Tanda Jika Pasangan Suami Istri Belum Siap Memiliki Momongan

Tanda Jika Pasangan Suami Istri Belum Siap Memiliki Momongan

Tanda Jika Pasangan Suami Istri Belum Siap Memiliki MomonganTanda Jika Pasangan Suami Istri Belum Siap Memiliki Momongan

Setiap pasangan tentu memiliki pendapat berbeda mengenai momongan, ada beberapa yang merasa siap untuk memiliki anak sesegara mungin. Akan tetapi ada pula ynag berpendapat ingin menunda momongan karena belum siap atau alasan lainnya. Memiliki momongan memang perlu beberapa hal yang harus dipertimbangkan, untuk lebih jelasnya berikut ini adalah tanda jika anda dan pasangan belum siap memiliki anak.

Tanda jika kedua pasangan belum siap memiliki anak

Terlepas dari usia pernikahan, memiliki anak terkadang menjadi keputusan besar yang harus diambil saat anda dan pasangan telah menjadi keluarga. Tentu tak semua pasangan suami istri memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi perubahan kondisi pernikahan selepas memiliki anak. biasanya ada beberapa tanda yang ditunjukan antara lain:

1.      Belum siap secara finansial

Semua pasangan pasti tahu jika memiliki anda tandanya mereka harus mendapatkan dukungan secara finansial dalam merawat dan membesarkannya kelak. misalnya kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan, hingga uang jajan. Selain itu, saat anda memutuskan untuk memiliki anda, anda pun perlu mempersiapkan kemungkinan mengurangi biaya untuk hal-hal yang anda dan pasangan sukai baik itu liburan, membeli barang-barang tertentu atau sekadar menggeluti hobi.

Jika anda merasa khawatir akan hal di atas maka itu tandanya anda berdua belum siap memiliki momongan.

2.      Tujuan lain dalam hidup belum diraih

Mungkin anda dan pasangan masih sama-sama memiliki tujuan hidup yang belum tercapai, baik itu tujuan pribadi atau berdua. Misalnya anda masih ingin fokus berkarir, pasangan ingin berkarya, atau anda berdua ingin pergi mengelilingi dunia. Kadang tujuan-tujuan tersebut akan menyita waktu dan perhatian yang besar, sehingga memiliki anak diyakini beberapa pasangan hanya akan menjadi distrak.

Selain itu, jika anda berdua memiliki anak tentu anggapan jika memiliki anak sama dengan mengorbankan tujuan dan mimpi, itu artinya anda dan pasangan belum siap mempunyai momongan.

3.      Muncul rasa takut menjadi orang tua yang gagal

Tak sedikit pasangan suami istri yang merasa khawatir jika mereka menjadi orang tua yang tidak baik untuk anaknya kelak. beberapa alasan yang mendasar antara lain proses melahirkan yang berisiko, memikirkan pola asuh anak yang tepat, hingga mengatasi masalah-masalah anak mulai dari bayi hingga beranjak dewasa. ketakutan ini umumnya muncul karena mereka mendengar cerita dari teman, keluarga ataupun pengalaman pribadi saat masih anak-anak. jika anda dan pasangan masih merasakan ketakutan, maka bisa jadi ini adalah tanda jika anda tidak siap dengan hadirnya momongan di tengah keluarga.

4.      Masih nyaman dengan hidup berdua bersama pasangan

Masa awal pernikahan adalah masa yang paling bahagia bagi setiap pasangan. karena anda dan pasangan akan menghabiskan lebih banyak waktu berdua. Mungkin saja, salah satu diantara anda maupun pasangan merasa takut dengan kehadiran anak yang akan mengubah kedekatan dalam pernikahan tersebut.

Anda harus tahu jika perubahan dalam pernikahan pasti akan terjadi setelah anda dan pasangan memiliki momongan, jadi sangat mustahil jika anda ingin menghindarinya. Akan tetapi, jika rasa kekhawatiran tersebut cenderung lebih mengarah ke negatif dibandingkan positif, maka mungkin ini adalah tanda jika anda berdua belum siap memiliki momongan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *