Posts

Suka Mencium Bau Badan Pasangan? Simak Penyebabnya

Suka Mencium Bau Badan Pasangan? Simak Penyebabnya

Suka Mencium Bau Badan Pasangan? Simak Penyebabnya

Mungkin sebagian dari anda senang menciumi bau parfum pasangan, wangi pakaian pasangan yang baru dicuci, atau harum rambutnya setelah keramas. Akan tetapi, apakah anda mengetahui jika aroma yang anda sukai tersebut ternyata berasal dari badan pasangan sendiri. Kira-kira apa yang membuat orang-orang menyukai bau badan pasangannya? Untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak pembahasan berikut ini.

Suka Mencium Bau Badan Pasangan? Simak Penyebabnya

Sumber: Freepik

Dibalik harumnya bau badan pasangan, terdapat penjelasan ilmiahnya

Secara alami, bau badan termasuk bagian dari daya tarik seksual seseorang terhadap lawan jenisnya. Anda mungkin tertarik pada lawan jenis dengan wajah yang tampan atau kepintarannya. Namun, aroma yang keluar dari tubuh seseorang ternyata memberikan pengaruh yang besar dan memberikan daya tarik tersendiri.

Dari segi biologis, aroma tubuh bisa menandakan seberapa potensial seseorang untuk menjadi pasangan dan menghasilkan keturunan. Bau badan yang nikmat untuk dihirup juga merupakan tanda tubuh yang sehat. Untuk memahami bagaimana mekanismenya, dalam sebuah penelitian yang dilakukan agar mengetahui alasan beberapa orang menyukai bau badan pasangannya.

Sekitar 44 orang pria diminta memakai kaos baru selama 2 malam berturut-turu. Setelah itu, barulah mereka diminta untuk mengganti pakaiannya. Sedangkan para wanita diminta untuk mencium bau kaos tersebut sekaligus menentukan bau manakan yang mereka sukai. Ternyata, para wanita lebih menyukai kaos yang dipakai pria dengan susunan sistem kekebalan tubuh yang berbeda dengan dirinya. (Sistem kekebalan tubuh sendiri mengandung lebih dari 100 kode genetik atau disebut dengan major histocopatibility complex (MHC)).

Perbedaan yang membuat susunan sistem kekebalan tubuh manusia menjadi beragam terdapat pada kode genetik tersebut. kode genetik tersebut membantu sistem kekebalan tubuh untuk mengenali patogen (penyakit). Pasangan dengan kode genetik yang berbeda memiliki peluang keturunan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, hal itu karena kode genetiknya yang lebih bervariasi.

Dengan demikian, anda menyukai bau pasangan menandakan jika ada kode genetik yang berbeda dalam sistem kekebalan tubuh pada anda berdua. Sehingga, secara biologis hal ini akan memberikan keuntungan karena keturunan anda berdua akan lebih tahan terhadap berbagai serangan penyakit.

Hormon tubuh berpengaruh pada bau badan pasangan

Setiap orang tentu memiliki kode genetik yang berbeda-beda sehingga karateristik hormon ynag dihasilkan pun saling berlawanan. Sehingga, bau badan yang diciptakan pun semakin beragam. Hormon feromon merupakan hormon yang turut ambil andil pada penciptaan keunikan bau badan seseorang. Feromon sendiri sebenarnya merupakan sinya kimiawi yang dihasilkan hewan untuk memengaruhi perilaku hewan lain dari spesies yang sama, pada proses berkembang biak.

Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Repirology, fungsi hormon feromon sendiri pada wanita diduga berasal dari senyawa 4,16-androstadien-3-one (AND). Sedankan pada kalangan pria, fungsi tersebut terdapat pada hormon androstone. Menyukai bau badan pasangan menjadi sebuah fenomena yang unik.

Dari sisi biologis, kecintaan mencium bau badan pasangan seringkali dikaitkan dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat pada umumnya. Sehingga anda tak perlu merasa aneh jika merasa tenang saat mencium bau badan pasangan yang menempel pada selimut, ataupun pakaiannya. Hal ini adalah hal yang wajar dan telah dijelaskan secara ilmiah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Agar Liburan Tidak Diwarnai Pertengkaran Dengan Pasangan, Simak Tipsnya Berikut Ini

Agar Liburan Tidak Diwarnai Pertengkaran Dengan Pasangan, Simak Tipsnya Berikut Ini

Agar Liburan Tidak Diwarnai Pertengkaran Dengan Pasangan, Simak Tipsnya Berikut Ini

Liburan bersama pasangan merupakan sebuah momen menghabiskan waktu berdua dan menambah keintiman bagi kedua pasangan. Akan tetapi, terkadang hal tersebut tidak tercapai karena anda dan pasangan sering bertengkar sehingga momen tersebut pun rusak. Untuk itu berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar anda dapat pasangan terhindari dari pertengkaran saat menjalani liburan, antara lain.

Agar Liburan Tidak Diwarnai Pertengkaran Dengan Pasangan, Simak Tipsnya Berikut Ini

Sumber: Freepik

Cara menghindari pertengkaran saat liburan bersama pasangan

Berselisih paham dalam hubungan asmara tentu hal yang wajar. Apalagi saat pertengkaran tersebut terjadi pada saat liburan berdua. Baik itu karena masalah keuangan ataupun stres bisa menjadi penyebab mengapa anda dan pasangan bertengkar. Agar liburan anda berdua tidak rusak, ada beberapa cara yang bisa anda terapkan di  bawah ini:

1.      Lebih rileks ketika merencankaan liburan

Bagi sebagian pasangan mungkin merasa lebih tegang atau stres sebelum liburan datang. Ada beberapa penyebab mengapa anda merasakan hal tersebut misalnya pekerjaan yang belum selesai, atau masih banyak persiapan yang dilakukan sebelum liburan. Akibatnya, saat mendekati hari liburan anda dan pasangan cenderung mempermasalahkan hal sepele.

Karena dorongan stres yang anda alami saat merencakan liburan yang membuat anda dan pasangan sering bertengkar. Untuk itu, cobalah hindari pertengkaran selema liburan, dengan lebih santai. Jangan ragu meminta bantuan pasangan saat anda merasa kesulitan. Saat tiba saatnya berangkat, anda dan pasangan akan merasa lebih rileks selama perjalanan sehingga pertengkaran dapat dihindari.

2.      Menetapkan budget liburan

Salah satu cara untu menghindari pertengkaran sebelum berlibur adalah membahas masalah keuangan sebelumnya. Dikutip dari American Psychological Association menyatakan hampir sepertiga orang dewasa mengakui jika uang adalah salah satu penyebab utama terjadinya konflik dalam hubungan mereka.

Merencanakan liburan berdua tentu perlu budget yang tidak sedikit, akan ada pengeluaran yang besar dan mengejutkan anda berdua. Mungkin anda dan pasangan tidak ingin membahasa hal ini, karena merupakan topik yang sensitif. Namun hal tersebut justru akan menjadi masalah yang besar ke depannya.

Liburan tanpa membahas keuangan sebelumnya dapat berpengaruh pasa hal lain seperti berkurangnya komunikasi anda dan kejujuran anda berdua. Prioritas keuangan, perhatian dan nilai satu sama lain akan menggerus pondasi hubungan anda dengan cepat selama liburan.

Untuk itu, sebelum berlibur cobalah untuk menentukan berapa besar uang yang akan dikeluarkan, dan bagaimana pembagian tanggung jawab berdua. Ingatlah untuk menyisihkan sedikit uang agar dapat ditabung.

3.      Buatlah rencana perjalanan selama liburan nanti

Cara lain yang dapat membantu anda menghindari pertengkaran selama liburan adalah, dengan merencanakan perjalanan. Rencana perjalanan tentu menjadi elemen yang penting untuk mencegah aktivitas yang mungkin tidak disukai salah satu pihak.

Kedua aktivitas yang berbeda terkadang menjadi pemicu pertengkaran selama liburan, karena anda dan pasangan tidak dapat menghabiskan waktu bersama. Oleh karena itu, buatlah rencana perjalanan sebelum berangkat diskusikan berdua. Sampaikan apa yang sebenarnya anda inginkan dari liburan tersebut begitu pula dengan pasangan. cobalah berkompromi dengan baik, hindari sikap ingin menang sendiri dan tidak menerima kritik ataupun saran dari pasangan.

Dengan merencanakan perjalanan liburan berdua maka, anda dan pasangan akan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dan liburan pun tidak diwarnai pertengkaran.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Pasangan Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya Simak Apa Yang Bisa Anda Lakukan

Pasangan Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya Simak Apa Yang Bisa Anda Lakukan

Pasangan Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya Simak Apa Yang Bisa Anda Lakukan

Anda mungkin tidak bisa mengubah kebiasaan buruk seseorang, sekalipun itu pasangan sendiri. Akan tetapi, saat pasangan telah berniat untuk mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. maka hal yang perlu anda lakukan adalah mendukungnya dengan sepenuh hati. Dukungan dari orang terdekat adalah salah stau dorongan terbuat bagi seseorang yang ingin meninggalkan kebiasaan buruknya.

Pasangan Sulit Mengubah Kebiasaan Buruknya Simak Apa Yang Bisa Anda Lakukan

Sumber: Freepik

Pasangan anda tentumembutuhkan banyak waktu untuk benar-benar mengubah kebiasaan buruknya. Untuk itu selama proses tersebut anda perlu bersabar dan terus memberikannya dukungan. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat anda lakukan agar membantu pasangan untuk mengubah kebiasaan buruknya antara lain:

1.      Membantu pasangan menemukan target yang akan diraih

Perubahan tanpa ada target tentu tak akan membawa pasangan anda kemana pun. Untuk itu, langkah pertama yang dapat anda lakukan untuk membantu pasangan dalam mengubah kebiasaan buruknya adalah menemukan target jangka panjang.

Buatlah pasangan anda menentukan target besarnya. Lalu, pecahkan target besar tersebut menjadi beberapa target kecil yang lebih sederhana. Selalu ingatkan pasangna anda jika tujuan besar tidak dapat diraih tanpa memenuhi target-target kecil tersebut.

2.      Membangun suasana yang positif

Hal yang tak kalah penting untuk mendukung pasangan berubah menjadi lebih baik adalah membangun suasana yang positif. Untuk itu tekankan pada diri sendiri, agar dapat menghindari pertengkaran, berbicara dengan nada tinggi, atau membiarkan keadaan di luar kendali anda.

Jika anda bisa membangun suasana positif, maka pasangan anda akan mengaitkan semua usaha yang ia lakukan dengan emosi positif yang dirasakan saat bersama anda. Sehingga ia pun akan lebih bersemangat untuk melakukan kebiasaan baik, dan meninggalkan kebiasaan buruk.

3.      Mengubah sudut pandang saat menanggapi kesalahan yang dilakukan pasangan

Mengubah kebiasaan buruk tentu membutuhkan proses yang tidak sebentar, dan mungkin pasangan anda masih melakukan kesalahan, meskipun itu kecil. Namun, jangan menganggap jika pasangan sengaja melakukan kesalahan atau tidak lagi mencintai anda.

Anda perlu memahami jika pasangan tak sengaja melakukan kesalahan ataupun berusaha untuk menyakiti anda. Cobalah untuk menyampaikan kriti padanya dengan cara yang benar. Hal ini bukan hanya membuat pasangan lebih bersemangat, namun membuat anda lebih baik dan lega. Sehingga hubungan anda akan semakin mesra dan langgeng.

4.      Membuat kebiasaan baik lebih mudah dilakukan oleh pasangan

Pada dasarny, manusia akan lebih terdorong untuk melakukan sesuatu yang dianggapnya hal mudah. Untuk itu, agar pasangan lebih sering melakukan kebiasaan baik, anda dapat membantunya melakukan kebiasaan baik dengan lebih mudah dan cepat.

Misalnya, jika pasangan ingin memperbaiki pola makan, cobalah untuk menyediakan beberapa potong buah dan telur rebus sebagai cemilannya sehingga pasangan akan mengurangi konsumsi makanan yang berkolestrol tinggi. Jika pasangan anda sedang berusaha berhenti merokok, maka anda bisa mengajaknya melakukan kegiatan yang bermanfaat sambil menyediakan permen.

5.      Ikut melakukan kebiasaan baik berdua

Motivasi diri umumnya akan memudar dengan cepat jika tidak diiringi dengan dukungan orang terdekat. Bukan hanya pasangan anda, siapa pun akan kesulitan untuk mengubah kebiasaan buruk jika dilakukan sendirian.

Untuk itu, cobalah ikut serta dalam melakukan kebiasaan baik bersama pasangan. Selain mendukung pasangan, anda pun ikut mendapatkan manfaatnya. Bahkan, sebuah kegiatan yang dilakukan berdua akan terasa lebih menyenangkan apalagi dengan orang yang dicintai.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Liburan bersama pasangan mungkin adalah hal yang telah anda nantikan. Akan tetapi, dalam proses perencanaan terkadang perdebatan sering kali muncul sehingga membuat suasana anda berdua menjadi naik turun. Agar liburan anda dapat terealisasikan dengan baik, dan menghindari pertengkaran dengan pasangan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan saat merencanakan liburan bersama pasangan. simak penjelasannya di bawah ini:

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Sumber: Freepik

Tips merencanakan liburan tanpa pertengkaran

Jika ingin mendapatkan pengalaman liburan yang berkesan, anda dan pasangan tentu perlu mempersiapkannya secara matang. Masalahnya merencanakan liburan bersama pasangan tak selamanya berjalan mulus seperti yang anda bayangkan.

Anda mungkin lebih suka menikmati suana pantai sambil menyelam melihat keindahan bawah laut. Akan tetapi, ternyata pasangan justru menyukai kegiatan jelajah alam bebas di pegunungan dan berkamping di sana. Tanpa ada kompromi tentu perbedaan tersebut bisa merusak rencana berlibur bersama. Untuk itu anda dapat mempraktekan beberapa tips berikut ini:

1.      Saling menyampaikan keinginan masing-masing

Setiap orang mengartikan ‘liburan’ yang berbeda-beda, termasuk anda dan pasangan. bagi anda mungkin berlibur adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru yang berharga. Hal inilah yang membuat anda begitu antusias untuk mengunjungi tempat wisata yang kental dengan tradisi dan budaya yang khas, bukan hanya itu anda sangat tertarik dengan kuliner khas pada setiap tempat baru yang anda kunjungi.

Akan tetapi, pasangan memaknai liburan dengan cara yang berbeda. Ia lebih senang menghabiskan waktu untuk bersantai dengan menikmati pemandangan alam agar dapat memperoleh kedamaian hidup.

Untu itu, hal pertama yang perlu anda lakukan dalam merencanakan liburan bersama adalah saling mengutarakan liburan yang diinginkan. Jangan ragu untuk menyampaikannya sedetail mungkin. Cara ini dapat menjadi media aspirasi untuk membantu anda berdua dalam menentukan tempat mana yang akan dikunjungi selama liburan nanti.

2.      Berbagi peran dalam merencanakan liburan

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan liburan bersama pasangan, mulai dari destinasi pejalanan, biaya yang akan dikeluarkan, hingga akomodasi. Anda dan pasangan mau tidak mau harus membagi tugas.  Agar tidak terjadi saling tumpang tindih tanggung jawab, seorang penulis buku “Departure: A Guide to Leting Go” Anna Hart menyarankan kedua pasangan menerapkan konsep kerjasama bisnis seorang produser dan sutradara.

Sutradara bertanggung jawab atas konsep dan visi kreatif dari sebuah film. Sedangkan produser adalah orang yang mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan oleh film tersebut. dengan begitu, satu pihak akan menentukan konsep liburan dengan memilih destinasi perjalanan dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan.

Sedangkan, pihak lainnya akan melakukan riset perincian terkait dana perjalanan dan konsumsi, jenis akomodasi, dan berbagai peralatan yang akan dibutuhkan.

3.      Sepakati biaya liburan

Biaya merupakan hal yang krusial dalam merencanakan liburan. Bahkan perkara uang sering kali menyulut pertengkaran antara kedua pasangan. untuk itu, Sonia Prades seorang psikolog yang mendalami hubungan pernikahan menyarankan sedari awal anda dan pasangan harus menyepakati barapa banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk liburan bersama.

Menentukan jumlah uang yang akan diperlukan tergantung dari kondisi finansial anda berdua. Kalian dapat menyesuaikan pengeluaran dengan rencana kegiatan, destinasi dan biaya perjalanan sejak awalm ataupun sebaliknya. Anda dan pasangan menentukan budget di awal, baru menentukan konsep liburan bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas? Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir? Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua. Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan? Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri. Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain: 1. Memiliki tujuan yang berbeda Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua. Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat? 2. Hilangnya kesetiaan Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi. Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu. 3. Merasa kurang percaya diri Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan. Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif. Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas?

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas?

Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir?

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas? Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir? Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua. Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan? Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri.  Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain: 1.Memiliki tujuan yang berbeda Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua. Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat? 2.	Hilangnya kesetiaan Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi. Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu. 3.	Merasa kurang percaya diri Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan. Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif. Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Sumber: Freepik

Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua.

Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan?

Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri.

Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain:

1.      Memiliki tujuan yang berbeda

Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua.

Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat?

2.      Hilangnya kesetiaan

Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi.

Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu.

3.      Merasa kurang percaya diri

Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan.

Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif.

Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tempat Membangunnya Kembali

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tepat Membangunnya Kembali

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tepat Membangunnya Kembali

Di dalam hubungan khusunya asmara, tentu kepercayaan merupakan salah satu komponen yang penting dan diperlukan. Karena hal itu membuat hubungan semakin sehat dan kuat. Untuk itu, saat elemen tersebut rusak oleh perselingkuhan atau janji yang dilanggar, tentu sulit bagi kedua pasangan membangun kepercayaan kembali.

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tempat Membangunnya Kembali

Sumber: Freepik

Sebenarnya membangun kepercayaan bisa melalui saling bertukar kabar dan membangun komunikasi yang baik. Meskipun kepercayaan itu hal yang wajib namun bukan berarti  anda dan pasangan harus berbagi akses yang bersifat pribadi seperti: ponsel, kata sandi setiap akun media sosial, hingga rekening bank dan pin ATM.

Penyebab hilangnya kepercayaan dalam hubungan asmara

Setiap orang memiliki definisi yang berbeda mengenai kepercayaan dalam hubungan asmaranya, ada beberapa yang mengartikan kepercayaan sebagai:

  • Berkomitmen dengan pasangan
  • Merasa aman bersama pasangan serta menghargai batasan fisik dan emosional yang dibuat
  • Saling memberikan dukungan
  • Membangun komunikasi yang baik

Mengingat betapa pentingnya adalah salah satu elemen penting yang memperkuat hubungan. Maka ada hal-hal yang mengancam hancurnya kepercayaan tersebut. berikut ini beberapa penyebab hilangnya kepercayaan pasangan terhadap anda:

  • Sering mengkingkari janji yang dibuat bersama
  • Enggan menemani pasangan saat sedang dibutuhkan
  • Menyembunyikan rahasia yang penting dalam hubungan
  • Selalu berbohong dan manipulatif
  • Tidak membagikan perasaan dengan terbuka
  • Berkhianat atau perselingkuhan

Cara tepat mengembalikan kepercayaan yang telah hancur

Meskipun tidak ada cara pasti yang dapat membangun kepercayaan pasangan. berikut ini ada beberapa cara yang dapat membantu anda memperbaiki kesalahan sebelumnya sehingga kepercayaan pun dapat dibangun kembali antara lain:

1.      Bersikap jujur dan terbuka

Saat anda kehilangan kepercayaan pasangan karena terlalu sering berbohong, mungkin akan sulit untuk memperoleh kepercayaan kembali meskipun, apa yang anda katakan adalah kejujuran sekalipun. Meskipun demikian tetaplah bersikap jujur dan terbuka pada pasangan.

Jika pasangan bertanya usahakan anda tetap harus menjawab dengan jujur, jangna berpura-pura tidak tahu karena ini adalah kesempatan anda untuk memperbaikinya. Meskipun sulit, namun inilah kesempatan anda agar mendapatkan kepercayaan pasangan.

2.      Merencanakan kapan saatnya meminta maaf pada pasangan

Minta maaf mungkin cukup sulit untuk dilakukan. menurut seorang psikolog bernama Angelo Bisignano, Ph.D, meminta maaf dapat menimbulkan perasaan cemas dan takut yang berlebihan. Untuk itu, persiapkan diri anda untuk meminta maaf adalah salah satu cara yang dapat dipakai untuk membangun kepercayaan pasangan kembali.

Sebelum meminta maaf, kumpulkan pemikiran anda terlebih dahulu jika perlu anda dapat menulisnya. Kemudian dengarkan apa yang akan anda katakan pada pasangan di depan cermin. Terakhir, untuk menghindari kesalahan yang sama dengarkan setiap respon pasangan dengan baik.

3.      Hargai pasangan jika ia meminta waktu untuk berpikir dulu

Setelah anda menyampaikan permintaan maaf, mungkin pasangan akan membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan apakah menerima permintaan maaf anda atau tidak. Usahakan anda tidak menekan pasangan agar tak memberikan jawaban secepat mungkin. Bagaimana pun dia juga membutuhkan waktu untuk memikirkannya jadi tunggulah sampai dia siap.

Yang tak kalah penting cobalah untuk berkomitmen untuk memperbaiki hubungan anda. Buktikan jika permintaan maaf anda bukan hanya kata-kata manis saja.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Sumber: Freepik

Banyak stigma negatif yang melekap pada perselingkuhan yang berkembang di masyarakat. Terkadang hubungan yang kacau atau pelaku perselingkuhan umumnya akan sulit berubah dan memperbaiki keadaan karena berbagai kabar burung yang melekat padanya.

Sebelum anda mempercayai berbagai anggapan yang belum tentu benar mengenai perselingkuhan, berikut ini adalah bebagai mitos mengenai perselingkuhan. Apa saja? simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini.

1.      Pria lebih sering menjadi pelaku perselingkuhan dibanding wanita

Sebenarnya baik pria maupun wanita sama-sama memiliki peluang untuk berselingkuh. Namun siapa yang lebih sering melakukan perselingkuhan? Dikutip dari situs Psychology Today menjelaskan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington di Amerika Serikat berhasil mengumpulkan surve terkait perselingkuhan selama 15 tahun. Dari survei tersebut diperoleh data jika terjadi peningkatan jumlah perselingkuhan 5% berubah menjadi 15% pada wanita, serta dari 20% berubah menjadi 28% pada pria.

Selain itu, dalam penelitian lain yang dilakukan oleh tim peneliti dari University Kinsey Institute dan University of Guelph di tahun 2011 lalu, mengambil kesimpulan teranyar jika ada 19% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh wanita. Sedangkan, 23% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh pria.

Meskipun jumlah kasus perselingkuhan didominasi oleh kalangan pria, namun nyatanya dari penelitian tersebut, kasus perselingkuhan yang dilakukan wanita pun semakin bertambah.

2.      Perselingkuhan selalu ada dalam hubungan yang tidak sehat

Pada kenyataanya, hubungan yang tampak tentram dan adem anyem bahkan berantakan dan tak bahagia rentan terhadap perselingkuhan baik dari salah satu ataupun kedua pasangan. ada berbagai motif yang menjadi penyebab dari kasus perselingkuhan tersebut. baik karena ada kesempatan, bosan dengan hubungan yang itu-itu terys, merasa ada orang lain yang lebih membuatnya bahagia dibandingkan pasangannya sendiri, dan lain-lain. Akan tetapi, apa pun alasannya perselingkuhan tetap menjadi penyebab retaknya rumah tangga.

Seorang terapis pernikahan dan keluarga berasal dari California, Foojan Zeine, PsyD menjelaskan pelaku perselingkuhan biasanya memerlukan perubahan yang ‘menarik’ agar membangkikan semangatnya dalam menjalani hubungan. Hal ini yang kemudian membuat pelaku merasa seperti tertantang untuk melakukan hal yang tanpa sadar mengkhianati pasangannya.

3.      Pelaku perselingkuhan tidak dapat berubah

Setiap orang tentu memiliki kesempatan untuk sadar dan berubah dari kesalahannya, termasuk para pelaku perselingkuhan. Jika mereka ingin berubah, bertekad, berjanji, serta berusaha untuk tidak mengulanginya tentu kemungkinan bersar mereka akan berubah menjadi lebih baik.

Selingkuh sebenarnya bukanlah sebuah jawaban pasti, namun sebuah pilihan yang masih dapat diabaikan. Bagi anda yang pernah melakukan perselingkuhan, cobalah untuk mencari tahu akar permasalahan dan cara mengendalikan diri agar tak melakukan kesalahan yang sama lagi.

4.      Sulit percaya kembali pada pasangan yang sempat berselingkuh

Perasaan marah, kecewa, dan sedih setelah mengetahui pasangan mendua diam-diam tentu dapat menghancurkan kepercayaannya pada pelaku. Meskipun kebanyakan kasus memilih untuk berpisah setelah kejadian tersebut.

Namun, tidak sedikit pula korban perselingkuhan yang berhasil membangun kepercayaan pasangannya kembali. Meskipun tidak mudah, namun cobalah untuk pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk berpisah. Tak ada salahnya jika anda membuka hati untuk memaafkan kesalahan pasangan. terkadang proses pemulihan diri dari masalah besar seperti perselingkuhan, justru membuat hubungan semakin harmonis.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

menjalani pernikahan jarak jauh atau long distance marriage tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan suami istri. hal ini karena kedua pasangan tak dapat bertemu setiap hari, sehingga mereka tak dapat menikmati waktu bersama karena terpisahkan oleh jarak. Hubungan long distance marriage sendiri dianggap lebih rentan mengalami konflik dibanding pernikahan yang biasanya.

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Sumber gambar: Freepik

Namun anda tak perlu merasa takut, karena pasangan long distance marriage juga bisa langgeng dan tetap harmonis. Untuk lebih jelasnya simak beberapa tips berikut ini.

Tips langgeng menjalani long distance marriage

Berbeda dengan masa pacaran, pernikahan jarak jauh tentu memiliki banyak tantangan. Untuk itu berikut ini anda perlu melakukan strategi khusus agar hubungan pernikahan langgeng, mesra dan terhindar dari konflik. Apa saja tipsnya, antara lain:

1.      Memasang foto dengan pasangan

Meski terkesan hal yang sepele namun memasang foto bersama pasangan ternyata dapat membantu anda menjaga hubungan anda dan pasangan. seorang psikologi klinis yang bersalah dari Amerika Serikat, Ryan Howes menyatakan jika cara ini akan membuat memori anda akan pasangan terus hidup di dalam jiwa. Untuk itu, tak ada salahnya bukan memasang foto pernikahan, foto liburan bersama, atau foto lainnya di meja kerja dan walpaper smartphone. Dengan demikian perasaan anda terhadap pasangan pun akan tetap tumbuh. Selain itu anda juga bisa memasang atau memposting foto bersama pasangan di media sosial untuk menunjukkan jika anda berkomitmen dengannya meskipun tidak bersama.

2.      Cari cara agar anda dan pasangan tetap dekat

Meskipun anda dan pasangan terpisahkan oleh jarak yang membentang, anda tetap bisa saling berhubuangan layaknya pasangan ada di samping anda. Anda dapat memanfaatkan aplikasi panggilan video untuk menghubungi pasangan. lakukan panggilan video setiap hari agar anda dan pasangan tetap merasa dekat meskipun ada jarak.

Misalnya saat anda sedang berbelanja bulanan ke supermarket dan memasak untuk sarapan keluarga anda bisa melakukan panggilan video dengan pasangan. atau setiap kali anda hendak tidur sempatkan menelpon pasangan. dengan demikian anda bisa merasakan kehadiran pasangan tanpa menyentuhnya. Bahkan anda bisa melakukan seks jarak jauh melalui panggilan video atau bertukar pesan yang bernuansa seks. Sehingga sexting dapat menambah keintiman anda dan padangan meskipun tak bertemu langsung.

3.      Berkomunikasi selayaknya berada dalam satu rumah

Saat anda dan pasangan tak tinggal satu atap tentu kehidupan yang dijalani berbeda. Anda tak lag bisa menyiapkan pakaian atau sarapan untuk pasangan. meskipun demikian, ada baiknya anda tetap berkomunikasi selayaknya tinggal seatap. Misalnya, sebelum berangkat kerja anda bisa berkomunikasi dengan pasangan selayaknya mengobrol santai seperti saat sarapan pagi. Anda bisa menceritakan rencana apa saja yang akan dilakukan seharian ini. serta kemana saja anda akan pergi sehingga pasangan pun tetap mengentahui bagaimana perkembangan kehidupan anda.

Bukan hanya itu, anda pun bisa menyarankan pakaian yang cocok untuk pasangan saat ia akan bertemu klien. Atau mengingatkan pasangan untuk tidak pulang terlalu malam. Intinya jangan merasa jarak adalah penghalang anda berdua tidak berkominikasi. Komunikasi yang lancar hubungan pernikahan pun tetap mesran dan langgeng.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar dengan pasangan tentu menjadi hal yang wajar, terkadang hal ini menjadi sebuah ujian untuk mengetahui bagaimana cara anda dan pasangan menyelesaikan masalah tersebut sehingga menjadi ‘pelengkap’ yang semakin memperkuat ikatan batin keduanya. Meskipun demikian, bukan berarti anda atau pasangan perlu mencari masalah untuk memicu keributan.

Ada dampak baik yang dirasakan jika pasangan kekasih sedang bertengkat secara sehat dan mampu menyelesaikannya tanpa percekcokan. Untuk lebih jelasnya simak pembasan di bawah ini.

Mengapa bertengkar dengan pasangan menjadi

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Sumber gambar: Freepik

hal yang penting?

Bertengkar adalah salah satu komponen yang penting dan harus ada untuk menguji anda dan pasangan. jika kedua pasangan menghadapi masalah maka ada sesuatu yang harus dibahas, saling bertukar pendapat dan mencari jalan keluar terbaik untuk keduanya.

Sebaiknya anda tidak mengabaikan atau menyepelekan pertengkaran tersebut, karena jika tidak hubungan anda yang sedang dijalani tidak akan mengalami perubahan atau kemajuan. Masalah yang sengaja dihindari justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar dan menumpuk sehingga hubungan anda berdua pun menjadi tidak sehat.

Pertengkaran bisa menjadi tidak sehat apabila tujuan kedua pasangan hanya untuk saling menyalahkan satu sama lain dan meninggikan ego masing-masing. Apalagi pertengkaran melibatkan emosi yang sulit dikontrol, ini tidak hanya menyelesaikan masalah yang ada namun memicu masalah baru yang justru lebih besar.

Cara bertengkar yang sehat dengan pasangan

Lalu, bagaimana cara bertengkar yang sehat dengan pasangan? Sehingga tidak memicu masalah baru dan hubungan tetap harmonis. Simak tipsnya berikut ini:

1.      Jangan saling merendahkan

Saat suasana semakin panas dan kedua pasangan tersulut emosi, terkadang pertengkaran diwarnai dengan cacian, hinaan, dan kata-kata kasar. Inilah yang harus anda dan pasangan hindari, selain memperkeruh suasana bisa saja pasangan anda membenci diri anda secara diam-diam. Perasaan orang memang tak ada yang tahu selain dirinya sendiri, maka dari itu untuk membangun pertengkaran yang sehat, hindari tindakan atau perkataan yang saling merendahkan satu sama lain.

2.      Jangan lupa untuk mengendalikan emosi

Bertengkar memang tidak mungkin tidak terbawa emosi. Ingatlah pertengkaran ini bukan untuk menentukan siapa yang benar dan salah, namun cobalah untuk fokus menemukan solusi dari permasalahan tersebut. usahakan anda menyesuaikan dengan kepribadian dan karakter masing-masing. jika memang anda atau pasangan adalah orang yang mudah meledak-ledak maka, cobalah luangkan waktu untuk melepaskan emosi tersebut. setelah merasa lebih tenang, barulah anda berdua saling berdiskusi dan mencari solusi.

3.      Jangan malu menanyakan segala hal saat berargumen

Terkadang, ada banyak orang yang terlalu malu atau merasa bisa membaca pikiran pasangannya saat terjebak pertengkaran. Ada baiknya anda menghindari sikap ini, saat sedang bertengkar ada baiknya anda dan pasangan saling bertanya adakah sesuatu yang mengganjal di hatinya?  Bukan hanya mempermudah penyelesaian masalah, namun bisa jadi pasangan akan lebih terbuka dengan diri anda ke depannya.

4.      Tetap fokus pada topik permasalahan

Salah satu kesalahan yang terjadi saat kedua pasangan sedang bertengkar adalah membahas topik permasalahan yang semakin melebar. Jangan sampai anda mengungkit masalah lain, hal ini justru akan memicu masalah baru padahal masalah tersebut belum selesai.  Untuk itu tetap fokus pada topik permasalahan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Cara Tepat Mengatasi Stres Dan Gugup Menjelang Pernikahan Bagi Calon Pengantin

Sumber gambar: Freepik

Tentu anda tahu jika ada banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang pernikahan. mulai dari makanan, gedung, dekorasi dan make up, busana pengantin, undangan para tamu dan masih banyak lagi. Terkadang di tengah persiapan yang dilakukan, baik salah satu atau keduanya merasa ragu dan takut akan komitmen yang dibuat.

Hal ini karena komitmen tidak hanya berlaku dalam 2 atau 3 tahun saja, namun seumur hidup mereka. Maka tak jarang rasa ragu dan takut tersebut membuat mereka merasa stres dan sangat gugup/cemas menjelang hari pernikahan. Tentu hal ini membuat anda merasa tidak nyaman, lalu bagaimana cara yang tepat untuk mentasi rasa gugup menjelang pernikahan? simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Wajarkah jika anda merasa gugup menjelang pernikahan?

Jeilyn Ross MA, seorang CEO Anxiety Disorder Assosiation of Amerca menjelaskan, merasa gugup atau takut menjelang pernikahan adalah hal yang normal, bahkan banyak calon penganti yang mengalami hal itu.

Perasaan stres sebenarnya dapat mendorong anda untuk lebih fokus dalam melakukan sesuatu, mengambil sebuah tindakan, dan menyelesaikan masalah. Selain itu, perasaan cemas yang anda rasakan juga dapat mendorong untuk merencanakan hal-hal yang berkaitan dengan pernikahan agar lebih baik. Stres memang memacu diri seseornag untuk bekerja lebih baik lagi, sehingga anda berdua dapat membuat pesta pernikahan yang tak terlupakan.

Akan tetapi yang perlu diingat, jangan sampai anda merasa sangat kewalahan. Stres berat dapat berpengaruh buruk pada kondisi fisik anda seperti kehilangan nafsu makan, kesulitan untuk tidur, tidak dapat fokus, hingga perubahan mood yang lebih sensitif dan mudah marah. Bahkan stres berat bisa membua anda terobsesi pada detail-detail pernikahan, atau merasa paranoid apabila pernikahan tersebut gagal.

Cara mengatasi gugup menjelang hari pernikahan

Tentu dampak buruk jika seseorang terlalu stres menjelang pernikahan perlu dihindari. Bahkan jika stres terus berlanjut menjelang pernikahan maka anda bisa mengalami depresi, untuk itu berikut ini adalah cara tepat mengatasi rasa gugup menjelang pernikahan antara lain:

1.      Bicarakan dengan orang-orang yang dapat anda percaya

Menjelang pernikahan sangat disarankan bagi calon pengantin untuk mengobrol dengan anggota keluarga atau teman dekat yang telah menikah dan dapat dipercaya. Ceritakan kekhawatiran yang anda rasakan kepada mereka. Jangan ragu meminta saran untuk mengatasi rasa gugup tersebut. setidaknya dengan bercerita beban pikiran anda akan terasa lebih ringan.

2.      Bicarakan hal ini dengan pasangan

Di tengah kesibukan yang ada tak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk berdua dengan pasangan. hal ini akan memperkuat ikatan batin satu sama lain. Selain bersenang-senang mungkin anda dapat memanfaatkan momen ini untuk membahas mengenai urusan pernikahan. selain itu anda bisa menceritakan pada pasangan tentang rasa gugup yang selama ini dirasakan.

3.      Libatkan pasangan pada setiap perencanaan pernikahan secara aktif

Mengingat banyaknya  persiapan pernikahan, maka ada baiknya anda bekerja sama dengan pasangan. jangan membebankan diri sendiri dengan hal-hal yang membuat anda merasa stres termasuk detail pernikahan. rasa gelisah dan cemas yang anda rasakan bisa jadi disebabkan oleh suatu hal yang perlu lebih diperhatikan. Mungkin selama ini anda tidak bisa melibatkan pasangan selama proses persiapan. Untuk itu, jangan ragu mengajak pasangan, biarkan dia menyampaikan sudut pandangny terkait pernikahan tersebut. Bahkan hal ini justru melatih anda berdua dalam menyelesaikan masalah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!