Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan BelanjaSering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Belanja adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan baik laki-laki maupun perempuan. Namun umumnya berbelanja selalu identik dengan hobi para wanita, tak heran terkadang banyak lelaki yang mengeluhkan menemani pasangannya saat sedang berbelanja.

Tanda pasangan kecanduan belanja

Terkadang beberapa wanita menggunakan berbelanja untuk melepaskan diri dari bebanmasalah yang dihadapi. Bukannya menyelesaikan masalah bentuk pelampiasan seperti ini justru akan menambah masalah baru, mulai dari masalah finansial hingga bertengkar dengan pasangan. pembelian secara impulsif hingga membuat pengeluaran membengkat tentu akan menjadi masalah baru dalam hubungan. Bahkan banyak suami yang tidak berani menegur perilaku ini.

Ada banyak tanda yang menunjukkan jika istri terobsesi dengan belanja, dikutip dari herbeauty.co berikut ini merupakan tanda-tanda antara lain:

1.      Belanja menjadi satu-satunya cara penghilang stres

Saat menghadapi masalah entah mengenai pernikahan atau lainnya, satu-satunya cara yang membuat istri bersemangat kembali adalah berbelanja. Jika pasangan anda melakukan hal ini maka tandanya dia kecanduan belanja.

2.      Pasangan sering membeli barang secara impulsif

Pembelian impulsif tetu berbahaya karena ini akan membuat seseorang kehilangan kendali jika ini sering terjadi maka belanja akan mengontrol dirinya sendiri.

3.      Suasana hati berubah menjadi negatif saat pasangan tidak dapat berbelanja

Jika pasangan kecanduan belanja, maka ia akan mengalami perubahan mood yang buruk misalnya kesal, cemas, atau frustasi saat tidak mendapatkan barang-barang baru.

4.      Merasa kesal setiap kali anda mengingatkan kebiasaan belanja yang buruk

Pasangan menjadi sensitif dan kasar terhadap kritikan yang berkaitan dengan kebiasaan belanjanya. Meskipun bertujuan baik namun anda pasangan tidak dapat menerimanya.

5.      Terlalu banyak membeli barang obsesif

Pasangan selalu menemukan berbagai alasan untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhan. Ini adalah tanda jika ia seorang shopaholic.

6.      Sering membeli barang yang sama

Banyak orang yang kecanduan belanja membeli beberapa barang yang sama secara model maupun motif, namun berbeda merk.

Mengatasi pasangan yang kecanduan belanja

Tentu anda pasti merasa pusing bagaimana cara tepat untuk menghadapi kebiasaan buruk pasangan ini, mungkin sering kali anda dan pasangan bertengkar, namun kebiasaan buruk ini juga tidak bisa dihentikan oleh pasangan. untuk itu simak pembahasannya di bawah ini:

1.      Bicarakan permasalahan

Terkadang berbicang secara terbuka dapat membuat pasangan sadar akan kebiasaan buruknya. Ada baiknya anda menghindari kalimat yang menghakimi dan kata-kata kasar, usahakan tetap tenang. Fokuslah pada solusi bukan masalah yang terjadi.

2.      Tinjau kembali tagihan bulan sebelumnya

Dengan menunjukan tagihan bulan lalu dapat menyadarkan pasangan jika kebiasaan ini sangat membebani anda. Terkadang pasangan tidak menyadari jika jumlah angka yang keluar selama satu bulan merupakan jumlah yang cukup besar. Mungkin bila dilihat harga satu barang yang dibeli termasuk murah, namun karena jumlah pembelian yang banyak pengeluaran rumah tangga jadi membengkak.

3.      Buatlah perencanaan keuangan

Cara efektif yang bisa anda lakukan untuk mengubah mindset pasangan adalah dengan membuat perencanaan keuangan dalam jangka waktu yang lama. Buatlah perencanaan keuangan secara detail sehingga pasangan anda dapat melihat berapa proyeksi biaya yang dibutuhkan dalam hangka panjang. Jika pasangan melihat besarnya biaya yang dibutuhkan mungkin ia akan menyadari untuk tidak menghamburkan uang lagi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *