hypersex

Pasangan Anda Hypersex? Kenali cirinya berikut ini

Memiliki kekasih yang selalu antusias saat berhubungan seks dengan Anda memang merupakan salah satu yang mengasyikkan, terlebih pasangan Anda tidak pernah absen dalam aktivitas tersebut. Namun ada kalanya, Anda merasa kelelahan mengikuti permintaan pasangan dalam aktivitas ranjang tersebut. Dan bahkan Anda kesulitan untuk mengikuti ritme pasangan yang sangat tinggi. Bisa jadi, pasangan Anda mengalami suatu gangguan yang disebut dengan hypersex.

Hypersex merupakan obsesi yang sangat berlebihan terhadap aktivitas seks yang dapat berdampak pada kehidupan sosial seseorang.  Seseorang yang menderita hypersex sangat sulit untuk mengontrol keinginan seksnya, sehingga ia akan selalu ketagihan berhubungan seks walaupun sebelumnya telah berhubungan seks berkali-kali. Perilaku ketagihan seks ini sangat berhubungan dengan kemampuan seseorang mengendalikan emosinya.

Hypersex termasuk pada gangguan perilaku seksual. Gangguan ini bisa terjadi pada semua orang, baik laki-laki maupun perempuan. Bagi laki-laki gangguan hypersex ini dinamakan dengan satrasis sedangkan bagi perempuan disebut dengan nymphomania.

Bagi seseorang yang menderita hypersex, hal tersebut dianggapnya sangat wajar sehingga jarang sekali penderita hypersex mengkonsultasikan diri ke dokter maupun ahli kejiwaan. Oleh karena itu seringkali orang terdekat seperti pasangan ataupun keluargalah yang dapat melihat keanehan perilaku orang yang menderita hypersex dan berinisiatif untuk mengkonsultasikannya pada ahli.

Banyak faktor mengapa seseorang mengalami hypersex, selain faktor biologis seperti gangguan hormon pada otak yang tidak seimbang. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa seseorang yang menderita hypersex memiliki kimia otak yang kadarnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang kebanyakan, seperti tingginya hormon serotonin, dopamine dan norepinephrine.

Selain berasal dari faktor biologis, gangguan ini juga berasal dari sisi kejiwaan. Beberapa ahli menyebutkan bahwa gangguan hypersex dapat diakibatkan oleh trauma seksual yang dialami pada masa lalu. Pengalaman seksual yang menyakitkan akan tertanam dalam bawah sadar yang menjadikan seseorang berperilaku tertentu. Bagi beberapa orang akan menganggap seks sebagai sesuatu yang harus dihindari, namun ada pula yang justrus menganggap seks sebagai sesuatu yang harus selalu dipenuhi. Oleh sebab itu, hal tersebut menjadi berdampak pada sulitnya untuk mengatur emosi serta mengendalikan diri dan menjadikan seks sebagai sebuah pelampiasan saat mengalami suatu masalah.  Oleh sebab itu, seseorang yang sulit mengendalikan dorongan seksnya juga berpengaruh pada sulitnya untuk mengendalikan diri di dalam aspek kehidupan lainnya.

Untuk lebih memudahkan Anda mengenali ciri hypersex, berikut ini beberapa hal yang bisa anda perhatikan:

Frekuensi Hubungan Seks yang tidak Normal
Seorang hypersex akan terobsesi dengan hubungan seks, sehingga tak jarang ia akan bisa berhubungan dengan frekuensi yang tidak normal bagi orang kebanyakan. Misalnya saja, orang yang hypersex bisa berhubungan seks sebanyak 20 kali dalam sehinggu atau tiga sampai empat kali dalam sehari

Tidak Pernah Merasa Puas
Mereka yang mempunyai kecenderungan hypersex cenderung sulit untuk merasakan kepuasan secara seksual. Mereka akan terus menerus mencari hingga menemukan kenikmatan yang membuatnya senang, walau sampai merugikan atau menyakiti partner seksnya sekalipun.

Sering Berselingkuh
Seseorang yang memiliki kecenderungan hypersex, akan melakukan hubungan seks dengan berganti-ganti orang. Hal tersebut karena ia merasa tidak mendapatkan kepuasan dari pasangan atau bisa juga ingin mendapatkan sensasi berhubungan seks yang berbeda pada tiap orangnya. Sehingga bisa dikatakan seseorang memiliki kecenderungan hypersex akan sangat mudah untuk berselingkuh.

Selalu memikirkan Seks
Seseorang yang terobsesi dengan seks isi pikirannya yang dominan pastinya segala sesuatu tentang seks. Imajinasi seks yang liar seringkali ingin segera dilakukan dan jarang sekali dipertimbangkan resikonya. Ia akan menghiraukan akibat dari perilaku seksnya meski dapat mengakibatkan terjegal oleh hukum. Hal tersebut dikarenakan di dalam pikirannya hanya hal yang dapat memuaskan dirinya.

Tak perlu ragu dan malu untuk segera konsultasikan ke dokter ataupun ahli jiwa jika pasangan Anda memiliki beberapa ciri-ciri diatas. Dengan mengkonsultasikannya, maka Anda dan pasangan akan mendapatkan solusi untuk permasalah tersebut. Semoga bermanfaat.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *