Posts

Cara Agar Membuat Pasangan Merasa Jika Dirinya Spesial Bagi Anda

Cara Agar Membuat Pasangan Merasa Jika Dirinya Spesial Bagi Anda

Cara Agar Membuat Pasangan Merasa Jika Dirinya Spesial Bagi AndaCara Agar Membuat Pasangan Merasa Jika Dirinya Spesial Bagi Anda

Setiap orang tentu ingin diperlakukan secara istimewa termasuk pasangan anda. Tentu setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk menunjukkan jika pasanagn adalah orang yang spesial baginya. Dengan menunjukkan kasih sayang dan cinta anda tentu hubungan yang terjalin akan semakin kuat dan lebih langgeng. Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara membuat pasangan agar ia merasa spesial? Simak penjelasannya berikut ini.

Apakah perlu menunjukan betapa spesialnya pasangan?

Adanya ungkapan spesial dari pasangan menandalam jika terdapat kekaguman dan rasa cinta yang anda miliki terhadap pasangan. dikutip dari Kids Health fo Teen, salah satu ciri hubungan yang sehat adalah saling menghargai satu sama lain. Hal ini menunjukan pada pasangan jika ia sosok yang spesial merupakan tanda hubungan yang sehat.

Menghargai berarti anda memahami perasaannya dan menghargai apa yang pasangan inginkan, dengan begitu tentu anda dapat menunjukkan jika pasangan adalah sosok yang istimewa. Munculnya rasa spesial atau istimewa dalam hati pasangan tentu memberikan nilai lebih dalam hubungan asmara anda. Sehingga hubungan bisa lebih awet dan langgeng.

Cara menunjukan jika pasangan adalah orang yang spesial

Menunjukan jika pasangan orang yang spesial bukan berarti anda harus memberikan hadiah padanya. Anda dapat menunjukkannya dengan beberapa hal yang terkadang sepele namun berkesan, simak beberapa tipsnya di bawah ini.

1.      Gunakan ‘the five love languages’

Istilah ‘the five love languages’  adalah sebuah judul buku yang dikarang oleh Dr. Gary Chapman. Dalam bukunya ia menyebutkan jika membuat pasangan merasa spesial dapat dilakukan dengan bahasa cinta setiap pasangan antara lain:

  • Kata-kata atau pujian, misalnya ucapkan terima kasih, aku mencintaimu, kamu terlihat sungguh tampan atau cantik hari ini, dan kata-kata lainnya.
  • Quality time dengan pasangan, gunakan waktu luang anda untuk lebih mengenal pasangan satu sama lain.
  • Adanya kontak fisik, agar lebih intim anda bisa memulainya dengna bergandengan tangan, pelukan, mengusap, atau memainkan rambut.
  • Memberikan hadian pada pasangan untuk menunjukan rasa cinta
  • Lakukan hal yang membuat pasangan senang misalnya membantunya mengerjakan tugas rumah tangga.

Kenali bahasa cinta pasangan anda, lalu cobalah bertindak sesuai dengan bahasa cinta yang ia miliki.

2.      Menjadi sosok yang terus mendukungnya

Bukan hanya hadiah yang dibutuhkan oleh pasangan, anda bisa membuatnya merasa spesial dengan selalu berada disampingnya. Bukan hanya saat mengarungi suka dan duka saja, anda juga mendukungnya untuk mencapai apa yang pasangan inginkan.

Adanya diri anda sebagai sosok pendukung, tentu menjadi penyemangat dan tempat bersandar di kala lelah. Sebuah studi yang dimuat dalam American Psychological Assosiation mengungkapkan jika orang-orang yang menerima dukungan dari pasangannya mengaku bahwa mereka lebih puas dengna hubungan yang dijalani.

3.      Jalin komunikasi

Menjalin komunikasi dengan baik juga dapat menjadi tanda jika dia adalah seseorang yang spesial misalnya melalui pesan teks, telpon, hingga videocall. Meskipun kedengarannya sepele namun mengirim pesan kepada pasangan baik itu memberi kabar, mengingatkan sesuatu, ataupun mengutarakan perasaan dapat menunjukan jika anda peduli terhadap pasangan.

Perhatian dan kepedulian itulah yang membuat pasangan terkesan dan menganggap dirinya sebagai orang yang spesial.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Anda Terpaksa Menjalani Long Distance Marriage

Saat Anda Terpaksa Menjalani Long Distance Marriage

Saat Anda Terpaksa Menjalani Long Distance MarriageSaat Anda Terpaksa Menjalani Long Distance Marriage

Tak banyak orang yang menginginkan jika harus dipisahkan dengan pasangan resminya dengan jarak yang jauh. Kebanyakan orang memiliki merelakan karir yang telah dibangun dan mengikuti pasangannya. Namun ada pula yang memilih tetap bertahan dalam jarak jauh dan menjalani long distance marrige. Tentunya menjalani long distance marriage memiliki tantangan tersendiri. Bahkan bisa dibilang lebih sulit dibandingkan Long distance relationship. Tentu untuk menjaga pernikahan tetap harmonis meskipun ada jarak yang jauh bukanlah hal yang mudah, namun anda bisa beberapa cara di bawah ini.

1.      Pasangan fotomu dan pasangan di tempat yang mudah anda lihat

Saat anda meletakan foto bersama pasangan di tempat yang mudah dilihat seperti meja kerja, depan kasur bahkan sosial media, setidaknya ada dua hal esensial yang didapatkan. Pertama anda akan menyadari jika saat ini anda telah memiliki pasangan dan dia akan selalu hadir dalam hidup anda. Kedua, hal ini akan mengurangi godaan baik dalam diri sendiri maupun orang lain. Setiap orang yang melihat foto anda akan tahu jika anda telah memiliki pasangan.

Menurut seorang psikoloh klinis bernama Rya Howes mengatakan jika menyimpan foto pasangan tetap dalam pandangan akan menjaga ingatan akan pasangan tetap hidup dan sehat dalam jiwa. Anda membutuhkan lebih banyak foto pernikahan untuk menjaga hubungan batin yang kuat meskipun berjarak jauh.

2.      Jangan terlalu banyak membuat asumsi mengenai pasangan anda

Terkadang anda perlu tau aktivitas yang dilakukan dan dirasakan oleh pasangan, hal ini umumnya dapat dilakukan dengna melihat bahasa tubuh, ekspresi wajah dan lain sebagainya. Namun jika komunikasi anda hanyalah via teks atau melalui telpon mungkin akan susah untuk anda mengetahui hal ini, karena itulah terkadang anda membuat beberapa asumsi soal pasangan.

Anda mungkin bisa menganggap dia marah, cuek, tidak perahatian dan lain-lain. Namun anda tidak dapat pasangan secara langsung. jika anda tidak bisa menahan diri dari asumsi yang dibuat bisa saja hubungan anda dipenuhi dengan pertengkaran.

3.      Jadwalkan kencan dihari tertentu melalui video call

Untuk mengatasi kecurigaan serta asumsi buruk mengenai pasangan, cobalah untuk menjadwalkan video call bersama. Hal ini penting karena anda bisa saling mengecek keadaan masing-masing. Apakah pasangan dalam kondisi yang sehat, semakin kurus, terlihat berantakan,  tidak terawat dan lain-lain. Jadikanlah ini kencan yang spesial untuk anda berdua, anda bisa memulainya dengan mengatakan apa yang dilakukan seharian penuh hingga masalah-masalah yang anda hadapi saat long distance marriage.

4.      Tetap lakukan aktivitas seperti biasanya seperti saat tinggal bersama

Jarak yang terbentang jauh sering membuat anda merasa lingkaran kehidupam yang sama. Misalnya anda terbiasa bangun pagi dan menyiapkan sarapan untuk pasangan. namun saat ini setelah terpisah oleh jarak anda tak bersemangat untuk memasak karena tak ada seseorang yang menemani anda untuk sarapan. Padahal anda tidak harus seperti itu. Anda tetap harus beraktivitas seperti biasanya, namun yang membedakan anda cukup mengingatkan pasangan untuk tidak lupa sarapan dan makan tepat waktu. Jika perlu ingatkan dia untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi dan pantangan apa yang harus ia hindari untuk mencegah kambuhnya penyakit.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Cara Bijak Menghadapi Suami Yang Pengangguran Dan Malas Bekerja

Cara Bijak Menghadapi Suami Yang Pengangguran Dan Malas Bekerja

Cara Bijak Menghadapi Suami Yang Pengangguran Dan Malas BekerjaCara Bijak Menghadapi Suami Yang Pengangguran Dan Malas Bekerja

Memiliki pasangan yang masih menganggur kini bukan lagi sebuah aib, namun jika kondisinya pasangan telah menganggur terlalu lama dan enggan untuk mencari pekerjaan baru. Tentu ini menjadi sebuah masalah dalam pernikahan anda. Apalagi jika pernikahan anda telah memiliki anak tentu pengeluaran rumah tangga kini semakin besar. Saat suami tak segera beranjak untuk mencari pekerjaan baru sedangkan pengeluaran terus bertambah besar, maka anda wajib bertindak dan mengingatkannya.

Namun tentu ini bukanlah hal yang mudah dilakukan. Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan antara lain.

Cara menghadapi suami yang sedang menganggur

Kehidupan ini memang ibarat sebuah roda yang berputas, jika saat ini pasangan menjadi pengangguran karena kehilangan pekerjaannya tentu menjadi pukulan dalam pernikahan anda.

Menganggur sementara waktu sebenarnya boleh-boleh saja. akan tetapi berbeda cerita jika suami terlalu lama menganggur tanpa usaha mencari pekerjaan yang baru. Jika kondisi anda saat ini seperti itu maka cobalah untuk melakukan beberapa tips berikut ini:

1.      Komunikasikan apa yang selama ini anda pendam

Langkah pertama yang dapat anda lakukan untuk menghadapi pasangan yang terlalu lama menganggur adalah ajak ia berbicara, menghindar untuk tidak berbicara dengannya justru tak akan menyelesaikan masalah. Utarakan apa yang selama ini anda pendam dan masalah utama dalam pernikahan anda setelah ia menganggur. Misalnya, anda dapat menyampaikan jika kebutuhan rumah tangga semakin banyak dan tagihan pun juga menumpuk. Katakan juga bagaimana membayar uang sekolah anak sementara saldo tabungan anda semakin menipis.

Apa pun masalah anda, cobalah komunikasikan kondisi yang terjadi saat ini dengan jelas pada pasangan dengan intonasi yang tegas namun tetap lembut. Ceritakan masalah apa yang mungkin tidak ia ketahui selama ini. jika selama ini andalah yang tahu keuangan rumah tangga maka jelaskan secara detail kondisi keuangan saat ini.

Bisa jadi alasan mengapa suami menganggur dan tak lekas mencari pekerjaan baru karena tidak tahu kondisi keuangan rumah tangga. Atau mungkin saja ia menganggap jika uang tabungan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan. Bisa jadi setelah anda menjelaskannya pasangan akan segera mencari pekerjaan yang baru.

2.      Tetapkan target bersama

Tentu anda dan suami memiliki target masing-masing, namun ada baiknya anda berdua memiliki target bersama yang harus dicapai dalam bentuk materi. Misalnya 5 tahun setelah pernikahan anda memiliki aset tertentu misalnya rumah, mobil, atau jumlah tabungan.

Untuk mencapai itu anda dan suami harus bekerja keras dan mengelola pendapatan bulanan dengan baik. Jika suami masih mengangggur mencapai hal tersebut tak mudah diraih. Cobalah ingatkan kembali suami mengenai target sebelumnya. Agar dapat memotivasi dirinya mencari pekerjaan baru.

3.      Tawarkan bantuan pada pasangan

Mungkin setelah menganggur cukup lamasuami merasa malas dan bingun harus memulai dari mana. Jika hal ini menjadi masalahnya, cobalah untuk menawarkan bantuan. Anda bisa membantunya mencari lowongan pekerjaan yang cocok. Jika perlu anda bisa menemaninya melamar pekerjaan di berbagai situs website, dibanding hanya menyuruh namun tidak segera dilakukan. Cara ini terbilang cukup efektif karena anda rutun mendorong pasangan secara langsung dalam bentuk tindakan bukan sekadar omongan belaka.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Sering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan BelanjaSering Membeli Barang Yang Sama Atau Melebihi Budget, Tanda Pasangan Kecanduan Belanja

Belanja adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan baik laki-laki maupun perempuan. Namun umumnya berbelanja selalu identik dengan hobi para wanita, tak heran terkadang banyak lelaki yang mengeluhkan menemani pasangannya saat sedang berbelanja.

Tanda pasangan kecanduan belanja

Terkadang beberapa wanita menggunakan berbelanja untuk melepaskan diri dari bebanmasalah yang dihadapi. Bukannya menyelesaikan masalah bentuk pelampiasan seperti ini justru akan menambah masalah baru, mulai dari masalah finansial hingga bertengkar dengan pasangan. pembelian secara impulsif hingga membuat pengeluaran membengkat tentu akan menjadi masalah baru dalam hubungan. Bahkan banyak suami yang tidak berani menegur perilaku ini.

Ada banyak tanda yang menunjukkan jika istri terobsesi dengan belanja, dikutip dari herbeauty.co berikut ini merupakan tanda-tanda antara lain:

1.      Belanja menjadi satu-satunya cara penghilang stres

Saat menghadapi masalah entah mengenai pernikahan atau lainnya, satu-satunya cara yang membuat istri bersemangat kembali adalah berbelanja. Jika pasangan anda melakukan hal ini maka tandanya dia kecanduan belanja.

2.      Pasangan sering membeli barang secara impulsif

Pembelian impulsif tetu berbahaya karena ini akan membuat seseorang kehilangan kendali jika ini sering terjadi maka belanja akan mengontrol dirinya sendiri.

3.      Suasana hati berubah menjadi negatif saat pasangan tidak dapat berbelanja

Jika pasangan kecanduan belanja, maka ia akan mengalami perubahan mood yang buruk misalnya kesal, cemas, atau frustasi saat tidak mendapatkan barang-barang baru.

4.      Merasa kesal setiap kali anda mengingatkan kebiasaan belanja yang buruk

Pasangan menjadi sensitif dan kasar terhadap kritikan yang berkaitan dengan kebiasaan belanjanya. Meskipun bertujuan baik namun anda pasangan tidak dapat menerimanya.

5.      Terlalu banyak membeli barang obsesif

Pasangan selalu menemukan berbagai alasan untuk membeli hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhan. Ini adalah tanda jika ia seorang shopaholic.

6.      Sering membeli barang yang sama

Banyak orang yang kecanduan belanja membeli beberapa barang yang sama secara model maupun motif, namun berbeda merk.

Mengatasi pasangan yang kecanduan belanja

Tentu anda pasti merasa pusing bagaimana cara tepat untuk menghadapi kebiasaan buruk pasangan ini, mungkin sering kali anda dan pasangan bertengkar, namun kebiasaan buruk ini juga tidak bisa dihentikan oleh pasangan. untuk itu simak pembahasannya di bawah ini:

1.      Bicarakan permasalahan

Terkadang berbicang secara terbuka dapat membuat pasangan sadar akan kebiasaan buruknya. Ada baiknya anda menghindari kalimat yang menghakimi dan kata-kata kasar, usahakan tetap tenang. Fokuslah pada solusi bukan masalah yang terjadi.

2.      Tinjau kembali tagihan bulan sebelumnya

Dengan menunjukan tagihan bulan lalu dapat menyadarkan pasangan jika kebiasaan ini sangat membebani anda. Terkadang pasangan tidak menyadari jika jumlah angka yang keluar selama satu bulan merupakan jumlah yang cukup besar. Mungkin bila dilihat harga satu barang yang dibeli termasuk murah, namun karena jumlah pembelian yang banyak pengeluaran rumah tangga jadi membengkak.

3.      Buatlah perencanaan keuangan

Cara efektif yang bisa anda lakukan untuk mengubah mindset pasangan adalah dengan membuat perencanaan keuangan dalam jangka waktu yang lama. Buatlah perencanaan keuangan secara detail sehingga pasangan anda dapat melihat berapa proyeksi biaya yang dibutuhkan dalam hangka panjang. Jika pasangan melihat besarnya biaya yang dibutuhkan mungkin ia akan menyadari untuk tidak menghamburkan uang lagi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Merasa Dilema Memilih Berkarir Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga Saja?

Merasa Dilema Memilih Berkarir Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga Saja?

Merasa Dilema Memilih Berkarir Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga Saja?Merasa Dilema Memilih Berkarir Atau Menjadi Ibu Rumah Tangga Saja?

Saat ini banyak orang yang tidak mempermasalahkan gender dalam beberapa aspek kehidupan, namun pada kenyataannya masih ada segelintir pembicaraan siapa yang harus diutamakan. Apalagi jika ini mengenai peluang wanita yang telah membina rumah tangga untuk dapat berkarir seperti pasangannya. Pada kenyataannya baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan yang tinggi dan kemudian melanjukannya di jenjang karir. Umumnya kalangan prialah yang diharuskan untuk berkarir mengingat perannya sebagai pencari nafkah, sedangkan wanita harus membuat keputusan yang disetujui oleh sang suami setelah ia menikah ataupun memiliki anak.

Terkadang banyak wanita yang merasa dilema antara menjadi ibu rumah tangga atau melanjutkan karirnya. Kedua pilihan tersebut tentu memiliki konsekuensinya masing-masing. Perlu adanya perencanaan dan pertimbangan bersama pasangan. untuk itu berikut ini ada beberapa hal yang bisa anda pertimbangkan antara lain:

1.      Tujuan anda berkarir

Tentukan tujuan apa yang ada inginkan, jika tujuan anda adalah untuk mendapatkan penghasilan tambahan, maka berkarir adalah salah satu cara efektif untuk menstabilkan keuangan rumah tangga. Cobalah pertimbangkan dulu potensi penghasilan yang anda dapatkan dengan tenaga dan waktu yang anda keluarkan selama bekerja.

Akan lebih baik anda bekerja dimana anda masih memiliki waktu untuk melakukan tugas harian sebagai ibu rumah tangga. Misalnya menyiapkan sarapan untuk anak dan suami, dan tugas-tugas lainnya.

Namun jika tujuan anda lebih pada idealisme mengembangkan potensi atau meraih impian, maka ada baiknya anda hati-hati karena bisa saja anda menjadi terobsesi dan tugas utama anda sebagai ibu rumah tangga pun tidak terpenuhi.

2.      Kepala keluarga

Akan ada dampak psikologis yang dialami oleh seorang wanita yang berkarir apalagi memiliki penghasilan yang lebih suami, yakni adanya dua dominasi kekuasaan dalam keluarga. Hal inilah yang menjadi potensi perceraian. Apalagi hadirnya anak dalam pernikahan dapat memperparah kondisi hubungan anda. Karena tidak ada pembagian tanggung jawab yang jelas dan dilakukan secara konsisten.

3.      Waktu

Salah satu kesulitan yang mungkin akan anda hadapi saat berkarir adalah membagi waktu. Kesibukan Ayah dan Ibu yang menghabiskan waktunya di kantor terkadang membuat anda terabaikan.

Cobalah pikirkan siapa yang akan menemani anak anda belajar? Siapa yang akan belanja bulanan? Siapa yang akan menyiapkan makan malam? Pertanyaan tersebut bisa jadi akan terus-menerus anda pertanyakan dalam diri sendiri.

Tidak hanya itu, tekadang sulit bagi anda untuk menentukan liburan keluarga, karena baik anda maupun pasangan harus menyesuikan cuti. Mungkin saja anda atau pasangan harus mengalah untuk menghindari terjadinya konflik.

4.      Rekan kerja

Seorang wanita yang bekerja tentu akan menemui rekan kerja yang lain baik itu sesama maupun lawan jenis. Interaksi akan sering terjadi tak hanya di dalam kantor namun juga di luar kantor.

Umumnya, akan muncul sabahat baru yang membuat anda merasa senang karena mendapatkan suasana baru. Menyeimbangkan antara pekerjaan, sosialisasi dengan rekan kerja di kantor, dan keluarga akan membantu anda dalam mengantisipasi masalah. Untuk itu tetap prioritaskan bersama pasangan. apalagi jika pasangan anda tipekal orang yang mudah cemburu, sebaiknya anda harus berhati-hati untuk tidak melanggar batasan yang nantinya memicu sebuah konflik.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mencari Waktu Yang Tepat Untuk Menjalin Hubungan Baru Seusai Perceraian

Mencari Waktu Yang Tepat Untuk Menjalin Hubungan Baru Seusai Perceraian

Mencari Waktu Yang Tepat Untuk Menjalin Hubungan Baru Seusai PerceraianMencari Waktu Yang Tepat Untuk Menjalin Hubungan Baru Seusai Perceraian

Sebagian orang mungkin merasa sulit untuk memulai hubungan baru setelah bercerai dari mantan suami atau istrinya. Banyak hal yang mereka pertimbangkan mulai dari anak, masih ada perasaan sayang dengan mantan pasangan, atau berbagai hal lain yang menjanggal hatinya seperti rasa trauma akan kegagalan pernikahan menjadi hambatan bagi mereka untuk memulai kehidupan baru. Meskipun demikian percayalah akan ada saatnya anda untuk sembuh dari luka perceraian dan memulai hubungan baru. Namun, yang menjadi pertanyaan bagaimana kita tahu jika diri sendiri telah siap untuk memulai hubungan baru kembali?

Saatnya memulai hubungan baru setelah perceraian

Sangat penting bagi anda untuk memahami jika proses mencari hubungan baru setelah bercerai satu orang dengan orang lain tentu berbeda. Beberapa orang mungkin lebih cepat memulai kencan dengan pasangan barunya. Namun belum tentu semua orang mengalami hal yang sama, tak sedikit orang yang membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk meyakinkan dirinya jika ia siap untuk memulai hubungan baru kembali.

Yang harus anda perhatikan pertama kali ialah emosi diri anda sendiri. cobalah tanyakan pada diri sendiri mengapa anda ingin memulai bekencan, apabila alasannya hanya untuk mengobati luka setelah bercerai maka tundalah terlebih dahulu. Sebaiknya biarkan perasaan anda netral sebelum memulai menjalin hubungan baru dengan orang lain.

Bagaimana cara anda mengetahui siap atau tidak untuk menjalin hubungan baru?

Tentu tidak mudah untuk mengetahui apakah anda sudah siap atau tidak untuk menjalani hubungan baru dengan orang lain. Namun cobalah pahami beberapa poin di bawah ini:

1.      Pikirkan apa yang anda inginkan untuk saat ini dan kemudian hari

Mengetahui apa yang anda inginkan untuk melanjutkan hidup yang baru adalah tanda jika anda siap. Misalnya mungkin hubungan berikutnya anda ingin mendapatkan kepribadian baru dari pasangan anda. Atau anda ingin menemukan seseorang dengan karateristik yang serupa dengan anda. Adabaiknya buatlah list berisi hal apa yang diinginkan, dan pastikan untuk membuat prosesnya menyenangkan. Apabila anda telah memutuskan semuanya, barulah anda siak dan yakin untuk menjalin hubungan baru dengan orang lain.

2.      Pastikan jika perasaan anda sudah netral dari mantan pasangan anda

Penting untuk memastikan perasaan yang dirasakan saat ini, terutama perasaan anda mengenai mantan pasangan. bisa saja, anda masih memiliki sedikit perasaan cinta dan kepedulian terhadap mantan pasangan. jika anda masih memikirkan sang mantan pasangan itu artinya kondisi anda saat ini sedang tidak baik untuk menjalin hubungan yang baru.

Lebih baik jangan memaksakan diri untuk membuktikan apa pun pada mantan pasangan anda, karena hal ini tidak akan berakhir baik bagi diri anda.

3.      Anda mulai menjalain aktivitas seperti biasanya

Setelah bercerai mungkin saja, aktivitas anda sehari-hari sedikit terganggu. Hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk memastikan apakan anda siap atau tidak untuk memulai hubungan baru dengan orang lain. Cobalah rasakan apa yang ada di dalam diri anda, apakah anda merasa sudah nyaman untuk kembali mengerjakan rutinitas seperti sebelumnya. Apakah anda telah produktif kembali. Jika anda telah merasakan semua hal itu, sepertinya anda telah move on dan siap merajut hubungan baru.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Hal Yang Perlu Dilakukan Jika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Ia Marah

Hal Yang Perlu Dilakukan Jika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Ia Marah

Hal Yang Perlu Dilakukan Jika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Ia MarahHal Yang Perlu Dilakukan Jika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Ia Marah

Apakah pasangan anda tipikal orang yang setiap kali malah akan menjadi orang yang diam dalam seribu bahasa? Di satu sisi mungkin anda merasa lega karena tak perlu mendengarkan omelannya yang terkadang tidak enak didengar. Akan tetapi di sisi lain lama kelamaan anda bingung bagaimana menghadapi pasangan yang diam setiap kali ia marah. Anda mungkin sebal sendiri ketika sudah bebicara panjang lebar, namun apa yang anda katakan hanya angin lalu belaka.

Ada banyak alasan yang membuat pasangan anda memilih untuk diam seribu bahasa saat merasa marah. Bisa karena ia takut akan mengeluarkan kata yang tidak mengenakan, bingung dengan bagaimana ia harus bersikap, atau malas berbicara dengan anda. Apa pun alasan pasangan sebenarnya boleh-boleh saja dia melakukan hal ini, namun yang perlu anda ingat. Jika pasangan telah diam maka cobalah lakukan sesuatu untuk mencairkan suasana.

Ingatlah, jangan sampai anda ikut-ikutan mendiami pasangan, masih ada cara lain yang bisa dilakukan agar dapat meluluhkan hati pasangan saat ia sedang marah antara lain.

1.      Dekati pasangan anda dengan lembut

Pendekatan lembut mungkin akan menjadi salah satu cara efektif untuk memulai sebuah percakapan. Dekatilah pasangan anda dengan pelan-pelan, kemudian coba bicarakan padanya dengan intonasi lembut. Tanyakan padanya apa yang menjadi alasan mengapa ia terus berdiam diri.

Setelah itu, beri tahu jika anda ingin berbicara untuk menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Jangan lupa untuk menyampaikan permintaan maaf kalau memang anda melakukan kesalahan. Jika nantinya pasangan tidak memberikan respon apa pun, maka berilah waktu baginya untuk menenangkan hati terlebih dahulu. Katakan padanya setelah ia merasa lebih tenang, anda akan mengajak pasangan untuk berdiskusi kembali.

2.      Beritahu perasaan yang sebenarny anda rasakan

Saat pasangan sudah marah dan diam selama berjam-jam lamanya, bahkan ada yang sampai berhari-hari. Maka, segeralah sampaikan perasaan anda padanya, katakan jika sikap pasangan yang seperti ini sangat membuat anda merasa sedih dan bingung. Selain itu, hal ini justru membuat anda tidak tahu harus berbuat apa dan akan menunggunya sampai ia mau berbicara.

Apabila anda merasa tidak dapat menyelesaikan masalah dengan cara ini, maka katakan juga sejelas mungkin kepada pasangan. anda pun berhak mengatakan pendapat pada pasangan saat sikapnya ini justru akan membuat hubungan semakin buruk dan renggang. Terus berdiam diri tidak akan menyelesaikan masalah antara pasangan dan anda.

3.      Berikan sedikit waktu bagi pasangan hingga ia sendiri yang menghampiri anda

Terkadang marahnya pasangan bukan disebabkan oleh kesalahan anda, tetapi bisa dikarenakan ia ingin anda menuruti keinginannya. Diam sering kali menjadi senjata yang kemudian diarahkan kepada anda agar mau mengikuti aturannya. Namun jika anda permintaan pasangan tidak masuk akan dan enggan untuk anda lakukan, jangan terlalu diambil pusing. Sesekali anda perlu membiarkan pasangan anda sehingga pasangan dapat melunak dengan sendirinya.

Akan tetapi sebelum itu, anda tetap harus berusaha mengajak pasangan berbicara. Jika pasangan tidak merespon dan bersikeras tetap diam, maka biarkan saja dia sejenak. Lakukan kegiatan seperti biasanya. Jika pasangan adalah suami, maka tetap siapkan segala kebutuhannya. Sikap seperti ini otomatis membuat pasangan mengerti apa yang anda inginkan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

4 Tanda Yang Menunjukan Jika Pasangan Dapat Dipercayai

4 Tanda Yang Menunjukan Jika Pasangan Dapat Dipercayai

4 Tanda Yang Menunjukan Jika Pasangan Dapat Dipercayai4 Tanda Yang Menunjukan Jika Pasangan Dapat Dipercayai

Percaya satu sama lain adalah salah satu kunci dari hubungan asmara. Tanpa adanya kepercayaan maka akan sulit bagi keuda pihak untuk merasa nyaman dan aman selama menjalani kehidupan bersama. Oleh karena itu, menemukan pasangan yang dapat dipercaya menjadi hal penting sebelum anda memutuskan untuk membawanya ke jenjang pernikahan. Untuk mempermudah anda, berikut ini adalah tanda-tanda pasangan yang dapat dipercaya antara lain.

Tanda pasangan anda dapat dipercaya

Mungkin cukup sulit untuk menentukan apakan dia dapat anda percayai atau tidak untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak tips-nya di bawah ini:

1.      Pasangan anda adalah sosok yang terbuka dengan diri anda

Tanda yang paling mudah  anda kenali adalah sikap terbuka dari pasangan. keterbukaan yang dimaksudkan adalah ia benar-benar membagi semua pikirkan dan perasaanya kepada anda, termasuk menceritakan apapun yang terjadi dalam hari-harinya bahkan ia menbicarakan setiap detail yang dialami tanpa sungkan dengan anda.

Berbagi semua pikiran dan perasaan dengan orang lain termasuk pasangan bukan hal yang mudah bagi sebagian besar orang. Ketika pasangan anda melakukan hal itu, maka itu artinya ia pun sepenuhnya mempercayai diri anda. Saat pasangan menaruh kepercayaannya terhadap diri anda, maka anda pun bisa mencoba melakukan hal yang sama kepada pasangan.

2.      Pasangan mau mengkaui kesalahan yang dia buat

Tidak semua orang mampu dan mau mengakui kesalahannya, baik itu hal kecil maupun hal besar. Saat pasangan anda termasuk orang yang mudah ikhlas mau mengakui kesalahannya, serta cepat meminta maaf maka anda patut mengapresiasi. Meskipun kesalahan yang dibuatnya sepele.

Bahkan seorang penasihat kesehatan mental yang berasal dari Amerika Serikat bernama Anies Scgneberger, MA, LMHC mengatakan hal ini dapat menjadi tanda jika pasangan anda dapat dipercaya. Saat seseorang tidak dapat bertanggung jawan atas hal-hal kecil, bisa jadi ia tidak akan mampu bertanggung jawab atas hal besar begitu pulas sebaliknya.

Mengakui kesalahan dan meminta maaf menandakan jika pasangan meminginkan membangun kepercayaan dalamhubungan anda. Oleh karena itu, saat pasangan mengakui kesalahannya anda juga sebaiknya jangan ragu untuk mulai mempercayainya.

3.      Memberikan ruang untuk anda berbicara dengannya

Pasangan yang dapat anda percayai adalah orang yang selalu memberikan ruang bagi anda untuk menyampaikan pendapat atau apa pun yang dirasakan. Ia paham jika sebetulnya ada keluhan yang harus anda keluarkan dan ia akan mendengarkannya. Saat anda sedang melampiaskan kekesalan dan pasangan anda mendengarkannya, itu berarti ia benar-benar menghargai perasaan anda.

Rasa empati seperti ini mungkin terkesan sepel, namun tidak semua orang baik melakukannya dengan baik. Jika pasangan memiliki rasa empati seperti ini, maka anda dapat bersyukur dan percaya dengannya.

Saat pasangan dapat menghargai perasaan anda, maka semestinya ia akan memgang rahasia yang anda miliki sekecil apa pun.

4.      Tidak sungkan memberikan ponsel

Ponsel seseorang sering menyimbolkan privasi. Oleh karena itu, banyak orang yang tidak mengizinkan pasangnnya sendiri untuk mengecek isi ponselnya meskipun mereka telah menikah. Akan tetapi jika pasangan mengizinkan anda untuk membuka dan meminjami ponselnya tanpa ada ketentuan atau syarat apapun maka anda patut merasa senang.

Pasangan yang dapat dipercaya adalah pasangan yang tidak menyembunyikan rahasia dari anda.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Mengadaptasikan Diri Setelah Resmi Menikah Dengan Pasangan

Mengadaptasikan Diri Setelah Resmi Menikah Dengan Pasangan

Mengadaptasikan Diri Setelah Resmi Menikah Dengan PasanganMengadaptasikan Diri Setelah Resmi Menikah Dengan Pasangan

Setelah anda resmi menikah, bukan cuma harus beradaptasi akan hidup anda tak lai sendiri. karena anda telah memiliki patner hidup yang sah dan siap menemani di saat suka dan duka. Dalam budaya Indonesia pernikahan bukan hanya berkaitan antara anda dan pasangan saja, melainkan dengan keluarga pasangan pula.

Untuk itu, setelah anda menikah perlu adanya adaptasi dengan keluarga pasangan. mungkin awalnya akan terasa sangat aneh dan sungkan, namun seiring berjalannya waktu anda dan pasangan akan semakin baik dan dapat hidup bersama dengan seluruh keluarga besar.

Jika anda termasuk orang yang baru saja melangsungkan pernikahan berikut ini ada beberapa hal yang dilakukan untuk beradaptasi dengan keluarga pasangan sekaligus mengendalikan perasaan awkward, antara lain :

1.      Memanggil mertua dengan sebutan ayah dan ibu

Awalnya mungkin anda akan merasa canggung saat harus mengganti sebutan “om, tante” dengan “ayah ibu”. Meskipun terdengar sangat mudah namun ternyata hal ini cukup sulit dilakukan. Muncul perasaan malu-malu saat anda mengetahuo jika akhirnya memiliki dua orang tua. Pada kenyataannya pengalaman ini masih sering terjadi di kalangan pasangan pengantin baru. Biasanya, kecanggunan dan rasa malu-malu tumbuh pada satu atau dua bulan pertama. Setelah itu, lama kelamaan anda akan nyaman memanggil orangtua pasangan dengan sebutan “Ayah Ibu” atau “Mama Papa”.

Tips yang dapat anda lakukan untuk mengatasi perasaan awkward adalah lebih banyak menghabiskan waktu dengan orangtua pasangan agar anda merasakan chemistry dan menghilangkan awkward.

2.      Memanggil suami dengan sebutan mas, akang atau abang

Dalam beberapa keluarga, terkadang terdapat budaya yang mengharuskan sang istri untuk memanggil suaminya dengan sebutan yang menuakan contohnya mas, akang, a’a, atau abang. Untuk itu bagi anda yang barus saja menikah dan tidak terbiasa memanggil pasangan dengan sebutan tersebut. awalnya akan terasa begitu canggung, bahkan anda merasa geli dan tertawa sendiri. akan tetapi, setelah beberapa minggu berlalu, anda akan terbiasa memanggil pasangan dengan sebutan yang menuakan. Jangan khawatir karena tidak ada salahnya jika anda memanggil pasangan seperti itu.

3.      Memasak makanan untuk makan malam bersama keluarga pasangan

Jika anda dan pasangan sudah memutuskan untuk tinggal di rumah keluarga pria, maka akan anda akan mendapatkan tugas baru sebagai istri seperti memasakan makan malam untuk seluruh anggota keluarga termasuk orangtua pasangan anda. Saat ini anda akan sedikit merasa tertantang dengan perbedaan selera makan diri anda dengan keluarga pasangan, mulai dari rasa hingga porsi makanan.  Tak perlu khawatir karena di awal pernikahan, mintalah bantuan ibu mertua untuk memasak bersama, sekaligus mendekatkan hubungan anda dengannya juga.

4.      Berlibur dengan keluarga pasangan

Jika biasanya anda menghabiskan liburan hanya berdua dengan pasangan atau dengan teman-teman. Setelah menikah umumnya banyak orang yang menghabiskan liburannya dengan orangtua. Mulai dari pergi ke mal, berbelanja di supermarket atau bahkan ke luar kota. Setelah menikah dengan pasangan sudah menjadi kewajiban bagi anda dan pasangan untuk merencanakan liburan keluarga bersama orangtua. Agar sama-sama enak, cobalah tanyakan orangtua pasangan anda mengenai tempat apa yang ingin dikunjungi, serta apa yang ingin dilakukan dalam perjalanan tersebut.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

 

 

 

Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Faktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani BerselingkuhFaktor Psikologi Yang Membuat Pasangan Berani Berselingkuh

Perselingkuhan merupakan hal yang sering ditemui sebelumnya, bukan hanya di Indonesia namun juga dibelahan dunia lainnya. Perselingkuhan bahkan ditemukan pada orang-orang zaman Yunani dan Romawi kuno, Eropa pra-industri, Jepang kuno, cinta dan berbagai masyarkat lainnya.

Dikutip dari Psych Central, dalam jajakan pendapat terbesar yang paling komprehensi tahun 1994 lalu, Edward Launan dan timnya menemukan jika 20 persen wanita dan lebih dari 31 persen pria berusia 40 sampai 50 tahun melaporkan pernah terlibat dalam hubungan seksual dengan orang lain selain pasangannya sendiri yang resmi. Selain itu dalam sebuah buku yang berjudul The Chemistry Betwwen Us: Love, Sex and teh Science of Attraction melaporkan jika hampir 30 sampai 40 persen kasus perselingkuhan ternyata terjadi dalam pernikahan, baik itu perempuan maupun laki-laki.

Apa yang membuat seseorang berselingkuh?

Saat ini kita mengetahui beberapa orang yang dapat berselingkuh dari pasangannya, namun terkadang kita bertanya-tanya. Mengapa mereka berani mengamil risiko baik emosional maupun praktis untuk berselingkuh? Beberapa pendapat ahli menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang berani berselingkuh antara lain:

1.      Merasa kurang kepuasan seksual dalam pernikahan, dan hasrat untuk berhubungan seksual tambahan

Nafsu seksual sering kali hanya berumur pendek, dan gairah yang dirasakan seseorang dapat merosot turun dengan cukup cepat. Hal itu biasanya terjadi saat gairah seksual seseorang perlahan mati atau saat anda mengalami masalah emosional yang dengan pasangan. selain itu nafsu seksual juga dapat memudar saat kedua pasangan dalam hubungan perselingkuhan tidak menemukan banyak kesamaan lainnya yang terjadi di luar aktivitas seks.

2.      Merasa kurang puas secara emosinal dalam pernikahan

Keintiman baik itu keintiman fisik maupun emosional adalah salah satu kunci eratnya hubungan pernikahan, namun sayang tak semua pernikahan dapat mencapai hal itu. Saat seseorang tidak menemukan keintiman lahir-batin pada pasangannya tentu dia akan mencari hal lain.

Mencari keintiman emosional sebenarnya sama menariknya saat anda mencari keintiman fisik sebagai penyebab seseorang berselingkuh. Sebagian besar orang yang berselingkuh dengan alasan ini mengaku mereka merasa jika kebutuhan emosionalnya belum terpenuhi oleh pasangan. jenis perselingkuhan seperti ini umumnya tidak hanya melibatkan aktivitas seksual dan pelaku cenderung memilih untuk tetap dalam hubungan platonis ini.

3.      Keinginan untuk memperoleh penghargaan dari orang lain

Saling menghargai tentu menjadi kunci dalam aspek emosional pasangan yang harmonis. Dua orang yang tubuh terpisah secara emosional serta gagal untuk mengakui kebutuhannya dimiliki di dalam hubungan. Dapat menjadi salah satu alasan mengapa seseorang berselingkuh. Bahkan dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Susan Berkowitz pada beberapa suami yang berheni berhubungan seks dengan istrinya, 44 persen mengtaakan mereka merasa marah, dikritik dan tidak dalam pernikahannya. Selain itu peneliti lain bernama M.Gary Neuman, menemukan jika 48 persen pria mengaku tidak puas secara emosional sebagai alasan mereka berselingkuh. Mereka merasa jika tidak dihargai atau diharapkan.

4.      Tak lagi mencintai pasanganya dan telah menemukan cinta yang baru

Karena (baik emosional dan fisik) yang menurun/berkurang keintiman sering menjadi faktor utama yang mengarahkan seseorang untuk berselingkuh

5.      Ingin balas dendam

Saat sebuah hubungan terlanjut dalam kondisi buruk, keinginan untuk melukai pasangan dapat menjadi pemicu perselingkuhan. Sering kali salah satu pihak sengaja melakukan agar pihak lain tersakiti, dan merasakan luka yang sama yang dirasakan sebelumnya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!