Suami Ketahuan Berselingkuh, Apakah Harus Bercerai Atau Bertahan Demi Keutuhan Keluarga?

Suami Ketahuan Berselingkuh, Apakah Harus Bercerai Atau Bertahan Demi Keutuhan Keluarga?

Suami Ketahuan Berselingkuh, Apakah Harus Bercerai Atau Bertahan Demi Keutuhan Keluarga?

Perselingkuhan bisa dikatakan sebuah konflik besar dalam sebuah hubungan baik berstatus pacaran atau sudah menikah. Bahkan perselingkuhan sering kali dijadikan sebuah konflik besar yang seolah tertanam dalam benak korban sehingga menimbulkan trauma yang dalam. Bahkan sudah banyak kasus perselingkuhan rumah tangga yang berakhir pada perceraian.Suami Ketahuan Berselingkuh, Apakah Harus Bercerai Atau Bertahan Demi Keutuhan Keluarga?

Hal ini dikarenakan banyak orang yang sulit memaafkan pelaku perselingkuhan, bahkan banyak kasus perselingkuhan yang akhirnya tak dapat membangun kepercayaan lagi dalam hubungan mereka. Tentu hal ini akan menjadi boomerang bagi kedua pasangan terlebih jika rumah tangga mereka telah dikaruniai anak, entah berusia masih anak-anak ataupun sudah menginjak dewasa.

Tanda jika pasangan berselingkuh

Perselingkuhan tentu dapat berpengaruh buruk terhadap pernikahan. meskipun ada banyak kasus perselingkuhan yang berakhir pada perpisahan, namun ternyata tak sedikit dari pasangan yang memutuskan untuk tetap bertahan dan memperbaiki kesalahan satu sama lain.

Meskipun demikian, tentu perselingkuhan menjadi malapetakan dalam pernikahan. Apalagi saat ini mudah bagi setiap orang untuk menemukan bukti kecurigaan jika pasangan sedang berselingkuh. Seperti riwayat chat atau telpon yang mengandung unsur menggoda atau berselingkuh dengan lawan jenis.

Selain itu menurut situs Men’s Health yang dikutip dari kompas ada beberapa tanda jika pasangan berselingkuh antara lain:

1.      Kasih sayang tak biasa cenderung berlebihan

Dalam sebuah penelitian menunjukan saat seseorang berselingkuh, maka ia akan mmulai melakukan upaya yang jelas untuk meningkatkan kepuasaan pasangan terhadap hubungannya. Menurut hasil penelitian yang dimuat dalam Personalitu and Social Psychology Bulletin dijelaskan gejala lain yang menjadi tanda saat pasangan berselingkuh adalah mengatakan hal-hal yang bersifat merendahkan mengenai orang yang diduga berselingkuh dengannya.

Hal ini merupakan taktik salah arah untuk mengurangi kecurigaan anda terhadap pasangan atas dugaan perselingkuhan.

2.      Masih berkomunikasi dengan mantan kekasih

Tanda ini merupakan hal yang biasanya terjadi, terkadang anda merasa khawatir saat pasangan berkomunikasi dengna mantan kekasih secara diam-diam. Akan tetapi, penting untuk dipahami perselingkuhan dapat terjadi jika tidak ada keterbukaan antara kedua pasangan.

Seorang psikoterapis bernama Jackie Jaye Brandt M.F.T dari Universal City, California menyarankan saat anda memiliki masalah dengan hubungan, cobalah untuk memberitahu apa yang sebenarnya terjadi pada pasagan anda.

3.      Memutar tuduhan

Menurut psikolog Susan Heitler Ph.D sering kali saat seseorang menuduh memiliki perasaan romantis atau terlibat dalam hubungan dengan orang lain yang belawan jenis, maka mereka justru membalikkan tuduhan tersebut pada pasangannya.

4.      Tidak dapat lepas dari handphone

Anda patut curiga ketika perilaku pasangan saat bermain ponsel sudah tidak biasa, misalnya mengangkap telpon dengan sembunyi-sembunyi dan berbisik, menyembunyikan layar hp dari tatapan anda, mengganti kata sandi, tidak bisa lepas dari ponsel meskipun sebentar. Jika pasangan menunjukan perilaku demikian maka anda patut curiga bisa jadi dia berselingkuh.

Lalu mana yang harus dipilih bertahan atau bercerai?

Tentu ini bukan persoalan yang mudah, ada banyak pertimbangan yang harus anda pikirkan matang-matang. Jangan mengambil keputusan berdasarkan emosi saja, sikap reaktif sering membuat anda mengambil keputusan yang salah. Menurut psikolog Irma Gustiana Andirani M.Psi mengatakan sepahit apapun kenyataan baik suami maupun istri tetap harus mencoba berkomunikasi kembali dan rekonsiliasi. Jika kondisi anda telah tenang maka barulah mengajak pasangan berbicara, jangan ragu untuk mengajak pihak ketiga jika tidak menemukan jalan tengah. Usahakan pihak ketiga yang anda ajak adalah seorang konsultan pernikahan karena dapat bersikap objektif dan netral.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *