Posts

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Setiap pasangan kekasih tentu pernah mengalami pertengkaran. Saat sedang bertengkar pasti anda dan pasangan saling adu mulut untuk menyelesaikan masalah entah kecil maupun besar. Namun terkadang saat sedang beradu pendapat, banyak orang yang tak mampu mengontrol emosinya, sehingga percekcokan tak dapat dihindari.

Tentu hal ini tidak membuat masalah selesai, justru hubungan semakin rumit. Apalagi emosi yang tak terkontrol, dapat memungkinkan seseorang melakukan kekerasan. Tentu anda tidak ingin menyakiti pasangan saat emosi sedang memuncak bukan? Untuk itu simak beberapa tips di bawah ini.

Saat Emosi Sedang Memuncak, Ini Yang Harus Anda Lakukan

Sumber : Freepik

1.      Tarik napas dalam

Emosi yang sudah tak bisa dibendung lagi adalah sumber pertengkaran kedua pasangan, terlepas dari apapun pemicu perdebatan. Seorang asisten dosen dari Saint Louis University bernama Robert Nicholson Ph.D menjelaskan saat kondisi anda seperti ini, umumnya tubuh akan menjadi lebih tegang, napar menjadi terengah-engah, dan detak jantung menjadi tidak teratur.

Untuk mengatasi hal ini, maka cobalah ambil napas panjang lalu hembuskan secara perlahan sambil berusaha menenangkan diri. Meskipun terdengar sepele, namun cara ini terbukti dapat mengendalikan emosi anda. Saat melakukan pernapasan dalam tubuh menjadi lebih nyeman dan merenggangkan otot tubuh sehingga api amarah yang sebelum membara perlahan reda.

2.      Luangkan waktu sejenak untuk menyendiri

Membiarkan diri tenggelam dalam pertengkaran tentu membuat anda semakin sulit mengontrol emosi. Sehingga, memungkinkan jika salah satu pihak akan terluka karena respon pasnagan saat pertengkaran terjadi. Baik hanya sekadar beradu argumen atau justru bermain tangan. Sebelum terlanjur menyesal dengan perbuatan anda sendiri, segera sudahi pertengkaran anda. Cobalah untuk menyendiri sebentar.

Menjauhkan diri dari pemicu emosi setidaknya dapat membuat anda merasa tenang baik tubuh maupun pikiran. Anda bisa berjalan-jalan di sekitar taman, duduk sebentar di kedai kopi favorit, atau sekadar berbaring dan memejamkan mata di kamar sendirian. Carilah cara agar anda dapat mengendalikan emosi. Pikirkan tentang perasaan pasangan dan kondisi hubungan anda berdua. Jangan sampai, anda lebih mementingkan emosi sehingga pada akhirnya membuat hubungan semakin rumit.

Anda juga dapat melakukan aktivitas lain yang disukai sehingga suasana hati anda lebih tenang dan nyaman. Melakukan hal yang disukai akan membuat pikiran anda teralihkan dari amara dan emosi yang meledak-ledak. Saat anda merasa lebih baik, barulah bertemu dengan pasangan dan diskusikan tentang masalah agar menemukan solusi yang tepat.

3.      Jika berbagai cara dilakukan tak menghasilkan apapun, maka inilah saatnya bertemu dengan psikolog

Meskipun pertengkaran yang terjadi pada hubungan asmara, dapat membuat kedua pasangan bersikap lebih dewasa serta hubungan menjadi lebih sehat. Namun jika pertengkaran selalu berujung pada saling menyalahkan dan mengutamakan ego masing-masing, maka hal ini akan berdampak buruk pada hubungan anda. Apalagi, jika setiap pertengkaran sering melibatkan kekerasan fisik.

Masalah yang dialami bukannya selesai justru semakin parah dan menimbulkan masalah baru bila salah satu pihak merusak sesuatu atau saling menyakiti. Keharmonisan hubungan anda berdua pun akan sulit terbangun kembali. Untuk itu jika hubungan anda seperti inii, cobalah berkonsultasi dengan psikolog. Jadikan psikolog sebagai mediator bagi anda dan pasangan. Selain itu, anda dan pasangan dapat menemukan solusi dari cara mengontrol emosi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Jarak usia bukanlah sebuah penghalang bagi dua insan yang saling memadu cinta. Akan tetapi, terkadang ego menjadi masalah karena ada satu pihak yang ingin menang sendiri dengan dalihan “Aku lebih tua dari kamu” atau sebaliknya. Untuk itu, agar anda dan pasanga tidak terjebak dalam percekcokan terus menerus. Berikut ini ada beberapa tips menjalin hubungan asmara yang sehat meskipun terpaut usia yang cukup jauh.

Menjalin Hubungan Dengan Orang Yang Jauh Lebih Tua?

Sumber : Freepik

1.      Bersikap dewasa serta hadapi dengan kesabaran

Menjalin hubungan asmara dengan pasangan yang berbeda usia tentu butuh kerja sama dan kedewasaan satu sama lain. Dewasa bukan hanya tentang siapa yang lebih tua dan lebih muda. Kedewasaan merupakan kemampuan seseorang dalam merespon situasi dan kondisi tertentu dengan cara yang tepat. Selain itu, kedewasaan juga termasuk kemampuan anda dan pasangan untuk mengetahui bagaimana seharusnya bertindak dalam situasi tertentu dan kapan waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keadaan yang terjadi.

Jadi, hal ini menunjukkan jika kedewasaan bukan ditentukan oleh usia seseorang. Belum tentu orang yang lebih tua dapat bersikap lebih dewasa. jika pasangan bersikap kekanak-kanakan maka anda harus bersikap dewasa kepadanya. Jangan malah marah yang tidak jelas pada pasangan.

Misalnya, jangan selalu mengandalkan pasangan akan memahami anda. Pasangan pun juga butuh bercerita tentang masalah dan hal yang dia inginkan pada anda. Mungkin saja dia berada dalam kondisi yang buruk dan berusaha untuk menceritakan semuanya pada anda. Jadilah pendengar yang baik untuk pasangan, anda juga bisa memberikan beberapa saran untuk menyelesaikan masalah yang ia hadapi. Bahkan menjalin kasih dengan seseorang yang lebih tua anda justru akan memperoleh wawasan, pengalaman, dan pengetahuan lainnya melalui diskusi berdua sehingga keintiman pun hubungan terasa lebih hangat.

2.      Terima perbedaan dan menghargai satu sama lain

Usia yang terlampau jauh terkadang membuat anda sadar jika ada perbedaan antara anda dan pasangan. Anda dapat merasakannya melalui obrolan sehari-hari mulai dari selera musik, film, buku hingga pola pikir. Jika anda menganggap perbedaan tersebut merupakan suatu masalah sehingga tak ada pihak yang mengalah maka hubungan anda justru tidak akan bertahan lama dan semakin ruwet.

Sebaliknya, jika anda menganggap perbedaan tersebut merupakan hal yang menarik dan dapat membuat anda berdua saling memahami. Tentunya komunikasi anda dan pasangan akan semakin meningkat. Ingatlah, komunikasi yang baik akan membuat hubungan anda berdua semakin mesra dan bertahan lama.

3.      Saling terbuka dan menyesuaikan satu sama lain

Setiap kisah cinta tentu akan menemui lika-liku, sama halnya hubungan anda dan pasangan. Misalnya, tak mendapatkan restu keluarga, komitmen di masa depan, masalah kesehatan terkait usia, penampilan dan lain-lain. Malas yang datang terkadang membuat anda merasa stres dan frustasi.

Tanpa adanya komunikasi, malasah akan terus bertambah dan hubungan anda akan semakin rumit. Tentu ini akan membuat anda berdua sulit membangun suasana yang romantis. Untuk mengatasi ini tentu komunikasi adalah kuncinya. Cobalah saling terbuka, bicarakan masalah dengan baik. Gunakanlah kepala dingin, hati yang tenang dan bahasa yang lembut. Dengan begini anda dan pasangan akan tahu perasaan masing-masing dan mencari solusi dari masalah tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Seks yang memuaskan adalah salah satu cara untuk membangun pernikahan yang harmonis dan langgeng. Masa-masa bulan madu tidak sulit untuk membuat kedua pasangan merasa seksi dan bergairah. Namun seiring berjalannya waktu, setelah pernikahan terjalin dalam beberapa tahun rasanya keintiman yang dulunya hangat berubah menjadi rumit. Untuk membantu anda dan pasangan tetap menjaga keintiman tersebut, berikut ini ada masalah-masalah yang sebaiknya dihindari. Simak selengkapnya di bawah ini:

Hal Yang Merusak Keintiman Pasangan Suami Istri

Sumber : Freepik

1.      Cuek dengan penampilan

Mengabaikan penampulan bukah hanya semata perubahan secara fisik saja namun karena penuaan dan berat badan yang berubah. hal ini yang membuatanda berhenti melakukan usaha agar dapat terlihat menarik di depan pasangan entah sekadar berdandan atau merawat diri. namun tahukah anda jika pasangan sebenarnya sangat sadar, jika anda terlalu cuek terhadap penampilan. Padahal sikap ini sama dengan anda tak peduli lagi cara untuk memanjakan mata pasangan.

Bukan hanya itu, merasa diri sendiri akan membuat anda nyaman dengan tubuh anda. Bahkan libido akan banyak tergantung pada kesehatan anda secara keseluruhan. Untuk itu tak ada salahnya menyempatkan waktu untuk berolahraga, pergi ke salin, memotong rambut, berdandan, dan memakai parfum.

2.      Seks hanya untuk hari spesial

Jika anda ingin memiliki kehidupan seks yang memuaskan maka anda dan pasangan harus memprioritaskan seks sama halnya dengan aspek lainnya. misalnya anda meluangkan waktu untuk berolahraga, bekerja dan mengurus anak. maka anda juga harus meluangkan waktu untuk berduaan bersama pasangan. Bukan berarti anda berdua harus memasukkan kegiatan ini dalam jadwal, namun setidaknya anda perlu mencuri waktu untuk berhubungan intim. Menjadwalkan hubungan seks mungkin akan bertentangan spontanitas, namun cara ini lebih baik bagi hubungan anda berdua.

3.      Terlalu banyak tuntutan

Terkadang pria selalu salah paham tentang seks dalam film porno, dimana menggambarkan seks di dalam dunia nyata padahal hal itu jauh berbeda. Sebenarnya tak masalah jika sesekali anda menonton film porno untuk membangkitkan gairah seksual. Namun jangan berharap jika apa yang terjadi film akan sesuai dengan anda dan pasangan. sering kali wanita tak ingin tampil seperti pemeran dalam film porno. Ingat, film tersebut tidak realistis. Tindakan agresif justru membuat wania merasa tidak nyaman dan kesakitan. Untuk itu cobalah berdiskusi, sampaikan apa yang anda dan pasangan sukai dan tidak saat sedang berhubungan intim. Terkadang pria merasa lelah, stres, kehilangan mood, atau kurang percaya diri sedhingga hanya ingin berpelukan saja, begitu pun dengan wanita. Akan tetapi, jika anda ingin menyalakan gejolak seks, tak ada salahnya melakukan foreplay dan rayuan.

4.      Berpura-pura orgasme

Sebenarnya bukan hanya wanita yang dpaat memalsukan orgasme, lebih dari 25% pria mengaku jika mereka terkadang juga suka berpura-pura melakukan hal itu. Saat berpura-pura orgasme didasari oleh beberapa alasan.

Meskipun hal ini tidak salah, namun lambat laun hal ini akan menjadi kebiasaan buruk dan mengarahkan anda pada rasa tidak percaya, marah, dan benci. Untuk itu cobalah bersikap terbuka bicarakan apa yang menjadi masalah anda terkait hubungan intim selama ini. Anda harus mencari tahu apa yang benar-benar disukai, serta belajarlah fokus pada yang anda senangi terlebih dahulu.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Setiap pernikahan tentu menemui berbagai konflik, terkadang ada beberapa konflik yang membuat pasangan harus mengambil keputusan bertahan atau berpisah. Saat anda dan pasangan kesulitan untuk mencari solusi dari masalah pernikahan, mungkin sebagian dari anda berdua, bertanya apakah berpisah adalah jalan keluarnya?

Kehidupan pernikahan memang penuh dengan lika-liku, ada beberapa hal yang ternyata tak bisa sejalan dengan apa yang anda harapkan. Mungkin beberapa pasangan sempat mencari jalan keluar dari masalahnya, namun hal ini berujung pada pertengkaran. Cobalah tenangkan pikiran anda terlebih dahulu. Pikirkan dengan baik-baik apakah ini waktunya bercerai dengan kekasih?

Tanda Jika Pernikahan Anda Berujung Pada Perpisahan

Sumber : Freepik

Hal yang perlu anda pahami sebelum memutuskan untuk berpisah

Berdiskusi dengan pasangan utnuk mencari solusi agar hubungan kembali baik tentu menjadi hal yang penting. Meskipun sedang dilanda oleh masalah, pasangan bisa menguatkan satu sama lain. Mungkin ada kalanya pasangan dapat posisinya sendiri-sendiri, mereka mengunci dirinya hanya dalam pikiran. Terkadang seseorang merasa takut untuk berkomunikasi secara terbuka.

Untuk itu, berikut ini ada beberapa alasan anda berpikir jika ini adalah waktu yang tepat untuk bercerai. Tanda-tandanya sebagai berikut ini:

1.      Tak ada resolusi dari konflik yang dihadapi

Komunikasi yang kurang baik dapat menjadi penyebab rapuhnya sebuah pernikahan. Pasangan yang tak dapat mengambil inisiatif untuk mencari solusi, cenderung berdampak pada rusaknya hubungan. Saat kedua pasangan merasa putus asa dan ada pikiran jika tak ada gunanya lagi menyelesaikan konflik, maka dapat menjadi tanda jika sudah lagi kecocokan.

Komunikasi yang memudar membuat pasangan menjadi berjarak, semakin jauh secara bertahap. Saat hal ini terjadi pada pernikahan anda, cobalah pikirkan lagi mungkin inilah waktunya anda dan pasangan bercerai.

2.      Tak ada keterlibatan emosional antara anda dan pasangan

Di awal hubungan pernikahan, umumnya kedua pasangan menjalin ikatan emosional satu sama lain. seiring berjalannya waktu, intensitas komunikasi pun akan semakin berkurang dan tak seindah dulu lagi. Sudah tak ada lagi diskusi atau saling bertukar perasaan dan pikiran.

Saat semuanya terasa hambar, maka hubungan anda dan pasangan tak lagi sejalan sebagaimana mestinya. Sedangkan, emosi dan komunikasi merupakan elemen yang penting dalam menjaga keharmonisa rumas tangga. Jika anda mengalami hal ini maka perasaan ingin berpisah pun akan muncul.

3.      Hilangnya ketertarikan seksual satu sama lain

Seks merupakan kunci untuk menjaga kemesraan dan keharmonisan kedua pasangan. Kemesraan inilah yang akan memperkuat hubungan pasangan secara emosional. Kedua hal tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat diandalkan dalam menumbuhkan rasa cinta satu sama lain.

Saat hubungan terasa hambar serta hilangnya ketertarikan seks satu sama lain, kekuatan emosional semakin sirna. Wajar jika anda mulai berpikir tentang waktu yang tepat untuk berpisah engan pasangan.

4.      Fokus terhadap hal lain di luar pernikahan anda

Ada beberapa pasangan yang justru fokus dalam merawat hal lain selain pasangannya, misalnya anak-anak yang menjadi prioritas dalam hidupnya. Sayangnya, yang lain mencurahkan tenaga dalam berkarier membuat kekuatan emosional kedua pasangan menjadi memudah bahkan hilang.

Saat tak ada lagi kepuasan emosional dalam pernikahan, hal ini dapat memungkinkan terjadinya perselingkuhan. Saat ini terjadi pada anda, maka perceraian mungkin menjadi hal yang diinginkan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Meskipun sudah menikah terkadang pasangan suami istri sering diajukan berbagai pertanyaan dari orangtua atau kerabat yakni “kapan punya anak?” hal ini sering kali dialami oleh pasangan yang baru menikah. Sayangnya, tak semua orang nyaman dengan pertanyaan tersebut.

Menghadapi Pertanyaan Kapan Hamil Dari Keluarga

Sumber : Freepik

Padahal, anda dan pasangan mungkin telah memiliki rencana kapan saatnya memiliki anak. untuk itu, berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghadapi kondisi di atas antara lain:

1.      Hadapi sesuai dengan siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut

Cara tepat unuk menghadapi pertanyaan kapan hamil? Sebenarnya tergantung dari siapa yang mengajukan pertanyaan tersebut. jika berasal dari orang yang tak terlalu dekat dengan diri anda dan pasangan makan tak ada salah untuk mengabaikannya. Misalnya anda berinteraksi dengan orang yang baru dikenal 5 menit lalu, orang tersebut berpotensi mengajukan pertanyaan atau mengomentari hidup anda. Maka anda tak perlu menjawab pertanyaan dari dia. Anda dapat menyibukkan diri dengan kegiatan seperti membaca buku, atau bermain ponsel.

Namun jika pertanyaan tersebut diajukan oleh orang terdekat seperti orangtua atau mertua anda, anda harus menganggapinya dengan sabar. Hal ini karena sebagai orangtua atau mertua, mereka memiliki rasa khawatir terhadap pernikahan anda. Meskipun anda dan pasangan tak dapat mengontrol apa yang orang lain tanyakan, namun anda berdua dapat mengatur bagaimana menjawab pertanyaan tersebut.

2.      Anda tidak memiliki kewajiban untuk menjawab

Anda tak perlu merasa jika orang lain berhak tahu tentang kehidupan pribadi anda dan pasangan. Mungkin orang lain juga tak selamanya berniat buruk dengan pertanyaan yang diajukan. Namun, apapun tujuannya anda tetap tak memiliki kewajiban untuk menjawabnya.

Apabila anda dan pasangan sepakat untuk menunda kehamilan, mungkin pertanyaan ‘kapan punya anak’ akan membebani. Namun, jika anda dan pasangan masih berusaha memiliki anak cukup lama, pertanyaan tersebut tentu menyakitkan.

Jika anda merasa tidak nyaman dengan pertanyaan ‘kapan hamil?’ atau ‘kapan punya anak?’ cobalah menjawab sekenanya. Mungkin saja mereka tak tahu bagaimana kondisi anda yang sebenarnya.

3.      Cari cara mengubah topik pembicaraan

Terkadang pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan anda pribadi harus anda hindari. Akan tetapi, jika anda terus-terusan merasa tertekan dengan pertanyaan tersebut. cobalah menghadapi situasi tersebut lebih berani lagi. Misalnya anda dapat mengatakan “aku tidak ingin membahas hal ini. lebih baik ubah topik pembicaraan kita.”

Mungkin orang lain akan terkejut dengan reaksi yang anda berikan. Bahkan, mungkin anda dianggap sebagai orang yang berlebihan dan menyimpan banyak rahasia. Akan tetapi, orang lain juha perlu ingat jika dalam setiap hubungna perlu adanya batasan yang harus dihargai. Seperti tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu sensitif dan mungkin menyakiti perasaan orang yang bersangkutan.

Akan tetapi, jika anda merasa cara di atas butuh keberanian lebih, maka anda dapat menggunakan cara lain yang lebih halus dan penuh kehati-hatian. Misalnya ajak orang lain untuk bergabung dalam obrolan. Kemudian, perlahan menjauhkan diri dari obrolan tersebut.

Dengan demikian bisa jadi orang yang mengajukkan pertanyaan akan lupa jika anda benar-benar menjawab pertanyaan darinya.

Dengan menerapkan tips di atas dapat membantu anda mengatasi tekanan terhadap pertanyaan kapan hamil. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Apakah anda pernah mengonsumsi obat antidepresan? Obat antidepresan merupakan salah satu yang dikonsumsi saat seseorang mengalami depresi. Akan tetapi sama halnya obat-obatan medis pada umumnya, memiliki efek samping tersendiri. Misalnya, mengantuk, rasa mual, kenaikan berat badan, hingga insomnia. Pada obat antidepresan memiliki efek samping yakni penurunan gairah seksual. Jika saat ini anda sedang mengonsumsi obat tersebut, tak perlu khawatir karena ada beberapa tips yang dapat diterapkan simak penjelasannya berikut ini.

Menurunnya Gairah Seks Karena Efek Samping Obat Antidepresan

Sumber Freepik

Bagaimana konsumsi obat antridepresan dapat menurunkan gairah seksual?

Gairah seksual yang menurun bisa dialami oleh wanita atau pria yang sedang menjalani terapi obat antidepresan. Hampir sebagian besar obat antidepresan merupakan obat SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitors). Obat SSRI dapat membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh, sehingga membuat orang yang mengonsumsinya merasa lebih tenang, santai dan bahagia.

Akan tetapi di sisi lain, Efek relaksasi yang dirasakan dapat memblokir kerja hormon yang berfungsi agar tubuh dapat merespon rangsangan seksual. Sehingga hal ini yang membuat seseorang mengalami penurunan gairah seksual.

Akibat dari penurunan gairah seksual anda akan mengalami beberapa masalah di antaranya, disfungsi ereksi (sulit ereksi dan mempertahankannya), sulit orgasme, vagina kering, hingga rasa tidak nyaman saat berhubungan seks.

Tingkat keparahan efek samping itu sendiri berbeda-beda, tergantung dari kondisi kesehatan secara keseluruhan dan jenis serta dosis obat yang seseorang konsumsi. Sebagian dari mereka efek samping yang dirasakan hanya ringan dan berangsur membaik saat tubuh mereka menyesuaikan diri dengan terapi pengobatannya. Namun tak sedikit pula yang merasakan efek samping dalam jangka waktu yang lama dan berkelanjutan.

Tips mengatasi efek samping dari obat antidepresan

Untuk mengatasi masalah penurunan gairah seksual akibat dari konsumsi obat antidepresan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk mengelola efek samping tersebut, antara lain:

1.      Menurunkan dosis atau mengganti obat

Anda dapat melakukan hal tersebut, namun dengan catatan tidak sembarangan mengubah dosis. Cobalah berkonsultasi dengan dokter anda untuk mengubah dosis obat. Dokter anda yang dapat menentukan dan memberikan batasan dosis obat tanpa mengurangi efektivitasnya.

Setelah perubahan dosis, anda dapat memantai selama satu minggu ke depan. Apakah dosis yang baru memberikan efek samping lain dan efektif menyembuhkan gangguan anda?

2.      Pertimbangkan waktu penggunaan

Yang perlu anda perhatikan adalah waktu mengonsumsi obat ternyata dapat berpengaruh untuk mengelola efek sampingnya. Misalnya jika dosis anda hanya untuk sehari, maka anda bisa mengonsumsinya setelah berhubungan seks dengan pasangan. Untuk itu buatlah jadwal berhubungan seks yang dapat disesuaikan dengan risiko efek samping obat anda.

3.      Perlama waktu foreplay

Obat SSRI pada dasarnya tidak memengaruhi libido seseorang, hanya gairah seksual anda untuk berhubungan seks saja. sehingga alat reproduksi anda masih dapat merangsang, meskipun anda tak memiliki dorongan yang cukup untuk mencapai orgasme.

Sebenarnya hal ini dapat diatasi dengan memperpanjang waktu foreplay agar gairah seksual terus terbangun. Misalnya dengan berpelukan, masturbasi bersama, berciuman, petting, bermain dengan sex toys, stimulasi klitoris dengan tangan hingga seks oral. Intinya, lakukan apapun aktivitas yang anda sukai agar gairah seksual semakin meningkat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Hubungan asmara yang anda jalani tentu akan mengalami pasang surut. Akan tetapi, saat hubungan anda surut bukan berati anda dan pasangan tak bisa kembali romantis seperti dulu. Tentu ada cara yang dapat dilakukan agar hubungan tetap romantis. Agar hubungan anda kembali mesra dan semakin romantis berikut ini ada beberapa tips yang dapat anda terapkan simak penjelasan di bawah ini.

Menjadi Pasangan Yang Tetap Romantis Bagi Dia, Simak Tipsnya

Sumber Freepik

1.      Tanyakan kabar

Tentu seiring berjalannya waktu, anda tak menghabiskan waktu seharian penuh dengan pasangan karena anda berdua tentu memiliki kesibukan masing-masing. akan tetapi, bukan berarti hal tersebut menjadi urusan masing-masing. Tips pertama untuk membuat hubungan anda romantis kembali adalah dengan menunjukkan rasa peduli pasa pasangan, cara melalui hal sederhana seperti menyakan kabar.

Contohnya, anda menanyakan kepada pasagan apa saja yang dilakukan di tempat kerja, atau adakah hal yang menyenangkan yang dilakukan seharian penuh. Pertanyaan ini bukan bermaksud untuk mengintrograsinya. Namun untuk menunjukkan jika meskipun seharian anda tidak bersamanya anda tetap ingin tahu keadaannya.

Hal ini akan membuat pasangan anda merasa diperhatikan serta apa yang ia kerjakan memiliki arti bagi anda. Dengan demikian, hubungan pun akan semakin romatis dan tetap hangat.

2.      Berikan kejutan-kejutan kecil pada pasangan

Setiap orang tentu menyukai kejutan, apalagi jika dapat membuat hati senang dan suasana hati terus merasa bahagia. Percayalah, pasangan tentu menyukai hal-hal manis yang anda lakukan. Anda tidak pelu memberikan kejutan yang besar, lakukan kejutan kecil namun terlihat berarti bagi pasangan.

Misalnya saat pasangan pulang dari kantor, anda telah memasak makanan favoritnya di rumah. Atau jemputlah pasangan sebelum ia memintanya. Menjadi pasangan yang romantis tidak harus melulu memberikan hadiah mahal, anda bisa memberikan perhatian kecil. Ingat yang terpenting adalah niat dari diri anda sendiri.

3.      Luangkan waktu bersama pasangan

Tips lain yang dapat anda terapkan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menyediakan waktu untuk bersama pasangan. meskipun terlihat mudah, namun sebenarnya meluangkan waktu bersama pasnagan adalah hal yang cukup menantang. Ini karena anda tidak akan semudah itu memberikan waktu anda untuk orang yang tidak berarti. Meluangkan waktu untuk bersama pasangan, meskipun dia tahu jika anda sedang disibukkan dengan berbagai aktivitas dan pekerjaan. memberikan waktu yang sangat berharga untuk dirinya meskipun sekadar berbicara dari hati ke hati atau bersantai berdua adalah cara menjadi pasangan yang romantis.

4.      Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan

Tips lain yiang dapat anda lakukan untuk menjadi pasangan yang romantis adalah menghindari rasa bosan dalam hubungan. Meskpun rasa bosan adalah hal yang lumrah dialami pasangan, namun tetap saja lebih baik jika anda dan pasangan melakukan hal-hal baru yang menyenangkan.

Contohnya, rencanakan kegiatan yang menarik di setiap hari minggu. Sesuaikan kegiatan yang akan dilakukan dengan apa yang disukai anda dan pasangan. anda bisa pergi ke museum, kebun binatang, berkemah di kaki gunung, atau bermain ke pantai. Jika waktu anda tak banyak untuk berlibur, anda dapat melakukan hal yang sederhana seperti menata ruangan bersama, berolahraga, berkebun, memasak dan makan malam bersama di rumah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Saat ini teknologi semakin berkembang. Tentu kita sendiri merasakan manfaatnya, salah satunya dalam bidang komunikasi. Kemajuan teknologi adalah adanya media sosial, yang dapat menghubungkan kita dengan orang lain tanpa batasan waktu dan jarak. Seiring berjalannya waktu media sosial menjadi sebuah gaya hidup tersendiri, dimana setiap orang dibebaskan untuk berekspresi dan berpendapat. Terkadang sosial media juga menjadi ajang untuk pamer kehidupan cinta seseorang.

Digital Dating Abuse, Saat Pasangan Terlalu Mengatur Anda Di Dunia Maya

Sumber Freepik

Namun tahukan anda seiring berkembangnya zaman, tindak kekerasan dalam hubungan asmara juga semakin berkembang. Jika sebelumnya kita mengenal kekerasan dalam bentuk fisik dan emosional saja. Namun dewasa ini, banyak orang yang mengatur akun media sosial pasangannya meskipun terdengar sederhana namun ini termasuk kekerasan dalam hubungan yang dikenal sebagai digital dating abuse.

Apa yang dimaksud dengan digital dating abuse?

Digital dating abuse bukan hanya sekadar kencan dari aplikasi online saja. jenis kekerasan ini bisa dialami oleh pasangan yang bertemudi dunia nyata. Digital dating abuse adalah perilaku penyalahgunaan teknologi, mulai dari e-mail hingga media sosial untuk melukai pasangannya. Entah itu melecehkan, menguntit, hingga mengintimidari secara online.

Dalam sebuah artikel yang dimuat pada Journal of Adolescence teknologi yang sudah berkembang membuat media sosial menjadi salah satu ranah yang sering terlibat dalam hubungan. Memberikan akses media sosial ternyata salah satu bentuk digital dating abuse yang sering ditemui. Hal ini membuat pasangan dapat memantau berbagai aktivitas anda di media sosial seperti instagram, facebook, dan twitter.

Hal ini berakibat beberapa pasangan merasa sulit untuk menerapkan aturan danbatasan dalam komunikasi mereka secara online. Saat pasangan terlalu mengatur dan ikut campur dalam penggunaan media sosal anda, maka ini termasuk dalam digital dating abuse.

Bahayanya digital dating abuse

Kekerasan seperti ini tentu dapat mebuat hubungan anda dan pasangan menjadi tidak sehat, selain itu anda berdua akan sulit mempercayai satu sama lain. padahal seperti yang kita ketahui jika kepercayaan merupakan dasar sebuah hubungan yang harmonis. Ingatlah, anda tentu memiliki privasi yang tak boleh diganggu gugat oleh siapapun termasuk pasangan sendiri. berada dalam hubungan tak mengharuskan anda untuk memberikan kata santi sosial media. Anda juga bukan layanan call center yang selalu siap siaga 24 jam penuh.

Apalagi tak seorang pun boleh meminta bahkan memaksa anda untuk mengirim foto/video yang tak ingin anda perlihatkan ke orang lain. apabila, pasangan telah sangat sering berperilaku seperti itu. Maka ajaklah ia berdiskusi, buatlah batasan-batasan yang anda dan pasangan sepakati bersama.

Tanda jika anda mengalami digital dating abuse

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling menghormai satu sama lain entah itu online, bertemu langsung, maupun telpon. Sehingga anda dan pasangan harus menghormati privasi masing-masing. untuk pemahaman lebih lanjut berikut ini ada beberapa tanda jika anda terjebak dalam digital dating abuse, antara lain:

  • Membatasi orang yang bisa anda terima sebagai teman di media sosial
  • Mengirim pesan negatif baik dalam bentuk hinaan atau ancaman
  • Mengirim pesan gambar yang tak diinginkan dan eksplisit
  • Memaksa untuk mengirimkan pesan berisikan foto atau video yang tidak diinginkan
  • Memaksa atau mencuri kata sandi media sosial anda
  • Sering memeriksa ponsel anda untuk melihat riwayat pesan/panggilan, hingga galeri foto
  • Menuntut agar selalu ‘fast respon’

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Saat anda sedang merajut kisah asmara, tentu anda telah menentukan kriteria pasangan yang ideal bagi diri sendiri. Anda tentu mencari sosok pasangan yang memenuhi kriteria tersebut, saat anda mendapatkannya tentu anda berasumsi jika hubungan anda akan bahagia. Namun yang terjadi justru tidak sesuai rencana. Kebahagiaan dalam hubungan asmara tentu bukan hanya ditentukan dari pasangan ideal saja. Untuk pembahasan lebih lanjut, simak penjelasannya berikut ini.

Mengapa Sulit Bahagia Meskipun Telah Memiliki Pasangan Yang Ideal?

Gambar : Freepik

Mengapa tidak bahagia meski telah memiliki pasangan yang ideal

Dalam sebuah penelitian, partisipan diminta untuk memberi skala kriteria apa yang mereka butuhkan dalam mencari seorang pasangan, para partisipan tersebut justru membuat skala setuju dan tidak setuju mereka terhadap tindakan tersebut. Partisipan menambahkan jika, kriteria tersebut sebaiknya dijadikan bahan intropeksi diri sendiri terlabih dahulu.

Dalam sebuah jurnalyang dimuat pada Psycological Journal mengungkapkan jika kebahagiaan seseorang dalam sebuah hubungan percintaan tak ada hubungannya dengan seberapa ideal pasangan yang dimiliki. Hal ini dikarenakan, kebahagiaan dalam sebuah hubungan lebih dipengaruhi oleh menemuka yang terbaik dari sekian pilihan yang ada. Pribadi yang bahagia cenderung sanggup mengandalikan hidup dan emosnya dibanding bersikap reaktif terhadap kondisi sekitarnya. Apabila anda tak bahagia dengan kehidupan anda, siapa atau apa yang dapat anda salahkan jika bukan diri sendiri?

Jikalau ada sesuatu atau seseorang yang dapat disalahkan atas rasa ketidakbahagiaan anda, apakah dengan menyalahkannya akan membuat anda lebih baik? sehingga, saat anda tak bahagia dengan pasangan ideal, atau pasangan terbaik dari berbagai pilihan yang anda miliki. Mungkin ini adalah waktunya lebih bersyukur atas hidup.

Mengapa setiap orang harus bersyukur?

Bagaimana seseorang dapat merasa bahagia jika ia terus-terusan merasa kurang dengan apa yang telah dimiliki dan selalu menginginkan hal yang lebih? Kebahagiaan dapat diraskan jika seseorang bersyukur. Sebuah penelitian menjelaskan jika orang-orang yang berlatik untuk bersyukur secara konsiste dapat merasakan beberapa efek positif setelah itu.

Kondisi fisik mereka akan cenderung mempunyai daya tahan tubuh lebih prima, jarang merasa sakit, memiliki tekanan darah yang lebih rendah, dapat menjaga kesehatan lebih baik seperti dengan rutin berolahraga. Serta lebih mudah tidur sehingga bangun lebih segar di pagi hari.

Sedangkan secara psikologi dan sosial, mereka akan cenderung memiliki emosi positif yang lebih besar, lebih waspada dan terjaga, merasa lebih lebih optimis dalam menjalani hidup. Selain itu, mereka yang terus bersyukur, lebih mudah membantu orang lain, memaafkan, serta tak mudah merasa kesepian.

Menjadi pribadi yang lebih bersyukur

Seorang professor psikologi dari University of California greatergood bernama Robert A. Emmons berpendapat jika anda melakukan beberapa tips berikut ini maka akan lebih mudah bersukur. Tipsnya berikut ini:

  1. Meluangkan waktu untuk merefleksikan hidup dan tandai setiap momen yang membuat anda lebih bersyukur dengan orang-orang terdekat dan diri sendiri
  2. Telusuri sudah sejauh mana anda telah berjuang, sehingga anda akan merasa lebih berapresiasi terhadap diri sendiri
  3. Tanyakan pada diri sendiri apa yang telah diterima dari pasangan? apa yang telah diberikan pada pasangan dan kesulitan apa dialami selamaini
  4. Buatlah perjanjian dengan diri sendiri, dengan pasangan atau keduanya untuk lebih bersyukur.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Dalam sebuah hubungan terkadang pasangan banyak pasangan yang mengalami masalah. Perasaan jenuh, marah, bosan, kecewa dan marah terkadang menjadi kerikil tersendiri untuk mencapai kebahagiaan. Jika perasaan tersebut terus menerus akan menimbulkan beban bagi kedua pasangan. hubungan asmara yang seperti itu akan membuat anda berdua merasa tak bahagia.

Apakah Hubungan Asmara Anda Dan Pasangan Tak Bahagia? Simak Tanda-Tandanya

Gambar Freepik

Untuk lebih jelasnya simak beberapa tanda jika hubungan anda dan pasangan tidak bahagia, antara lain:

1.      Anda mulai tak bahagia saat bersama pasangan

Terkadang dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami good day dan bad day, hal itu juga berlaku dalam hubungan asmara anda. Dalam hubungan romantis, umumnya andaakan menganggap jika pasangan adalah segalanya. Dalam artian dia adalah tempat untuk mencurahkan keluh kesah, senang, sedih dan bahagia jika bersamanya. Perasaan tersebut akan muncul jika anda sedang bersama pasangan.

Namun, bagaimana jika anda merasakan hal yang sebaliknya? Apakah perasaan tersebut hanya sekadar rasa jenuh? Cobalah yakinkan perasaan anda saat bersama, berbicara, menjalankan aktivitas sehari-hari bersama pasangan. Apakah anda merasa tidak menemukan kebahagia sama sekali, maka ini adalah salah satu tanda.

2.      Anda tak bisa menjadi diri sendiri saat bersama pasangan

Apakah anda ingat saat pertama kali menceritakan segala hal tentang diri anda kepada pasangan. Hal itu merupakan saat dimana anda menyadari anda ingin pasangan menerima diri anda apa adanya setelah anda terbuka. Akan tetapi, lambat laun anda merasa tak nyaman saat menunjukkan diri sendiri pada pasangan. Maka hal ini menandakan jika hubungan anda tidak bahagia. jika anda justru mencoba menjadi orang lain dan tak mengenali siapa diri anda lagi, maka inilah waktunya anda mencari kebahagiaan sendiri tanpa pasangan. Jangan sampai hubungan asmara yang seharusnya membahagiakan, justru membuat anda kehilangan identitas diri.

3.      Sudah terbiasa saling mengecewakan

Tanda lain yang menunjukkan jika hubungan anda tak bahagia adalah sering mengecewakan satu sama lain. kecewa sebenarnya reaksi psikologis dimana hal itu tidak dapat dikendalikan secara mental. Akan tetapi, hubungan yang sudah terbiasa saling mengecewakan justru dapat mengikir kondisi mental anda.

Hal ini akan menimbulkan dampak jangka panjang ataupun pendek. Kepercayaan satu sama lain akan berkurang, anda akan memiliki stigma tersendiri mengenai bagaimana sebuah hubungan dijalani, dan bisa jadi anda akan lebih mudah mengecewakan orang lain selain pasangan.

4.      Pasangan sering menyalahkan anda saat dia merasa sedih

Situasi ini terjadi di luar kendali anda, saat pasangan selalu menyalahkan anda atas kekurangan dan ketidakpahaman anda, mungkin inilah saat Anda dan pasangan saling berbicara satu sama lain. Kebahagiaan pasangan anda bukanlah tanggung jawab anda sepenuhnya. Jika hal ini selalu anda dan pasangan ributkan dan keluhkan. Pikirkan kembali, mengenai keberlangsungan hubangan anda dan pasangan. apakah anda terus bahagia jika terus disalahkan.

5.      Malas untuk melakukan kontak

Bagi pasangan baru, diawal hubungan asmara umumnya kedua pasangan akan menunjukkan antusiasme dengan tujuan mengekplorasi satu sama lain termasuk dalam bentuk sentuhan fisik. Namun, jika keinginan untuk bersentuhan telah hilang, maka ini bisa jadi anda dan pasangan merasa jenuh. Jika perasaan tersebut berlangsung lama, maka lama kelamaan ketertarikan dan kebutuhan kontak fisik akan hilang dan merusak hubungan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!