Tak Selamanya Saling Tertarik Ke Lawan Jenis Berujung Pacaran

Tak Selamanya Saling Tertarik Ke Lawan Jenis Berujung Pacaran

Tak Selamanya Saling Tertarik Ke Lawan Jenis Berujung Pacaran

Pernahkan anda berhubungan dekat dengan lawan jenis, namun tak berakhir pada hubungan asmara? Hal ini bukan menandakan jika anda telah di-‘php’. Sebenarnya ketertarikan priadan wanita ternyata bukan hanya dilandasi oleh keinginan untuk menjadi pasangan kekasih semata. Ada berbagai jenis ketertarikan yang dimiliki, untuk lebih jelasnya anda dapat menyimak pembahasan berikut ini.Tak Selamanya Saling Tertarik Ke Lawan Jenis Berujung Pacaran

Jenis ketertarikan pada pria dan wanita

Rasa tertarik bukan hanya dalam bentuk ingin menjalin hubungan asmara saja. terdapat 5 jenis ketertarikan yang umumnya dialami oleh pria dan wanita antara lain:

1.      Ketertarikan asmara

Ketertarikan asmara merupakan keinginan seseorang untuk menjalin hubungan cinta dengan orang lain. Meskipun melibatkan atau tidak keinginan untuk melakukan interaksi seksual dengan orang tersebut. saat anda menyukai seseorang dan berharap dapat menjadi sepasang kekasih, hal ini dinamakan ketertarikan asmara.

2.      Ketertarikan seksual

Ketertarikan pria dan wanita yang bersifat seksual umumnya sebagai wujud sifat alami makhluk hidup. Ketertarikan ini melibatkan keinginan untuk berinteraksi seksual dengan orang lain. Rasa tertark secara seksual merupakan penyebab munculnya hasrat seseorang untuk melakukan hubungan intim dengan pasangannya.

3.      Ketertarikan fisik

Ketertarikan fisik merupakan keingiinan untuk melakukan interaksi fisik tanpa ada hasrat seksual seseorang. Contohnya anda ingin mencium, bergandengan tangan, memeluk atau menyentuh seseorang yang anda sayangi. Jenis ketertarikan ini tak semalanya berhubungan dengan pasangan saja. namun anda dapat merasakan ketertarikan pada teman atau kerabat.

4.      Ketertarikan emosional

Jenis ketertarikan ini ditandai saat anda ingin terbuka dan terhubung kepada orang lain. Anda merasa nyaman saat berbicara dengannya dengan berbagai topik pembahasan. Ketertarikan secara emosional bukan hanya berhubungan dengan pasangan anda saja, namun bisa dengan sahabat, keluarga atau teman.

5.      Ketertarikan estetik

Rasa tertarik secara estetik muncul saat anda terpikat pada penampilan seseorang tanpa ada unsur asmara ataupun gairah seksual. Ketertarikan ini bukan hanya terjadi dari kalangan pria ke wanita saja. Hal ini juga berlaku pada wanita, setiap orang tentu dapat menarik perhatian anda bukan.

Saat wanita dan pria saling memiliki ketertarikan

Sebenarnya ketertarikan seseorang memiliki tingkatan. Mulai dari tingkatan dasar yakni status dan kondisi kesehatan, kemudian tingkatan emosional, dan pada tingkat puncak adalah tingkatan logika. Entah disadari atau tidak sebenarnya pada tingkatan dasar, status seseorang terbagi ke dalam dua golongan yakni:

  • Status internal: kemampuan, nilai-nilai pribadi, dan rasa percaya diri
  • Status eksternal: pekerjaan, penanda fisik, serta kepemilikan atas sesuatu

Seorang pria ternyata memiliki ketertarikan pada wanita yang memiliki status dan dalam kondisi kesehatan yang baik. Bahkan pria memiliki ketertarikan yang besar terhadap wanita yang bertubuh bugar, dan bukan bertubuh kurus yang selama ini menjadi stigma wanita.

Setalah itu, tingakatan tersebut akan berubah menjadi hubungan emosional. Baik pria ataupun wanita akan menaruh rasa saling percaya, nyaman, dan penasaran. Disnilah seseorang merasakan yang namanya jatuh cinta.

Dan yang terakhir adalah tingakatan logika. Pada tahap ini seseorang akan mempertimbangkan berbagai hal dalam menjalani hubungan asmaranya. Selain itu seseorang akan berusaha menyakinkan dirinya sendiri. apakah benar jika pasangan adalah orang yang tepat, apakah bisa hubungan ini berlanjut ke pernikahan, dan lain sebagainya.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *