Posts

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak PertengkaranHal Yang Harus Dilakukan Saat Pernikahan Anda Berada Dalam Puncak Pertengkaran

Dalam hubungan pernikahan pertengkaran adalah hal yang sering terjadi dan bahkan menjadi makanan sehari-hari bagi kedua pasangan. Saat sedang bertengkar, sering anda beradu mulut dengan pasangan mengenai masalah yang sedang dihadapi baik itu kecil maupun besar. Meskipun itu hal yang wajar, namun sayangnya tidak semua orang mempu mengendalikan emosinya dengan baik selama adu mulut. Jika sudah demikian suasana yang terjadi menjadi semakin rumit.

Jika sudah berada dalam puncak pertengkarang terkadang banyak orang yang merasa canggung dan menjauhkan diri, meskipun masalah berhasil mereda. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mengendalikan emosi saat pertengkaran berlangsung?

Cara mengendalikan emosi saat pertengkaran mulai memuncak dalam pernikahan

Berikut ini ada 3 tips sederhana untuk mengendalikan  emosi saat sedang bertengkar dengan pasangan, simak pembahasan lebih lanjut sebagai berikut ini :

1.      Tarik nafas dalam-dalam

Emosi yang selama ini anda atau pasangan anda pendam dalam-dalam terkadang menjadi sumber pertengkaran dalam pernikahan, terlepas dari apa pun pemicu awalnya. Merurut seorang asisten dosen di Saint Louis Universiti bernama Robert Nicholson mengungkapkan jika Saat anda berada dalam kondisi seperti ini, biasanya tubuh anda akan menegang, napas menjadi terburu-buru, detak jantung anda menjadi tidak beraturan.

Solusi yang tepat untuk anda cioba adalah dengan menarik nafas yang panjang kemudian anda hembuskan dengan perlahan, lakukan hal tersebut sembari menenangkan diri sendiri. meski terdengar ini sepele. Namun cara ini merupakan salah satu terapi untuk mengendalikan emosi, bahkan diyakini jika membuat tubuh anda terasa lebih nyaman dan meredakan gejolak amarah yang meledak-ledak dalam diri anda.

2.      Luangkan waktu untuk menyendiri

Membiarkan diri anda terjebak dalam pertengkaran yang hemat akan berdampak buruk bagi diri anda salah satunya anda akan sulit mengendalikan emosi. Hasilnya aka nada salah satu pihak yang tersakiti karena tanggapan pasangan yang ditunjukan selama bertengkar.

Entah hal itu hanya sekedar adu pendapat, atau menggunakan kontan fisik terhadap pasangan. sebelum terlanjut anda menyesali terhadap perilaku kasar yang anda lakukan. Sebaiknya sudahi pertengkaran dan luangkan waktu sebentar untuk menyendiri.

Menjauhkan diri dari pemicu emosi merupakan tindakan yang akan menenangkan tubuh dan pirikan anda. Anda bisa melakukan jalan-jalan di daerah taman kompleks, mengunjungi kade terfavorit, atau sekadar beristirahat sejenak sambil memenjam mata di kamar. Atau anda bisa memilih cara terbaik untuk mengendalikan emosi versi anda sendiri.

Pikirkan mengenai perasaan pasangan dan hubungan pernikahan anda saat ini. Jangan sampai, anda mementingkan emosi dan akhirnya hubungan anda menjadi semakin buruk. Anda bisa melalukan kegiatan yang membuat mood anda lebih baik. Dengan begitu perhatian anda akan teralihkan dari rasa marah.

3.      Jika tak kunjung berhasil, segera lakukan konsultasi

Meski dianggap sebagai bumbu pelengkap dalam pernikahan, namun tak bisa dipungkiri jika adanya pertengkaran membuat hubungan yang terjalin menjadi tidak sehat. Kedua pasangan  akan saling menyalahan dan mengutamakan egonya masing-masing. Apalagi jika pertengkaran diwarnai oleh kekerasan fisik.

Jika sudah demikian keharmonisan anda dan pasangan akan rusak. Jangan ragu untuk menemi seorang konselor penikahan. Selain membantu menyelesaikan masalah pernikahan, konselor akan membantu anda mengendalikan emosi yang tidak stabil.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Stress adalah salah satu gangguan mental yang disebakan oleh beban pikiran yang berasal dari dalam diri sendiri, pekerjaan, hubungan dengan orang terdekat, ataupun lingkungan sosial. Stress seperti penyakit lainnya yang memiliki beberapa tingkatan mulai dari yang paling rendah hingga berat.

Meskipun stress menjadi salah satu pemicu gangguan mental lain yang lebih berat namun terkadang munculnya stress menjadi salah satu sinyal tubuh jika anda harus bertindak sesuatu. Tindakan yang dimaksud adalah motivasi agar anda melakukan sesuatu untuk menyelesaikan sebuah masalah.Apakah Stress Yang Dialami Istri Disebabkan Oleh Ulah Suami?

Stress dapat dialami siapa saja bukan hanya karyawan di kantor saja. stress terkadang menyerang istri yang berkerja mengurus rumah atau ibu rumah tangga. Sebenarnya banyak faktor yang memicu stress pada wanita, percaya atau tidak sebagian besar stress yang dialami wanita yang menyebabkan gangguan merupakan akibat dari ulah pasangan. persoalan seperti cinta, diselingkuhi, dikhianati dapat mengakibatkan banyak wanita merasa stress berat. Sedangkan ada banyak wanita lain yang memiliki persoalan yang jauh lebih kompleks dan rumit, namun dengan pengelolaan emosi yang baik serta dukungan dari orang terdekat membuat mereka mampu menghadapi masalah tersebut.

Sebenarnya ada beberapa faktor lainyang memicu tingginya  tingkat stress yang dialami oleh wanita, antara lain sebagai berikut :

1.      Adanya peran ganda

Seperti yang telah kita ketahui bersama jika saat ini semakin banyak wanita yang berperan ganda dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi seorang ibu rumah tangga di rumah mereka juga menjadi wanita karier. Kondisi ini yang terkadang menimbulkan kesulitan bagi para istri untuk menyeimbangkan peran mereka di dalam dan luar rumah. Sehingga banyak peran tersebut, yang sering membuat wanita hanya memiliki sedikit waktu untuk mengurus dirinya sendiri. hal itu dikarenakan mereka tak ingin dianggap egois. Tidak ada waktu untuk diri sendiri, adalah pemicu tingkat stress.

2.      Tidak punya kekuatan

Kurangnya kekuatan, terkadang menjadi salah satu faktor stress pada istri. Menurut Cleveland Clinic, wanita sering merasa tak punya kekuatan untuk mengubah kondisi yang dialami. Bahkan sebagian wanita merasa terjebak pada kehidupannya.

Sebagai contoh, sebagian wanita merasa tidak bahagia dengan pernikahannya, namun tak banyak dari mereka yang berani bertindak sesuatu agar merubah. Hal itu dikarenakan rasa takut dengan masalah keuangan. Ini adalah salah satu alasan mengapa wanita sering kali bertahan meskipun hubungan dengan pasangan menjadi buruk.

3.      Hormon

Selama hidup wanita akan mengalami perubahan hormon yang cukup ekstrim. Bukan hanya menjelang masa menstruasi perubahan hormon sering terjadi pada wanita yang hamil atau menopause. Hormon yang kurang seimbangan terkadang menyebabkan perubahan mood dan perasaan kurang nyaman, sehingga memicu stress.

4.      Peristiwa penting dalam hidup

Diambil dari situs kesehatan nonprofil  Helpguide, nomor 1 penyebab stress pada seseorang adalah kematian pasangan. karena umumnya wanita memiliki umur yang cenderung lebih panjang dibandingkan pria, kadang kehilangan orang yang dicintai atau status janda yang disandang saat ini menjadi penyebab kenapa seseorang merasa stress.

5.      Penyebab stress harian

Bagaimana pun salah satu faktor penyebab stress  yang paling sering dialami oleh seseorang adalah kegiatan sehari-hari. Misalnya saja tagihan bulanan, mengurus anak yang mengalami tantrum, bertengkar dengan suami dan lain sebagainya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan4 Tekanan Yang Membuat Anda Depresi Dengan Pernikahan

Pernikahan seharusnya membuat anda dan pasangan merasa bahagia bukan malah sengsara. Ketika anda merasa sangat depresi akan pernikahan, maka artinya anda mulai kehilangan gairah cinta dengan pasangan anda saat ini. tentu anda tidak boleh membiarkan depresi tersebut berlarut-larut, karena hal itu akan memperburuk hubungan anda dengan pasangan.

Anda harus memulai sebuah tindakan dan meninggalkan sesuatu yang memicu terjadinya depresi baik itu seseorang atau pasangan maupun lingkungan. Namun, meninggalkan bukanlah hal yang mudah dan sering sekali berakhir dengan tidak baik. Akibat dari depresi yang disebabkan oleh pernikahan terkadang menimbulkan masalah baru misalnya pertengkaran, perpisahan, hingga tindakan nekad yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Mengapa pernikahan yang seharusnya membahagiakan menjadi menyakitkan bagi sebagaian orang? Mengapa hubungan yang anda jalani saat ini justru membuat anda semakin tertekan? Berikut ini adalah 4 masalah yang menyebabkan anda merasa depresi karena cinta. Simak penjelasannya di bawah ini :

1.      Tekanan dari luar

Dalam kehidupan sehari-hari tentu anda akan banyak berinteraksi dengan orang lain selain pasangan. Bahkan terkadang anda menerima doktrin dari berbagai media mengenai hubungan pernikahan anda. Misalnya saja orangtua yang mengeluh karena anda dan pasangan tak kunjung memiliki anak, atau orang lain yang menilai pernikahan anda sebagai pernikahan yang gagal. Padahal yang sebenarnya anda dan pasangan justru menikmati kehidupan bersama.

Meskipun disampaikan dalam bentuk gurauan biasa, namun siapa yang tidak stress jika sepanjang hari mengalami hal seperti itu. Padahal setiap orang memiliki kriteria sukses dalam kehidupan cinta yang berbeda-beda. Semestinya tak semua orang berhak menentukan sendiri dengan kehidupan pernikahan yang dijalani.

2.      Tekanan ekonomi dan masalah lainnya

Hidup susah mau ngasih makan istri bagaimana? Penghasilan minim bagaimana membiayai anak sekolah? Hubungan anda dengan pasangan sudah berantakan jadi buat apa bertahan?

Pernikahan sering dijadikan penyelesaian masalah ekonomi atau pelarian lain yang mungkin membuat anda terjebak. Namun saat anda menjalaninya justru anda semakin menderita. Perlu dipahami jika dari awal anda memiliki masalah ekonomi dan tidak sanggup bertanggung jawab atas hidup anda sendiri, lalu bagaimana anda bisa membiayai pasangan? ingatlah pernikahan membutuhkan banyak persiapan salah satunya ada kestabilan finansial.

3.      Tekanan dari keluarga

Meskipun anda resmi menikah, namun bukan berarti anda melepaskan diri dari keluarga. Baik itu orangtua kandung atau mertua, saudara ipar, dan kerabat lainnya. Anda terlalu sibuk menyenangkan hati keluarga besar hingga melupakan kesenangan diri anda sendiri. tuntutan dari anggota keluarga memang tidak akan ada habisnya dan membuat anda merasa depresi. Anda harus memahami jika keluarga boleh memberikan saran, namun jangan sampai mereka ikut campur dalam urusan pernikahan anda.

4.      Memiliki pasangan yang tidak tepat

Banyak orang yang bilang jika menikah tak perlu menunggu jatuh cinta. Cinta akan muncul seiring dengan berjalannya waktu. Namun anda harus tahu pasangan hidup anda membuat rasa tidak nyaman justru akan memicu depresi yang lebih serius. Misalnya ketidakcocokan sifat dapat menciptakan konflik berkepanjangan dalam hubungan. Terkadang ada kalanya anda tidak dapat menghadapi kekurangan pasangan keran memang tidak ada kenyamanan karakter baik anda maupun pasangan.

Oleh karena itu alangkah baiknya sebelum memutuskan menikah, kenali lebih dulu pasangan. temukan kecocokan sebelum akhirnya menjalin hubungan yang lebih serius.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai Padam

Dalam sebuah hubungan pasti akan ada masanya baik anda maupun pasangan merasa rendah diri, misalnya saat gagal mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, atau memenangkan sebuah proyek, dan kejadian lainnya. Terkadang sifat malu, dan rendah diri membuat terkadang membuat semangat yang tadinya membara menjadi padam. Sehingga berakibat pada hilangnya rasa percaya diri untuk melakukan sesuatu. Tentu kita tidak ingin pasangan terlalu larut dengan kondisi seperti itu bukan. Lalu bagaimana cara menghadapi pasangan yang kehilangan rasa percaya diri?

Kurangnya rasa percaya diri akan merusak keintiman

3 Cara Mengembalikan Gejolak Pasangan Yang Mulai PadamCobalah untuk memperhatikan apabila pasangan anda menjadi mudah marah atau salah paham karena hal kecil mungkin bisa menjadi tanda jika dia kehilangan rasa percaya diri. mungkin anda tidak tahu jika pasangan sedang menghadapi sebuah masalah sehingga membuatnya tidak percaya diri. mungkin saja ia mendapatkan teguran dari atasannya di kantor, atau gagal mendapatkan promosi jabatan.

Jika kegagalan pasangan dalam karirnya membuat dia tidak percaya diri maka cobalah untuk memberikan semangat dan mengembalikan lagi rasa percaya dirinya. Sebab jika anda terus membiarkannya tentu hal itu akan merusak hubungan intim pernikahan anda.

Bahkan menurut Journal of Personality and Social Psychology, rasa minder ternyata dapat membuat pasangan merasa insecure terhadap percintaannya. Biasanya pasangan akan menjadi pribadi yang mudah tersinggung, emosional, dan berprasangka buruk terhadap diri anda.

Perasaan minder yang dialami oleh pasangan akan menumbuhkan pemikiran yang negatif mengenai hubungan asmara atau diri anda. Jika tidak segera ditangani bisa jadi masalah yang tadinya sepele akan membesar dan keharmonisan rumah tangga anda akan terancam.

Cara menghadapi pasangan yang kehilangan rasa percaya diri

Sebenarnya hanya pasangan adalah yang mampu memperbaiki kondisi yang terjadi. Namun sebagai pasangan anda juga tidak boleh tinggal diam. Dukunglah pasangan anda dengan memberikan kata-kata yang membuatnya bersemangat kembali, jangan mencoba untuk menuntut terlalu banyak padanya. Karena itu akan semakin memperparah hubungan anda. Berikut ini adalah cara yang tepat untuk mengatasi pasangan yang tidak percaya diri :

1.      Jangan marah atau menyalahkan

Dalam kondisi ini mungkin anda akan menjadi serba salah. Mungkin terbesit dalam hati anda untuk memarahi, menyalahkan  bahkan menjauhinya. Namun di sisi lain, anda tahu jika pasangan membutuhkan dukungan anda untuk bangkit. Bagaimanapun kondisi yang terjadi usahakan jangan menyalahkan atau memarahi pasangan atas kegagalan yang terjadi.

Semakin anda memarahi atau menyalahkannya maka pasangan akan semakin rendah diri, dan menimbulkan masalah baru dalam hubungan anda.

2.      Ajak bicara dari hati ke hati

Ingat anda tidak boleh terlalu banyak menuntut pasangan atau memaksanya untuk percaya diri sesegera mungkin. Belajarlah untuk menjadi pendengar yang baik bagi pasangan saat ia ingin menyampaikan keluh kesah. Mungkin anda akan bingung dengan masalah yang dihadapinya namun tetaplah mendengarkan keluh kesah pasangan. karena hal itu akan membuktikanjika anda menghargai dan mendukung apapun yang dilakukan pasangan.

3.      Berikan pujian yang tulus

Memberikan pujian pada pasangan akan membantu dia merasa lebih percaya diri. kata-kata baik yang anda sampaikan akan membuat pasangan merasa dihargai dan merangsang berpikir positif. Katakana pada pasangan jika dia hebat dan telah bekerja keras selama ini.

Selain itu anda juga bisa memberikan pelukan hangat dan tepuk pundak pasangan dengan pelan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Ide Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin MesraIde Quality Time Yang Bisa Dilakukan Agar Pernikahan Semakin Mesra

Salah satu kunci dalam pernikahan tetap langgeng dan mesra adalah komunikasi. Komunikasi memang dapat menciptakan waktu yang berkualitas bagi kedua pasangan. namun terkadang untuk memanfaatkan waktu yang berkualitas atau Quality Time, banyak pasangan yang kehabisan ide. Namun jangan khawatir berikut ini merupakan 3 ide sederhana yang membuat pernikahan anda semakin mesra.

Mengapa quality time itu perlu dalam pernikahan?

Perlu anda pahami terlebih dahulu kenapa quality time itu perlu dilakukan oleh kedua pasangan? itu karena waktu yang saat ini anda lalui adalah sesuatu yang sangat berharga dalam hubungan. Apalagi anda juga tidak ingin bila pernikahan anda hanya bertahan seumur jagung.

Kunci untuk mencapai pernikahan yang bertahan hingga akhir hayat adalah menciptakan dan meningkatkan quality time bersama pasangan. bukan hanya soal banyaknya waktu, namun quality time soal bagaimana anda dapat memahami pasangan begitu pun sebaliknya. Quality time sangat bermanfaat bagi hubungan antara lain mendekatkan kembali hubungan yang mulai renggang, membangun komunikasi, dan meningkatkan keintiman.

Ide untuk meningkatkan quality time bersama pasangan

Meningkatkan kualitas waktu bersama pasangan dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana tak perlu jauh-jauh. Anda bisa memulainya di rumah, berikut ini adalah penjelasannya :

1.      Ajak pasangan untuk memasak bersama

Rencana makan malam akan menjadi salah satu ide terbaik untuk meningkatkan quality time dengan pasangan. namun terkadang makan malam terlalu singkat untuk dinikmati bersama pasangan. agar lebih banyak waktu yang anda habiskan bersama pasangan, cobalah untuk mengajaknya mempersiapkan makan malam bersama.

Namun sebelumnya rencanakanlah waktu yang pas agar anda dan pasangan memang meluangkan waktu untuk masak bersama. Carilah waktu yang tepat dimana baik anda maupun pasangan tidak disibukan atau merasa lelah dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan sebelumnya. Setelah memilih waktu yang tepat, ajaklah pasangan berdiskusi mengenai menu makanan yang akan dibuat nanti.

Manfaatkan waktu berdiskusi untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pasangan, misal saling meminta pendapat atau melempar rayuan dan candaan satu sama lain. Ingat lakukanlah kegiatan ini dengan penuh cinta, mulai dari berbelanja bahan makanan hingga meraciknya. Percayalah cara ini akan membuat keintimanan hubungan anda meningkat.

2.      Laungkan waktu untuk membaca buku dan menonton film bersama

Menciptakan quality time tidak harus dengan cara yang mewah dan menghabiskan banyak uang seperti berlibur atau candle light dinner di restoran mahal.

Anda bisa meningkatkan quality time dengan kegiatan sederhana yang biasanya dilakukan setiap hari seperti membaca buku atau menonton film. Apalagi jika kedua pasangan memiliki hobi yang sama tentu membaca buku akan menjadi hobi yang bermanfaat. Bukan hanya pengetahuan anda dan pasangan saja yang bertambah namun juga keintiman. Anda bisa mengajak pasangan untuk datang ke toko buku, perpustakaan atau pameran buku.

Jangan lupa untuk meluangkan hari libur untuk quality time bersama pasangan, anda bisa mengecek film yang sedang tayang di bioskop. Atau anda bisa menonton film di rumah, agar hubungan anda semakin mesra dekatkan diri anda dengan pasangan. anda bisa memegang tangannya atau duduk bersandar di bahunya.

Meskipun baik anda dan pasangan fokus dengan cerita namun adanya sentuhan fisik akan meningkatkan kehangatan hubungan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah MenikahKenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Kekerasan merupakan tindakan yang sulit untuk ditoleransi baik dilakukan oleh orang yang tidak dikenal, teman, anggota keluarga ataupun pasangan. kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT saat ini bagiakan fenomena yang sering kita temui saat ini. bahkah banyak media yang memberikan kekerasan rumah tangga yang dilakukan oleh masyarakat biasa hingga tokoh publik sekalipun. Kekerasan dalam rumah tangga bukan hanya dialami oleh kedua pasangan saja, kekerasan bisa saja terjadi pada anak, anggota keluarga yang lebih tua atau anggota keluarga lainnya.

KDRT sebenarnya dapat terjadi tanpa menggunakan kontak fisik, banyak orang yang mengira jika bentuk kekerasan dalam rumah tangga berupa memukul, menampar, menendang dan tindakan lainnya yang mempengaruhi fisik korban. Padahal terdapat beberapa jenis kekerasan dalam pernikahan apabila salah satu pihak merasa ketakutan, bersalah, malu dan tertekan atau tersakiti. Kekerasan dalam pernikahan tentu akan mempengaruhi kondisi fisik serta psikologis anda. Namun sayangnya tak banyak orang yang memahami jika dalam pernikahan yang dijalani pasangan telah melakukan tindakan kekerasan. Untuk penjelasan lebih lengkapnya simak di bawah ini.Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan Yang Muncul Setelah Menikah

Apa saja bentuk kekerasan dalam pernikahan?

1.      Kekerasan fisik dan kekerasan dalam pernikahan

Kekerasan fisik tentu akan sangat mudah dikenali karena kerugian yang dialami korban akan mudah dilihat dengan kasat mata. Kekerasan ini ditunjukan untuk melukai atau membahayakan korban dengan menggunakan kekuatan fisik, sehingga korban dapat mengalami luka atau cedera. Namun kekerasan lain yang sering terjadi dalam pernikahan adalah kekerasan seksual. Dimana jika dalam pernikahan anda dipaksa untuk melakukan hubungan seksual yang sebenarnya tidak diinginkan, meskipun terdengar sepele namun sebenarnya hal ini termasuk dalam pemerkosaan dalam rumah tangga. Bukan hanya itu jika pasangan melakukan hubungan seks dengan disertai tindakan agresi dan kekerasan adalah bentuk kekerasan seksual yang terjadi dalam pernikahan. Sering sekali korban kekerasan fisik ataupun seksual mengalami cedera serius bahkan kehilangan nyawa.

2.      Kekerasan emosional

Kekerasan dalam pernikahan lainnya adalah kekerasan emosionla. Walau tidak ada luka fisik, namun kekerasan emosional justru memiliki masalah yang besar. Pelaku kekerasan ini mungkin menggunakan ancaman kekerasan fisik atau mereka melakukan kekerasan verbal seperti berteriak, menyalahkan, hingga mempermalukan anda di depan umum. Kekerasan verbal yang dilakukan pasangan akan membuat anda terlihat bodoh dan tidak berharga. Bahkan pelaku kekerasa ini memiliki kekuasaan sehingga membuat anda tampak lemah dan rendah. Biasanya seorang yang mengalami kekerasan emosional akan mendapatkan intimidasi dari pasangannya, terisolasi dari lingkungan, atau dikendalikan sepenuhnya oleh pasangan.

Lama kelamaan jika terus dibiarkan anda akan merasa jika tidak ada jalan keluar dari hubungan ini dan merasa tidak memiliki harga diri lagi. Dampak paling buruk dari kekerasan emosional adalah korban mencoba bunuh diri.

Cara mengatasi kekerasan dalam pernikahan

Jika anda mendapatkan kekerasan baik fisik maupun emosional jangan ragu untuk berbicara dengan terus terang. Jangan mencoba untuk melawan pasangan anda sendirian, tentu hal itu justru akan semakin membahayakan bagi anda. Cobalah untuk menceritakan kekerasan yang anda alami kepada orang terdekat terlebih dahulu. Dengan begitu mereka akan memberikan dukungan dan solusi untuk anda.

Apabila perilaku pasangan sudah tidak bisa anda kendalikan lagi maka jangan ragu untuk menghubungi dokter, polisi, dan tenaga professional. Bagaimanapun keselamatan anda adalah yang harus diutamakan. Selalu ingat jika anda tidak sendirian! Banyak orang yang bernasib serupa dengan anda, mulailah untuk mengikuti gerakan perempuan yang ada di kota anda baik itu di bawah lembaga pemeritah atau swasta.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Pasangan Anda Adalah Workaholic, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Anda Semakin Dekat

Saat Pasangan Anda Adalah Workaholic, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Anda Semakin Dekat

Saat Pasangan Anda Adalah Workaholic, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Anda Semakin Dekat

Saat Pasangan Anda Adalah Workaholic, Lakukan Hal Ini Agar Hubungan Anda Semakin DekatSuami adalah kepala rumah tangga, dimana segala kebutuhan istri dan anak harus mampu ia cukupi. Untuk memenuhi semua itu tak jarang suami harus bekerja keras mulai dari pagi hingga malam, meskipun hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun terkadang kesibukan yang dilakukan pasangan menyita banyak waktu bagi anda. Sehingga sulit sekali untuk berhubungan atau sekedar mengobrol santai dengan pasangan. banyak kasus yang dikeluhkan oleh istri mengenai pasangan mereka yang Workaholic.

Jika pasangan tidak mengurangi kebiasaannya dan anda tidak melakukan apapun untuk merubah kebiasaan buruk pasangan. maka bisa saja workaholic yang dimiliki pasangan akan memicu konflik yang besar hingga menyebabkan perpisahan.

Cara jitu menjaga hubungan dengan pasangan yang workaholic

Jangan stress dulu bila pasangan memiliki sifat workaholic. Anda beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk menjaga pernikahan anda agar tetap harmonis meskipun pasangan gemar bekerja. Simak penjelasannya di bawah ini :

1.      Bicarakan masalah dengan baik-baik

Walau kebiasaan pasangan yang satu ini sering membuat anda jengkel sendiri, namun anda tetap harus membicarakannya berdua dengan pasangan secara baik-baik. Anda dan pasangan sama mengertinya jika saat ini kondisi pernikahan pernuh tekanan, dan amarah tidak akan membantu anda untuk menyelesaikan masalah.

Dengan nada bicara yang baik, cobalah untuk menyampaikan kepada pasangan mengenai sifat workaholicnya membuat anda cemas. Ingatkan padanya jika aka nada beberapa hal yang telah ia lewatkan karena terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja, seperti bermain dengan anak atau waktu makan malam bersama.

2.      Biarkan pasangan merasakan konsekuensinya

Tanpa perlu menjelaskan panjang lebar dan berulang kali, anda cukup lakukan kegiatan seperti biasanya. Misal tetap menyiapkan menu makan malam pada jam yang sama. Jika pasangan melewatkan jam makan malam, maka biarkan dia merasakan konsekuensinya yakni makanan yang sudah dingin atau habis.

Pasangan yang workaholic biasanya akan sulit untuk diajak berpergian bersama baik dekat maupun jauh. Namun jangan memarahinya, anda masih bisa pergi bersama anak-anak. atau anda bisa menghabiskan waktu bersama dengan anggota keluarga dan teman dekat tanpa menunggu pasangan menyelesaikan pekerjaan.

3.      Habiskan waktu berdua

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan mengalihkan perhatian pasangan dari pekerjaannya. Anda bisa mengajak pasangan untuk berkencan, ini adalah kesempatan untuk meredam tekanan dan stress pekerjaan akibat dari workaholic pasangan. dengan menghabiskan waktu berdua, selain membuat hubungan anda semakin dekat dengan pasangan. anda juga memiliki kesempatan untuk berbicara lebih dalam, katakana sejujurnya mengenai kecemasan yang anda rasakan saat pasangan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja daripada dengan keluarga.

4.      Fokus pada kualitas, bukan kuantitas

Kesibukan bekerja mungkin menjadi penyebab kenapa tak banyak waktu untuk anda dan pasangan bersama. Bamun cobalah fokuskan diri untuk meningkatkan kualitas bukan kuantitas. Saat ada kesempatan anda untuk berdua bersama pasangan, maka lakukanlah hal yang semakin membuat hubungan pernikahan anda menjadi hangat.

Singkirkan pemikiran akan berapa banyak waku yang dapat anda dan pasangan habiskan. Cobalah memfokuskan diri terhadap energi dengan kesempatan tersebut. hingga pada akhirnya tujuan anda bukan lagi mencari kuantitas waktu, melainkan kualitas waktu bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Affair Emosional, Perselingkuhan Tanpa Kontak Fisik! Simak Tanda-Tandanya 1

Affair Emosional, Perselingkuhan Tanpa Kontak Fisik! Simak Tanda-Tandanya

Affair Emosional, Perselingkuhan Tanpa Kontak Fisik! Simak Tanda-Tandanya

Affair Emosional, Perselingkuhan Tanpa Kontak Fisik! Simak Tanda-Tandanya 1

Apakah anda pernah merasa menyayangi orang lain, merasa cocok dan nyaman saat mengobrol Apalagi jika dia merasakan hal yang sama. Anda sering menggoda, berusaha berpenampilan terbaik di depannya, dan menghabiskan waktu luang bersama dia meskipun hanya sekedar makan siang dikantor. Tak ada yang salah dengan seseorang yang sedang jatuh cinta. Namun yang menjadi masalah adalah jika anda sudah memiliki hubungan yang sah dengan pasangan.

Affair emosional yang marak terjadi

Affair Emosional, Perselingkuhan Tanpa Kontak Fisik! Simak Tanda-Tandanya

Mesikpun hanya sekedar mengobrol atau saling mengirim pesan namun jika hal tersebut membuat anda tertarik padany secara emosional tentu akan menjadi sebuah hal yang harus diwaspadai. Apalagi jika pasangan anda tidak mengetahui siapa orang tersebut, entah sekedar rekan kerja, teman waktu masih sekolah, mantan pacar atau justru teman yang dikenal melalui media sosial. Perasaan ketertarikan yang anda rasakan bermula pada sebuah perbincangan yang hangat sebagai seorang teman, namun itu terus berlanjut hingga akhirnya berakhir pada perselingkuhan.

Walaupun tidak ada kontak fisik sekalipun antara anda dan dia, namun secara emosional anda telah terikat. Jangan salah banyak kasus yang membuktikan jika hubungan secara emosional cenderung bertahan cukup lama dibandingkan hubungan yang melibatkan kontak fisik. Kondisi tersebut sering disebut dengan Affair emosional.

Bahkan menurut seorang penulis buku Monogamy Mith bernama Peggy Vuaghan mengungkapkan “Ketidaksetiaan emosional adalah bentuk dimana anda memiliki hubungan emosional dengan lawan jenis yang disembunyikan keberadaannya.”

Dan pada akhirnya pernikahan anda akan ternodai dengan adanya orang ketiga. Kebanyakan orang memang dapat sembuh dari Affair emosional. Namun kebohongan yang dilakukan terhadap pasangan akan sulit untuk dilupakan. Mungkin pasangan akan mencoba memaafkan tindakan anda namun mungkin sulit baginya untuk melupakan kesalah yang telah anda buat. Hal itu tentu memengaruhi hubungan pernikahan anda.

Terkadang banyak pelaku affair emosional yang merasa tidak bersalah atas tindakannya. Maklum saja karena tidak ada kontak fisik atau seks yang dilakukan. Sehingga mereka menganggap jika hubungannya layaknya pertemanan biasa. Padahal anggapan jika hubungan anda sebatas teman hanyalah cara anda untuk mengelak jika sebenarnya anda tertarik dengan orang tersebut.

Tanda jika Affair emosional terjadi dalam hubungan

Banyak orang yang terkadang tak menyadari jika hubungan pertemanan dengan lawan jenisyang dilakukannya sudah pada tahap Affair emosional. Untuk itu berikut ini adalah tanda-tanda yang dapat anda kenali dalam diri sendiri atau pasangan :

  • Terjadi pertemuan dan hubungan yang berlebihan dengan orang yang bersangkutan, baik via online maupun offline.
  • Anda mulai menjauhkan diri dari pasangan secara fisik
  • Selalu terobsesi akan ponsel, sulit bagi anda jauh dari benda tersebut. bahkan anda rutin mengecek notifikasi.
  • Anda berusaha keras meyakinkan pasangan jika hubungan yang dijalani hanyalah sekedar pertemanan biasa.
  • Terjadi perubahan perilaku baik cara bicara maupun cara pandang mengenai pernikahan
  • Anda tidak ingin membahas orang lain dengan pasangan saat sedang berduaan
  • Seseorang yang bersangkutan dengan affair emosional sangat mengetahui betul bagaimana kondisi pernikahan anda dan pasangan.

Mengatasi affair emosional

Affair emosional layaknya masalah pernikahan lainnya, yang dapat diatasi dan diperbaiki namun dengan catatan ada kemauan bagi kedua pasangan untuk memperbaikinya. Jika anda merasa hubungan pertemanan sudah melampaui batas, maka cobalah untuk menjauh dari orang yang terlibat affair emosional dengan anda.

Usahakan untuk tidak menjalin komunikasi dengannya. Jangan mencoba mengangkat telpon atau membalas pesannya. Meskipun hubungan anda sudah terlanjur dekat, namun jika terus anda biarkan maka bisa saja pernikahan anda akan kandas. Jika perlu anda dapat memblokir semua kontak dan akun media yang dimilikinya.

Cara lain yang bisa anda lakukan untuk memulihkan diri dari affair emosional adalah dengan melakukan konsultasi pernikahan. Meskipun terdengar tidak mudah namun dengan niat yang kuat dan konselor yang berkompeten tentu hubungan pernikahan anda akan kembali membaik.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Menjalani Pernikahan LDR Hal Ini Membuat Hubungan Tetap Harmonis

Saat Menjalani Pernikahan LDR Hal Ini Membuat Hubungan Tetap Harmonis

Saat Menjalani Pernikahan LDR Hal Ini Membuat Hubungan Tetap HarmonisSaat Menjalani Pernikahan LDR Hal Ini Membuat Hubungan Tetap Harmonis

Mungkin sebagian dari anda merasa sedih saat berada jauh dengan pasangannya, atau merasa iri dengan pasangan yang sudah menikah dan dapat tinggal serumah. Sedangkan anda dan pasangan harus menjalin hubungan jarak jauh atau Long Distance Relationship (LDR). Bagaimana lagi terkadang tuntutan pekerjaan membuat pasangan terpaksa harus berada di luar kota atau luar negeri sekalipun.

Pekerjaan seperti tentara yang harus menjaga perbatasan Negara, atau seorang pilot yang menerbangkan pesawat ke luar negeri dan masih banyak lagi pekerjaan yang mengharuskan kedua menjalani hubungan LDR. Tentu saja rindu pasti menyelubungi kehidupan baik anda maupun pasangan setiap hari. Namun jangan khawatir, karena masih ada beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk membangun hubungan yang harmonis meskipun sedang LDR. Simak tipsnya di bawah ini :

1.      Anggaplah ini sebagai sebuah kesempatan

Meskipun awalnya berat bagi anda dan pasangan, namun anggaplah ini sebagai kesempatan bagi anda dan pasangan untuk belajar mandiri, namun tetap saling mendukung satu sama lain. Hal itu jauh lebih baik dibandingkan anda memusingkan diri dengan asumsi jika LDR akan merenggangkan hubungan,anda harus percaya pengalaman ini akan mempererat hubungan pernikahan anda. Selain itu dengan LDR anda akan lebih fokus dengan diri sendiri, serta meluangkan waktu bersama anak atau teman-teman.

2.      Hindari komunikasi yang berlebihan

Jika memang pasangan berada jauh dari rada anda, janganlah terlalu takut atau posesif dengannya. Jangan menuntut pasangan untuk sering memberikan kabar atau berkomunikasi selama 8 jam lebih baik anda melakukan aktivitas lain yang bermanfaat. Misal memasak menu baru atau bermain dengan anak. jika anda terlalu berlebihan dalam komunikasi pada akhirnya anda akan kehabisan topik dan lelah dengan obrolan yang berlangsung.

3.      Selalu jujur dan terbuka

Jujur dan keterbukaan adalah kunci dalam hubungan baik itu LDR maupun bukan. Jika anda merasa takut, insecure, atau cemburu maka ungkapkan dan berikan alasan sejelasnya pada pasangan. jika anda memilih untuk menyembunyikan perasaan tersebut, maka hal itu akan membuat anda stress. Untuk itu cobalah buka hati dan biarkan pasangan unuk meyakinkan jika tidak akan ada hal yang perlu ditakuti.

4.      Ketahui jadwal masing-masing

Saat sedang LDR sebaiknya anda wajib tahu kapan jam-jam sibuk pasangan agar anda dapat mengirim pesan atau menelponnya. Catatlah kapan waktunya dia berangkat atau pulang kerja, selain itu anda juga harus tahu kapan tanggal-tanggal penting bagi pasangan misalnya saat mereka melakukan business trip atau presentasi penting dengan klien/atasan. Dengan begitu anda juga dapat memberikan dukungan padanya.

5.      Lakukan kegiatan bersama-sama

Selain mengirim singkat atau menelpon, anda juga bisa memanfaatkan via video call sambil melakukan aktivitas di rumah masing-masing. Atau jika anda dan pasangan menyukai bermain game online, anda dan pasangan bisa bermain game online seperti mobile legend, PUBG, atau game online lainnya. Selain itu anda juga bisa mengirim care package melalui bos, untuk menunjukan sisi romantis dalam hubungan anda.

6.      Selalu memiliki energi positif

Agar hubungan LDR anda tetap baik, maka baik anda maupun pasangan harus memiliki energi positif, hindari perasaan kesepian yang mungkin anda rasakan dalam beberapa waktu. Namun ingatlah bagaimanapun kondisi hubungan anda tetap ada yang bisa disyukuri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Tidak Selalu Kekerasan Dalam Pernikahan Berkaitan Dengan Kontak Fisik

Tidak Selalu Kekerasan Dalam Pernikahan Berkaitan Dengan Kontak Fisik

Tidak Selalu Kekerasan Dalam Pernikahan Berkaitan Dengan Kontak FisikTidak Selalu Kekerasan Dalam Pernikahan Berkaitan Dengan Kontak Fisik

Kekerasan dalam rumah tangga atau yang dikenal dengan KDRT kini semakin marak terjadi, bahkan semakin lama semakin ekstrim diberitakan oleh media. Kekerasan dalam pernikahan selalu berkaitan dengan kekerasan fisik seperti memukul, menampar, menendang ataupun tindakan lainnya. Kekerasan dapat berupa kekerasan verbal dan kekerasan emosional. Baik dalam bentuk apapun kekerasan dalam hubungan pernikahan akan selalu merugikan korban secara fisik maupun psikologis anda. Banyak pelaku kekerasan KDRT yang terpaksa menjadikan kekerasan sebagai solusi satu-satinya. Padahal hal tersebut adalah salah besar, kekerasan yang dilakukan justru akan memperkeruh hubungan pernikahan.

Untuk itu berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya simak artikel berikut ini.

Kekerasan dalam pernikahan

Kekerasan fisik

Kekerasan fisik merupakan bentuk kekerasan yang menggunakan kekuatan fisik dengan tujuan untuk melukai atau membahayakan korban. Kekerasan fisik bukan hanya pemukulan semata, bahkan kekerasan seksual termasuk dalam hal ini. jika anda mengalami kondisi dimana terpaksa melakukan hubungan seks yang tidak diinginkan maka hal itu termasuk dalam kekerasan seksual. Atau ada beberapa kasus hubungan seks yang melibatkan tindakan agresi dan kekerasan.

Kekerasan verbal

Kekerasan verbal tidak hanya berkaitan tentang nada bicara yang tinggi atau salah satu pasangan yang membentak. Kekerasan ini memang tidak memberikan luka yang kasat mata, namun rasa sakit yang dialami korban cenderung lebih lama. Sejumlah penelitian membuktikan kalau korban kekerasan verbal cenderung mengalami trauma psikologis yang serius. Bentuk dari kekerasan verbal bisa berupa merahasiakan sesuatu dari pasangan, membantah, menyangkal, mendominasi percakapan, menuduh dan menyalahkan, meremehkan, memaki atau menghina, mengancam, memerintah, hingga membela diri meskipun terbukti bersalah.

Kekerasan emosional

Kekerasan emosional dalam pernikahan adalah masalah yang cukup besar meskipun tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Pasangan yang menggunakan ancaman kekerasan baik itu fisik maupun verbal akan membuat anda merasa tidak berharga dan bodoh. Jika dalam hubungan pernikahan anda sering mendapatkan perlakuan tidak baik seperti terisolasi, trintimidasi atau mungkin dikendalikan sepenuhnya oleh pasangan adalah tanda jika anda mengalami kekerasan emosional.

Padahal anda harus memahami jika dampak dari kekerasan emosional ini sangatlah buruk, salah satunya adalah korban berencana bunuh diri.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi kekerasan dalam pernikahan?

Tentu saja kekerasan dalam pernikahan tidak boleh dibiarkan begitu saja, bagaimana pun hal itu telah merugikan anda. Meskipun pernikahan didasari oleh rasa cinta, namun ketahuilah tak ada cinta yang saling menyakiti.

1.      Mengenali

Terkadang banyak orang yang menganggap jika kekerasan dalam pernikahan selalu berhubungan dengan kontak fisik. cobalah untuk lebih mengenali bentuk kekerasan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

2.      Tidak membiarkan

Jika pasangan mulai mengancam atau melakukan kekerasan maka jangan biarkan. Semakin anda diam maka semakin bertambah buruk kekerasan yang akan dilakukan. Bicarakan masalah dengan baik-baik bersama pasangan. jika pasangan tidak menerima putuskanlah untuk berpisah.

3.      Mencari dukungan

Kasus kekerasan bukan hanya anda saja yang mengalami, banyak orang yang mengalami hal serupa. Jangan ragu untuk meminta dukungan orang lain entah keluarga, sahabat atau orang lain yang senasib dengan anda. Masalah kekerasan seperti ini tidak mudah untuk dihadapi sendiri.

4.      Minta bantuan profesonal

Jika anda mulai menyalahkan diri sendiri atas kegagalan hubungan pernikahan anda, ada baiknya anda berkonsultasi dengan seorang professional. Karena kondisi psikologis yang semakin tertekan akan memperburuk anda dan berpotensi mengalami gangguan mental berat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!