Tanda Jika Pasangan Suami Istri Memiliki Komunikasi Yang Buruk

Tanda Jika Pasangan Suami Istri Memiliki Komunikasi Yang Buruk

Tanda Jika Pasangan Suami Istri Memiliki Komunikasi Yang BurukTanda Jika Pasangan Suami Istri Memiliki Komunikasi Yang Buruk

Setiap pasangan suami istri sebaiknya mamiliki komunikasi yang menyenangkan dan nyaman bagi keduanya. Mengingat jika komunikasi merupakan bagian penting dalam pernikahan untuk menentukan kebahagiaan atau kesengsaraan kedua pasangan. jika komunikasi yang terjalin antara kedua pasangan menjadi lancar, nyaman, efektif dan menyenangkan. Maka hari-hari pernikahan mereka akan lebih menyenangkan dan harmonis.

Akan tetapi terkadang kita sering menjumpai pasangan suami istri yang menjalani komunikasi yang kurang baik. Hal ini dikarenakan mereka memiliki pola komunikasi yang buruk. Akumulasi dari berbagai konflik kecil yang dibiarkan tanpa ada penyelesaian yang tepat, sehingga menyebabkan suasana hati diantara keduanya menjadi tegang dan tidak nyaman. Ada suasana sensitif yang terbentuk antara suami dan istri sehingga hal itu menimbulkan banyak hal yang menjadi masalah.

Jika sudah dalam situasi ini, hendaknya kedua pasangan segera mengambil langkan tepat untuk menyelesaikannya. Jangan sampai masalah ini dibiarkan berlarut-larut, sehingga kondisi pernikahan semakin buruk. Namun ada baiknya anda mengenali beberapa tanda-tanda komunikasi yang buruk dalam hubungan suami istri di bawah ini.

1.      Merasa suasana antara kedua pasangan menjadi sensitif

Jika suami dan istri sama-sama merasakan suasana yang sensitif yang terjalin antara keduanya. Seperti muncul perasaan tidak nyaman setiap kali bertemu atau berkomunikasi. Keduanya saling menahan diri dan akhinya komunikasi semakin jarang terjalin.

2.      Mudah terbawa emosi setiap kali membahas sesuatu dengan pasangan

Jika suami atau istri mudah terpancing emosi atau marah, setiap kali berbicara atau bertemu adalah tanda jika komunikasi yang dibangun tidak sehat. Untuk itu, keduanya cenderung menghindari komunikasi agar pasangan tidak marah.

3.      Mudah tersulut konflik, meskipun itu hal kecil

Hanya karena hal kecil, dapat membuat suami dan istri terlibat pertengkaran yang besar. Misalnya suami yang lupa menaruh kunci mobil, sehingga istri pun ikut kerepotan mencarinya sehingga rumah menjadi berantakan. Sebenarnya konflik adalah hal yang wajar terjadi, namun sangat banyak konflik yang tidak produktif dan tidak semestinya terjadi justru dialami oleh kedua pasangan.

4.      Pasangan suami istri sering mengalami kesalahpahaman

Setiap kali mengobrol secara langsung atau berkomunikasi melalui telpon atau pesan singkat selalu berujung pada kesalahpahaman, kedua pasangan justru tidak dapat berakhir pada saling pengertian. Baik kata maupun kalimat yang disampaikan sering tidak dapat dimengerti oleh pasangan. sehingga salah paham sering terjadi.

5.      Tidak ada yang mau mengalah setiap kali berdebat

Setiap muncul tanda konflik atau kedua pasangan saling berdebat, selalu berakhir pada pertengkaran yang sulit untuk dilerai. Hal ini karena kedua pihak tidak ada yang mau mengalah. Mereka justru merasa heran mengapa pasangannya tidak pernah mau mengalah setiap kali bertengkar.

6.      Selalu merasa diri sendiri benar

Suami dan istri selalu menganggap jika dirinya benar, dan pasangan adalah pihak yang salah. Sikap selalu ingin menang sendiri dan menganggap diri benar adalah tanda jika pasangan memiliki komunikasi yang buruk. Rasa heran mengapa pasangan tidak pernah merasa bersalah justru akan membuat kondisi pernikahan semakin buruk.

7.      Menganggap diri sebagai pihak yang selalu mengalah

Tanda lainnya adalah baik suami maupun isri menganggap dirinya adalah pihak yang selalu mengalah apabila terjadi konflik. Bahkan mereka justru menuduh pasangannyalah yang tidak pernah mau mengalah.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *