Posts

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Liburan bersama pasangan mungkin adalah hal yang telah anda nantikan. Akan tetapi, dalam proses perencanaan terkadang perdebatan sering kali muncul sehingga membuat suasana anda berdua menjadi naik turun. Agar liburan anda dapat terealisasikan dengan baik, dan menghindari pertengkaran dengan pasangan. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan saat merencanakan liburan bersama pasangan. simak penjelasannya di bawah ini:

Tips Menghindari Pertengkaran Saat Merencanakan Liburan Bersama Pasangan

Sumber: Freepik

Tips merencanakan liburan tanpa pertengkaran

Jika ingin mendapatkan pengalaman liburan yang berkesan, anda dan pasangan tentu perlu mempersiapkannya secara matang. Masalahnya merencanakan liburan bersama pasangan tak selamanya berjalan mulus seperti yang anda bayangkan.

Anda mungkin lebih suka menikmati suana pantai sambil menyelam melihat keindahan bawah laut. Akan tetapi, ternyata pasangan justru menyukai kegiatan jelajah alam bebas di pegunungan dan berkamping di sana. Tanpa ada kompromi tentu perbedaan tersebut bisa merusak rencana berlibur bersama. Untuk itu anda dapat mempraktekan beberapa tips berikut ini:

1.      Saling menyampaikan keinginan masing-masing

Setiap orang mengartikan ‘liburan’ yang berbeda-beda, termasuk anda dan pasangan. bagi anda mungkin berlibur adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru yang berharga. Hal inilah yang membuat anda begitu antusias untuk mengunjungi tempat wisata yang kental dengan tradisi dan budaya yang khas, bukan hanya itu anda sangat tertarik dengan kuliner khas pada setiap tempat baru yang anda kunjungi.

Akan tetapi, pasangan memaknai liburan dengan cara yang berbeda. Ia lebih senang menghabiskan waktu untuk bersantai dengan menikmati pemandangan alam agar dapat memperoleh kedamaian hidup.

Untu itu, hal pertama yang perlu anda lakukan dalam merencanakan liburan bersama adalah saling mengutarakan liburan yang diinginkan. Jangan ragu untuk menyampaikannya sedetail mungkin. Cara ini dapat menjadi media aspirasi untuk membantu anda berdua dalam menentukan tempat mana yang akan dikunjungi selama liburan nanti.

2.      Berbagi peran dalam merencanakan liburan

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika merencanakan liburan bersama pasangan, mulai dari destinasi pejalanan, biaya yang akan dikeluarkan, hingga akomodasi. Anda dan pasangan mau tidak mau harus membagi tugas.  Agar tidak terjadi saling tumpang tindih tanggung jawab, seorang penulis buku “Departure: A Guide to Leting Go” Anna Hart menyarankan kedua pasangan menerapkan konsep kerjasama bisnis seorang produser dan sutradara.

Sutradara bertanggung jawab atas konsep dan visi kreatif dari sebuah film. Sedangkan produser adalah orang yang mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan oleh film tersebut. dengan begitu, satu pihak akan menentukan konsep liburan dengan memilih destinasi perjalanan dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan.

Sedangkan, pihak lainnya akan melakukan riset perincian terkait dana perjalanan dan konsumsi, jenis akomodasi, dan berbagai peralatan yang akan dibutuhkan.

3.      Sepakati biaya liburan

Biaya merupakan hal yang krusial dalam merencanakan liburan. Bahkan perkara uang sering kali menyulut pertengkaran antara kedua pasangan. untuk itu, Sonia Prades seorang psikolog yang mendalami hubungan pernikahan menyarankan sedari awal anda dan pasangan harus menyepakati barapa banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk liburan bersama.

Menentukan jumlah uang yang akan diperlukan tergantung dari kondisi finansial anda berdua. Kalian dapat menyesuaikan pengeluaran dengan rencana kegiatan, destinasi dan biaya perjalanan sejak awalm ataupun sebaliknya. Anda dan pasangan menentukan budget di awal, baru menentukan konsep liburan bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas? Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir? Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua. Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan? Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri. Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain: 1. Memiliki tujuan yang berbeda Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua. Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat? 2. Hilangnya kesetiaan Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi. Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu. 3. Merasa kurang percaya diri Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan. Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif. Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas?

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas?

Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir?

Apa Yang Membuat Hubungan Yang Dijalani Bertahun-Tahun Bisa Kandas? Saat ini hubungan yang telah dijalani bertahun-tahun tak menjamin apakah kedua pasangan dapat meneruskan ke jenjang pernikahan. nyatanya banyak pasangan yang akhirnya putus ditengah jalan setelah berpacaran sekian lama. Sebenarnya, apa saja yang menyebabkan hubungan mereka berakhir? Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua. Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan? Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri.  Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain: 1.Memiliki tujuan yang berbeda Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua. Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat? 2.	Hilangnya kesetiaan Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi. Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu. 3.	Merasa kurang percaya diri Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan. Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif. Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder. Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Sumber: Freepik

Tentu ada beberapa hal yang mendasari kenapa hubungan anda harus berakhir sampai di sini. Meskipun ada pertimbangan tersendiri jika anda sudah lama bersama dengan pasangan bertahun-tahun lamanya, ternyata alasan berpisah lebih kuat dibanding waktu yang telah dilalui berdua.

Mengapa pasangan yang berpacaran lama dapat berakhir pada perpisahan?

Seorang pakar hubungan asmara bernama Rhonda Milrad, LMSW berpendapat hubungan yang langgeng seharusnya bersifat fleksibel atau luwes. Hal ini diperlukan karena sebuah hubungan asmara dibentuk dari dua orang yang berbeda. Meskipun sebagai satu kesatuan mereka tidak melupakan kepribadian yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, diperlukan sebuah ruang untuk setiap orang mengembangkan dirinya sendiri.

Untuk mengetahui apa saja penyebab hubungan yang telah lama akhirnya kandas di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebabnya antara lain:

1.      Memiliki tujuan yang berbeda

Pasangan yang memiliki tujuan berbeda tentu dapat menjalani hubungan dengan baik. Namun, yang perlu anda pahami saat anda dan pasangan tidak memiliki tujuan yang sama terhadap hubungan misalnya anda ingin hubungan ini akan berakhir pada pernikahan, sedangkan pasangan tidak. Tentu hal ini yang akan menghancurkan hubungan anda berdua.

Tidak memiliki tujuan yang sama sebenarnya bukan sebuah masalah, namun cobalah pikirkan kembali apakah anda tidak lelah jika terus menerus berengkar dengan pasangan terkait perbedaan tujuan tersebut? apakah anda sanggup mempertahankan hubungan yang tak sehat?

2.      Hilangnya kesetiaan

Tak ada seorang pun yang ingin diselingkuhi oleh pasangannya. Ketidaksetiaan pun dapat menghancurkan hubungan asmara yang kuat dan telah lama. Meskipun sebenarnya masih ada kemungkinan bagi kedua pasangan untuk memperbaiki, namun lukan tersebut tentu akan terus membekas pada pihak yang diselingkuhi.

Memang membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan yang besar untuk melalui semua itu, agar seseorang dapat memaafkan pasangannya. Bagi sebagian orang, berselingkuh justru menjadi hal yang sulit ditoleransi dan jalan keluar satu-satunya adalah berpisah. Salah satu elemen penting dalam hubungan asmara yang sehat adalah kepercayaan, dan perselingkuhan adalah hal yang merusak kepercayaan itu.

3.      Merasa kurang percaya diri

Dalam sebuah penelitian menunjukkan jika rasa percaya diri yang rendah pada seseorang dapat berdampak buruk pada hubungan asmaranya. Pada saat anda merasa tidak puas dengan diri sendiri, rasa tidak aman (insecure) tersebut dapat memengaruhi sikap anda terhadap pasangan.

Umumnya, orang yang kurang percaya diri merasa terancam dengan kehidupan pasangan yang tampak lebih sukses. Kondisi ini yang pada akhirnya memunculkan rasa cemburu hingga rasa takut jika pasangan akan meninggalkan anda. Rasa takut ini kemudian berubah menjadi sikap ingin lebih mengontrol pasangan sehingga muncul rasa posesif.

Apabila anda merasa kurang percaya diri atau justru pasangan anda merasakan hal tersebut. Maka sebaiknya diskusikan dengan baik, dengan diskusi seputar hal tersebut, anda berdua akan merasa saling mendukung. Jangan sampai hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun kandas karena rasa minder.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tempat Membangunnya Kembali

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tepat Membangunnya Kembali

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tepat Membangunnya Kembali

Di dalam hubungan khusunya asmara, tentu kepercayaan merupakan salah satu komponen yang penting dan diperlukan. Karena hal itu membuat hubungan semakin sehat dan kuat. Untuk itu, saat elemen tersebut rusak oleh perselingkuhan atau janji yang dilanggar, tentu sulit bagi kedua pasangan membangun kepercayaan kembali.

Penyebab Kepercayaan Pasangan Hilang Dan Cara Tempat Membangunnya Kembali

Sumber: Freepik

Sebenarnya membangun kepercayaan bisa melalui saling bertukar kabar dan membangun komunikasi yang baik. Meskipun kepercayaan itu hal yang wajib namun bukan berarti  anda dan pasangan harus berbagi akses yang bersifat pribadi seperti: ponsel, kata sandi setiap akun media sosial, hingga rekening bank dan pin ATM.

Penyebab hilangnya kepercayaan dalam hubungan asmara

Setiap orang memiliki definisi yang berbeda mengenai kepercayaan dalam hubungan asmaranya, ada beberapa yang mengartikan kepercayaan sebagai:

  • Berkomitmen dengan pasangan
  • Merasa aman bersama pasangan serta menghargai batasan fisik dan emosional yang dibuat
  • Saling memberikan dukungan
  • Membangun komunikasi yang baik

Mengingat betapa pentingnya adalah salah satu elemen penting yang memperkuat hubungan. Maka ada hal-hal yang mengancam hancurnya kepercayaan tersebut. berikut ini beberapa penyebab hilangnya kepercayaan pasangan terhadap anda:

  • Sering mengkingkari janji yang dibuat bersama
  • Enggan menemani pasangan saat sedang dibutuhkan
  • Menyembunyikan rahasia yang penting dalam hubungan
  • Selalu berbohong dan manipulatif
  • Tidak membagikan perasaan dengan terbuka
  • Berkhianat atau perselingkuhan

Cara tepat mengembalikan kepercayaan yang telah hancur

Meskipun tidak ada cara pasti yang dapat membangun kepercayaan pasangan. berikut ini ada beberapa cara yang dapat membantu anda memperbaiki kesalahan sebelumnya sehingga kepercayaan pun dapat dibangun kembali antara lain:

1.      Bersikap jujur dan terbuka

Saat anda kehilangan kepercayaan pasangan karena terlalu sering berbohong, mungkin akan sulit untuk memperoleh kepercayaan kembali meskipun, apa yang anda katakan adalah kejujuran sekalipun. Meskipun demikian tetaplah bersikap jujur dan terbuka pada pasangan.

Jika pasangan bertanya usahakan anda tetap harus menjawab dengan jujur, jangna berpura-pura tidak tahu karena ini adalah kesempatan anda untuk memperbaikinya. Meskipun sulit, namun inilah kesempatan anda agar mendapatkan kepercayaan pasangan.

2.      Merencanakan kapan saatnya meminta maaf pada pasangan

Minta maaf mungkin cukup sulit untuk dilakukan. menurut seorang psikolog bernama Angelo Bisignano, Ph.D, meminta maaf dapat menimbulkan perasaan cemas dan takut yang berlebihan. Untuk itu, persiapkan diri anda untuk meminta maaf adalah salah satu cara yang dapat dipakai untuk membangun kepercayaan pasangan kembali.

Sebelum meminta maaf, kumpulkan pemikiran anda terlebih dahulu jika perlu anda dapat menulisnya. Kemudian dengarkan apa yang akan anda katakan pada pasangan di depan cermin. Terakhir, untuk menghindari kesalahan yang sama dengarkan setiap respon pasangan dengan baik.

3.      Hargai pasangan jika ia meminta waktu untuk berpikir dulu

Setelah anda menyampaikan permintaan maaf, mungkin pasangan akan membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan apakah menerima permintaan maaf anda atau tidak. Usahakan anda tidak menekan pasangan agar tak memberikan jawaban secepat mungkin. Bagaimana pun dia juga membutuhkan waktu untuk memikirkannya jadi tunggulah sampai dia siap.

Yang tak kalah penting cobalah untuk berkomitmen untuk memperbaiki hubungan anda. Buktikan jika permintaan maaf anda bukan hanya kata-kata manis saja.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Berbagai Mitos Mengenai Perselingkuhan Yang Sebaiknya Anda Ketahui

Sumber: Freepik

Banyak stigma negatif yang melekap pada perselingkuhan yang berkembang di masyarakat. Terkadang hubungan yang kacau atau pelaku perselingkuhan umumnya akan sulit berubah dan memperbaiki keadaan karena berbagai kabar burung yang melekat padanya.

Sebelum anda mempercayai berbagai anggapan yang belum tentu benar mengenai perselingkuhan, berikut ini adalah bebagai mitos mengenai perselingkuhan. Apa saja? simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini.

1.      Pria lebih sering menjadi pelaku perselingkuhan dibanding wanita

Sebenarnya baik pria maupun wanita sama-sama memiliki peluang untuk berselingkuh. Namun siapa yang lebih sering melakukan perselingkuhan? Dikutip dari situs Psychology Today menjelaskan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Washington di Amerika Serikat berhasil mengumpulkan surve terkait perselingkuhan selama 15 tahun. Dari survei tersebut diperoleh data jika terjadi peningkatan jumlah perselingkuhan 5% berubah menjadi 15% pada wanita, serta dari 20% berubah menjadi 28% pada pria.

Selain itu, dalam penelitian lain yang dilakukan oleh tim peneliti dari University Kinsey Institute dan University of Guelph di tahun 2011 lalu, mengambil kesimpulan teranyar jika ada 19% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh wanita. Sedangkan, 23% pelaku perselingkuhan dilakukan oleh pria.

Meskipun jumlah kasus perselingkuhan didominasi oleh kalangan pria, namun nyatanya dari penelitian tersebut, kasus perselingkuhan yang dilakukan wanita pun semakin bertambah.

2.      Perselingkuhan selalu ada dalam hubungan yang tidak sehat

Pada kenyataanya, hubungan yang tampak tentram dan adem anyem bahkan berantakan dan tak bahagia rentan terhadap perselingkuhan baik dari salah satu ataupun kedua pasangan. ada berbagai motif yang menjadi penyebab dari kasus perselingkuhan tersebut. baik karena ada kesempatan, bosan dengan hubungan yang itu-itu terys, merasa ada orang lain yang lebih membuatnya bahagia dibandingkan pasangannya sendiri, dan lain-lain. Akan tetapi, apa pun alasannya perselingkuhan tetap menjadi penyebab retaknya rumah tangga.

Seorang terapis pernikahan dan keluarga berasal dari California, Foojan Zeine, PsyD menjelaskan pelaku perselingkuhan biasanya memerlukan perubahan yang ‘menarik’ agar membangkikan semangatnya dalam menjalani hubungan. Hal ini yang kemudian membuat pelaku merasa seperti tertantang untuk melakukan hal yang tanpa sadar mengkhianati pasangannya.

3.      Pelaku perselingkuhan tidak dapat berubah

Setiap orang tentu memiliki kesempatan untuk sadar dan berubah dari kesalahannya, termasuk para pelaku perselingkuhan. Jika mereka ingin berubah, bertekad, berjanji, serta berusaha untuk tidak mengulanginya tentu kemungkinan bersar mereka akan berubah menjadi lebih baik.

Selingkuh sebenarnya bukanlah sebuah jawaban pasti, namun sebuah pilihan yang masih dapat diabaikan. Bagi anda yang pernah melakukan perselingkuhan, cobalah untuk mencari tahu akar permasalahan dan cara mengendalikan diri agar tak melakukan kesalahan yang sama lagi.

4.      Sulit percaya kembali pada pasangan yang sempat berselingkuh

Perasaan marah, kecewa, dan sedih setelah mengetahui pasangan mendua diam-diam tentu dapat menghancurkan kepercayaannya pada pelaku. Meskipun kebanyakan kasus memilih untuk berpisah setelah kejadian tersebut.

Namun, tidak sedikit pula korban perselingkuhan yang berhasil membangun kepercayaan pasangannya kembali. Meskipun tidak mudah, namun cobalah untuk pertimbangkan kembali sebelum memutuskan untuk berpisah. Tak ada salahnya jika anda membuka hati untuk memaafkan kesalahan pasangan. terkadang proses pemulihan diri dari masalah besar seperti perselingkuhan, justru membuat hubungan semakin harmonis.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

menjalani pernikahan jarak jauh atau long distance marriage tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pasangan suami istri. hal ini karena kedua pasangan tak dapat bertemu setiap hari, sehingga mereka tak dapat menikmati waktu bersama karena terpisahkan oleh jarak. Hubungan long distance marriage sendiri dianggap lebih rentan mengalami konflik dibanding pernikahan yang biasanya.

Menjaga Pernikahan Tetap Hangat Dan Mesra Meski Terpisahkan Oleh Jarak

Sumber gambar: Freepik

Namun anda tak perlu merasa takut, karena pasangan long distance marriage juga bisa langgeng dan tetap harmonis. Untuk lebih jelasnya simak beberapa tips berikut ini.

Tips langgeng menjalani long distance marriage

Berbeda dengan masa pacaran, pernikahan jarak jauh tentu memiliki banyak tantangan. Untuk itu berikut ini anda perlu melakukan strategi khusus agar hubungan pernikahan langgeng, mesra dan terhindar dari konflik. Apa saja tipsnya, antara lain:

1.      Memasang foto dengan pasangan

Meski terkesan hal yang sepele namun memasang foto bersama pasangan ternyata dapat membantu anda menjaga hubungan anda dan pasangan. seorang psikologi klinis yang bersalah dari Amerika Serikat, Ryan Howes menyatakan jika cara ini akan membuat memori anda akan pasangan terus hidup di dalam jiwa. Untuk itu, tak ada salahnya bukan memasang foto pernikahan, foto liburan bersama, atau foto lainnya di meja kerja dan walpaper smartphone. Dengan demikian perasaan anda terhadap pasangan pun akan tetap tumbuh. Selain itu anda juga bisa memasang atau memposting foto bersama pasangan di media sosial untuk menunjukkan jika anda berkomitmen dengannya meskipun tidak bersama.

2.      Cari cara agar anda dan pasangan tetap dekat

Meskipun anda dan pasangan terpisahkan oleh jarak yang membentang, anda tetap bisa saling berhubuangan layaknya pasangan ada di samping anda. Anda dapat memanfaatkan aplikasi panggilan video untuk menghubungi pasangan. lakukan panggilan video setiap hari agar anda dan pasangan tetap merasa dekat meskipun ada jarak.

Misalnya saat anda sedang berbelanja bulanan ke supermarket dan memasak untuk sarapan keluarga anda bisa melakukan panggilan video dengan pasangan. atau setiap kali anda hendak tidur sempatkan menelpon pasangan. dengan demikian anda bisa merasakan kehadiran pasangan tanpa menyentuhnya. Bahkan anda bisa melakukan seks jarak jauh melalui panggilan video atau bertukar pesan yang bernuansa seks. Sehingga sexting dapat menambah keintiman anda dan padangan meskipun tak bertemu langsung.

3.      Berkomunikasi selayaknya berada dalam satu rumah

Saat anda dan pasangan tak tinggal satu atap tentu kehidupan yang dijalani berbeda. Anda tak lag bisa menyiapkan pakaian atau sarapan untuk pasangan. meskipun demikian, ada baiknya anda tetap berkomunikasi selayaknya tinggal seatap. Misalnya, sebelum berangkat kerja anda bisa berkomunikasi dengan pasangan selayaknya mengobrol santai seperti saat sarapan pagi. Anda bisa menceritakan rencana apa saja yang akan dilakukan seharian ini. serta kemana saja anda akan pergi sehingga pasangan pun tetap mengentahui bagaimana perkembangan kehidupan anda.

Bukan hanya itu, anda pun bisa menyarankan pakaian yang cocok untuk pasangan saat ia akan bertemu klien. Atau mengingatkan pasangan untuk tidak pulang terlalu malam. Intinya jangan merasa jarak adalah penghalang anda berdua tidak berkominikasi. Komunikasi yang lancar hubungan pernikahan pun tetap mesran dan langgeng.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Bertengkar dengan pasangan tentu menjadi hal yang wajar, terkadang hal ini menjadi sebuah ujian untuk mengetahui bagaimana cara anda dan pasangan menyelesaikan masalah tersebut sehingga menjadi ‘pelengkap’ yang semakin memperkuat ikatan batin keduanya. Meskipun demikian, bukan berarti anda atau pasangan perlu mencari masalah untuk memicu keributan.

Ada dampak baik yang dirasakan jika pasangan kekasih sedang bertengkat secara sehat dan mampu menyelesaikannya tanpa percekcokan. Untuk lebih jelasnya simak pembasan di bawah ini.

Mengapa bertengkar dengan pasangan menjadi

Bertengkar Ternyata Dapat Membuat Pasangan Menjadi Lebih Romantis

Sumber gambar: Freepik

hal yang penting?

Bertengkar adalah salah satu komponen yang penting dan harus ada untuk menguji anda dan pasangan. jika kedua pasangan menghadapi masalah maka ada sesuatu yang harus dibahas, saling bertukar pendapat dan mencari jalan keluar terbaik untuk keduanya.

Sebaiknya anda tidak mengabaikan atau menyepelekan pertengkaran tersebut, karena jika tidak hubungan anda yang sedang dijalani tidak akan mengalami perubahan atau kemajuan. Masalah yang sengaja dihindari justru akan menimbulkan masalah yang lebih besar dan menumpuk sehingga hubungan anda berdua pun menjadi tidak sehat.

Pertengkaran bisa menjadi tidak sehat apabila tujuan kedua pasangan hanya untuk saling menyalahkan satu sama lain dan meninggikan ego masing-masing. Apalagi pertengkaran melibatkan emosi yang sulit dikontrol, ini tidak hanya menyelesaikan masalah yang ada namun memicu masalah baru yang justru lebih besar.

Cara bertengkar yang sehat dengan pasangan

Lalu, bagaimana cara bertengkar yang sehat dengan pasangan? Sehingga tidak memicu masalah baru dan hubungan tetap harmonis. Simak tipsnya berikut ini:

1.      Jangan saling merendahkan

Saat suasana semakin panas dan kedua pasangan tersulut emosi, terkadang pertengkaran diwarnai dengan cacian, hinaan, dan kata-kata kasar. Inilah yang harus anda dan pasangan hindari, selain memperkeruh suasana bisa saja pasangan anda membenci diri anda secara diam-diam. Perasaan orang memang tak ada yang tahu selain dirinya sendiri, maka dari itu untuk membangun pertengkaran yang sehat, hindari tindakan atau perkataan yang saling merendahkan satu sama lain.

2.      Jangan lupa untuk mengendalikan emosi

Bertengkar memang tidak mungkin tidak terbawa emosi. Ingatlah pertengkaran ini bukan untuk menentukan siapa yang benar dan salah, namun cobalah untuk fokus menemukan solusi dari permasalahan tersebut. usahakan anda menyesuaikan dengan kepribadian dan karakter masing-masing. jika memang anda atau pasangan adalah orang yang mudah meledak-ledak maka, cobalah luangkan waktu untuk melepaskan emosi tersebut. setelah merasa lebih tenang, barulah anda berdua saling berdiskusi dan mencari solusi.

3.      Jangan malu menanyakan segala hal saat berargumen

Terkadang, ada banyak orang yang terlalu malu atau merasa bisa membaca pikiran pasangannya saat terjebak pertengkaran. Ada baiknya anda menghindari sikap ini, saat sedang bertengkar ada baiknya anda dan pasangan saling bertanya adakah sesuatu yang mengganjal di hatinya?  Bukan hanya mempermudah penyelesaian masalah, namun bisa jadi pasangan akan lebih terbuka dengan diri anda ke depannya.

4.      Tetap fokus pada topik permasalahan

Salah satu kesalahan yang terjadi saat kedua pasangan sedang bertengkar adalah membahas topik permasalahan yang semakin melebar. Jangan sampai anda mengungkit masalah lain, hal ini justru akan memicu masalah baru padahal masalah tersebut belum selesai.  Untuk itu tetap fokus pada topik permasalahan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Apakah anda atau pasangan sering saling berdiam diri atau ngambek saat tengah bertengkar? Tentu hal ini sangat lumrah terjadi pada hubungan asmara. Namun saat menghadapi situasi seperti ini, tentu anda menjadi serba salah. Anda mungkin berpikir jika ada tindakan yang menyinggung perasaannya. Terkadang saat pasangan sedang ngambek, sikapnya menjadi pasif agresif. Untuk itu ada baiknya anda jangan berbalik mendiamkan pasangan, karena hal ini lama-kelamaan akan berdampak buruk pada hubungan anda.Trik Mengadapi Pasangan Yang Sering Ngambek

Trik mengatasi pasangan yang sedang ngambek

Didiamkan pasangantentu rasanya tidak nyaman, apa pun yang anda lakukan selalu salah. Ada baiknya anda menurunkan sedikitego dan mendekati pasangan secara perlahan, agar hubungan kembali membaik ada baiknya anda berdua menyimak beberap tips & trik berikut ini:

1.      Cari tahu apa yang menjadi penyebab pasangan ngambek

Memang sulit untuk mengetahui apa yang sebenarnya pasangan inginkan saat ia sedang ngambek. Tak ada salahnya untuk mencoba mencari tahu apa penyebabnya, meskipun kemungkinan besar ia akan masih akan tetap ngambek dengan anda.

Bisa jadi ada perlakuan atau perkataan anda yang menyinggung perasaan pasangan, sehingga membuatnya kesal. Mungkin saja, ngambek menjadi caranya untuk memendam emosi agar tidak menyakiti anda. Atau mungkin, ia merasa anda tidak memahami apa yang ia inginkan, tetapi dia tidak bisa marah pada anda, dan justru mendiamkan anda sampai anda menyadarinya sendiri.

Dengan terus berusaha memulai percakapan dengannya, hal ini menunjukkan jika anda peduli dan ingin memperbaiki hubungan yang sedang alot. Yang perlu diingat anda harus sabar agar tahu apa penyebab pasangan ngambek.

2.      Beri pasangan waktu untuk sendiri

Jika anda berusaha mengajak pasangan berbicara, namun dia tetap bersikap dingin. Maka berilah ia waktu untuk sendiri untuk sementara waktu. Anda dapat mengajak pasangan kembali berbicara setelah beberapa jam kemudian atau keesokan harinya. Jangan paksakan pasangan untuk bicara, karena ini dapat memicu pertengkaran.

3.      Tetap tunjukan perhatian dan kepedulian anda padanya

Ingat, berbalik mendiamkan pasangan bukan cara yang baik untuk berdamai dengannya. Anda harus berusaha agar komunikasi tetap menjaga komunikasi berjalan dengan baik. Komunikasi bukan hanya dalam bentuk percakapan saja. anda dapat menunjukkannya dengan sikap dan perilaku yang menandakan jika anda masih perhatian dan peduli pasa pasangan baik saat senang maupun susah.

Misalnya, anda mengirimkan makanan favoritnya ke kantor, seusai presentasi di depan klien. Atau membawakan payung saat cuaca sedang buruk. Meskipun sikap pasangan keras kepala namun perlahan akan melunak melihat perlakuan anda yang penuh kasih sayang dan perhatian.

4.      Ajak pasangan berbicara saat kondisinya lebih tenang

Setelah emosi pasangan stabil, maka inilah saatnya anda mengajaknya berbicara. Cobalah tanyakan apa yang membuat ia merasa ngambek. Biarkan pasangan tahu jika anda senang apabila anda terbuka dengan apa yang dirasakannya. Jelaskan jika pasangan tidak perlu merasa takut dengan reaksi yang mungkin akan anda tunjukkan.

Katakan pasanya jika anda akan menerima dan bersama-sama menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Jika memang anda melakukan kesalahan maka anda harus berbesar hati untuk meminta maaf. Sampaikan betapa anda menyayanginya, anda ingin hal seperti ini tidak terjadi lagi. Anda ingin membicarakan masalah secara terbuka.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Menjadi sosok yang dewasa memang tak dilihat dari usia seseorang. Terkadang orang yang usianya tergolong dewasa masih memiliki sifat kekanak-kanakan dan cenderung tak dapat menyelesaikan masalahnya sendirian. Orang yang kekanak-kanakan cenderung akan mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalahnya, termasuk pasangannya sendiri.Apakah Pasangan Anda Termasuk Sosok Yang Dewasa? Simak Tanda-Tandanya Berikut Ini

Tanda jika pasangan bersikap kekanak-kanakan

Tentu menghadapi pasangan yang kenakan-kanakan akan membuat anda lelah sendiri, mungkin sempat anda berpikir untuk mengkahiri hubungan tersebut. akan tetapi, terkadang sedikit orang yang menyadari jika pasangannya adalah sosok yang tidak dewasa. untuk itu berikut ini adalah beberapa tanda jika anda menjalin hubungan asmara dengan orang yang bersikap kekanak-kanakan, antara lain:

1.      Kurang romantis

Pasangan yang kurang dewasa, tidak tahu bagaimana cara memperlakukan pasangannya dengan baik. Hal ini membuat mereka tak sanggup membangun suasana yang romantis dan nyaman saat sedang berdua. Ia cenderung mementingkan dirinya sendiri.

Hal tersebut yang membuat anda berpikir jika pasangan anda kurang romantis, sehingga anda merasa tidak nyaman dan bahagia saat sedang bersama. Intinya, andalah yang terus menuruti keinginan pasangan.

2.      Mengerlak jika terbukti bersalah

Pasangan yang bersikap dewasa umumnya menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, tetap tenang serta mengakui kesalahan yang telah diperbuat jika terbukti bersalah. Hal ini justru berbeda pada pasangan yang kekanak-kanakan mereka sering melakukan kesalahan namun tidak mau mengakuinya. Mereka justru melimpahkan kesalahannya pada orang lain.

Cobalah anda perhatikan bagaimana reaksi anda saat mengingatkan kesalahan yang pernah diperbuat. Jika ia menanggapi dengan serius maka pasangan anda termasuk sosok yang dewasa. akan tetapi jika pasangan merespon sebagai lelucon atau justru memarahi anda, bisa saja jika ia tak ingin bertanggung jawab ataupun disalahkan. Yang perlu anda ingat, jangan berusaha mengomel pada hal-hal kecil.

3.      Anda terlalu sering mengomeli pasangan

Pasangan yang dewasa umumnya akan melakukan sesuatu berdasarkan banyak pertimbangan yang telah dilakukan sebelumnya. Apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan perasaan anda, meskipun demikian bukan berarti dia tak akan melakukan kesalahan.

Namun, cobalah anda ingat-ingat kemabli seberapa sering pasangan membuat kesalahan, sehingga anda merasa kesal dan kecewa padanya. Bila anda menyadari jika pasangan terlalu sering membuat kesalahan yang sama berulang kali, dan anda terus mengomelinya. Maka bisa jadi pasnagan anda sosok yang kekanak-kanakan.

4.      Pasangan selalu mengandalkan diri anda

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, orang yang dewasa adalah mereka yang mampu melakukan pekerjaan atau menyelesaikan masalah secara mandiri. Mereka akan berusaha keras tanpa menyusahkan orang lain.

Hal ini akan berbeda pada orang yang bersikap kekanak-kanakan, umumnya mereka lebih membutuhkan dan mengandalkan orang lain, khususnya orang-orang terdekatnya (pasangan) dalam menyelesaikan atau mengerjakan sesuatu meskipun itu hal yang bisa dilakukan sendiri.

Bila pasangan anda tak dapat menyelesaikan sesuatu dengan benar, dan andalah yang harus menyelesaikannya. Anda yang selalu mengingatkan apa saja yang ia butuhkan. Maka ada baiknya anda mempertimbangkan kelangsungan hubungan tersebut.

Menghadapi pasangan yang kekanak-kanakan tentu bukan hal yang mudah. Perlu kesabaran yang ekstra, namun tak ada salahnya anda membicarakan hal ini dengan pasangan secara baik-baik. Namun jika hal ini tak memberikan perubahan apa pun, maka biarkan pasangan mendapatkan konsekuensi dari sikapnya tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Siapa yang ingat kapan pertama kali berkencan dengan pasangan? kapan anda dan pasangan sama-sama mengakui perasaan dan akhirnya berpacaran? Dan kapan anda berdua akhirnya menikah? Semua momen tersebut rasanya sangat penting sekali dan perlu diingat dalam memori masing-masing. Tak jarang untuk mengenang masa itu kembali tak jarang banyak pasangan yang merayakan momen tersebut setiap tahunnya.Merayakan Anniversary Bersama Pasangan, Apakah Diperlukan?

Mungkin kita telah akrab dengan istilah ‘Anniversary’ merupakan perayaan yang dilakukan kedua pasangan untuk hari jadian atau pernikahan mereka. Ternyata merayakan ‘Anniversary’ dapat berpengaruh positif pada sebuah hubungan salah satunya dapat memperkuat ikatan anda dengan pasangan sehingga hubungan pun akan lebih sehat. Bahkan saat masalah yang sedang dihadapi dapat mengilang jika anda berdua sama-sama memperingati ‘Anniversary’.

Dalam pernikahan, merayakan ‘Anniversary’ menandakan jika anda berdua memperingati bersatunya dua keluarga dengan latar belakang yang berbeda. Maka dari itu perayaan hari jadi menjadi momen yang penting.

Merayakan ‘Anniversary’ untuk mengevaluasi hubungan

Perayaan ‘Anniversary’ bukan hanya memperingati momen berdua saja, namun hal ini dapat anda manfaatkan untuk mengevaluasi hubungan. Bukan hanya itu, momen ‘Anniversary’ juga bisa digunakan untuk melihat berbagai pencapaian yang berhasil di raih dalam hubungan asmaran atau pernikahan pernikahan dalam satu tahun ini.

Dengan demikian anda dan pasangan akan lebih tahu apa yang harus segera diraih dalam waktu terdekat, misalnya 3 tahun lagi anda dan pasangan dapat memiliki mobil atau melunasi cicilan rumah, dan berbagai target lainnya.

Untuk itu, momen seperti ini sangat disayangkan jika anda lewatkan begitu saja.  selain mengenang segudang momen berharga, anda berdua dapat melihat suka duka dan berbagai hal dilalui bersama. Hinngga akhirnya anda dan pasangan mencapai titik ini.

Cara sederhana merayakan ‘Anniversary’ bersama pasangan

Momen ‘Anniversary’ sering kali identik dengan perayaan yang mewah dan menguras dompet. Misalnya pergi ke restoran romantis atau liburan berdua ke suatu tempat. Jika anda telah memahami bertapa pentingnya merayakan ‘Anniversary’ dalam hubungan namun bingung bagaimana cara tepat untuk merayakannya.

Agar anda dapat menikmati momen ini dengan romantis sehingga hubungan anda berdua pun semakin mesra dan langgeng. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk merayakan ‘Anniversary’ antara lain:

  • Mengajak pasangan berkencan dan makan malam berdua di tempat pertama kalinya anda berdua bertemu atau berkencan
  • Melakukan sesi pemotretan yang mengisahkan bagaimana awal hubungan hingga bertahan sampai saat ini
  • Membuat daftar lagu yang disukai oleh pasangan atau lagu yang mengingatkan hubungan anda berdua, jika perlu jangan ragu untuk menyanyi bersama sambil bermain alat musik
  • Saling bertukar hadiah dengan pasangan

Perayaan ‘Anniversary’ memang dapat membuat hubungan anda dan pasangan menjadi lebih menarik, bahkan hubungan yang awalnya merenggang dapat kembali erat jika kedua pasangan mengingat dan saling mengucapkan hari jadi mereka. Terkadang dengan merayakan ‘Anniversary’merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengenang lagi perjuangan cinta dan momen membahagiakan berdua.

Maka dari itu, jangan berpikir jika memperingati hari jadi adalah hal yang kekanak-kanakan karena ada banyak manfaat yang dapat dirasakan kedua pasangan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Saat dibuai gejolak asmara, rasanya anda ingin melakukan segala hal dengna pasangan. Karena melakukan aktivitas berdua akan terasa menyenangkan, sehingga tak jarang banyak orang yang memprioritaskan hubungan asmara mereka dibanding segalanya.Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangan? Apakah Itu Baik Untuk Diri Anda?

Sampai-sampai banyak orang yang rela mengubah dirinya menjadi sosok yang diinginkan pasangan, baik itu secara penampilan maupun sikap. Mengubah diri memang sah-sah saja apalagi jika itu mengarahkan anda menjadi pribadi yang lebih baik, namun sebaiknya jangan didasari oleh keinginan pasangan. karena apa yang diharapkan pasangan belum tentu terbaik untuk anda. Lalu apakah mengubah diri demi pasangan itu baik? Dan apa alasannya?

Mengapa orang rela mengubah diri demi pasangan?

Seorang psikolog hubungan yang berasal dari Washington DC bernama Rebekah Montgomery berpendapat, dibandingkan pria ternyata wanita cenderung lebih sering mengubah dirinya demi sang pasangan. Ia berpendapat, wanita biasanya merasa memiliki tanggung jawab lebih saat sedang menjalani sebuah hubungan. Hal inilah yang kemudian, membuat mereka merasa perlu beradaptasi dengan pasangannya.

Kemauan agar dapat menjadi kekasih atau istri yang baik membuat wanita berusaha untuk mengubah dirinya agar pasangan dapat menerima dan mencintainya. Padahal mungkin mereka sendiri merasa kurang klik dengan perubahan yang dilakukan.

Selain itu, seorang profesor psikologi lainnya dari Northwestern University, Chicago bernama Eli Finkel menjelaskan, setiap orang yang ada dalam hidup kita memiliki pengaruhnya sendiri. pasangan anda pun termasuk dalam orang yang memiliki pengaruh sangat kuat dalam kehidupan anda. Pengaruh ini bisa berdampak baik, namun juga berdampak buruk tergantung dari bagaimana pasangan anda. Saat seseorang berusaha mengubah dirinya demi pasangan, bisa jadi ia ingin menjadi sosok yang ideal sesuai apa yang diharapkan pasangannya. Dengan demikian, diharapkan jika pasangannya akan mencintainya dan tidak akan berpaling dengan orang lain.

Rasa tidak aman seperti inilah yang membuat mengapa banyak orang relah mengubah dirinya demi sang kekasih. Dalam situs Doquesne University, kondisi ini dikenal dengan ‘efek Pygmalion.’ Efek pygmolion ini merupakan kondisi seseorang yang berusaha bertindak sesuai dengan harapan orang lain. Yang itu artinya pasangan anda.

Jika pasangan terus menuntut anda untuk berubah

Mencintai pasangan boleh-boleh saja, namun jangan sampai cinta itu membuat anda merasa buta dan lupa dengan diri sendiri. mencintai diri sendiri bisa dimulai dari dengan menolak hal-hal yang membuat anda merasa tidak nyaman. Termasuk menolak untuk berubah demi pasangan, apalagi jika anda sendiri tidak menginginkan hal itu.

Jika pasangan meminta anda melakukan sesuatu namun anda merasa keberatan akan hal itu, maka cobalah untuk mengatakannya dengan baik. Sampaikan apa yang ada dalam hati ini mengenai berbagai permintaan pasangan yang memberatkan diri anda. Apabila pasangan menghargai, tentu ia akan memahami anda dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukan selama ini.

Namun jika pasangan merasa tersinggung dan marah pada anda, maka cobalah pertimbangkan kembali apakah bisa melanjutkan hubungan yang seperti ini? apakah anda mampu bertahan dengan menuruti semua perminataan pasangan? Jika anda ingin berubah, maka hal ini harus didasari oleh keinginan sendiri bukan orang lain. Karena hanya anda yang tahu mana yang baik dan bukan untuk diri sendiri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!