjaga, maka Anda bisa mandi junub setelah berhubungan seks dengan menggunakan air hangat. Namun jika Anda dan pasangan tidak sempat mempersiapkan air hangat, maka mandi Junub bisa dilakukan sebelum imsak atau sebelum adzan subuh.

Tak ada larangan berhubungan seks bagi suami istri di bulan suci Ramadhan, hanya saja Anda perlu memperhatikan hal-hal di atas agar hubungan tetap harmonis dan ibadah tetap berjalan lancar

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *