Berbagai info dan tips yang membahas tentang pernikahan

Cara Mudah Agar Suami Lebih Peka Dengan Pekerjaan Rumah Yang Menumpuk

Cara Mudah Agar Suami Lebih Peka Dengan Pekerjaan Rumah Yang Menumpuk

Cara Mudah Agar Suami Lebih Peka Dengan Pekerjaan Rumah Yang MenumpukCara Mudah Agar Suami Lebih Peka Dengan Pekerjaan Rumah Yang Menumpuk

Pekerjaan rumah tangga sering kali membuat anda kerepotan mulai dari memasak, mencuci, membersihkan rumah, hingga mengurus anak. apalagi jika pasangan termasuk orang yang tidak peka untuk membantu anda menyelesaikan tugas-tugas rumah tersebut. Terkadang hal inilah yang menjadi penyebab kedua pasangan bertengkar.

Apabila selama ini anda berusaha membuat pasangan lebih peka, namun selalu gagal maka ada baiknya anda mencoba beberapa tips untuk membuat pasangan lebih peka dalam membantu berbagai pekerjaan rumah berikut ini.

1.      Buatlah suasana yang nyaman antara anda dan pasangan

Langkah pertama yang perlu ada lakukan sebelum mengingatkan pasangan adalah membuat suasana nyaman antara anda berdua. Pilihlah tempat, suasana dan waktu yang tepat pastikan suasana hati anda sedang dalam kondisi yang baik.

Hal ini karena banyak pasangan yang meminta tolong membersihkan rumah saat kondisi keduanya sedang panas. Tak jarang banyak suami yang merasa enggan bahkan berbalik menyerang saat sang istri meminta bantuan mengerjakan tugas rumah. Untuk itu, sebaiknya mintalah bantuan di saat kondisi anda berdua sedang baik, dan lakukan dengan cara yang baik pula. Dengan demikian pasangan akan merespon baik permintaan anda.

2.      Berikan pujian pada pasangan karena mau membantu anda

Saat pasangan mulai mengerjakan tugas rumah, maka berikan ia pujian atas usaha yang telah dilakukan namun jangan terlalu berlebihan. Jika anda dan pasangan jarang memuji satu sama lain, mungkin pujian tersebut terkesan sedikit aneh. Akan tetapi, ternyata pujian dapat menyalurkan energi positif kepada orang yang menerimanya. Tentu hal ini akan berdampak baik pada hubungan anda dan suami.

Untuk itu jangan sampai anda hanya memperhatikan setiap kesalahan yang dilakukan oleh pasangan. Berikan sedikit pujian pada pasangan atas kerja kerasnya, maka ia akan memberikan hal yang sama pada anda.

3.      Maklumi jika hasilnya tidak terlalu bersih

Standar kebersihan antara anda dan pasangan tentu tidak bisa disamakan begitu saja. apalagi jika pasangan belum pernah membersihkan rumah sebelumnya. Berikan waktu pasangan untuk belajar membersihkan rumah dengan baik. Lama-kelamaan pasangan akan terbiasa dan hasil pekerjaan rumah yang dilakukan pun akan lebih bersih. Untuk itu anda harus memaklumi dan mengapresiasi setiap usaha yang dilakukan pasangan.

4.      Selalu berpikir positif jika pasangan tidak mengerjakan tugasnya

Lupa untuk mengerjakan tugas tentu hal yang wajar bukan? Saat pasangan anda tidak mengerjakan tugas bukan berarti mereka tidak ingin membantu anda. Bisa jadi mereka lupa atau ada urusan mendadak yang memaknya untuk meninggalkan tugas rumah.

Untuk itu bangun pikiran positif, dibandingkan harus mengomel ada baiknya anda mengingatkan pasangan. Bicarakan dengan lembut namun tegas saat anda mengingatkan pasangan, hal ini bertujuan agar anda berdua terhindar dari konflik.

5.      Bila suami menolak, maka curhat adalah senjata anda

Saat pasangan menolak anda untuk membantu, jangan langung memarahinya. Ajaklah ia berbicara dan ceritakan segala keluh kesah anda mengenai beratnya pekerjaan rumah. Curahan hati anda akan didengar oleh pasangan, sehingga mereka akan mempertimbangkan kembali apakah ingin membantu anda atau tidak.

Namun yang perlu diingat jangan pakai kalimat yang bersifat menghakimi atau menyudutkan pasangan.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Hubungan Anda Berbeda Agama, Apakah Bisa Bertahan?

Saat Hubungan Anda Berbeda Agama, Apakah Bisa Bertahan?

Saat Hubungan Anda Berbeda Agama, Apakah Bisa Bertahan?

Hubungan yang berbeda keyakinan tentu menjadi tantangan sendiri bagi kedua pasangan. bahkan tak sedikit pasangan yang memutuskan untuk berpisah atas kondisi ini. namun, tak sedikit pula pasangan yang mampu bertahan dan harmonis meskipun hubungan mereka berada di atas perbedaa. Komitmen dan rasa cinta adalah kuncinya. Jika anda dan pasangan termasuk pasangan yang berbeda agama, maka ada baiknya menyimak beberapa tips di bawah ini.Saat Hubungan Anda Berbeda Agama, Apakah Bisa Bertahan?

Membangun hubungan di atas perbedaan

Tentu bukan hal yang mudah menjalani hubungan di atas perbedaan keyakinan, namun bukan berarti anda harus menyerah begitu saja. berikut ini adaah tips membangun hubungan beda agama agar tetap langgeng, antara lain:

1.      Berani menghadapi perbedaan yang jelas dan di depan mata

Hubungan beda agama seharusnya anda ketahui sejak awal. Sejak anda berkenalan dengan pasangan, hal ini diperlukan karena anda dapat menentukan apa yang sebaiknya dilakukan di kemudian hari.

Jika anda telah mengetahui risiko yang akan terjadi maka anda dan pasangan telah mempersiapkan diri. bicarakan hal ini dengan pasangan anda mengenai perbedaan agama yang diyakini, kegiataan keagamaan yang dilakukan, waktu ibadah, dan lain sebagainya. Hal ini sangat pentig untuk menunjukan jika anda peduli dan menghargai kepercayaan yang dianut pasangan begitu pun sebaliknya.

Anda tidak boleh menyepelekan berbagai informasi mengenai agama yang dianut pasangan, sikap masa bodo mengenai hal tersebut, menunjukkan jika anda tak memiliki sikap toleransi atau menghargai perbedaan tersebut.

2.      Pahami budaya apa yang melepat pada agama masing-masing

Agama merupakan pedoman hidup bagi setiap orang yag meyakininya. Setiap aktivitas yang dilakukan seseorang, tentu akan mengarah pada ajaran agamanya. Beda agama tentu beda ajaran bukan? Untuk itu, tidak menutup kemungkinan jika dalam kehidupan sehari-hari anda akan menemukan banyak perbedaan yang terjadi dalam hubungan anda.

Saat menjalani hubungan ini, sikap saling memahami dan memaklumi satu sama lain sangatlah diperlukan. Apalagi jika anda dan pasanagn berada dalam keluarga besar. Akan lebih baik lagi, jika anda dan pasagan telah paham bagaimana satu sama lain menjalani hari biasa, memaknai sesuatu, hingga cara meluapkan emosinya.

3.      Dalami lagi agama yang anda percayai

Ada banyak informasi tentang agama yang dianut. Saat menjalani hubungan beda agama, ada baiknya anda mempelajari lagi mengenai agama yang anda yakini saat ini. hal ini bertujuan sebelum menceritakan agama anda ke orang lain, ada baiknya anda memahami agama sendiri. yang terpening adalah bagaimana cara anda memaknainya. Sehingga lebih mudah bagi anda untuk menyampaikan sepenting apakah agama tersebut bagi anda kepada pasangan.

Dengan memahami agama lebih dalam, serta menjelaskan arti agama bagi anda sendiri, hal ini akan membuat hubungan anda dan pasangan menjadi lebih menghargai satu sama lain dan perbedaan dalam hubungan.

4.      Jangan ragu untuk melakukan terapi

Masalah perbedaan agama bukan masalah yang kecil, banyak orang yang menentang hubungan ini mulai dari keluarga, teman, bahkan pemuka agama. untuk menyelesaikan masalah ini tentu  tak ada salahya meminta bantuan seorang psikolog.

Masalah yang sedang anda hadapi terkadang memicu perdebatan hinggi pertengkaran. Jika dalam kondisi ini anda merasa dilema antara bertahan atau berpisah. Maka segera hubungi psikolog terdekat, karena ia akan membantu anda mencari solusi terbaik.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Setelah Putus Dari Kekasih

Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Setelah Putus Dari Kekasih

Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Setelah Putus Dari KekasihMasalah Kesehatan Yang Sering Dialami Setelah Putus Dari Kekasih

Putus cinta memang menyakitkan, rasanya hari-hari yang cerah berubah mendung seketika. Tentu hal ini akan berdampak buruk pada kondisi kesehatan anda baik secara fisik atau mental. Terlebih jka anda mengalami perasaan sedih yang dalam setelah putus dari orang yang dicintai. Kira-kira apa saja dampak yang muncul setelah anda putus cinta? Simak pembahasan lebih lanjut di bawah ini:

1.      Anda mengalami stres

Putus dari orang yang anda sayangi tentu membuat anda merasa stres. Apalagi jika stres tersebut anda biarkan begitu saja, tentu hal ini akan memperparah kondisi fisik anda. Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Dalam beberapa kasus kadar hormon kortisol meningkat akan mempengaruhi beberapa organ tubuh manusia seperti denyut jantung dan tekanan darah.

Saat seseorang mengalami stres, jantung anda akan berdetak lebih cepat dan tekanan darah pun ikut meningkat. Jika terus dibiarkan kondisi ini akan menjadi beban pada jantung anda. Selain kondisi tersebut, stres setelah putus cinta akan membuat anda menjadi lebih muda panik dan merasa takut saat menghadapi sesuatu.

2.      Kualitas tidur akan terganggu

Bukan hanya stres yang dapat alami, kualitas tidur anda pun ikut rusak setelah putus dari kekasih. Misalnya sebelum tidur anda menelpon mantan pasangan untuk menceritakan apa yang terjadi selama satu hari ini. namun selepas putus anda tak lagi melakukan kebiasaan itu tak dapat anda lakukan lagi. Sekarang anda justru sering melamun bernostalgia mengingat hal tersebut sehingga kadar hormon kortisol pun meningkat.

Peningkatkan hormon ini akan membuat anda tidur tidak nyenyak, akibatnya kualitas tidur pun rusak. Bisa saja anda tak bisa tidur hingga dini hari, atau tiba-tiba terbangun di tengah malam tanpa tahu sebabnya. Atau bisa saja anda terlalu sering memimpikan sang mantan sehingga rasanya sulit untuk tidur dengan nyenyak.

3.      Mengalami kenaikan berat badan

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Yale University menjelaskan, stres kronis yang dilepaskan oleh hormon kortisol ternyata dapat menimbun lemak dalam perut seseorang. Hal inilah yang menyebabkan mengapa sebagian orang yang mengalami kegemukan setelah putus cinta. Kondisi ini cenderung lebih sering dialami oleh kalangan wanita dibandingkan pria. Bukan hanya itu, saat seseorang mengalami stres umumnya nafsu makan mereka akan naik. Makan sering menjadi pelampiasan seseorang untuk menghilangkan rasa sedih, sehingga mereka sanggup menghabiskan porsi besar atau mengonsumsi makanan cepat saji.

Aktivitas makan yang tak terkendali mengakibatkan asupan makanan yang tingi lemak, mengandung gula dan garam menjadi tidak terkontrol.

Bukannya membuat perasaan anda membaik, makanan tersebut justru membuat anda semakin stres. Meski tak semua orang mengalami hal ini, ada sebagai lainya yang justru kehilangan nafsu makan sehingga berat badan pun turun.

4.      Nyeri pada dada

Saat seseorang mengalami putus cinta, ternyata kondisi otak saat itu sama seperti saat seseorang sedang sakit secara fisik. Apalagi saat melihat barang-barang kenangan dari mantan, kondisi ini memicu saraf simpatis dan parasimpatis aktif secara bersamaan.

Saraf parasimpatif adalah sarah yang bertugas untuk mengatur sistem pencernaan serta produksi air liur dalam mulu. Jika saraf ini akti maka, detak jantung dan pernapasan seseorang akan melambat. Sementara, saraf simpatis akan mengencankan otot dan membuat detak jantung berdenyut lebih cepat. Jika keduanya aktif bekerja, maka dapat menimbulkan rasa nyeri pada dada.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Saat Pernikahan Berakhir Pada Bercerai, Cara Mengurangi Trauma Pada Anak

Saat Pernikahan Berakhir Pada Bercerai, Cara Mengurangi Trauma Pada Anak

Saat Pernikahan Berakhir Pada Bercerai, Cara Mengurangi Trauma Pada Anak

Saat mendengar kedua orangtua harus berpisah tentu anak-anak akan merasa terluka secara psikologis, tak jarang terkadang anaklah yang harus menjadi korban. Meskipun kedua pasangan sepakat dengan keputusan untuk berpisah hal itu belum tentu disetujui oleh anak. tak jarang terkadang perubahan sikap mereka tunjukan sebagai bentuk penolakan.Saat Pernikahan Berakhir Pada Bercerai, Cara Mengurangi Trauma Pada Anak

Namun nasi telah menjadi bubur, keputusan telah bulat. Mungkin bagi anda bertahan dengan pasangan lebih menyakitkan dibanding berpisah dengannya. Namun yang menjadi pertanyaan bagaimana anda dan mantan pasangan menggurangi rasa trauma pada anak?

Agar anak tidak menjadi korban perceraian orangtua

Anak seringkali menjadi korban dari hubungan orangtuanya yang tak harmonis. Hal ini tidak dapat dihindari ataupun diingkari. Trauma atau perasaan bersalah pada anak terkadang menjadi sebuah konsekuensi yang dirasakan oleh kedua belah pihak atas keputusannya untuk berpisah.

Meskipun demikian, ternyata ada yang dapat anda lakukan untuk mengurangi dampak buruk pada sang anak. berikut ini merupakan cara mengurangi trauma psikologis pada anak akibat dari perceraian.

1.      Yakinkan anak anda jika dia akan selalu dicintai

Saat salah satu orangtua tak memenuhi jadwal kunjungan ke anak, seringkali anak merasa bersedih dan menyalahkan dirinya sendiri. Terkadang terlintas dalam pikiran mereka, andai mereka menjadi anak yang lebih baik tentu perceraian ini tak mungkin terjadi.

Menurut Edward Teyber, seorang profesor psikologi dari California State University sekaligus penulis buku Helping Children Cope With Divorce. Hal ini akan membuat rasa kepercayaan diri anak menurun. Dalam kondisi ini tentu anda perlu meyakinkan anak jika mereka tetap dicintai sama seperti saat anda dan mantan pasangan masih bersama.

Katakan hal-hal baik pada anak, yakinkan meskipun salah satu orangtuanya tidak berkunjung namun rasa cintanya terhadap anak sangatlah besar.

2.      Jangan tutupi situasi

Terkadang banyak orangtua bersikap tidak konsisten, hal inilah yang membuat anak merasa curiga padahal apa yang terjadi sebenarnya dapat diketahui oleh anak. misalkan mantan pasangan tidak dapat mengunjungi anak karena sakit flu. Namun di hari tersebut anda tetap berangkat kerja.

Menurut M. Gary Neuman seorang terapis keluarga, dalam kondisi ini sebaiknya anda menghindari sikap menutupi atau membela mantan pasangan anda dari anak. biarkan anak meluapkan rasa kecewanya kepada mantan pasangan anda.

3.      Buat rencana cadangan

Terkadang orangtua yang tinggal bersama anak perlu menyiapkan rencana cadangan jika apabila mantan pasangannya sering mengingkari janji untuk menemui si anak. anda bisa menyiapkan rencana yang seperti menonton film di bioskop, berjalan-jalan ke mall, berolahraga bersama, atau kegiatan lain yang disukai anak.

Namun sebelumnya putuskan berapa lama anak akan menunggu mantan pasangan anda. Jika ia melampui batas waktu yang disepakati, maka ada baiknya anda melaksanakan rencana tersebut. jika anda merasa kecewa maka biarkan dia berkeluh kesah, tanpa perlu menghakimi pihak salah satu pihak.

4.      Dorong anak untuk bercerita

Saat mantan pasangan anda jarang mengunjungi anak terkadang hal itu membuat mereka merasa kecewa. Pada saat inilah cobalah ajak anda untuk bercerita secara langsung. dengan berbicara hal ini akan menguragi rasa frustasi mereka. Apabila anak anda belum siap untuk menceritaan secara langsung tentang kekecewaan mereka, maka tawarkan padanya untuk menulis dalam surat atau pesan singkat.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Pasangan Suami Istri Saat Bertengkar

Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Pasangan Suami Istri Saat Bertengkar

Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Pasangan Suami Istri Saat Bertengkar

Bertengkar tentu hal yang wajar dalam hubungan pernikahan, ada banyak alasan mengapa pasangan suami istri menjadi bertengkar. Perbedaan pendapat atau pandangan seringkali menjadi sumber pertengkaran. Meskipun pertengkaran tak bisa dihindari, jangan sampai masalah yang dihadapi berlarut-larut hingga berdampak buruk pada kualitas hubungan anda berdua.Hal Yang Perlu Dihindari Oleh Pasangan Suami Istri Saat Bertengkar

Jika pertengkaran telah terjadi ada baiknya pasangan menjaga perasaan satu sama lain. Dikutip dari The Asian Parent ternyata ada beberapa tindakan yang sebaiknya dihindari saat anda dan pasangan sedang bertengkar. Apa saja? simak penjelasannya di bawah ini.

1.      Jangan menutup diri atau ‘mendinginkan’ pasangan

Sebenarnya tidak masalah jika anda membutuhkan waktu sendiri setelah bertengkar dengan pasangan. asalkan anda mengatakannya pada pasangan terlebih dahulu. Menurut seorang psikoterapi dan pakar hubungan bernama Rachel A. Sussman menjelaskan salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang setelah bertengkar ialah menutup diri. Apalagi, jika tidak memberi tahu alasan mengapa mereka perlu sendiri kepada pasangannya.

Jika anda mengabaikan pasangan, maka mereka akan menganggap jika dia tengah dihukum. Hal inilah yang membuat kedua pasangan berkemungkinan saling menahan diri untuk mengungkapkan apa yang sedang mereka rasakan di kemudian hari.

Untuk itu cobalah katakan pada pasangan jika anda butuh ruang untuk sendiri, sampaikan pula kira-kira berapa lama waktu yang anda butuhkan.

2.      Jangan mengungkit masalah kembali

Segala hal yang terjadi saat sedang bertengkar biarkanlah berlalu begitu saja. jangan lagi anda mengungkit kesalahan ataupun masalah tersebut setelah pertengkaran usai. Jika anda mengatakan sesuatu yang membuat pasangan tidak nyaman saat sedang bertengkar lagi. Maka katakan padanya jika anda juga tidak menyukai hal tersebut.

Jika beberapa hari perasaan anda masih terganggu oleh masalah tersebut, maka tak ada salahnya untuk menyendiri sebentar. Hal ini lebih baik dibanding anda mengungkapkan kesalahan yang dapat memicu konflik baru.

3.      Jangan meninggalkan pasangan

Meninggalkan pasangan tanpa alasan yang jelas dan dalam waktu yang cukup lama merupakan kebiasaan buruk pasangan suami istri. Seusai bertengkar ada baiknya anda dan pasangan saling menjauh sementara waktu, hal ini bertujuan agar anda berdua dapat menenangkan diri. Setelah anda berdua tenang maka buatlah diskusi untuk menyelesaikan masalah dengan terbukan dan kepala yang dingin.

4.      Jangan melakukan hubungan seks jika memang tidak ingin

Tak sedikit pria yang ingin langsung melakukan hubungan seks setelah bertengkar dengan pasanganya. Hal ini karena mereka ingin merasa lebih dekat, namun bila anda enggan melakukannya maka katakanlah dengan jujur. Menolak hubungan seks bukan berarti anda tak mencintainya.

Katakanlah dengan lembut namun tegas, misalnya “Terima kasih karena kamu ingin kita membaik lagi, namun aku tak ingin melakukan hal itu dulu.” Untuk meredakan pertengkaran anda bisa melakukan sentuhan fisik seperti memeluk erat pasangan atau mencium.

5.      Jangan hanya fokus pada penyebab masalah

Dibanding membuang tenaga, waktu dan pikiran untuk memperdebatkan penyebab masalah lebih baik anda dan pasangan berdiskusi bagaimana jalan keluar terbaik bagi anda berdua. Bahkan untuk membedakan pertengkaran yang buruk dan baik dapat dilihat dari kemampuan anda dan pasangan dapat mencari solusi.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Tak ada kisah asmara yang berjalan mulu, tentu setiap pasangan akan menghadapi masa dimana mereka memperdebatkan sesuatu. Meskipun sama-sama menjalani hubungan atas dasar cinta namun tentu anda dan pasangan memiliki kebutuhan, keinginan, dan pendapat yang berbeda.

Tak jarang terkadang hal itulah yang memicu pertengkaran, ada sebagian pasangan yang mampu mengatasi masalah dengan kepala dingin. Akan tetapi tak sedikit pula pasangan yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan solusi masalahnya. Apalagi jika pasangan adalah orang yang emosional.

Tentu sangat menguras tenaga dan waktu anda bukan jika terlalu sering dengan pasangan mengenai masalah meski sekecil apapun. Rasanya menghadapi pasangan yang emosional sering membuat anda merasa frustasi. Bahkan tak jarang anda pun ikut terpancing emosi dan hubungan menjadi semakin buruk.Lelah Menghadapi Pasangan Yang Emosional? Simak Tipsnya Berikut Ini

Namun jangan buru-buru memutuskan untuk berpisah dengannya, menghadapi pasangan yang emosional tentu bukan hal yang mudah. Perlu strategi yang baik dan tepat, berikut ini adalah langkah-langkahnya, antara lain:

1.      Jangan sampai anda ikut emosional

Memahami pasangan yang emosional memang perlu kesabaran dan pelan-pelan. Ingat terbawa emosi bukan jalan keluar yang tepat, hal ini justru membuat masalah menjadi semakin rumit. Ada baiknya anda membiarkan pasangan meluapkan kemarahannya terlebih dahulu. Tunggulah ia sampai tenang sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk mengajaknya diskusi dengan kepala dingin. Jika anda bersikap tenang, maka pasangan akan turut bersikap sama sehingga masalah pun akan lebih cepat terselesaikan.

2.      Cobalah hargai usaha pasangan

Salah satu cara menghadapi pasangan yang emosional adalah dengan menghargai setiap usaha yang telah dilakukan. Setelah amarah pasangan mereda, maka hindari membahas kesalahan yang dilakukannya. Hal ini akan menyulut emosi pasangan kembali.

Cobalah untuk menghargai segala yang telah dilakukan oleh pasangan untuk mencari jalan keluar masalah. Dengan demikian, anda dapat mengajak pasangan berdiskusi mengenai penyebab pertengkaran dengan suasana yang lebih tenang.

3.      Bangun komunikasi dengan baik

Hubungan yang sehat berasal dari komunikasi yang baik antara kedua pihak. Tentu beberapa pasangan akan merasa marah jika apa yang mereka ucapkan tidak didengarkan oleh orang lain. Untuk mengantisipasi hal tersebut ada baiknya anda mendengarkan setiap keluh kesah pasangan dengan baik. Cobalah pahami apa yang sebenarnya ia butuhkan. Jadilah pendengar baik baginya, bukan hanya sekadar menunggu giliran untuk bicara.

Setelah pasangan selesai menyampaikan apa yang ia keluhkan, sampaikanlah pendapat anda secara objekif. Namun usahakan anda tetap dalam kondisi tenang dan tidak menyudutkan pasangan. strategi ini sangat akan mencegah berbagai asumsi yang salah yang berujung pada kesalahan pahaman masing-masing.

4.      Intropeksi diri dan pahami apa penyebabnya

Ada hal lain yang tak kalah pentingnya selain meredam amarah pasangan. Ya, ada baiknya anda melakukan introspeksi diri dan memahami sumber masalah yang sebenarnya. Mungkin saja anda melakukan kebiasaan buruk atau kesalahan yang berulang-ulang sehingga pasangan menjadi geram dan emosional. Atau mungkin saja emosi tersebut merupakan watak pasangan.

Semakin anda menyadari sumber masalah, maka akan semakin mudah bagi anda untuk menghadapi pasangan. hal ini karena anda telah mengetahui dan mengkaui kesalahan yang dilakukan, sehingga menjadi bahan evaluasi bersama.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Kenapa Seseorang Mampu Memaafkan Pasangannya Setelah Ketahuan Berselingkuh?

Kenapa Seseorang Mampu Memaafkan Pasangannya Setelah Ketahuan Berselingkuh?

Kenapa Seseorang Mampu Memaafkan Pasangannya Setelah Ketahuan Berselingkuh?

Setiap orang tentu tidak suka bila cintanya dikhianati oleh pasangan. Banyak orang yang merasa marah dan kesal dengan tindakan pasangan yang berani berselingkuh di belakangnya. Hal inilah yang membuat sebagian orang ingin mengakhiri hubungannya dengan pasangan, bahkan mereka sulit untuk percaya kembali padanya. Akan tetapi ternyata tak sedikit orang yang memilih untuk memaafkan pasangan yang ketahuan berselingkuh. Meskipun terdengar mustahil namun ternyata ada beberapa alasan yang mendasari keputusan mereka.Kenapa Seseorang Mampu Memaafkan Pasangannya Setelah Ketahuan Berselingkuh?

Mengapa orang dapat memaafkan pasangannya yang berselingkuh?

Dalam jurnal Personalitu and Social Psychology Bulletin, memaafkan pasangan setelah berselingkuh ternyata dapat berpengaruh buruk terhadap hubungan. Pasangan yang berselingkuh dapat mengulangi perbuatannya lagi dikemudian hari, bahkan risiko kekerasan fisik dan psikologis jauh lebih besar.

Berikut ini merupakan alasan mengapa banyak orang yang memilih untuk memaafkan pasanannya setelah beselingkuh antara lain:

1.      Rasa nyaman dan cinta

Saat anda tahu pasangan berselingkuh, tentu perasaan anda akan berperan pada tindakan apa yang akan anda ambil selanjutnya. Hal ini wajar saja terjadi, mengingat kedekatan anda berdua telah mengikat emosional dan rasa nyaman yang kuat. Beberapa orang yang memilih untuk memaafkan pasangan merasa kesalahan tersebut tak sebesar rasa cinta yang telah lama dibangun.

Mereka ingin segera menyelesaikan konflik yang menjadi penyebab mengapa pasangan berselingkuh, untuk mencegah hal ini terulang lagi di kemudian hari. Jadi mereka cenderung melihat akar masalah, mereka sadar jika perkara utama sebenarnya bukanlah perselingkuhan melainkan hal lain.

2.      Tergantung terhadap kondisi finansial

Alasan lain mengapa banyak orang yang memilih untuk memaafkan pasangan adalah rasa bergantung terhadap pasangannya secara finansial. Bisa saja mereka terpaksa harus bertahan dan tak bisa memaafkan pasangan sepenuh hati, namun mereka berusaha menerima kesalah tersbeut karena tak ada pilihan lain.

Bukan hanya dalam perkara perselingkuhan, bahkan alasan yang sama terjadi pada hubungan yang diwarnai kekerasan. Setiap korban tak memiliki penghasilan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Mereka tak mampu hidup dengan mandiri, hingga akhirnya mereka mengabaikan kebahagiaannya sendiri.

3.      Pasangan benar-benar merasa bersalah

Banyak orang yang justru merasa bersalah atas tindakan pasangan yang berselingkuh. Rasa bersalah yang muncul merupakan tanda jika mereka masih menginginkan hubungan asmaranya bertahan.

Hal inilah yang menyebabkan mengapa sebagian orang memilih untuk memaafkan tindakan pasangan yang berselingkuh. Kedua pasangan untuk berdamai dan saling intropeksi diri. apalagi jika pasangan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi. Meskipun hubungan tak berakhir pada perpisahan, namun proses pemulihan tetap membutuhkan waktu.

4.      Rela bertahan demi anak-anak

Salah satu alasan mengapa beberapa orang memutuskan untuk memaafkan pasangannya setelah berselingkuh adalah anak. Masalah anak tentu menjadi pertimbangan yang sangat besar, bagi kedua pasangan apakah harus bertahan atau berpisah. Seberapa besar keinginan anda untuk berpisah dari pasangan, yang perlu anda ingat adalah segala keputusan anda tentu akan berdampa pada anak-anak.

Anak mungkin saja memiliki kedua orangtuanya secara utuh dirumah, namun jika mereka mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan anda, tentu akan muncul gejolak emosi negatif. Sehingga, tak jarang banyak orangtua yang memilih untuk berdamai.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

Hal Yang Pelu Anda Lakukan Sebelum Memutuskan Untuk Menjalin Cinta

Hal Yang Pelu Anda Lakukan Sebelum Memutuskan Untuk Menjalin Cinta

Hal Yang Pelu Anda Lakukan Sebelum Memutuskan Untuk Menjalin Cinta

Mencintai orang lain tentu salah satu anugerah pemberian Tuhan, meskipun indah namun tak sedikit orang yang justru tidak siap untuk mencintau orang lain. Banyak orang yang mempercayai jika cinta merupakan salah satu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi.Hal Yang Pelu Anda Lakukan Sebelum Memutuskan Untuk Menjalin Cinta

Setiap orang tentu ingin dicintai orang lain, namun sayangnya terkadang banyak orang yang sibuk mencari sosok yang pantas untuk mereka cintai hingga lupa tentang apa yang perlu dilakukan sebelum membuka hati untuk mencintai orang lain.

Ada banyak orang yang sibuk mencari cinta namun hati mereka justru terasa hampa. Padahal siapa yang bertanggung jawab atas kebahagian anda selain diri sendiri. Untuk lebih jelasnya berikut ini merupakan hal yang perlu anda lakukan sebelum mencintai orang lain.

1.      Cobalah untuk bersikap baik dengan diri sendiri

Mungkin dulu anda pernah merasa sakit hati, merasa sangat emosional, dan memiliki kekurangan. Namun itu bukan masalah, hal pertama yang perlu anda pahami sebelum mencintai seseorang adalah belajar untuk menerima diri sendiri secara apa adanya.

Anda hanya perlu memikirkan apa saja kelebihan, kekuatan, kemampuan, dan kebaikan yang dimiliki. Jangan hiraukan  penilaian orang lain mengenai diri anda, serta hindari sikap membandingkan diri sendiri dengna orang lain. Ingat jangan terlalu keras terhadap diri sendiri.

2.      Cobalah merasak cinta pada diri sendiri terlebih dahulu, sebelum mencintai orang lain

Terkadang mencintai prang lain jauh lebih mudah dibandingkan mencintai diri sendiri. Terbukti banyak orang yang masih menutupi kekurangannya, bahkan mereka sering merasa jijik atau benci terhadap dirinya sendiri.

Untuk itu, cobalah untuk meluangkan waktu anda, renungkan dalam hati rasakan perasaan cinta terhadap diri anda sendiri. jika perlu anda dapat berlatih meditasi cinta-kasih atau love-kindness meditation. Hal ini akan membantu anda untuk merasakan belas kasih serta cinta terhadap diri sendiri.

3.      Jangan ragu untuk merangkul diri sendiri

Banyak orang yang bisa merangkul orang lain seperti saat teman sedang merasa kesusahan atau saat orang terdekat sedang merasa sedih dan membutuhkan dukungan. Namun bagaimana dengan merangkul diri anda sendiri?

Pahamilah apakah selama ini anda telah memperlakukan hal yang sama pada diri sendiri? cobalah rangkul jiwa anda buatlah pikiran perasaan dan keyakinan diri sendiri lebih berdamai. Mencintai diri sendiri memang membutuhkan proses, namun anda bisa memulainya dengan memahami sifat anda sebenarnya. Anda bisa mencoba melakukan meditasi atau meminta bantuan konselor.

4.      Berikan jeda untuk diri anda sendiri

Ingatlah tak ada manusia yang tercipta sempurna, bukan masalah jika saat ini anda sedang berada di bawah. Jangan terlalu terburu-buru mencari seseorang untuk anda cintai, selagi sendiri ada banyak hal yang bisa dilakukan.

Anggaplah saat ini sebuah jeda untuk diri anda, jangan biarkan “standar yang tinnggi” justru membuat anda terbebani secara emosional dan mental. Ingatlah sebuah pesawat tak bisa terbang tinggi di udara jika dia tak lepas landas di daratan terlebih dahulu.

5.      Syukuri saja apa yang telah ada miliki

Sebelum anda mencintai orang lain, ada baiknya anda merasa bersyukur atas hal-hal kecil yang ada di sekitar anda. Misalnya teman, keluarga dan orang terdekat yang senantiasa menemani selama ini. Dengan memperbanyak bersyukur anda akan lebih mudah untuk mencintai orang lain.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Rahasia Pria Saat Ia Sedang Jatuh Cinta, Simak Penjelasaannya

Rahasia Pria Saat Ia Sedang Jatuh Cinta, Simak Penjelasaannya

Rahasia Pria Saat Ia Sedang Jatuh Cinta, Simak Penjelasaannya

Apakah anda pernah bertanya-tanya apa yang sedang dipikirkan pasangan anda saat ini, apakah dia pernah mengatakan perasaannya pada anda? Ternyata cara menunjukan rasa cinta antara pria dan wanita itu berbeda, pria pun memiliki rahasia yang terkadang tak banyak wanita yang mengetahuinya.Rahasia Pria Saat Ia Sedang Jatuh Cinta, Simak Penjelasaannya

Kira-kira apa yang dirahasiakan pria dari pasangannya. Mengapa mereka cenderung tak menyatakan cinta secara langsung pada pasangannya? Untuk lebih jelas simak pembahasan berikut ini.

1.      Rahasia pria yang jatuh cinta dapat dilihat pada tatapannya

Pernahkan dia menatap anda begitu lama tanpa mengatakan apa pun? Perlu anda pahami pria merupakan makhluk visual. Mereka melihat senang melihat sesuatu yang disukai, termasuk pasangannya. Untuk itu, saat pasangan anda menatap anda, jangan malu untuk berbalik menatapnya. Karena pria cenderung suka jika si wanita menatap balik padanya.

Menatap merupakan gestur paling sederhana yang menandakan jika seseorang sedang memperhatikan sesuatu, serta mengapresiasi betapa berharganya hal tersebut baginya.

2.      Pria senang saat wanitanya menyandarkan kepada di dadanya

Salah satu insting alami seorang pria adalah melindungi wanita. Pria cenderung menyukai saat ia mampu melindungi pasangannya, misalnya saat anda menyandarkan kepada di dadanya merupakan salah satu gestu jika anda merasa nyaman dan terlindungi dalam pelukannya. Hal inilah yang menimbulkan rasa protektif pada pria.

Saat anda meragu, takut, atau putus asa tak ada salahnya untuk menyandarkan kepala di pundak atau dada pasangan. Hal ini bukan hanya memberikan rasa aman saja, namun rasa nyaman yang membuat hubungan anda semakin erat secara batin.

3.      Dia senang jika anda memulai chat terlebih dahulu

Banyak orang yang menganggap jika prialah yang harus memulai percakapan terlebih dahulu, meskipun sekadar chatting. Akan tetapi, ternyata ada pula lelaki yang menganggap jika wanitalah yang lebih dulu memulai obrolan.

Tahukah anda, jika bukan hanya wanita saja yang suka bila di-chat lebih dulu? Pria ternyata juga merasakan hal yang sama. memulai percakapan atau chat menandakan jika anda mempedulikannya, bahkan secara diam-diam pria juga senang jika diberi perhatian.

4.      Bisa saja dia membicarakan anda dengan teman-temannya, namun merahasiakannya

Membicarakan anda bukan berarti jika pasangan menggosip atau menggibahi diri anda. Terkadang pria membicarakan mengenai diri anda jika sedang berkumpul dengan teman-temannya. Hal ini bertujuan agar mereka tahu pendapat teman-temannya mengenai diri anda. Namun, rata-rata pria cenderung menyembunyikan hal tersebut dari pasangannya. Apalagi jika pendapat temannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Anda tak perlu khawatir, hal ini justru tanda jika pasangan benar-benar menyayangi anda dan tak ingin menyakiti perasaan anda.

5.      Mengucapkan cinta tidak cukup bagi pria

Saat seorang pria sedang benar-benar jatuh cinta pada anda, rasanya sekadar mengungkapkan “aku cinta kamu”, “aku sayang kamu”, atau ungkapan cinta lainnya tidaklah cukup. Mungkin pasangan anda tidak pernah mengucapkan kata-kata romantis sebelum tidur atau saat bangun pagi.

Setiap pria tentu memiliki caranya masing-masing untuk menunjukkan jika pasangannyalah satu-satunya orang yang ia cintai. Meskipun bukan melalui kata-kata puitis, namun pria dapat menunjukkan rasa cintanya melalui perhatian dan perilakunya terhadap anda.

Untuk itu jangan berpikir jika pasangan tidak mencintai anda karena tak pernah berkata “I love you.”

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!

 

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Saat anda dan pasangan memutuskan untuk melakukan konseling pra nikah, terkadang muncul kebingungan kira-kira apa yang sebaiknya dikomunikasikan dengan konselor nanti? Selain pehamanan mengenai rasa cinta dalam pernikahan topik seperti seks dan pengelolaan finansial ternyata jadi bagian yang tak boleh luput dari pembicaraan.

Seks dan uang seringkali menjadi faktor penyebab merenggangnya hubungan pasangan suami istri. Bahkan jika tidak diatasi dengan baik, masalah kedua hal tersebut dapat berujung pada perpisahan. akan tetapi, untuk melihat sejauh mana anda dan pasangan ingin membahas topik tersebut menjelang pernikahan tentu kembali pada kesiapan mental bagaimana anda berdua menerima perbedaan.Apa Saja Yang Dibicarakan Saat Konseling Pra Nikah Nanti?

Yang dibicarakan saat konseling pra nikah

Perlu dipahami dalam proses konseling pra nikah umumnya dilakukan secara bertahap. Mulai dari konseling satu orang kemudian konseling berdua. Anda dan pasangan juga bisa meminta konselor untuk fokus pada satu topik tertentu atau membatasi topik yang akan diangkat. Peran konselor sebagai moderator sangatlah penting karena ia harus mampu menyelaskan perbedaan dua individu menjelang hidup bersama.

Dikutip dari kompas seorang ahli kejiwaan bernama Dr. Ratna Mardiati Sp.KJ dari klinik Angsamerah, mengungkapkan perempuan dan laki-laki dapat memilih apa yang ingin dibahas dalam konseling pernikahan. Akan tetapi umumnya terdapat 3 hal yang sering dikomunikasikan antara lain:

1.      Persoalan keuangan

Apabila pasangan memilih untuk mengangkat topik keuangan serta bagaimana cara yang tepat mengelolanya. Umumnya pasangan akan membicarakan berapa bagian yang akan diperlukan keluarga serta sejauh mana uang yang akan dipakai untuk pengembangan setiap individu.

2.      Pembagian waktu

Meskipun telah resmi menikah namun setiap orang tentu tetap menjadi dirinya sendiri, tentu tak selamanya hubungan pernikahan akan terus menempel pada diri seseorang. Untuk itu, pembagian waktu sangatlah penting, pembagian mengenai kegiatan apa yang boleh dilakukan sendiri, bersama kelurga dan aktivitas bersama pasangan tentu akan dibahas selama proses konseling nanti.

Pemahaman yang dibangun sebelum menikah tentu akan membuat kedua pasangan lebih memahami kebutuhan masing-masing.

3.      Perencanaan ke depan

Baik anda maupun pasangan tentu masih menyimpan keinginan untuk mengembankan potensi diri. Misalnya jika suami atau istri masih menginginkan menempuh  pendidikan yang tinggi dan meraih cinta-cita yang belum tercapai. Dalam proses konseling nanti ada baiknya jika  anda dan pasangan sama-sama membicarakan keinginan pribadi. Sehingga baik anda maupun pasangan akan menyepakati bagaimana membangun pernikahan yang harmonis namun mimpi masing-masing tetap bisa diraih. Untuk itu perencanaan masa depan sangat dibutuhkan.

Membicarakan seks menjelang pernikahan

Sedangkan jika membahas mengenai seks, pembekalan mengenai cinta saat proses konseling pra nikah justru menjadi penguat. Menurut seorang seksolog dan androlog Dr. Heru Oetoeng menjelaskan jika sudah saling mencintai, pasangan akan menjadi lupa menganai latar belakang masing-masing. Diperlukan penerimaan atas diri dan risiko dari persoalan sesksualitas yang dibahas, yang penting adalah cinta.

Selain itu, Dr. Heru juga menegaskan isu keperawanan seringkali menimbulkan perpecahan pada pasangan yang hendak menikah atau yang telah menjalani pernikahan. Akan tetapi, dengan adanya pemahaman mengenai pentingnya menumbuhkan cinta dalam hubungan isu seperti ini bukan lagi sebuah masalah bagi pasangan suami dan istri.

Jika anda masih kebingungan dengan penjelasan di atas anda dapat menghubungi layanan kami melalui website kami di maragama.com atau menghubungi kontak WhatsApp kami 081229675588.

Semoga informasi diatas bermanfaat bagi kita semua, salam sehat jiwa!