Posts

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Di awal hubungan tentu kedua pasangan pasti gejolak asmara yang anda berdua rasakan begitu besar. Berbagai bentuk waktu, kasih sayang, dan perhatian anda curahkan ke semuanya kepada pasangan. Namun, masa depan dan isi hati seseorang memang tak ada yang pasti, mungkin saja satu atau dua tahun lalu anda begitu mencintai pasangan. Tak ada yang bisa menjamin apakah anda mencintai pasangan seperti di awal menjalin hubungan. Untuk itu berikut ini adalah tanda-tanda jika anda masih atau sudah tidak mencintai pasangan lagi.

Tanda Anda Telah Kehilangan Perasaan Cinta Terhadap Pasangan Sendiri

Sumber : Freepik

1.      Merasa malas untuk bertemu

Di awal hubungan tentu rasanya 1 atau 3 kali dalam seminggu tidak cukup untuk menghapus rindu. Rasanya anda dan pasangan sama-sama ingin lebih banyak menghabiskan waktu berdua. Namun, jika saat ini anda merasa enggan atau malas untuk bertemu pasangan tanpa alasan yang jelas, cobalah tanyakan pada diri sendiri. Apakah anda memang membutuhkan waktu sendiri atau justru perasaan cinta yang mulai hilang?

Saat anda sampai titik dimana sudah terbiasan menikmati hidup tanpa ada sosok pasangan, maka ini bisa menjadi salah satu tandanya.

2.      Sudah tak peduli lagi dengan apa yang terjadi pada pasangan

Kunci dari hubungan asmara yang mesra dan sehat adalah adanya rasa saling peduli satu sama lain. anda harus peduli dengan pasangan baik itu perasaan atau emosinya. Peduli adalah salah satu tanda jika anda masih mencintai pasangan. akan tetapi saat seseorang benar-benar tak mempedulikan pasangnnya lagi. Maka ini berarti rasa empati, simpati dan cinta telah memudar.

Contohnya saja, dulu anda selalu memiliki waktu untuk mendengarkan keluh kesah pasangan, sering bertukar pendapat, atau dengan ikhlas membantu pasangan. Akan tetapi, saat ini anda hanya mau berkomunikasi dengannya melalui chat atau telepon saja. Sering merasa tak acuh dengan masalah pasangan, dan tak pernah memberinya kabar apapun tentang anda. Hal ini adalah tanda jika anda tak mencintai pasangan lagi.

3.      Mulai tidak tertarik pada pasangan

Tanda jika anda tak mencintai pasangan lagi adalah rasa ketertarikan padanya yang telah hilang. Cobalah ingat kembali saat anda mencintai pasangan dulu, tentu dia terlihat snagat menarik di mata anda. bahkan segala kekurangan baik itu fisik atau non-fisik seperti tak terlihat, pasangan seakan makhluk sempurna di mata anda.

Selain itu, tanda jika anda masih mencintai pasangan dilihat dari hasrat untuk menyentuhnya secara fisik. Dikutip dari Psychology Today, pasangan yang sedang jatuh cinta cenderung lebih sering melakukan hubungan seks. Hal ini bukan hanya untuk memenuhi hasrat diri sendiri, melainkan membuat pasangan tahu jika ia diinginkan dan dihargai.

Jika anda sudah malas atau enggan untuk melakukan kontak fisik yang lebih intim dengan pasangan, maka anda mungkin tak mencintainya lagi.

4.      Enggan untuk memperbaiki hubungan kembali

Tanda yang terakhir adalah anda merasa enggan atau tidak mau untuk memperbaiki hubungan lagi. Pertemuan, komunikasi, rasa kepedulian dan sentuhan fisik tentu menjadi unsur penting saat kedua pasangan saling mencintai. Namun jika keempat hal tersebut memudar dan tidak ada keinginan untuk memperbaikinya. Maka dapat dipastikan jika anda tak mencinati pasangan lagi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Setiap pernikahan tentu menemui berbagai konflik, terkadang ada beberapa konflik yang membuat pasangan harus mengambil keputusan bertahan atau berpisah. Saat anda dan pasangan kesulitan untuk mencari solusi dari masalah pernikahan, mungkin sebagian dari anda berdua, bertanya apakah berpisah adalah jalan keluarnya?

Kehidupan pernikahan memang penuh dengan lika-liku, ada beberapa hal yang ternyata tak bisa sejalan dengan apa yang anda harapkan. Mungkin beberapa pasangan sempat mencari jalan keluar dari masalahnya, namun hal ini berujung pada pertengkaran. Cobalah tenangkan pikiran anda terlebih dahulu. Pikirkan dengan baik-baik apakah ini waktunya bercerai dengan kekasih?

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Sumber : Freepik

Hal yang perlu anda pahami sebelum memutuskan untuk berpisah

Berdiskusi dengan pasangan utnuk mencari solusi agar hubungan kembali baik tentu menjadi hal yang penting. Meskipun sedang dilanda oleh masalah, pasangan bisa menguatkan satu sama lain. Mungkin ada kalanya pasangan dapat posisinya sendiri-sendiri, mereka mengunci dirinya hanya dalam pikiran. Terkadang seseorang merasa takut untuk berkomunikasi secara terbuka.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa alasan anda berpikir jika ini adalah waktu yang tepat untuk bercerai. Tanda-tandanya sebagai berikut ini:

1.      Tak ada resolusi dari konflik yang dihadapi

Komunikasi yang kurang baik dapat menjadi penyebab rapuhnya sebuah pernikahan. Pasangan yang tak dapat mengambil inisiatif untuk mencari solusi, cenderung berdampak pada rusaknya hubungan. Saat kedua pasangan merasa putus asa dan ada pikiran jika tak ada gunanya lagi menyelesaikan konflik, maka dapat menjadi tanda jika sudah lagi kecocokan.

Komunikasi yang memudar membuat pasangan menjadi berjarak, semakin jauh secara bertahap. Saat hal ini terjadi pada pernikahan anda, cobalah pikirkan lagi mungkin inilah waktunya anda dan pasangan bercerai.

2.      Tak ada keterlibatan emosional antara anda dan pasangan

Di awal hubungan pernikahan, umumnya kedua pasangan menjalin ikatan emosional satu sama lain. seiring berjalannya waktu, intensitas komunikasi pun akan semakin berkurang dan tak seindah dulu lagi. Sudah tak ada lagi diskusi atau saling bertukar perasaan dan pikiran.

Saat semuanya terasa hambar, maka hubungan anda dan pasangan tak lagi sejalan sebagaimana mestinya. Sedangkan, emosi dan komunikasi merupakan elemen yang penting dalam menjaga keharmonisa rumas tangga. Jika anda mengalami hal ini maka perasaan ingin berpisah pun akan muncul.

3.      Hilangnya ketertarikan seksual satu sama lain

Seks merupakan kunci untuk menjaga kemesraan dan keharmonisan kedua pasangan. Kemesraan inilah yang akan memperkuat hubungan pasangan secara emosional. Kedua hal tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat diandalkan dalam menumbuhkan rasa cinta satu sama lain.

Saat hubungan terasa hambar serta hilangnya ketertarikan seks satu sama lain, kekuatan emosional semakin sirna. Wajar jika anda mulai berpikir tentang waktu yang tepat untuk berpisah engan pasangan.

4.      Fokus terhadap hal lain di luar pernikahan anda

Ada beberapa pasangan yang justru fokus dalam merawat hal lain selain pasangannya, misalnya anak-anak yang menjadi prioritas dalam hidupnya. Sayangnya, yang lain mencurahkan tenaga dalam berkarier membuat kekuatan emosional kedua pasangan menjadi memudah bahkan hilang.

Saat tak ada lagi kepuasan emosional dalam pernikahan, hal ini dapat memungkinkan terjadinya perselingkuhan. Saat ini terjadi pada anda, maka perceraian mungkin menjadi hal yang diinginkan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Meskipun sudah menikah terkadang pasangan suami istri sering diajukan berbagai pertanyaan dari orangtua atau kerabat yakni “kapan punya anak?” hal ini sering kali dialami oleh pasangan yang baru menikah. Sayangnya, tak semua orang nyaman dengan pertanyaan tersebut.

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Sumber : Freepik

Padahal, anda dan pasangan mungkin telah memiliki rencana kapan saatnya memiliki anak. untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghadapi kondisi di atas antara lain:

1.      Hadapi sesuai dengan siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut

Cara tepat unuk menghadapi pertanyaan kapan hamil? Sebenarnya tergantung dari siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut. jika berasal dari orang yang tak terlalu dekat dengan diri anda dan pasangan makan tak ada salah untuk mengabaikannya. Misalnya anda berinteraksi dengan orang yang baru dikenal 5 menit lalu, orang tersebut berpotensi mengajukan pertanyaan atau mengomentari hidup anda. Maka anda tak perlu menjawab pertanyaan dari dia. Anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan seperti membaca buku, atau bermain ponsel.

Namun jika pertanyaan tersebut diajukan oleh orang terdekat seperti orangtua atau mertua anda, anda harus menganggapinya dengan sabar. Hal ini karena sebagai orangtua atau mertua, mereka memiliki rasa khawatir terhadap pernikahan anda. Meskipun anda dan pasangan tak dapat mengontrol apa yang orang lain tanyakan, namun anda berdua dapat mengatur bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.

2.      Anda tidak memiliki kewajiban untuk menjawab

Anda tak perlu merasa jika orang lain berhak tahu tentang kehidupan pribadi anda dan pasangan. Mungkin orang lain juga tak selamanya berniat buruk dengan pertanyaan yang diajukan. Namun, apapun tujuannya anda tetap tak memiliki kewajiban untuk menjawabnya.

Apabila anda dan pasangan sepakat untuk menunda kehamilan, mungkin pertanyaan ‘kapan punya anak’ akan membebani. Namun, jika anda dan pasangan masih berusaha memiliki anak cukup lama, pertanyaan tersebut tentu menyakitkan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan pertanyaan ‘kapan hamil?’ atau ‘kapan punya anak?’ cobalah menjawab sekenanya. Mungkin saja mereka tak tahu bagaimana kondisi anda yang sebenarnya.

3.      Cari cara mengubah topik pembicaraan

Terkadang pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan anda pribadi harus anda hindari. Akan tetapi, jika anda terus-terusan merasa tertekan dengan pertanyaan tersebut. cobalah menghadapi situasi tersebut lebih berani lagi. Misalnya anda dapat mengatakan “aku tidak ingin membahas hal ini. lebih baik ubah topik pembicaraan kita.”

Mungkin orang lain akan terkejut dengan reaksi yang anda berikan. Bahkan, mungkin anda dianggap sebagai orang yang berlebihan dan menyimpan banyak rahasia. Akan tetapi, orang lain juha perlu ingat jika dalam setiap hubungna perlu adanya batasan yang harus dihargai. Seperti tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu sensitif dan mungkin menyakiti perasaan orang yang bersangkutan.

Akan tetapi, jika anda merasa cara di atas butuh keberanian lebih, maka anda dapat menggunakan cara lain yang lebih halus dan penuh kehati-hatian. Misalnya ajak orang lain untuk bergabung dalam obrolan. Kemudian, perlahan menjauhkan diri dari obrolan tersebut.

Dengan demikian bisa jadi orang yang mengajukkan pertanyaan akan lupa jika anda benar-benar menjawab pertanyaan darinya.

Dengan menerapkan tips di atas dapat membantu anda mengatasi tekanan terhadap pertanyaan kapan hamil. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Apakah anda pernah mengonsumsi obat antidepresan? Obat antidepresan merupakan salah satu yang dikonsumsi saat seseorang mengalami depresi. Akan tetapi sama halnya obat-obatan medis pada umumnya, memiliki efek samping tersendiri. Misalnya, mengantuk, rasa mual, kenaikan berat badan, hingga insomnia. Pada obat antidepresan memiliki efek samping yakni penurunan gairah seksual. Jika saat ini anda sedang mengonsumsi obat tersebut, tak perlu khawatir karena ada beberapa tips yang dapat diterapkan simak penjelasannya berikut ini.

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Sumber Freepik

Bagaimana konsumsi obat antridepresan dapat menurunkan gairah seksual?

Gairah seksual yang menurun bisa dialami oleh wanita atau pria yang sedang menjalani terapi obat antidepresan. Hampir sebagian besar obat antidepresan merupakan obat SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors). Obat SSRI dapat membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya merasa lebih tenang, santai dan bahagia.

Akan tetapi di sisi lain, Efek relaksasi yang dirasakan dapat memblokir kerja hormon yang berfungsi agar tubuh dapat merespon rangsangan seksual. Sehingga hal ini yang membuat seseorang mengalami penurunan gairah seksual.

Akibat dari penurunan gairah seksual anda akan mengalami beberapa masalah di antaranya, disfungsi ereksi (sulit ereksi dan mempertahankannya), sulit orgasme, vagina kering, hingga rasa tidak nyaman saat berhubungan seks.

Tingkat keparahan efek samping itu sendiri berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan secara keseluruhan dan jenis serta dosis obat yang seseorang konsumsi. Sebagian dari mereka efek samping yang dirasakan hanya ringan dan berangsur membaik saat tubuh mereka menyesuaikan diri dengan terapi pengobatannya. Namun tak sedikit pula yang merasakan efek samping dalam jangka waktu yang lama dan berkelanjutan.

Tips mengatasi efek samping dari obat antidepresan

Untuk mengatasi masalah penurunan gairah seksual akibat dari konsumsi obat antidepresan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengelola efek samping tersebut, antara lain:

1.      Menurunkan dosis atau mengganti obat

Anda dapat melakukan hal tersebut, namun dengan catatan tidak sembarangan mengubah dosis. Cobalah berkonsultasi dengan dokter anda untuk mengubah dosis obat. Dokter anda yang dapat menentukan dan memberikan batasan dosis obat tanpa mengurangi efektivitasnya.

Setelah perubahan dosis, anda dapat memantai selama satu minggu ke depan. Apakah dosis yang baru memberikan efek samping lain dan efektif menyembuhkan gangguan anda?

2.      Pertimbangkan waktu penggunaan

Yang perlu anda perhatikan adalah waktu mengonsumsi obat ternyata dapat berpengaruh untuk mengelola efek sampingnya. Misalnya jika dosis anda hanya untuk sehari, maka anda bisa mengonsumsinya setelah berhubungan seks dengan pasangan. Untuk itu buatlah jadwal berhubungan seks yang dapat disesuaikan dengan risiko efek samping obat anda.

3.      Perlama waktu foreplay

Obat SSRI pada dasarnya tidak memengaruhi libido seseorang, hanya gairah seksual anda untuk berhubungan seks saja. sehingga alat reproduksi anda masih dapat merangsang, meskipun anda tak memiliki dorongan yang cukup untuk mencapai orgasme.

Sebenarnya hal ini dapat diatasi dengan memperpanjang waktu foreplay agar gairah seksual terus terbangun. Misalnya dengan berpelukan, masturbasi bersama, berciuman, petting, bermain dengan sex toys, stimulasi klitoris dengan tangan hingga seks oral. Intinya, lakukan apapun aktivitas yang anda sukai agar gairah seksual semakin meningkat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Hubungan asmara yang anda jalani tentu akan mengalami pasang surut. Akan tetapi, saat hubungan anda surut bukan berati anda dan pasangan tak bisa kembali romantis seperti dulu. Tentu ada cara yang dapat dilakukan agar hubungan tetap romantis. Agar hubungan anda kembali mesra dan semakin romantis berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda terapkan simak penjelasan di bawah ini.

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Sumber Freepik

1.      Tanyakan kabar

Tentu seiring berjalannya waktu, anda tak menghabiskan waktu seharian penuh dengan pasangan karena anda berdua tentu memiliki kesibukan masing-masing. akan tetapi, bukan berarti hal tersebut menjadi urusan masing-masing. Tips pertama untuk membuat hubungan anda romantis kembali adalah dengan menunjukkan rasa peduli pasa pasangan, cara melalui hal sederhana seperti menyakan kabar.

Contohnya, anda menanyakan kepada pasagan apa saja yang dilakukan di tempat kerja, atau adakah hal yang menyenangkan yang dilakukan seharian penuh. Pertanyaan ini bukan bermaksud untuk mengintrograsinya. Namun untuk menunjukkan jika meskipun seharian anda tidak bersamanya anda tetap ingin tahu keadaannya.

Hal ini akan membuat pasangan anda merasa diperhatikan serta apa yang ia kerjakan memiliki arti bagi anda. Dengan demikian, hubungan pun akan semakin romatis dan tetap hangat.

2.      Berikan kejutan-kejutan kecil pada pasangan

Setiap orang tentu menyukai kejutan, apalagi jika dapat membuat hati senang dan suasana hati terus merasa bahagia. Percayalah, pasangan tentu menyukai hal-hal manis yang anda lakukan. Anda tidak pelu memberikan kejutan yang besar, lakukan kejutan kecil namun terlihat berarti bagi pasangan.

Misalnya saat pasangan pulang dari kantor, anda telah memasak makanan favoritnya di rumah. Atau jemputlah pasangan sebelum ia memintanya. Menjadi pasangan yang romantis tidak harus melulu memberikan hadiah mahal, anda bisa memberikan perhatian kecil. Ingat yang terpenting adalah niat dari diri anda sendiri.

3.      Luangkan waktu bersama pasangan

Tips lain yang dapat anda terapkan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menyediakan waktu untuk bersama pasangan. meskipun terlihat mudah, namun sebenarnya meluangkan waktu bersama pasnagan adalah hal yang cukup menantang. Ini karena anda tidak akan semudah itu memberikan waktu anda untuk orang yang tidak berarti. Meluangkan waktu untuk bersama pasangan, meskipun dia tahu jika anda sedang disibukkan dengan berbagai aktivitas dan pekerjaan. memberikan waktu yang sangat berharga untuk dirinya meskipun sekadar berbicara dari hati ke hati atau bersantai berdua adalah cara menjadi pasangan yang romantis.

4.      Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan

Tips lain yiang dapat anda lakukan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menghindari rasa bosan dalam hubungan. Meskpun rasa bosan adalah hal yang lumrah dialami pasangan, namun tetap saja lebih baik jika anda dan pasangan melakukan hal-hal baru yang menyenangkan.

Contohnya, rencanakan kegiatan yang menarik di setiap hari minggu. Sesuaikan kegiatan yang akan dilakukan dengan apa yang disukai anda dan pasangan. anda bisa pergi ke museum, kebun binatang, berkemah di kaki gunung, atau bermain ke pantai. Jika waktu anda tak banyak untuk berlibur, anda dapat melakukan hal yang sederhana seperti menata ruangan bersama, berolahraga, berkebun, memasak dan makan malam bersama di rumah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Saat ini teknologi semakin berkembang. Tentu kita sendiri merasakan manfaatnya, salah satunya dalam bidang komunikasi. Kemajuan teknologi adalah adanya media sosial, yang dapat menghubungkan kita dengan orang lain tanpa batasan waktu dan jarak. Seiring berjalannya waktu media sosial menjadi sebuah gaya hidup tersendiri, dimana setiap orang dibebaskan untuk berekspresi dan berpendapat. Terkadang sosial media juga menjadi ajang untuk pamer kehidupan cinta seseorang.

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Sumber Freepik

Namun tahukan anda seiring berkembangnya zaman, tindak kekerasan dalam hubungan asmara juga semakin berkembang. Jika sebelumnya kita mengenal kekerasan dalam bentuk fisik dan emosional saja. Namun dewasa ini, banyak orang yang mengatur akun media sosial pasangannya meskipun terdengar sederhana namun ini termasuk kekerasan dalam hubungan yang dikenal sebagai digital dating abuse.

Apa yang dimaksud dengan digital dating abuse?

Digital dating abuse bukan hanya sekadar kencan dari aplikasi online saja. jenis kekerasan ini bisa dialami oleh pasangan yang bertemudi dunia nyata. Digital dating abuse adalah perilaku penyalahgunaan teknologi, mulai dari e-mail hingga media sosial untuk melukai pasangannya. Entah itu melecehkan, menguntit, hingga mengintimidari secara online.

Dalam sebuah artikel yang dimuat pada Journal of Adolescence teknologi yang sudah berkembang membuat media sosial menjadi salah satu ranah yang sering terlibat dalam hubungan. Memberikan akses media sosial ternyata salah satu bentuk digital dating abuse yang sering ditemui. Hal ini membuat pasangan dapat memantau berbagai aktivitas anda di media sosial seperti instagram, facebook, dan twitter.

Hal ini berakibat beberapa pasangan merasa sulit untuk menerapkan aturan danbatasan dalam komunikasi mereka secara online. Saat pasangan terlalu mengatur dan ikut campur dalam penggunaan media sosal anda, maka ini termasuk dalam digital dating abuse.

Bahayanya digital dating abuse

Kekerasan seperti ini tentu dapat mebuat hubungan anda dan pasangan menjadi tidak sehat, selain itu anda berdua akan sulit mempercayai satu sama lain. padahal seperti yang kita ketahui jika kepercayaan merupakan dasar sebuah hubungan yang harmonis. Ingatlah, anda tentu memiliki privasi yang tak boleh diganggu gugat oleh siapapun termasuk pasangan sendiri. berada dalam hubungan tak mengharuskan anda untuk memberikan kata santi sosial media. Anda juga bukan layanan call center yang selalu siap siaga 24 jam penuh.

Apalagi tak seorang pun boleh meminta bahkan memaksa anda untuk mengirim foto/video yang tak ingin anda perlihatkan ke orang lain. apabila, pasangan telah sangat sering berperilaku seperti itu. Maka ajaklah ia berdiskusi, buatlah batasan-batasan yang anda dan pasangan sepakati bersama.

Tanda jika anda mengalami digital dating abuse

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menghormai satu sama lain entah itu online, bertemu langsung, maupun telpon. Sehingga anda dan pasangan harus menghormati privasi masing-masing. untuk pemahaman lebih lanjut berikut ini ada beberapa tanda jika anda terjebak dalam digital dating abuse, antara lain:

  • Membatasi orang yang bisa anda terima sebagai teman di media sosial
  • Mengirim pesan negatif baik dalam bentuk hinaan atau ancaman
  • Mengirim pesan gambar yang tak diinginkan dan eksplisit
  • Memaksa untuk mengirimkan pesan berisikan foto atau video yang tidak diinginkan
  • Memaksa atau mencuri kata sandi media sosial anda
  • Sering memeriksa ponsel anda untuk melihat riwayat pesan/panggilan, hingga galeri foto
  • Menuntut agar selalu ‘fast respon’

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Dalam sebuah hubungan terkadang pasangan banyak pasangan yang mengalami masalah. Perasaan jenuh, marah, bosan, kecewa dan marah terkadang menjadi kerikil tersendiri untuk mencapai kebahagiaan. Jika perasaan tersebut terus menerus akan menimbulkan beban bagi kedua pasangan. hubungan asmara yang seperti itu akan membuat anda berdua merasa tak bahagia.

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Gambar Freepik

Untuk lebih jelasnya simak beberapa tanda jika hubungan anda dan pasangan tidak bahagia, antara lain:

1.      Anda mulai tak bahagia saat bersama pasangan

Terkadang dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami good day dan bad day, hal itu juga berlaku dalam hubungan asmara anda. Dalam hubungan romantis, umumnya andaakan menganggap jika pasangan adalah segalanya. Dalam artian dia adalah tempat untuk mencurahkan keluh kesah, senang, sedih dan bahagia jika bersamanya. Perasaan tersebut akan muncul jika anda sedang bersama pasangan.

Namun, bagaimana jika anda merasakan hal yang sebaliknya? Apakah perasaan tersebut hanya sekadar rasa jenuh? Cobalah yakinkan perasaan anda saat bersama, berbicara, menjalankan aktivitas sehari-hari bersama pasangan. Apakah anda merasa tidak menemukan kebahagia sama sekali, maka ini adalah salah satu tanda.

2.      Anda tak bisa menjadi diri sendiri saat bersama pasangan

Apakah anda ingat saat pertama kali menceritakan segala hal tentang diri anda kepada pasangan. Hal itu merupakan saat dimana anda menyadari anda ingin pasangan menerima diri anda apa adanya setelah anda terbuka. Akan tetapi, lambat laun anda merasa tak nyaman saat menunjukkan diri sendiri pada pasangan. Maka hal ini menandakan jika hubungan anda tidak bahagia. jika anda justru mencoba menjadi orang lain dan tak mengenali siapa diri anda lagi, maka inilah waktunya anda mencari kebahagiaan sendiri tanpa pasangan. Jangan sampai hubungan asmara yang seharusnya membahagiakan, justru membuat anda kehilangan identitas diri.

3.      Sudah terbiasa saling mengecewakan

Tanda lain yang menunjukkan jika hubungan anda tak bahagia adalah sering mengecewakan satu sama lain. kecewa sebenarnya reaksi psikologis dimana hal itu tidak dapat dikendalikan secara mental. Akan tetapi, hubungan yang sudah terbiasa saling mengecewakan justru dapat mengikir kondisi mental anda.

Hal ini akan menimbulkan dampak jangka panjang ataupun pendek. Kepercayaan satu sama lain akan berkurang, anda akan memiliki stigma tersendiri mengenai bagaimana sebuah hubungan dijalani, dan bisa jadi anda akan lebih mudah mengecewakan orang lain selain pasangan.

4.      Pasangan sering menyalahkan anda saat dia merasa sedih

Situasi ini terjadi di luar kendali anda, saat pasangan selalu menyalahkan anda atas kekurangan dan ketidakpahaman anda, mungkin inilah saat Anda dan pasangan saling berbicara satu sama lain. Kebahagiaan pasangan anda bukanlah tanggung jawab anda sepenuhnya. Jika hal ini selalu anda dan pasangan ributkan dan keluhkan. Pikirkan kembali, mengenai keberlangsungan hubangan anda dan pasangan. apakah anda terus bahagia jika terus disalahkan.

5.      Malas untuk melakukan kontak

Bagi pasangan baru, diawal hubungan asmara umumnya kedua pasangan akan menunjukkan antusiasme dengan tujuan mengekplorasi satu sama lain termasuk dalam bentuk sentuhan fisik. Namun, jika keinginan untuk bersentuhan telah hilang, maka ini bisa jadi anda dan pasangan merasa jenuh. Jika perasaan tersebut berlangsung lama, maka lama kelamaan ketertarikan dan kebutuhan kontak fisik akan hilang dan merusak hubungan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Kehamilan merupakan hal yang memerlukan banyak persiapan agar sang ibu dan bayi sama-sama sehat. Kedua pasangan, khususnya pihak wanita tentu harus siap secara fisik dan mental sebelum memiliki anak. Karena bagi beberapa wanita mengaku menemukan kesulitan selama masa kehamilan. Akan tetapi kehamilan yang terjadi tanpa ada rencana ataupun keinginan oleh sang ibu. Tentu hal ini akan menjadi masalah bagi ibu atau sang bayi, karena pihak wanita yang belum siap untuk hamil. Kondisi ini disebut dengan kehamilan yang tak direncanakan. Jika sudah demikian apa yang harus dilakukan oleh sang ibu, dan orang terdekatnya?

Saat Terjadi Kehamilan Yang Tidak Direncanakan, Apa Yang Harus Dilakukan Pasangan?

Sumber : Freepik

Risiko dari kehamilan yang tak direncanakan

Kehamilan yang tak direncanakan dapat terjadi pada wanita yang belum maupun sudah memiliki anak namun tak ingin memiliki anak lagi, atau saat waktu kehamilan tidak sesuai dengan keinginannya. Kehamilan yang tak direncanakan umumnya terjadi karena saat kedua pasangan melakukan hubungan seks tanpa ada alat kontrasepsi atau penggunaan alat kontrasepsi yang tidak konsisten atau salah. Sehingga, hal ini dapat berisiko pada kesehatan, kondisi psikologis hingga kehidupan sosial.

1.      Komplikasi dan kematian

Risiko yang dapat dialami pada ibu dengan kehamilan yang tak direncanakan adalah perluang terjadinya komplikasi saat kehamilan lebih tinggi dan dapat menyebabkan kematian pada bayi dan sang ibu. Kehamilan yang tak direncanakan pada usia remaja dapat memicu kondisi kesehatan yang lebih parah pada sang ibu. Ibu hamil di usia remaja dapat mengalami toksemia, anemia, komplikasi kelahiran dan kematian.

Bayi dari ibu yang masih berusia remaja juga cenderung memiliki berat badan lahir yang rendah dan menderita cedera lahir atau cacat saraf. Selain itu, bayi tersebut memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mati pada tahun pertama di kehidupannya.

2.      Mengalami depresi

Risiko lain yang dialami adalah ibu mengalami depresi selama kehamilan dan postpartum. Dengan tingkat psikologis yang lebih rendah selama kehamilan, postpartum dapat berlangsung dalam jangka panjang. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan kehamilan yang tidak diinginkan berhubungan dengan masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, tingkat stres yang lebih tinggi.

3.       Bayi tidak mendapatkan ASI

Dalam beberapa penelitian menunjukkan jika ada kaitan antara kehamilan yang tidak diinginkan dengan menyusui, dimana ibu cenderung tidak ingin menyusui bayinya. Padahal ASI merupakan makanan paling baik untuk bayi yang dapat melindunginya dari penyakit.

Lalu apa yang harus dilakukan saat kehamilan tidak direncanakan terjadi?

Banyak wanita yang kebingungan saat kondisi tersebut mereka alami, apalagi jika hal ini terjadi pada pasangan yang belum menikah. Hal inilah yang meningkatkan terjadinya risiko buruk seperti di atas. Untuk itu, bagi anda yang mengalami kehamilan tak direncanakan, hal pertama yang dilakukan adalah tetap tenang dan fokuskan perhatian pada kesehatan janin yang dikandung. Berikut ini ada beberapahal yang dapat dilakukan:

  • Konsumsi makanan sesuai dengan zat gizi ibu hamil.
  • Hindari kebiasaan meroko, minum minuman beralkohol, dan penggunaan obat-obat tertentu
  • Pertahankan berat badan anda pada angka normal
  • Segera periksakan kehamilan ke dokter, tanyakan padanya apa yang harus dilakukan agar ibu dan bayi tetap sehat
  • Cari dukungan dari orang terdekat

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Agar Hubungan Rumah Tangga Tetap Mesra Meskipun Pasangan Selalu Sibuk Bekerja

Agar Hubungan Rumah Tangga Tetap Mesra Meskipun Pasangan Selalu Sibuk Bekerja

Agar Hubungan Rumah Tangga Tetap Mesra Meskipun Pasangan Selalu Sibuk Bekerja

Apakah pasangan terlalu sibuk bekerja dan sulit meluangkan waktu untuk diri anda dan keluarga? Terkadang kondisi ini membuat anda merasa kesal sendiri karena kedekatan anda dan pasangan semakin berkurang dan justru merenggang. Hal yang perlu anda pahami ialah pasangan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Akan tetapi jika pola pekerjaannya sudah tak sehat, misalnya sering lembur dan berangkat subuh hingga tak sempat bertemu dengan anak-anak. maka ini saatnya anda melakukan sesuatu.

Agar Hubungan Rumah Tangga Tetap Mesra Meskipun Pasangan Selalu Sibuk Bekerja

Sumber : Freepik

Tips menghadapi pasangan yang terlalu sibuk bekerja

Anda tak perlu khawatir ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini tanpa menguras emosi antara lain:

1.      Ngobrol santai dengan pasangan

Tips pertama yang dapat anda lakukan adalah meluangkan waktu untuk mengobrol santai dengan pasangan tanpa melibatkan emosi. Dikutip dari Verywellmind, sangat melelahkan rasanya saat diajak diskusi saat pikiran masih kalut dan emosi. Bukannya masalah akan terselesaikan, hal ini bisa memicu masalah baru dan berdampak buruk pada anak-anak.

Anda dapat mengobrol santai dengan pasangan saat dia baru pulang kerja dan menyiapkan kopi hangat agar dia merasa lebih rileks. Cobalah memulai obrolan dengan menanyakan kabarnya hari ini dan bagaimana pekerjaannya. Apa yang ia makan tadi siang atau adakah hal yang menyenangkan di tempat kerja.

Setelah suasana mulai hangat, ana bisa mengatakan jika pasangan terlalu sibuk bekerja sampai jarang bermain dengan anak-anak. usahakan anda menjaga nada bicara tetap santai agar pasangan tidak tersulut emosi.

2.      Meluangkan waktu untuk curhat

Setelah ada mengobrol dengan pasangan, maka langkah berikutnya adalah mencari solusi untuk pasangan yang terlalu sibuk bekerja. Caranya adalah membuat waktu untuk bercerita. Dikutip dari Focus on the Family, saat anak sedang memasuki masa perkembangan, tentu mereka akan membutuhkan keberadaan sosok Ayah untuk bermain dan bercerita bersama.

Anda dapat menjadwalkan waktu agar anda dan pasangan bermain bersama, misalnya saat akhir pekan atau setiap malam sebelum anak tidur. Anak membutukan waktu berkualitas dan kuantitas yang sama porsinya demi tumbuh kembang dirinya. Berilah pengertiap jika pasangan terus sibuk maka kebiasaan ini akan mengganggu perkembangan anak-anak sehingga ia akan kurang dekat dengan mereka.

3.      Buatlah kegiatan yang dapat dilakukan bersama

Ajaklah pasangan untuk melakukan aktivitas bersama dengan anak-anak. misalnya bermain di taman kompleks, menyusun puzzle atau bermain petak umpet. Tertawa bersama akan membuat pasangan menjadi lebih dekat dengan anak selain itu ia akan melupakan sejenak kesibukan dan pekerjaannya.

Setelah bermain dengan anak-anak, tak ada salahnya untuk berkencang dengan pasangan agar hubungan anda berdua dekat kembali. Anda bisa menonton film bersama atau melakukan hubungan seks yang dapat meredakan stres pasangan akibat dari pekerjaan.

Jika masalah ini tidak dapat anda selesaikan dan semakin rumit, cobalah untuk melakukan konseling pernikahan dengan seorang psikolog atau terapis hubungan suami istri. berkonsultasi dengan seorang profesional akan membuka ruang diskusi kedua pasangan, selain itu hasil yang anda peroleh akan lebih baik. yang terpenting selama sesi diskusi cobalah bicarakan batasa yang telah disepakati tentang kesibukan bekerja pasangan. sehingga anda dan pasangan dapat menemukan jalan tengah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menyampaikan Permintaan Maaf Kepada Pasangan Dengan Mudah

Menyampaikan Permintaan Maaf Kepada Pasangan Dengan Mudah

Menyampaikan Permintaan Maaf Kepada Pasangan Dengan Mudah

Menyampaikan Permintaan Maaf Kepada Pasangan Dengan Mudah

Sumber : Freepik

Minta maaf memang tak mudah, meskipun mudah diucapkan namun nyatakan berat untuk dilakukan. apalagi jika harus meminta maaf pada orang terdekat seperti pasangan. Terkadang ego dan gengsi yang tinggi membuat kedua pasangan enggan untuk meminta maaf lebih dulu.

Bahkan saking tingginya ego salah satu pihak mengesampingkan perasaan pasangan. Sehingga hal tersebut berakhir pada pertengkaran karena kedua pihak tidak mau mengalah. Tentu hal ini justru akan memicu permasalah baru sehingga anda memancing kemarahan dan berakhir pada masalah baru. Untuk mengatasi masalah ini berikut adalah tipsnya antara lain.

1.      Mengakui kesalahan anda

Jangan mengharapkan hubungan anda dan pasangan akan berjalan mulus dan tak ada hambatan. Ada kalanya anda melakukan kesalahan yang membuat pasangan marah ataupun sebaliknya. Dibanding terus bertengkat tanpa ada ujungnya, cobalah berbesar hati untuk meminta maaf lebih dulu serta mengakui kesalahan yang anda lakukan (meskipun pemicu pertengkaran bukan hanya karena anda).

Anggaplah seperti ini, saat anda berani melakukan sebuah kesalahan, entah itu disengaja maupaun tidak, seharusnya anda memiliki keberanian untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya pula. Dengan begitu maka pertengkaran akan mudah reda.

2.      Minta maaf dengan setulus hati

Hubungan asmara tidak akan bertahanlama jika kedua pasangan tidak memahami satu sama lain. terutama saat anda ataupun pasangan sedang dirundung rasa sedih atau marah. Cobalah untuk mengesampingkan ego, rasa malu, dan gengsi yang selama ini menyelimuti anda. Kemudian sampaikan permintaan maaf yang setulus hati.

Jelaskan apa yang sebenarnya anda rasakan tanpa terkesan berlebihan, beri juga alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi secara terang-terangan tanpa ada yang ditutupi.

3.      Cobalah untuk memposisikan diri sebagai pasangan

Terkadang memang sulit meminta maaf kepada pasangan karena diri sendiri tak merasa ada yang salah. Atau dalam istilah lain anda merasa jika semuanya baik-baik saja. Padahal, pada kenyataanya pasangan anda sedang dilanda kekesalan dan kecewa atas sikap dan perbuatan anda sebelumnya.

Jika hal ini terjadi, cobalah memposisikan diri sebagai pasangan anda. Pikirkan betul tentang kemungkinan apa yang anda rasakan apabila dihadapkan dengan situasi seperti yang dirasakan oleh pasangan. misalnya, pasangan merasa anda terlalu dekat dengan rekan kerjan (lawan jenis) di kantor tapi anda merasa tidak demikian. Anda menganggap jika kedekatan dengan orang tersebut hanyalah sebatas rekan kerja tidak lebih. Untuk itu, cobalah pikirkan dan posisikan diri anda sebagai pasangan dengan segala perilaku yang anda lakukan dengan rekan kerja anda tersebut. Apakah anda tetap menganggap biasa saja atau anda bisa merasakan perasaan pasangan?

4.      Jangan sampai terbawa emosi

Setelah anda berani mengakui kesalahan yang dilakukan, maka selanjutnya jangan sampai terbawa emosi apabila pasangan belum puas atas penjelasan anda. Jangan menyiram minyak pada sumbu api, jika tidak ingin amarah pasangan semakin menjalar kemana-mana dan semakin membesar.

Bukannya memaksa pasangan untuk menerima permintaan maaf anda, cobalah untuk menenangkan diri sendiri terlebih dahulu. Pejamkan mata anda dan latihan pernapasan sebelum melanjutkan pembicaraan, hal ini akan membantu anda untuk meredam emosi. Meluapkan emosi dengan cara yang kurang tepat justru akan memicu masalah baru dalam hubungan anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!