Posts

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Sumber: Freepik

Banyak stigma negatif yang melekap pada perselingkuhan yang berkembang di masyarakat. Terkadang hubungan yang kacau atau pelaku perselingkuhan umumnya akan sulit berubah dan memperbaiki keadaan karena berbagai kabar burung yang melekat padanya.

Sebelum anda mempercayai berbagai anggapan yang belum tentu benar mengenai perselingkuhan, berikut ini adalah bebagai mitos mengenai perselingkuhan. Apa saja? simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini.

1.      Pria lebih sering menjadi pelaku perselingkuhan dibanding wanita

Sebenarnya baik pria maupun wanita sama-sama memiliki peluang untuk berselingkuh. Namun siapa yang lebih sering melakukan perselingkuhan? Dikutip dari situs Psychology Today menjelaskan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington di Amerika Serikat berhasil mengumpulkan surve terkait perselingkuhan selama 15 tahun. Dari survei tersebut diperoleh data jika terjadi peningkatan jumlah perselingkuhan 5% berubah menjadi 15% pada wanita, serta dari 20% berubah menjadi 28% pada pria.

Selain itu, dalam penelitian lain yang dilakukan oleh tim peneliti dari University Kinsey Institute dan University of Guelph di tahun 2011 lalu, mengambil kesimpulan teranyar jika ada 19% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh wanita. Sedangkan, 23% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh pria.

Meskipun jumlah kasus perselingkuhan didominasi oleh kalangan pria, namun nyatanya dari penelitian tersebut, kasus perselingkuhan yang dilakukan wanita pun semakin bertambah.

2.      Perselingkuhan selalu ada dalam hubungan yang tidak sehat

Pada kenyataanya, hubungan yang tampak tentram dan adem anyem bahkan berantakan dan tak bahagia rentan terhadap perselingkuhan baik dari salah satu ataupun kedua pasangan. ada berbagai motif yang menjadi penyebab dari kasus perselingkuhan tersebut. baik karena ada kesempatan, bosan dengan hubungan yang itu-itu terys, merasa ada orang lain yang lebih membuatnya bahagia dibandingkan pasangannya sendiri, dan lain-lain. Akan tetapi, apa pun alasannya perselingkuhan tetap menjadi penyebab retaknya rumah tangga.

Seorang terapis pernikahan dan keluarga berasal dari California, Foojan Zeine, PsyD menjelaskan pelaku perselingkuhan biasanya memerlukan perubahan yang ‘menarik’ agar membangkikan semangatnya dalam menjalani hubungan. Hal ini yang kemudian membuat pelaku merasa seperti tertantang untuk melakukan hal yang tanpa sadar mengkhianati pasangannya.

3.      Pelaku perselingkuhan tidak dapat berubah

Setiap orang tentu memiliki kesempatan untuk sadar dan berubah dari kesalahannya, termasuk para pelaku perselingkuhan. Jika mereka ingin berubah, bertekad, berjanji, serta berusaha untuk tidak mengulanginya tentu kemungkinan bersar mereka akan berubah menjadi lebih baik.

Selingkuh sebenarnya bukanlah sebuah jawaban pasti, namun sebuah pilihan yang masih dapat diabaikan. Bagi anda yang pernah melakukan perselingkuhan, cobalah untuk mencari tahu akar permasalahan dan cara mengendalikan diri agar tak melakukan kesalahan yang sama lagi.

4.      Sulit percaya kembali pada pasangan yang sempat berselingkuh

Perasaan marah, kecewa, dan sedih setelah mengetahui pasangan mendua diam-diam tentu dapat menghancurkan kepercayaannya pada pelaku. Meskipun kebanyakan kasus memilih untuk berpisah setelah kejadian tersebut.

Namun, tidak sedikit pula korban perselingkuhan yang berhasil membangun kepercayaan pasangannya kembali. Meskipun tidak mudah, namun cobalah untuk pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk berpisah. Tak ada salahnya jika anda membuka hati untuk memaafkan kesalahan pasangan. terkadang proses pemulihan diri dari masalah besar seperti perselingkuhan, justru membuat hubungan semakin harmonis.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

menjalani pernikahan jarak jauh atau long distance marriage tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan suami istri. hal ini karena kedua pasangan tak dapat bertemu setiap hari, sehingga mereka tak dapat menikmati waktu bersama karena terpisahkan oleh jarak. Hubungan long distance marriage sendiri dianggap lebih rentan mengalami konflik dibanding pernikahan yang biasanya.

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Sumber gambar: Freepik

Namun anda tak perlu merasa takut, karena pasangan long distance marriage juga bisa langgeng dan tetap harmonis. Untuk lebih jelasnya simak beberapa tips berikut ini.

Tips langgeng menjalani long distance marriage

Berbeda dengan masa pacaran, pernikahan jarak jauh tentu memiliki banyak tantangan. Untuk itu berikut ini anda perlu melakukan strategi khusus agar hubungan pernikahan langgeng, mesra dan terhindar dari konflik. Apa saja tipsnya, antara lain:

1.      Memasang foto dengan pasangan

Meski terkesan hal yang sepele namun memasang foto bersama pasangan ternyata dapat membantu anda menjaga hubungan anda dan pasangan. seorang psikologi klinis yang bersalah dari Amerika Serikat, Ryan Howes menyatakan jika cara ini akan membuat memori anda akan pasangan terus hidup di dalam jiwa. Untuk itu, tak ada salahnya bukan memasang foto pernikahan, foto liburan bersama, atau foto lainnya di meja kerja dan walpaper smartphone. Dengan demikian perasaan anda terhadap pasangan pun akan tetap tumbuh. Selain itu anda juga bisa memasang atau memposting foto bersama pasangan di media sosial untuk menunjukkan jika anda berkomitmen dengannya meskipun tidak bersama.

2.      Cari cara agar anda dan pasangan tetap dekat

Meskipun anda dan pasangan terpisahkan oleh jarak yang membentang, anda tetap bisa saling berhubuangan layaknya pasangan ada di samping anda. Anda dapat memanfaatkan aplikasi panggilan video untuk menghubungi pasangan. lakukan panggilan video setiap hari agar anda dan pasangan tetap merasa dekat meskipun ada jarak.

Misalnya saat anda sedang berbelanja bulanan ke supermarket dan memasak untuk sarapan keluarga anda bisa melakukan panggilan video dengan pasangan. atau setiap kali anda hendak tidur sempatkan menelpon pasangan. dengan demikian anda bisa merasakan kehadiran pasangan tanpa menyentuhnya. Bahkan anda bisa melakukan seks jarak jauh melalui panggilan video atau bertukar pesan yang bernuansa seks. Sehingga sexting dapat menambah keintiman anda dan padangan meskipun tak bertemu langsung.

3.      Berkomunikasi selayaknya berada dalam satu rumah

Saat anda dan pasangan tak tinggal satu atap tentu kehidupan yang dijalani berbeda. Anda tak lag bisa menyiapkan pakaian atau sarapan untuk pasangan. meskipun demikian, ada baiknya anda tetap berkomunikasi selayaknya tinggal seatap. Misalnya, sebelum berangkat kerja anda bisa berkomunikasi dengan pasangan selayaknya mengobrol santai seperti saat sarapan pagi. Anda bisa menceritakan rencana apa saja yang akan dilakukan seharian ini. serta kemana saja anda akan pergi sehingga pasangan pun tetap mengentahui bagaimana perkembangan kehidupan anda.

Bukan hanya itu, anda pun bisa menyarankan pakaian yang cocok untuk pasangan saat ia akan bertemu klien. Atau mengingatkan pasangan untuk tidak pulang terlalu malam. Intinya jangan merasa jarak adalah penghalang anda berdua tidak berkominikasi. Komunikasi yang lancar hubungan pernikahan pun tetap mesran dan langgeng.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar dengan pasangan tentu menjadi hal yang wajar, terkadang hal ini menjadi sebuah ujian untuk mengetahui bagaimana cara anda dan pasangan menyelesaikan masalah tersebut sehingga menjadi ‘pelengkap’ yang semakin memperkuat ikatan batin keduanya. Meskipun demikian, bukan berarti anda atau pasangan perlu mencari masalah untuk memicu keributan.

Ada dampak baik yang dirasakan jika pasangan kekasih sedang bertengkat secara sehat dan mampu menyelesaikannya tanpa percekcokan. Untuk lebih jelasnya simak pembasan di bawah ini.

Mengapa bertengkar dengan pasangan menjadi

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Sumber gambar: Freepik

hal yang penting?

Bertengkar adalah salah satu komponen yang penting dan harus ada untuk menguji anda dan pasangan. jika kedua pasangan menghadapi masalah maka ada sesuatu yang harus dibahas, saling bertukar pendapat dan mencari jalan keluar terbaik untuk keduanya.

Sebaiknya anda tidak mengabaikan atau menyepelekan pertengkaran tersebut, karena jika tidak hubungan anda yang sedang dijalani tidak akan mengalami perubahan atau kemajuan. Masalah yang sengaja dihindari justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar dan menumpuk sehingga hubungan anda berdua pun menjadi tidak sehat.

Pertengkaran bisa menjadi tidak sehat apabila tujuan kedua pasangan hanya untuk saling menyalahkan satu sama lain dan meninggikan ego masing-masing. Apalagi pertengkaran melibatkan emosi yang sulit dikontrol, ini tidak hanya menyelesaikan masalah yang ada namun memicu masalah baru yang justru lebih besar.

Cara bertengkar yang sehat dengan pasangan

Lalu, bagaimana cara bertengkar yang sehat dengan pasangan? Sehingga tidak memicu masalah baru dan hubungan tetap harmonis. Simak tipsnya berikut ini:

1.      Jangan saling merendahkan

Saat suasana semakin panas dan kedua pasangan tersulut emosi, terkadang pertengkaran diwarnai dengan cacian, hinaan, dan kata-kata kasar. Inilah yang harus anda dan pasangan hindari, selain memperkeruh suasana bisa saja pasangan anda membenci diri anda secara diam-diam. Perasaan orang memang tak ada yang tahu selain dirinya sendiri, maka dari itu untuk membangun pertengkaran yang sehat, hindari tindakan atau perkataan yang saling merendahkan satu sama lain.

2.      Jangan lupa untuk mengendalikan emosi

Bertengkar memang tidak mungkin tidak terbawa emosi. Ingatlah pertengkaran ini bukan untuk menentukan siapa yang benar dan salah, namun cobalah untuk fokus menemukan solusi dari permasalahan tersebut. usahakan anda menyesuaikan dengan kepribadian dan karakter masing-masing. jika memang anda atau pasangan adalah orang yang mudah meledak-ledak maka, cobalah luangkan waktu untuk melepaskan emosi tersebut. setelah merasa lebih tenang, barulah anda berdua saling berdiskusi dan mencari solusi.

3.      Jangan malu menanyakan segala hal saat berargumen

Terkadang, ada banyak orang yang terlalu malu atau merasa bisa membaca pikiran pasangannya saat terjebak pertengkaran. Ada baiknya anda menghindari sikap ini, saat sedang bertengkar ada baiknya anda dan pasangan saling bertanya adakah sesuatu yang mengganjal di hatinya?  Bukan hanya mempermudah penyelesaian masalah, namun bisa jadi pasangan akan lebih terbuka dengan diri anda ke depannya.

4.      Tetap fokus pada topik permasalahan

Salah satu kesalahan yang terjadi saat kedua pasangan sedang bertengkar adalah membahas topik permasalahan yang semakin melebar. Jangan sampai anda mengungkit masalah lain, hal ini justru akan memicu masalah baru padahal masalah tersebut belum selesai.  Untuk itu tetap fokus pada topik permasalahan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Apakah anda atau pasangan sering saling berdiam diri atau ngambek saat tengah bertengkar? Tentu hal ini sangat lumrah terjadi pada hubungan asmara. Namun saat menghadapi situasi seperti ini, tentu anda menjadi serba salah. Anda mungkin berpikir jika ada tindakan yang menyinggung perasaannya. Terkadang saat pasangan sedang ngambek, sikapnya menjadi pasif agresif. Untuk itu ada baiknya anda jangan berbalik mendiamkan pasangan, karena hal ini lama-kelamaan akan berdampak buruk pada hubungan anda.Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik mengatasi pasangan yang sedang ngambek

Didiamkan pasangantentu rasanya tidak nyaman, apa pun yang anda lakukan selalu salah. Ada baiknya anda menurunkan sedikitego dan mendekati pasangan secara perlahan, agar hubungan kembali membaik ada baiknya anda berdua menyimak beberap tips & trik berikut ini:

1.      Cari tahu apa yang menjadi penyebab pasangan ngambek

Memang sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya pasangan inginkan saat ia sedang ngambek. Tak ada salahnya untuk mencoba mencari tahu apa penyebabnya, meskipun kemungkinan besar ia akan masih akan tetap ngambek dengan anda.

Bisa jadi ada perlakuan atau perkataan anda yang menyinggung perasaan pasangan, sehingga membuatnya kesal. Mungkin saja, ngambek menjadi caranya untuk memendam emosi agar tidak menyakiti anda. Atau mungkin, ia merasa anda tidak memahami apa yang ia inginkan, tetapi dia tidak bisa marah pada anda, dan justru mendiamkan anda sampai anda menyadarinya sendiri.

Dengan terus berusaha memulai percakapan dengannya, hal ini menunjukkan jika anda peduli dan ingin memperbaiki hubungan yang sedang alot. Yang perlu diingat anda harus sabar agar tahu apa penyebab pasangan ngambek.

2.      Beri pasangan waktu untuk sendiri

Jika anda berusaha mengajak pasangan berbicara, namun dia tetap bersikap dingin. Maka berilah ia waktu untuk sendiri untuk sementara waktu. Anda dapat mengajak pasangan kembali berbicara setelah beberapa jam kemudian atau keesokan harinya. Jangan paksakan pasangan untuk bicara, karena ini dapat memicu pertengkaran.

3.      Tetap tunjukan perhatian dan kepedulian anda padanya

Ingat, berbalik mendiamkan pasangan bukan cara yang baik untuk berdamai dengannya. Anda harus berusaha agar komunikasi tetap menjaga komunikasi berjalan dengan baik. Komunikasi bukan hanya dalam bentuk percakapan saja. anda dapat menunjukkannya dengan sikap dan perilaku yang menandakan jika anda masih perhatian dan peduli pasa pasangan baik saat senang maupun susah.

Misalnya, anda mengirimkan makanan favoritnya ke kantor, seusai presentasi di depan klien. Atau membawakan payung saat cuaca sedang buruk. Meskipun sikap pasangan keras kepala namun perlahan akan melunak melihat perlakuan anda yang penuh kasih sayang dan perhatian.

4.      Ajak pasangan berbicara saat kondisinya lebih tenang

Setelah emosi pasangan stabil, maka inilah saatnya anda mengajaknya berbicara. Cobalah tanyakan apa yang membuat ia merasa ngambek. Biarkan pasangan tahu jika anda senang apabila anda terbuka dengan apa yang dirasakannya. Jelaskan jika pasangan tidak perlu merasa takut dengan reaksi yang mungkin akan anda tunjukkan.

Katakan pasanya jika anda akan menerima dan bersama-sama menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Jika memang anda melakukan kesalahan maka anda harus berbesar hati untuk meminta maaf. Sampaikan betapa anda menyayanginya, anda ingin hal seperti ini tidak terjadi lagi. Anda ingin membicarakan masalah secara terbuka.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Menjadi sosok yang dewasa memang tak dilihat dari usia seseorang. Terkadang orang yang usianya tergolong dewasa masih memiliki sifat kekanak-kanakan dan cenderung tak dapat menyelesaikan masalahnya sendirian. Orang yang kekanak-kanakan cenderung akan mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalahnya, termasuk pasangannya sendiri.Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Tanda jika pasangan bersikap kekanak-kanakan

Tentu menghadapi pasangan yang kenakan-kanakan akan membuat anda lelah sendiri, mungkin sempat anda berpikir untuk mengkahiri hubungan tersebut. akan tetapi, terkadang sedikit orang yang menyadari jika pasangannya adalah sosok yang tidak dewasa. untuk itu berikut ini adalah beberapa tanda jika anda menjalin hubungan asmara dengan orang yang bersikap kekanak-kanakan, antara lain:

1.      Kurang romantis

Pasangan yang kurang dewasa, tidak tahu bagaimana cara memperlakukan pasangannya dengan baik. Hal ini membuat mereka tak sanggup membangun suasana yang romantis dan nyaman saat sedang berdua. Ia cenderung mementingkan dirinya sendiri.

Hal tersebut yang membuat anda berpikir jika pasangan anda kurang romantis, sehingga anda merasa tidak nyaman dan bahagia saat sedang bersama. Intinya, andalah yang terus menuruti keinginan pasangan.

2.      Mengerlak jika terbukti bersalah

Pasangan yang bersikap dewasa umumnya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, tetap tenang serta mengakui kesalahan yang telah diperbuat jika terbukti bersalah. Hal ini justru berbeda pada pasangan yang kekanak-kanakan mereka sering melakukan kesalahan namun tidak mau mengakuinya. Mereka justru melimpahkan kesalahannya pada orang lain.

Cobalah anda perhatikan bagaimana reaksi anda saat mengingatkan kesalahan yang pernah diperbuat. Jika ia menanggapi dengan serius maka pasangan anda termasuk sosok yang dewasa. akan tetapi jika pasangan merespon sebagai lelucon atau justru memarahi anda, bisa saja jika ia tak ingin bertanggung jawab ataupun disalahkan. Yang perlu anda ingat, jangan berusaha mengomel pada hal-hal kecil.

3.      Anda terlalu sering mengomeli pasangan

Pasangan yang dewasa umumnya akan melakukan sesuatu berdasarkan banyak pertimbangan yang telah dilakukan sebelumnya. Apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan perasaan anda, meskipun demikian bukan berarti dia tak akan melakukan kesalahan.

Namun, cobalah anda ingat-ingat kemabli seberapa sering pasangan membuat kesalahan, sehingga anda merasa kesal dan kecewa padanya. Bila anda menyadari jika pasangan terlalu sering membuat kesalahan yang sama berulang kali, dan anda terus mengomelinya. Maka bisa jadi pasnagan anda sosok yang kekanak-kanakan.

4.      Pasangan selalu mengandalkan diri anda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, orang yang dewasa adalah mereka yang mampu melakukan pekerjaan atau menyelesaikan masalah secara mandiri. Mereka akan berusaha keras tanpa menyusahkan orang lain.

Hal ini akan berbeda pada orang yang bersikap kekanak-kanakan, umumnya mereka lebih membutuhkan dan mengandalkan orang lain, khususnya orang-orang terdekatnya (pasangan) dalam menyelesaikan atau mengerjakan sesuatu meskipun itu hal yang bisa dilakukan sendiri.

Bila pasangan anda tak dapat menyelesaikan sesuatu dengan benar, dan andalah yang harus menyelesaikannya. Anda yang selalu mengingatkan apa saja yang ia butuhkan. Maka ada baiknya anda mempertimbangkan kelangsungan hubungan tersebut.

Menghadapi pasangan yang kekanak-kanakan tentu bukan hal yang mudah. Perlu kesabaran yang ekstra, namun tak ada salahnya anda membicarakan hal ini dengan pasangan secara baik-baik. Namun jika hal ini tak memberikan perubahan apa pun, maka biarkan pasangan mendapatkan konsekuensi dari sikapnya tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Siapa yang ingat kapan pertama kali berkencan dengan pasangan? kapan anda dan pasangan sama-sama mengakui perasaan dan akhirnya berpacaran? Dan kapan anda berdua akhirnya menikah? Semua momen tersebut rasanya sangat penting sekali dan perlu diingat dalam memori masing-masing. Tak jarang untuk mengenang masa itu kembali tak jarang banyak pasangan yang merayakan momen tersebut setiap tahunnya.Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Mungkin kita telah akrab dengan istilah ‘Anniversary’ merupakan perayaan yang dilakukan kedua pasangan untuk hari jadian atau pernikahan mereka. Ternyata merayakan ‘Anniversary’ dapat berpengaruh positif pada sebuah hubungan salah satunya dapat memperkuat ikatan anda dengan pasangan sehingga hubungan pun akan lebih sehat. Bahkan saat masalah yang sedang dihadapi dapat mengilang jika anda berdua sama-sama memperingati ‘Anniversary’.

Dalam pernikahan, merayakan ‘Anniversary’ menandakan jika anda berdua memperingati bersatunya dua keluarga dengan latar belakang yang berbeda. Maka dari itu perayaan hari jadi menjadi momen yang penting.

Merayakan ‘Anniversary’ untuk mengevaluasi hubungan

Perayaan ‘Anniversary’ bukan hanya memperingati momen berdua saja, namun hal ini dapat anda manfaatkan untuk mengevaluasi hubungan. Bukan hanya itu, momen ‘Anniversary’ juga bisa digunakan untuk melihat berbagai pencapaian yang berhasil di raih dalam hubungan asmaran atau pernikahan pernikahan dalam satu tahun ini.

Dengan demikian anda dan pasangan akan lebih tahu apa yang harus segera diraih dalam waktu terdekat, misalnya 3 tahun lagi anda dan pasangan dapat memiliki mobil atau melunasi cicilan rumah, dan berbagai target lainnya.

Untuk itu, momen seperti ini sangat disayangkan jika anda lewatkan begitu saja.  selain mengenang segudang momen berharga, anda berdua dapat melihat suka duka dan berbagai hal dilalui bersama. Hinngga akhirnya anda dan pasangan mencapai titik ini.

Cara sederhana merayakan ‘Anniversary’ bersama pasangan

Momen ‘Anniversary’ sering kali identik dengan perayaan yang mewah dan menguras dompet. Misalnya pergi ke restoran romantis atau liburan berdua ke suatu tempat. Jika anda telah memahami bertapa pentingnya merayakan ‘Anniversary’ dalam hubungan namun bingung bagaimana cara tepat untuk merayakannya.

Agar anda dapat menikmati momen ini dengan romantis sehingga hubungan anda berdua pun semakin mesra dan langgeng. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk merayakan ‘Anniversary’ antara lain:

  • Mengajak pasangan berkencan dan makan malam berdua di tempat pertama kalinya anda berdua bertemu atau berkencan
  • Melakukan sesi pemotretan yang mengisahkan bagaimana awal hubungan hingga bertahan sampai saat ini
  • Membuat daftar lagu yang disukai oleh pasangan atau lagu yang mengingatkan hubungan anda berdua, jika perlu jangan ragu untuk menyanyi bersama sambil bermain alat musik
  • Saling bertukar hadiah dengan pasangan

Perayaan ‘Anniversary’ memang dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi lebih menarik, bahkan hubungan yang awalnya merenggang dapat kembali erat jika kedua pasangan mengingat dan saling mengucapkan hari jadi mereka. Terkadang dengan merayakan ‘Anniversary’merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengenang lagi perjuangan cinta dan momen membahagiakan berdua.

Maka dari itu, jangan berpikir jika memperingati hari jadi adalah hal yang kekanak-kanakan karena ada banyak manfaat yang dapat dirasakan kedua pasangan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Saat dibuai gejolak asmara, rasanya anda ingin melakukan segala hal dengna pasangan. Karena melakukan aktivitas berdua akan terasa menyenangkan, sehingga tak jarang banyak orang yang memprioritaskan hubungan asmara mereka dibanding segalanya.Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Sampai-sampai banyak orang yang rela mengubah dirinya menjadi sosok yang diinginkan pasangan, baik itu secara penampilan maupun sikap. Mengubah diri memang sah-sah saja apalagi jika itu mengarahkan anda menjadi pribadi yang lebih baik, namun sebaiknya jangan didasari oleh keinginan pasangan. karena apa yang diharapkan pasangan belum tentu terbaik untuk anda. Lalu apakah mengubah diri demi pasangan itu baik? Dan apa alasannya?

Mengapa orang rela mengubah diri demi pasangan?

Seorang psikolog hubungan yang berasal dari Washington DC bernama Rebekah Montgomery berpendapat, dibandingkan pria ternyata wanita cenderung lebih sering mengubah dirinya demi sang pasangan. Ia berpendapat, wanita biasanya merasa memiliki tanggung jawab lebih saat sedang menjalani sebuah hubungan. Hal inilah yang kemudian, membuat mereka merasa perlu beradaptasi dengan pasangannya.

Kemauan agar dapat menjadi kekasih atau istri yang baik membuat wanita berusaha untuk mengubah dirinya agar pasangan dapat menerima dan mencintainya. Padahal mungkin mereka sendiri merasa kurang klik dengan perubahan yang dilakukan.

Selain itu, seorang profesor psikologi lainnya dari Northwestern University, Chicago bernama Eli Finkel menjelaskan, setiap orang yang ada dalam hidup kita memiliki pengaruhnya sendiri. pasangan anda pun termasuk dalam orang yang memiliki pengaruh sangat kuat dalam kehidupan anda. Pengaruh ini bisa berdampak baik, namun juga berdampak buruk tergantung dari bagaimana pasangan anda. Saat seseorang berusaha mengubah dirinya demi pasangan, bisa jadi ia ingin menjadi sosok yang ideal sesuai apa yang diharapkan pasangannya. Dengan demikian, diharapkan jika pasangannya akan mencintainya dan tidak akan berpaling dengan orang lain.

Rasa tidak aman seperti inilah yang membuat mengapa banyak orang relah mengubah dirinya demi sang kekasih. Dalam situs Doquesne University, kondisi ini dikenal dengan ‘efek Pygmalion.’ Efek pygmolion ini merupakan kondisi seseorang yang berusaha bertindak sesuai dengan harapan orang lain. Yang itu artinya pasangan anda.

Jika pasangan terus menuntut anda untuk berubah

Mencintai pasangan boleh-boleh saja, namun jangan sampai cinta itu membuat anda merasa buta dan lupa dengan diri sendiri. mencintai diri sendiri bisa dimulai dari dengan menolak hal-hal yang membuat anda merasa tidak nyaman. Termasuk menolak untuk berubah demi pasangan, apalagi jika anda sendiri tidak menginginkan hal itu.

Jika pasangan meminta anda melakukan sesuatu namun anda merasa keberatan akan hal itu, maka cobalah untuk mengatakannya dengan baik. Sampaikan apa yang ada dalam hati ini mengenai berbagai permintaan pasangan yang memberatkan diri anda. Apabila pasangan menghargai, tentu ia akan memahami anda dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukan selama ini.

Namun jika pasangan merasa tersinggung dan marah pada anda, maka cobalah pertimbangkan kembali apakah bisa melanjutkan hubungan yang seperti ini? apakah anda mampu bertahan dengan menuruti semua perminataan pasangan? Jika anda ingin berubah, maka hal ini harus didasari oleh keinginan sendiri bukan orang lain. Karena hanya anda yang tahu mana yang baik dan bukan untuk diri sendiri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Belum Siap Punya Anak Namun Takut Pasangan Kecewa? Simak Cara Tepat Berkompromi

Belum Siap Punya Anak Namun Takut Pasangan Kecewa? Simak Cara Tepat Berkompromi

Belum Siap Punya Anak Namun Takut Pasangan Kecewa? Simak Cara Tepat Berkompromi

Bagi beberapa pasangan kehadiran anak dalam pernikahan tentu membawa kebahagiaan tersendiri, maka tak jarang banyak pasangan yang sesegera mungkin melakukan program kehamilan setelah resmi menikah. Namun, ada beberapa orang yang justru ingin menunda momongan karena merasa belum siap. Memang merencanakan kehamilan memang membutuhkan kesepakatan dan kesiapan bersama. Akan tetapi, bagaimana jika anda merasa belum siap sedangkan pasangan mendesak untuk segera memiliki momongan? Simak tipsnya berikut ini.Belum Siap Punya Anak Namun Takut Pasangan Kecewa? Simak Cara Tepat Berkompromi

Berkompromi dengan pasangan saat belum siap memiliki momongan

Ada banyak alasan mengapa seseorang merasa belum siap untuk memiliki anak. agar anda dan pasangan sama-sama menemukan jalan tengah, simak cara berkompromi yang tepat di bawah ini:

1.      Bersikap terbuat satu sama lain itu perlu

Hal pertama yang harus anda lakukan sebelum resmi menikah adalah berdiskusi dengan pasangan mengenai kehidupan pernikahan termasuk kesiapan memiliki anak. Dengan demikian, anda berdua akan lebih banyak waktu untuk menentukan pilihan yang disepakati bersama.

Sampaikan alasan anda untuk mengapa anda belum siap memiliki anak, kemudian dengarkan penjelasan pasangan mengapa ia tidak ingin menunda momongan. Usahakan anda berdua menjaga suasana diskusi tetap hangat dan tenang. Hindari sikap menghakimi atau menyampaikan kritik secara langsung kepada pasangan, karena hal ini akan memicu pertengkaran antara anda berdua.

2.      Pastikan anda memiliki alasan yang tepat mengapa belum siap memiliki anak

Sebelum anda memulai berdiskusi dengan pasangan. pastikan anda telah menyiapkan berbagai alasan yang rasional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Alasan inilah yang dapat menggugah hati pasangan anda, agar ia mengerti apa yang sebenarnya anda khawatirkan. Sehingga mungkin ia bisa menyetujui pendapat anda untuk menunda momongan.

Mungkin anda bisa mengatakan jika kondisi finansial yang belum stabil sehingga anda takut jika kebutuhan anda tidak dapat tercukupi, ada tuntutan pada pekerjaan atau anda ingin melanjutkan pendidikan kembali ,atau anda memiliki kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan tertentu. Sampaikan alasan-alasan anda dengan baik, ingat alasan tersebut adalah alasan yang sebenarnya jangan anda buat-buat.

3.      Saling membangun rasa tanggung jawab satu sama lain

Ada banyak pasangan yang menunda kehamilan karena khawatir dengan tanggung jawab  yang dihadapi entah dari sisi finansial, emosional, psikologis dan lain sebagainya. Untuk menghadapi situasi seperti itu, ada baiknya anda berdua memanfaatkan waktu menunda tersebut sebagai masa belajar untuk membangun rasa bertanggung jawab. Misalnya jika anda berdua memutuskan untuk menunda kehamilan karena kondisi finansial yang kurang mapan, maka ada baiknya saat ini anda dan pasangan mulai menabung. Atau jika anda merasa kurang siap secara emosional maka tak ada salahnya untuk melakukan konseling pernikahan.

4.      Menjalani konseling pernikahan

Masalah mengenai perencanaan kehamilan sebenarnya dapat diselesaikan berdua jika diskusi yang dibangun itu baik. Namun, sering kali pasangan selalu terjebak pada perdebatan  sehingga menimbulkan sebuah konflik. Untuk itu ada baiknya anda dan pasangan melakukan konseling pernikahan.

Terkadang, ada alasan yang tak bisa anda katakan pada pasangan, begitu pula sebaliknya. Untuk itu peran konselor di sini adalah sebagai mediator, untuk menggali masalah lebih dalam sehingga memperoleh solusi yang tidak merugikan kedua pihak.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengenal Berbagai Bentuk Bahasa Cinta Dari Pasangan

Mengenal Berbagai Bentuk Bahasa Cinta Dari Pasangan

Mengenal Berbagai Bentuk Bahasa Cinta Dari Pasangan

Apakah anda pernah merasa telah memberikan perhatian, waktu dan tenaga untuk menunjukan rasa sayang anda pada pasangan sepenuhnya. Akan tetapi anda masih merasa kurang atau bahkan tidak cukup. Sebenarnya kondisi ini bukan anda atau pasangan yang salah. Bisa jadi bahasa cinta yang anda berikan pada pasangan kurang cocok dengannya. Atau mungkin sebaliknya, kira-kira apa itu bahasa cinta dan seberapa penting bahasa cinta dalam hubungan asmara? Untuk lebih jelas anda dapat menyimak pembahasa berikut ini.Mengenal Berbagai Bentuk Bahasa Cinta Dari Pasangan

Memahami bahasa cinta itu perlu

Menurut seorang konselor perikahan bernama Gary Champan mengungkapkan hal dasar yang harus kita semua sadari adalah “people speak different love languages.” Setiap orang tentu memiliki bahasa cintanya masing-masing, sama halnya dengan bahasa yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika seseorang tidak memahami bahasa asing yang dikomunikasikan oleh orang lain, tentu akan sulit baginya untuk mengetahui apa yang dimaksud bahkan ia cenderung merasa stres dan frustasi.

Misalnya saat anda pergi ke sebuah tempat wisata, di sana anda menemui turis asing yang berasal dari negara China, tentu saat tengah mengobrol anda tidak dapat paham apa yang dibicarakan oleh turis tersebut bukan? Hal ini juga berlaku dalam bahasa cinta. Bagaimana pun usaha anda dalam mengungkapkan rasa sayng pada pasangan, sampai kapan pun pasangan tidak akan mengerti apa maksud anda. Karena ia memiliki bahasa cinta yang berbeda.

Jenis bahasa cinta manusia

Menurut Gary Champan terdapat 5 jenis bahasa cinta yang biasanya digunakan oleh kebanyakan orang, antara lain:

1.      Kata-kata yang menguatkan.

Orang yang memiliki bahasa cinta ini cenderung menyukai dan merasa disayangi jika dirinya sering mendapatkan pujian, motivasi, atau dukungan yang diucapkan oleh pasangannya sendiri. sebaliknya, jika pasangan sering mendapatkan kata-kata negatif seperti kalimat yang terkesan meremehkan, menjatuhkan dan kalimat buruk lainnya mereka akan merasa tersakiti. Selain itu mereka akan mengungkkapkan rasa cintanya melalui kata-kata pula kepada anda.

2.      Waktu yang berkualitas (quality time)

Seseorang yang memiliki bahasa cinta ini cenderung lebih senang jika menghabiskan waktu berdua atau melakukan berbagai aktivitas bersama pasangannya. Khususnya pada momen khusus dan penting dalam hidupnya seperti perayaan ulang tahun, pergi berlibur, pertemuan keluarga, berkencan, atau aktivitas lain bersama pasangan. Sebaliknya ketidakhadiran pasangan pada momen tersebut justru melukainya, mungkin saja ia akan berpikir jika pasangan tak mencintainya.

3.      Pemberian

Seseorang yang memiliki bahasa cinta ini, cenderung mengartikan cinta dengan pemberian. Ia akan merasa diperhatikan dan dikasihan saat menerima hadiah. Hadiah bukan sekadar materialistis, karena mereka tidak menginginkan hadia yang mahal, namun perhatian yang tercurahkan dalam bentuk pemberian. Mereka sangat menyukai meskipun sekadar kartu ucapan yang sederhana.

4.      Tindakan melayani

Seseorang yang memiliki bahasa cinta ini akan merasakan kasih sayang apabila pasangannya membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan, misalnya saat anda dan pasangan menyiapkan sarapan untuk seluruh anggota keluarga, atau saat membagi tugas untuk membersihkan rumah bersama-sama.

5.      Sentuhan fisik

Seseorang yang memiliki bahasa cinta ini cenderung merasa senang dan menginginkan sentuhan fisik saat bersama pasangannya seperti bergandengan, memainkan rambut, mencium, dan sentuhan lainnya dalam batas wajar. Sentuhan ini akan menenangkan hatinya dan merasa jika dirinya diperhatikan, namun ingat sentuhan ini tidak boleh kasar karena akan melukai pasangan anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Pasangan Anda Sering Membandingkan Anda Dengan Orang Lain? Simak Tips Menghadapinya

Pasangan Anda Sering Membandingkan Anda Dengan Orang Lain? Simak Tips Menghadapinya

Pasangan Anda Sering Membandingkan Anda Dengan Orang Lain? Simak Tips Menghadapinya

Apakah anda pernah dibanding-bandingkan dengan orang lain, apalagi jika hal itu dilakukan oleh orang terdekat seperti pasangan sendiri misalnya. Tentu anda merasa kesal bukan, bahkan terkadang hal ini memicu konflik baru dalam hubungan anda. Terkadang anda mungkin kebingungan bagaimana menghadapi pasangan yang sering membandingkan anda dengan orang lain. Untuk itu anda dapat menyimak beberapa tips berikut ini.Pasangan Anda Sering Membandingkan Anda Dengan Orang Lain? Simak Tips Menghadapinya

Menghadapi pasangan yang suka membandingkan diri anda dengan orang lain

Sikap pasangan yang suka membandingkan diri anda dengan orang lain baik itu, temannya, anggota keluarganya, atau bahkan mantan pasangannya tentu menimbulkan luka di hati anda. Bahkan sikap pasangan inilah yang membuat hubungan anda dan dia semakin renggang, karena anda berdua sering bertengkar atau rasa percaya diri anda yang menurun saat berhadapan dengan pasangan.

Tentu ini akan menjadi rintangan tersendiri, mungkin pernah terbesit dalam pikiran anda untuk berpisah saja. Namun cobalah pikirkan lagi sebelum memutuskan untuk berpisah, ada baiknya anda mencoba beberapa tips berikut ini untuk menyikapi pasangan yang sering membandingkan anda dengan orang lain:

  1. Komunikasikan dengan pasangan. beritahu ia jika anda tidak bisa disamakan dengan orang lain. Karena baik anda maupun mereka merupakan dua individu yang memiliki karakter yang unik dan berbeda. Cobalah katakan padanya tentang apa yang anda rasakan selama ini secara jujur.
  2. Terus berusaha untuk memperbaiki satu sama lain. Hubungan yang berkualitas ditandai dengan kedua pasangan yang mampu berkembang dan belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ingatlah setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pasangan yang suka membanding-bandingkan bukan berarti hubungan anda tidak sehat

Walaupun kebiasaan pasangan ini menyakiti diri anda, apalagi jika pasangan tidak menyampaikannya dengan baik. Pada dasarnya ada beberapa faktor yang membuat pasangan bersikap demikian. Baik itu rasa ketidakpuasannya terhadap diri anda atau memang pasangan ingin anda menjadi lebih baik lagi.

Akan tetapi, sikap membandingkan anda dengan orang lain muncul karena rasa tidak puas, sehingga menuntut anda untuk memenuhi standar yang ia buat, meskipun itu tidak realistis. Banyak yang menganggap pasangan seperti adalah salah satu bentuk dorongan, tetapi ada pula yang menganggap jika hal ini sebuah penghinaan atau sikap merendahkan orang lain. Namun kedua hal ini sebenarnya tergantung dari bagaimana anda menyikapinya.

Namun, yang menjadi pertanyaan sikap pasangan yang seperti ini apakah tandanya hubungan anda tidak sehat?

Misalnya pasangan anda sangat baik, penuh perhatian dan selalu menjadi pendengar yang baik setiap kali anda berkeluh kesah. Namun sikapnya yang membandingkan diri anda dengan orang lain terkadang menyakiti hati anda. Jika situasinya seperti ini maka tidak dapat dikatakan jika hubungan anda tidak sehat.

Pola asuh saat masih kecil yang terbawa hingga pasangan dewasa bisa menjadi salah satu penyebab mengapa pasangan bersikap demikian. Bahkan terkadang pasangan justru merasa tidak sadar jika telah membandingkan diri anda dengan orang lain. Intinya pilihan kembali pada diri anda dan pasangan. apakah ingin berpisah karena kebiasaan buruk ini atau memilih untuk melupakan kesalahannya dan sama-sama memperbaiki diri bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!