Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Kehamilan merupakan hal yang memerlukan banyak persiapan agar sang ibu dan bayi sama-sama sehat. Kedua pasangan, khususnya pihak wanita tentu harus siap secara fisik dan mental sebelum memiliki anak. Karena bagi beberapa wanita mengaku menemukan kesulitan selama masa kehamilan. Akan tetapi kehamilan yang terjadi tanpa ada rencana ataupun keinginan oleh sang ibu. Tentu hal ini akan menjadi masalah bagi ibu atau sang bayi, karena pihak wanita yang belum siap untuk hamil. Kondisi ini disebut dengan kehamilan yang tak direncanakan. Jika sudah demikian apa yang harus dilakukan oleh sang ibu, dan orang terdekatnya?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Sumber : Freepik

Risiko dari kehamilan yang tak direncanakan

Kehamilan yang tak direncanakan dapat terjadi pada wanita yang belum maupun sudah memiliki anak namun tak ingin memiliki anak lagi, atau saat waktu kehamilan tidak sesuai dengan keinginannya. Kehamilan yang tak direncanakan umumnya terjadi karena saat kedua pasangan melakukan hubungan seks tanpa ada alat kontrasepsi atau penggunaan alat kontrasepsi yang tidak konsisten atau salah. Sehingga, hal ini dapat berisiko pada kesehatan, kondisi psikologis hingga kehidupan sosial.

1.      Komplikasi dan kematian

Risiko yang dapat dialami pada ibu dengan kehamilan yang tak direncanakan adalah perluang terjadinya komplikasi saat kehamilan lebih tinggi dan dapat menyebabkan kematian pada bayi dan sang ibu. Kehamilan yang tak direncanakan pada usia remaja dapat memicu kondisi kesehatan yang lebih parah pada sang ibu. Ibu hamil di usia remaja dapat mengalami toksemia, anemia, komplikasi kelahiran dan kematian.

Bayi dari ibu yang masih berusia remaja juga cenderung memiliki berat badan lahir yang rendah dan menderita cedera lahir atau cacat saraf. Selain itu, bayi tersebut memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mati pada tahun pertama di kehidupannya.

2.      Mengalami depresi

Risiko lain yang dialami adalah ibu mengalami depresi selama kehamilan dan postpartum. Dengan tingkat psikologis yang lebih rendah selama kehamilan, postpartum dapat berlangsung dalam jangka panjang. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan kehamilan yang tidak diinginkan berhubungan dengan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, tingkat stres yang lebih tinggi.

3.       Bayi tidak mendapatkan ASI

Dalam beberapa penelitian menunjukkan jika ada kaitan antara kehamilan yang tidak diinginkan dengan menyusui, dimana ibu cenderung tidak ingin menyusui bayinya. Padahal ASI merupakan makanan paling baik untuk bayi yang dapat melindunginya dari penyakit.

Lalu apa yang harus dilakukan saat kehamilan tidak direncanakan terjadi?

Banyak wanita yang kebingungan saat kondisi tersebut mereka alami, apalagi jika hal ini terjadi pada pasangan yang belum menikah. Hal inilah yang meningkatkan terjadinya risiko buruk seperti di atas. Untuk itu, bagi anda yang mengalami kehamilan tak direncanakan, hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang dan fokuskan perhatian pada kesehatan janin yang dikandung. Berikut ini ada beberapahal yang dapat dilakukan:

  • Konsumsi makanan sesuai dengan zat gizi ibu hamil.
  • Hindari kebiasaan meroko, minum minuman beralkohol, dan penggunaan obat-obat tertentu
  • Pertahankan berat badan anda pada angka normal
  • Segera periksakan kehamilan ke dokter, tanyakan padanya apa yang harus dilakukan agar ibu dan bayi tetap sehat
  • Cari dukungan dari orang terdekat

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *