Tips Menyiasati Waktu Berhubungan Seks Setelah Memiliki Anak

Bagi pasangan suami istri yang telah memiliki buah hati, pastinya sering merasa sulit untuk bisa berhubungan seksual secara leluasa. Setelah memiliki anak, waktu hubungan seks sudah tidak bisa sebebas dulu. Terlebih saat anak sudah tumbuh menjadi manusia kecil yang bergerak aktif kesana kemari dan memiliki keingintahuan yang besar. Oleh karena itu, agar kualitas aktivitas ranjang anda dan pasangan tetap berkualitas, pastinya anda perlu mensiasati waktu yang tepat dalam berhubungan seksual. Simak tips-tipsnya berikut ini:

Lakukan seks selai di kamar tidur

Salah satu masalah yang sering terjadi pada pasangan yang telah memiliki anak dalam hubungan seksual ialah waktu. Terlebih saat si kecil sudah mulai sulit untuk berpisah dengan anda, pasti and akan kebingungan bagaimana untuk memulai keromantisan di ranjang dengan pasangan. Salah satu hal yang bisa anda lakukan bila anak tidur satu kamar dengan anda ialah mencari tempat bercinta selain kamar tidur. Anda bisa mencoba untuk bercinta di tempat baru, seperti sofa ruang tamu, dapur atau bahkan kamar mandi dengan sensasi basah air yang mengalir. Mencari tempat bercinta lain juga bisa menjadi sensasi baru untuk anda, namun anda juga perlu memikirkan tentang waktu. Lakukanlah saat anak telah tidur, yaitu pada malam hari atau menjelang pagi hari.

Lakukan saat anak tidak sedang di rumah

Bila anak anda sudah menginjak usia sekolah, anda bisa menggunakan waktu tersebut untuk bercinta. Berhubungan seks tidak selalu dilakukan sebelum malam hari menjelang tidur. Dengan memanfaatkan aktivitas anak saat sekolah di siang hari, maka hal tersebut bisa menjadi salah sati alternatif untuk kembali meningkatkan kualitas hubungan ranjang anda dan pasangan.

Samarkan suara desahan dengan musik atau suara air

Berhubungan seks tanpa mendesah, erangan dan rintihan memang rasanya kurang nikmat. Karena hal tersebut adalah salah satu sensasi yang bisa semakin meningkatkan gairah anda dan pasangan. Namun jika sudah memiliki anak, suara yang ditimbulkan saat berhubungan intim bisa jadi sumber masalah di kemudian hari karena bisa membuat anak penasaran. Agar aktivitas bercinta anda tetap bisa terjaga dan tidak diketahui oleh anak, maka anda bisa mensiasatinya dengan menyalakan musik atau televisi di tempat anak tidur. Pasang volume secukupnya dan tidak perlu terlalu keras yang terpenting dapat menyamarkan suara desahan anda dan pasangan.

Menitipkan anak pada kerabat

Bukan hal yang salah bila anda dan pasangan membutuhkan waktu berdua untuk membangun kasih yang lebih erat. Salah satu cara yang bisa anda lakukan ialah dengan menitipkan buah hati anda ke saudara atau kerabat dekat dalam kurun waktu tertentu. Seperti anda bisa menitipkan pada orang tua atau pada sahabat anda yang memiliki anak seumuran dengan anak anda. Dengan begitu anda bisa dengan leluasa berhubungan seks tanpa takut diketahui oleh anak anda.

Demikian beberapa tips untuk mensiasati waktu bercinta anda dan pasangan. Jangan sampai setelah anda memiliki anak, kualitas hubungan seks anda menjadi menurun. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa seks merupakan salah satu kebutuhan yang penting dalam rumah tangga.