Saat pasangan menggoda lawan jenis di sosial media, ini yang harus anda lakukan

Saat pasangan menggoda lawan jenis di sosial media, ini yang harus anda lakukan

Saat pasangan menggoda lawan jenis di sosial media, ini yang harus anda lakukanSaat pasangan menggoda lawan jenis di sosial media, ini yang harus anda lakukan

Meskipun anda dan pasangan saling terikat oleh hubungan cinta, namun jangan sampai anda melarang pasangan untuk berteman baik dengan lawan jenisnya. Jika pasangan anda hanya sebatas bersenda gurau, membicarakan pekerjaan atau tugas kuliah tentu ini hal wajar dan anda tak perlu curiga. Akan tetapi, bereda kasus jika pasangan anda ketahuan menggoda lawan jenisnya di sosial media, mungkin anda perlu curiga atas perilaku ini.

Secara tidak sengaja anda melihat percakapan pasangan dengan orang lain terlebih lawan jenis. Dimana isi pesannya berupa gombalan yang menggoda, meskipun maksudnya bergurau. Namun tetapi saja, jika pasangan mengertai panggilan sayang, atau kalimat-kalimat yang mengarahkan pada hubungan yang lebih dari teman. Hal ini termasuk dalam bentuk perselingkuhan.

Menurut seorang pakar hubungan sekaligus penulis buku berjudul “The Monogamy Myth” bernama Peggy Vaughan melakukan penelitian. Dari penelitiannya ditemukan sejumlah 56% hubungan online berubah menjadi perselingkuhan dalam kehidupan nyata, hanya dalam jangka waktu satu minggu.

Saat anda mengetahui pasangan yang menggoda lawan jenis, sebaiknya jangan terburu-buru untuk memarahi atau menuduhnya berselingkuh. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghadapi perilaku pasangan ini, antara lain:

1.      Renungkan sebelum anda membicarakannya

Sebelum anda ingin memarahi pasangan, cobalah luangkan waktu sejenak untuk merenungi kejadian ini. cobalah pikirkan mengapa pasangan dapat menggoda lawan jenisnya di sosial media? Bukan pikiran anda baik-baik, jangan sampai emosi justru mengambil alih diri anda. Saat merasa lebih tenang, anda pun bisa mengungkapkan perasaan yang sebenarnya dengan jelas. Serta menyampaikan rasa marah dengan lebih terkontrol.

2.      Tahan emosi anda

Selalu katakan pada diri anda untuk tetap menahan emosi. Meskipun, saat ini kebanyakan orang cenderung lebih sering menyelesaikan masalahnya dengan emosi dan drama. Akan tetapi ketahuilah sikap ini justru tidak akan menyelesaikan masalah anda. Maka dari itu, tetaplah berpikir tenang, cobalah berdiskusi dari hati ke hati. Buat diskusi menjadi dua arah, jangan menolak untuk mendengarkan penjelasan pasangan anda.

Menurut seorang psikolog klinis dewasa bernama Wulan Ayu Ramadhani M.Psi mengungkapkan, bicarakan secara perlahan dan beri kesempatan pasangan untuk menjelaskan. Terkadang saking marahnya apapun yang ia katakan tidak anda pedulikan, hal ini justru dapat menghambat komunikasi antara anda dan pasangan.

3.      Jangan menuduh terlebih dahulu

Memang dalam kondisi seperti ini, anda akan berprasangka yang bukan-bukan mengenai pasangan. namun, lebih baik anda menahan itu semua hindari penggunaan kalimat yang menuduh atau menyudutkan pasangan. usahakan anda tetap tenang, anda bisa memulai pembahasan dengan menanyakan apa hubungan pasangan dengan orang tersebut. katakan pada pasangan jika anda merasa tidak menyaman melihat pembicaraan dirinya yang menggoda lawan jenis tersebut.

4.      Cari solusi yang tidak merugikan anda berdua

Saat berdiskusi dan anda mengetahui kejelasan dari pasangan, cobalah untuk mencari solusi masalah ini bersama-sama. apakah hubungan anda masih dapat dipertahankan atau tidak? Jika iya maka bangunlah komitmen baru yang sama-sama disepakati.

Selain itu, jadikan momentum ini sebagai waktu untuk evalusi. Sebab sikap pasangan yang menggoda lawan jenisnya bisa saja disebabkan oleh perilaku anda. Ada baiknya anda dan pasangan sama-sama memaafkan dan memperbaiki diri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *